SMK NEGERI 2 JEPARA

Home
Kurikulum
Program Keahlian
Ketenagaan
Fasilitas
Kesiswaan
Unit Produksi
Schedule
Contact Information                  
     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIDANG KEAHLIAN                    :     Seni Rupa dan Kria

PROGRAM KEAHLIAN                :     Kria Logam

KOMPETENSI                           :     Menggambar kria logam      

KODE                                      :     A   

JAM PEMBELAJARAN                :     480 Jam     

 

 SUB KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

A.1. Menggambar huruf

§    Bentuk huruf diuraikan menurut jenis/ragam dan karakternya.

§    Proses menggambar dideskripsikan sesuai prosedur

§    Proses menggambar huruf menurut prosedur.

§    Huruf digambar sesuai dengan standar (proporsi, anatomi dan spasi).

§     Pengenalan bentuk huruf menurut jensi/ ragam dan karakternya

§     Pelatihan menggambar yang dideskripsikan sesuai dengan prosedur

§     Pelatihan menggambar huruf menurut prosedurnya

§     Pelatihan menggambar huruf sesuai dengan standar (proporsi, anatomi, dan spasi) 

§     Teliti,

§     Hati-hati,

§     Cermat,

§     Ulet

§     Tekun

§    Sejarah huruf.

§    Jenis dan karakter huruf.

§    Proporsi, anatomi dan spasi huruf.

§    Teknik dan prosedur menggambar huruf.

 

·    Menggambar berbagai jenis huruf.

·    Membuat kaligrafi.

A.2. Menggambar ornamen

§      Dapat mendeskripsikan jenis, karakter motif dan ornamen menurut asal-usul penciptaan, makna, fungsi dan penerapannya.

§      Dapat menjelaskan proses dan prosedur, serta  menggambar motif dan ornamen sesuai dengan ciri khasnya.

 

§       Pemahaman jenis, karakter motif dan ornamen menurut asal-usul penciptaan, makna, fungsi dan penerapannya.

§       Langkah-langkah menggambar motif dan ornamen sesuai dengan prosedurnya.

§       Proses menggambar motif dan ornamen sesuai prosedur dan ciri khasnya.

 

§       Teliti,

§       Hati-hati,

§       Cermat,

§       Ulet

§       Tekun

§      Sejarah singkat ornamen.

§      Jenis, ragam, makna dan fungsi serta penerapan motif ornamen.

§      Tekhnik dan prosedur menggambar motif dan ornamen.

§      Ciri khas menggambar motif dan ornamen.

 

·      Membuat gambar motif tradisional dan modern.

·      Membuat gambar ornamen tradisional dan modern.

A.3. Menggambar bentuk.

§      Dapat menjelaskan bentuk dan karakter obyek-obyek, dan prosedur menggambar bentuk.

§      Dapat Menggambar alam benda, manusia, flora dan fauna sesuai bentuk, proporsi, anatomi dan karakternya.

 

§       Pemahaman obyek-obyek sesuai bentuk dan karakternya.

§       Pemahaman terhadap prosedur menggambar bentuk.

§       Menggambar alam benda, manusia, flora dan fauna sesuai bentuk, proporsi, anatomi dan karakternya.

 

§     Teliti,

§     Hati-hati,

§     Cermat,

§     Ulet

§     Tekun

§      Obyek-obyek menggambar bentuk.

§      Tekhnik dan prosedur menggambar bentuk.

 

§      Menggambar alam benda.

§      Menggambar manusia.

§      Menggambar binatang.

§      Mengambar tumbuh-tumbuhan.

A.4. Menggambar teknik

§    Dapat menjelaskan jenis, fungsi, tekhnik dan prosedur dalam meng-gambar tekhnik. 

§    Dapat membuat gambar tekhnik sesuai kaidah gambar tekhnik.

 

§     Pemahaman jenis dan fungsi, serta tekhnik dan prosedur dalam menggambar tekhnik. 

§     Membuat gambar tekhnik sesuai kaidah gambar tekhnik.

 

§     Teliti,

§     Hati-hati,

§     Cermat,

§     Ulet

§     Tekun

§    Macam-macam garis.

§    Notasi dan simbol-simbol.

§    Proyeksi orthogonal.

§    Proyeksi axiometri.

§    Proyeksi perspektif.

§    Tekhnik dan prosedur menggambar tekhnik.

 

 

§    Menggambar sket tanpa mistar.

§    Menggambar proyeksi orthogonal.

§    Menggambar axiometri.

§    Menggambar proyeksi perspektif.

§    Membuat gambar kerja.

 

  BIDANG KEAHLIAN                       :    Seni Rupa dan Kria

  PROGRAM KEAHLIAN                   :    Kria Logam

  KOMPETENSI                               :    Mematri dan menyolder

  KODE                                          :    B    

  JAM PEMBELAJARAN                    :    112 Jam      

 

 SUB KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

B.1. Menyambung dengan patri lunak

§     Mendeskripsikan bahan dan alat patri/solder menurut jenis, fungsi dan sifatnya

§     Melakukan teknik dan prosedur mematri lunak untuk kawat dan pelat sesuai ketentuan.

§     Terampil membuat sambungan patri/ solder sesuai gambar kerja.

§      Pengertian patri lunak

§      Karakteristik patri lunak menurut jenis, sifat dan fungsinya.

§      Alat dan bahan

§      Teknik dan langkah-langkah pematrian lunak.

§     Teliti

§     Cermat

§     Hati-hati

§     Tertib

§       Pengenalan dan pemahaman bahan dan alat-alat patri/solder menurut jenis, sifat dan fungsi.

§       Teknik dan prosedur melakukan patri (solder) lunak.

§       Mematri lunak pada:

-        kawat dan kawat.

-        kawat dan pelat.

-        pelat dan pelat

B.2. Menyambung dengan patri keras

§     Mendeskripsikan bahan dan alat patri keras  menurut jenis, sifat dan fungsinya.

§     Proses pelaksanaan penyambungan dengan patri keras sesuai teknik dan  prosedur.

§     Terampil melakukan sambungan patri keras sesuai dengan gambar kerja.

§      Pengertian patri keras

§      Karakteristik patri keras menurut jenis, sifat dan fungsinya.

§      Alat dan bahan

§      Langkah-langkah pematrian keras.

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Pengenalan bahan dan alat patri keras menurut jenis, sifat dan fungsinya.

§       Teknik dan prosedur patri keras

§       Mematri keras pada:

-        kawat dan kawat.

-        kawat dan pelat.

-        pelat dan pelat

 

 

  BIDANG KEAHLIAN                       :    Seni Rupa dan Kria

  PROGRAM KEAHLIAN                   :    Kria Logam

  KOMPETENSI                               :    Melaksanakan kerja plat

  KODE                                          :    C    

  JAM PEMBELAJARAN                    :    150 Jam      

 

 SUB KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

C.1. Memotong berbagai pelat dengan gunting tangan, gergaji dan pahat

§     Mendemontrasikan peng-ukuran, penandaan dan pemotongan dengan menggunakan alat yang tepat sesuai dengan fungsinya

§     Mendemontrasikan pemotongan ketebalan pelat dengan gunting tangan, gergaji dan pahat sesuai dengan fungsinya

§     Mendemontrasikan Teknik dan prosedur memotong sesuai prosedur penggu-naan alatnya

§     Terampil memotong pelat berbagai jenis dan ketebalan pelat secara lurus atau melengkung sesuai prosedur kerja.

 

§      Pengukuran, penanda-an dan pemotongan dengan menggu-nakan alat yang tepat sesuai fungsinya.

§      Pemotongan ketebalan pelat dengan gunting tangan, gergaji dan pahat sesuai dengan fungsinya

§      Teknik dan prosedur memotong sesuai dengan prosedur penggunaan alatnya

§      Memotong pelat ber-bagai jenis dan ketebalan pelat secara lurus atau melengkung sesuai prosedur kerja.

§     Teliti

§     Cermat

§     Hati-hati

§     Tertib

§       Karakteristik pelat: Jenis, sifat dan ukuran pelat

§       Pengukuran, penandaan dan pemotongan dengan menggunakan alat yang tepat

§       Teknik dan prosedur memotong

§     Memotong pelat tipis dan tebal untuk komponen suatu produk

C.2. Menyambung pelat dengan palu/landasan

§     Menjelaskan alat penyambung lipat: macam, jenis dan fungsinya.

§     Melakukan pelipatan pelat dengan menggunakan palu-landasan sesuai teknik dan prosedur pelipatan pelat.

§     Teknik dan prosedur melipat sesuai langkah-langkah kerjanya.

§     Terampil mengerjakan sambungan pelat dengan lipatan sesuai gambar kerjanya

§      Pengenalan alat menyambung  lipat: macam, jenis dan fungsi.

§      Teknik dan prosedur melaku-kan sambung lipat sesuai langkah-teknik dan prosedur pelipatan pelat.

§      Mendemontrasi penyambungan dan pelipatan pelat dengan palu-landasan sesuai teknik dan prosedurnya.

§      Teknik dan prosedur melipat sesuai dengan langkah-langkah kerjanya

§      Pengerjaan sambungan pelat dengan lipatan menurut gambar kerjanya.

 

§     Teliti

§     Cermat

§     Hati-hati

§     Tertib

§       Karakteritik alat  tangan untuk sambungan lipat, macam, jenis, sifat dan fungsi.

§       Macam dan fungsi sambungan lipat

§       Teknik dan prosedur melipat pelat bentuk geometris.

 

§     Menyambung dan  melipat pelat logam untuk membuat bentuk geometris.

C.3. Membentuk pelat menjadi mangkok dengan berbagai kedalaman (shallow hollowing)

§     Mendeskripsikan proses pembentuk-an mangkok dengan shallow hollowing sesuai teknik dan prosedur.

§     Terampil membuat mangkok berbentuk shallow hollowing sesuai dengan gambar kerja.

 

§      Pemahaman proses pemben-tukan mangkok dengan shallow hollowing sesuai prosedur.

§      Macam-macam bentuk mangkok dengan shallow hollowing.

§      Pengerjaan mangkok sesuai gambar kerja.

§     Teliti

§     Cermat

§     Hati-hati

§     Tertib

§    Macam dan jenis mangkok pelat.

§    Macam dan jenis palu dan landasan yang digunakan

§    Teknik dan prosedur membuat mangkok yang bertepi rata dan berlandasan

§     Membuat mangkok dengan kedalaman (shallow hollowing)

C.4. Merawat alat kerja pelat, mencakup mengasah gunting, pahat dan mata bor

§     Menjelaskan teknik, prosedur dan cara perawatan alat kerja pelat yang meliputi gunting, pahat, dan mata bor dengan benar.

§     Mengasah mata bor menurut teknik dan langkah-langkah yang benar.

§     Mengasah gunting dan pahat sesuai teknik dan langkah-langkah pengasahan

§     Terampil menyimpan alat  kerja pelat pada tempatnya.

§      Perawatan semua peralatan kerja pelat yang meliputi gunting, pahat, dan mata bor sesuai teknik dan prosedur perawatan.

§      Mengasah mata bor menurut teknik dan prosedur yang benar.

§      Gunting dan pahat diasah sesuai langkah-langkah pengasahan.

§      Peralatan kerja disimpan pada tempatnya.

§     Teliti

§     Cermat

§     Hati-hati

§     Tertib

§    Karakteristik alat kerja pelat, batu asah-gerinda, gunting, bor tangan: jenis dan fungsinya.

§    Teknik dan prosedur merawat setiap jenis alat kerja pelat (mengasah gunting, pahat dan mata bor)

§    Teknik dan cara memelihara dan menyimpan alat kerja pelat.

§       Merawat, memelihara dan menyimpan peralatan tangan pengerjaan logam.

 


BIDANG KEAHLIAN                      :    Seni Rupa dan Kria

PROGRAM KEAHLIAN                  :    Kria Logam

KOMPETENSI                              :    Membuat perhiasan (jewellery)

KODE                                         :    D

JAM PEMBELAJARAN                    :    258 Jam

 

 SUB KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETRAMPILAN

D.1. Membuat perhiasan pejal (cincin, gelang, giwang, anting-anting, kalung).

§      Menjabarkan perhiasan menurut jenis, macam desain dan fungsinya

§      Manjabarkan alat pembuat perhiasan pejal menurut jenis, macam desain dan fungsinya

§      Manjabarkan bahan pem-buat perhiasan pejal menurut jenis, sifat dan fungsinya.

§      Terampil membuat  per-hiasan pejal sesuai teknik prosedur yang benar.

§      Pengertian perhiasan dideskripsikan menurut jenis, macam desain dan fungsinya.

§      Sistem canai/blen-der kawat.

§      Pengenalan alat pembuat perhiasan pejal menurut macam dan fungsinya

§      Pengenalan bahan pembuat perhiasan pejal menurut jenis, sifat dan fungsinya

§      Latihan membuat  perhiasan pejal menurut teknik dan prosedur.

§     Teliti

§     Cermat

§     Hati-hati

§     Tertib

§     Sabar

 

§       Pengertian perhiasan dan fungsinya

§       Macam dan fungsi alat pembuat perhiasan pejal

§       Teknik pembuatan perhiasan pejal

§       Desain perhiasaan

§       Sistem canai/blen-der kawat

 

 

§     Membuat perhiasan pejal (cincin, gelang, giwang, anting-anting, kalung)

D.2. Membuat perhiasan (cincin, gelang, giwang, anting-anting, kalung) traptrapan (fillqree)

§      Deskrispsi alat pembuat perhiasan traptrapan menurut macam dan fungsinya

§      Deskripsi bahan pembuat perhiasan traptrapan  menurut jenis, sifat dan fungsinya.

§      Terampil membuat  perhiasan trap-trapan dengan teknik prosedur yang benar.

§      Pengenalan alat pembuat perhiasan traptrapan menurut macam dan fungsinya

§      Pemahaman bahan pembuat perhiasan traptrapan menurut jenis, sifat dan fungsinya

§      Membuat  perhiasan trap-trapan dengan teknik dan prosedur yang benar.

 

§     Teliti

§     Cermat

§     Hati-hati

§     Tertib

§     Sabar

§       Macam dan fungsi alat pembuat perhiasan traptrapan

§       Bahan pembuatan perhiasan traptrapan

§       Teknik pembuatan perhiasan traptrapan

§       Langkah-langkah pembuatan anyaman

§       Sistem anyaman

 

 

§        Membuat perhiasan (cincin, gelang, giwang, anting-anting, kalung) dengan teknik filbiopee

 


BIDANG KEAHLIAN                      :    Seni Rupa dan Kria

PROGRAM KEAHLIAN                  :    Kria Logam

KOMPETENSI                              :    Menghias logam (hias logam)

KODE                                         :    E

JAM PEMBELAJARAN                   :    263 Jam

 

 SUB KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETRAMPILAN

E.1. Membuat hiasan/ tulisan pada permukaan logam datar dan melengkung dengan teknik grafir dan gores

§      Penggunaan bahan dan alat disiapkan sesuai dengan prosedur

§      Ornamen hias/huruf direncanakan dan ditata pada permukaan datar dan melengkung

§      Teknik dekorasi kriya logam dengan grafir, esa, temple, pres, dsb dijelaskan menurut pengertiannya

§      Hiasan/tulisan untuk teknik grafir dan gores dipindah pada permukaan logam datar dan melengkung menurut prosedur

§      Pola hiasan tulisan untuk teknik grafir dan gores digambar pada kertas

§      Terampil menggaris dan menggores dilaksanakan sesuai prosedur kerja

 

§      Penggunaan bahan dan alat disiapkan sesuai dengan prosedur

§      Ornamen hias/huruf direncanakan dan ditata pada permukaan datar dan melengkung

§      Teknik dekorasi kriya logam dengan grafir, esa, temple, pres, dsb dijelaskan menurut pengertiannya

§      Hiasan/tulisan untuk teknik grafir dan gores dipindah pada permukaan logam datar dan melengkung menurut prosedur

§      Pola  hiasan/ tulisan untuk teknik grafir dan gores digambar pada kertas

§      Proses menggaris dan menggores dilaksanakan sesuai prosedur kerja

§      Teliti

§      Cermat

§      Hati-hati

§      Tertib

§      Sabar

 

§      Macam-macam teknik grafir, esa, temple, pres.

§      Teknik dekorasi kriya logam dengan grafir, esa, temple, pres, dsb dijelaskan menurut pengertiannya

§      Ornamen hias/huruf direncanakan dan ditata pada permukaan datar dan melengkung.

 

 

§    Membuat hiasan dan tulisan pada permukaan logam datar dan melengkung

§    Memindahkan ke per-mukaan logam

§    Menggrafir dan meng-gores

E.2. Membuat hiasan tempel pada suatu permukaan pelat logam dengan menggunakan kawat atau pelat

§      Deskripsi macam-macam contoh hiasan teknik tempel dari pelat dan kawat sesuai dengan sub kompetensi gambar estetis

§      Deskripsi penempatan dengan patri sesuai dengan teknik dan prosedur

§      Terampil memotong bahan logam, dan dibentuk sesuai gambar kerja.

§      Terampil menempel bahan logam (hasil potongan ditempel dan dipatri) pada permukaan logam sesuai prosedur kerja

 

§      Contoh-contoh hiasan teknik tempel dari pelat dan kawat dijelaskan sesuai dengan sub kompetensi gambar estetis

§      Penempatan dengan patri dijelaskan sesuai dengan teknik dan prosedur

§      Bahan logam, dipotong dan dibentuk sesuai dengan gambar kerja

§      Bahan logam (hasil potongan ditempel dan dipatri) pada permukaan logam sesuai prosedur kerja

§      Teliti

§      Cermat

§      Hati-hati

§      Tertib

§      Sabar

 

§       Macam-macam contoh hiasan teknik tempel dari pelat dan kawat

§       Teknik dan prosedur penempelan dengan patri

 

§    Memotong,  membentuk plat untuk hiasan.

§    Menempel, me- matri hiasan pada permukaan kriya logam (kotak/tabung)

E.3. Membuat hiasan dengan teknik lubang dan ketok pada permukaan pelat yang dirakit sebagai produk kriya logam.

§      Penjelasan hiasan dan ornamen teknik lubang dan ketok dibuat berdasarkan contoh.

§      Deskripsi proses teknik lubang dan ketok pada permukaan log dengan petunjuk kerja.

§      Terampil membuat hiasan dengan teknik lubang dan ketok dibuat sesuai ketentuan.

 

§     Hiasan/ornamen teknik lubang dan ketok dibuat berdasarkan contoh

§     Proses teknik lubang dan ketok pada permukaan logam dijelaskan sesuai dengan petunjuk kerja

§     Hiasan dengan teknik lubang dan ketok dibuat sesuai dengan ketentuan

 

 

§     Teliti

§     Cermat

§     Hati-hati

§     Tertib

§     Sabar

 

§     Macam-macam contoh hiasan teknik lubang dan ketok pada permukaan pelat yang merupakan bidang suatu produk

§     Teknik dan prose-dur pelubangan dan pengetokan pada permukaan pelat logam

 

§    Membuat hiasan dengan teknik lubang dan ketok pada bidang kotak atau silinder

E.4.. Membuat hiasan dan tulisan pada permukaan pelat dengan teknik etsa

§      Gambar/ornamen/tulisan untuk teknik etsa dibuat berdasarkan contoh

§      Bahan-bahan pengikis logam kuningan dijelas-kan sesuai dengan standart bahan cairan pengikis

§      Proses etsa didemonstra-sikan sesuai prosedur

§      Benda pelatihan etsa dibuat sesuai dengan gambar kerja

 

§     Gambar/ornamen/tulisan untuk teknik etsa dibuat berdasarkan contoh

§     Bahan-bahan pengikis logam kuningan dijelaskan sesuai dengan standart bahan cairan pengikis

§     Proses etsa didemonstrasikan sesuai prosedur

§     Benda pelatihan etsa dibuat sesuai dengan gambar kerja

§     Teliti

§     Cermat

§     Hati-hati

§     Tertib

§     Sabar

§       Macam-macam contoh produk hiasan dan tulisan pada logam dengan teknik etsa

§       Bahan-bahan etsa

§       Teknik dan prosedur etsa melalui pengikisan.

 

§     Membuat logo,  papan nama, dan nama petunjuk dan piagam.


 

BIDANG KEAHLIAN                      :    Seni Rupa dan Kria

PROGRAM KEAHLIAN                   :    Kria Logam

KOMPETENSI                              :    Mengerjakan cor (tuang)

KODE                                         :    F

JAM PEMBELAJARAN                    :    258 Jam

 

 SUB KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETRAMPILAN

F.1. Membuat produk cor pejal (masif) satu muka

 

§      Pembentukan cetakan dideskripsikan menurut prinsip-prinsipnya

§      Proses pengecoran dideskripsikan menurut sistemnya

 

§       Pembentukan cetakan dideskripsikan menurut prinsip-prinsipnya

§       Proses pengecoran dideskripsikan menurut sistemnya

§      Teliti

§      Cermat

§      Hati-hati

§      Tertib

§      Sabar

 

§       Bahan dan alat cetak

§       Prinsip-prinsip pembentukan cetakan

§       Prinsip-prinsip pengecoran

 

§       Membuat produk cor pejal (masif) satu muka

F.2. Membuat produk cor pejal (masif) tiga dimensi

§      Bahan dan pengecoran dipersiapkan sesuai dengan standar kebutuh-an 

§      Model tiga dimensi (figure binatang) dibuat menurut prosedur

§      Benda pejal tiga dimensi dibuat menurut teknik dan prosedurnya

§      Hasil cor tiga dimensi diselesaikan dan disempurnakan menurut teknik dan prosedurnya.

 

§       Bahan dan pengecoran dipersiapkan sesuai dengan standar kebutuhan 

§       Model tiga dimensi (figure binatang) dibuat menurut prosedur

§       Benda pejal tiga dimensi dibuat menurut teknik dan prosedurnya

§       Hasil cor tiga dimensi diselesaikan dan disempurnakan menurut teknik dan prosedurnya

§      Teliti

§      Cermat

§      Hati-hati

§      Tertib

§      Sabar

 

§       Cara pembuatan model tiga dimensi

§       Teknik dan prosedur pengecoran pejal tiga dimensi

§       Teknik dan prosedur penyelesaian akhir hasil cor tiga dimensi

§       Membuat model (misalnya: figur binatang)

 

 

BIDANG KEAHLIAN                      :   Seni Rupa dan Kria

PROGRAM KEAHLIAN                  :   Kria Logam

KOMPETENSI                             :   Mengerjakan tempa logam

KODE                                        :   G

JAM PEMBELAJARAN                   :   202 Jam

 

SUB KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETRAMPILAN

G.1. Membentuk tirus segi empat dan tirus bulat

§     Proses penempaan dijelaskan sesuai dengan teknik dan prosedur

§     Bentuk dasar hasil tempaan dijelaskan sesuai dengan wujudnya

§     Bahan dipersiapkan menurut jenis dan ukurannya

§     Alat tempa dipersiapkan sesuai dengan standar industri

§     Proses pembentukan tirus segi empat dilakukan sesuai dengan prosedur

§     Proses pembentukan tirus segi enam dilakukan sesuai dengan prosedur

§     Proses pembentukan tirus bulat dilakukan sesuai dengan prosedur

§     Bahan dipersiapkan sesuai dengan bentuk dan ukurannya

§     Peralatan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan.

 

 

§       Proses penempaan dijelaskan sesuai dengan teknik dan prosedur

§       Bentuk dasar hasil tempaan dijelaskan sesuai dengan wujudnya

§       Bahan dipersiapkan menurut jenis dan ukurannya

§       Alat tempa dipersiapkan sesuai dengan standar industri

§       Proses pembentukan tirus segi empat dilakukan sesuai dengan prosedur

§       Proses pembentukan tirus segi enam dilakukan sesuai dengan prosedur

§       Proses pembentukan tirus bulat dilakukan sesuai dengan prosedur

§       Bahan dipersiapkan sesuai dengan bentuk dan ukurannya

§     Peralatan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

 

§    Teliti

§    Cermat

§    Hati-hati

§    Tertib

§    Sabar

 

§     Teknik dan prosedur penempaan bentuk tirus

 

§    Membentuk tirus segi empat dan  segi enam

§    Membentuk tirus bulat/kerucut

G.2. Membentuk lekukan-lekukan (cembung-cekung)

§      Proses pembuatan bentuk cembung dan cekung dengan teknik tempa dilaksanakan dengan benar sesuai dengan standar prosedur keselamatan kerja menempa

§      Benda kerja diwujudkan sesuai dengan ketentuan gambar kerja

§      Bahan dipilih sesuai dengan kebutuhan

§      Peralatan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

 

§     Proses pembuatan bentuk cembung dan cekung dengan teknik tempa dilaksanakan dengan benar sesuai dengan standar prosedur keselamatan kerja menempa

§     Benda kerja diwujudkan sesuai dengan ketentuan gambar kerja

§     Bahan dipilih sesuai dengan kebutuhan

§     Peralatan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

 

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

§       Teliti.

§     Landasan cekung dan landasan cembung

§     Teknik dan prosedur penempaan untuk membentuk cekungan dan cembungan

§    Membuat bentuk cekung dan cembung untuk fungsi/kompo nen tertentu suatu produk kriya 

G.3. Membuat punter/belitan

§      Proses memuntir/ membuat belitan besi pejal persegi dan besi pejal bulat dilaksanakan sesuai dengan prosedur kerja dan keselamatan kerja

§      Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja

§      Bahan dipersiapkan sesuai dengan bentuk dan ukurannya

§      Peralatan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

§     Proses memuntir/membuat belitan besi pejal persegi dan besi pejal bulat dilaksanakan sesuai dengan prosedur kerja dan keselamatan kerja

§     Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja

§     Bahan dipersiapkan sesuai dengan bentuk dan ukurannya

§     Peralatan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

§     Contoh-contoh produk hasil belitan/puntiran

§     Teknik dan prosedur pemuntiran/pembelitan

§    Memuntir batang besi pejal persegi empat

§    Memuntir batang besi beton (profil bindar)

G.4.  Membuat sudut dan lingkaran pada pelat tebal dan melantak

§      Proses membentuk sudut dan lingkaran dengan teknik tempa dilaksanakan sesuai dengan teknik dan prosedur

§      Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja

§      Teknik membentuk pelat tebal didemonstrasikan sesuai prosedur

§      Berbagai pekerjaan lantakan dideskripsikan menurut tujuannya

§      Teknik melantak didemonstrasikan sesuai prosedur

 

§      Proses pembuatan sudut atau lingkaran sehingga berbentuk motif dilaksanakan sesuai prosedur

§      Proses melantak pada bagian tepi dan tengah dilaksanakan sesuai dengan teknik dan prosedur melantak

§     Proses membentuk sudut dan lingkaran dengan teknik tempa dilaksanakan sesuai dengan teknik dan prosedur

§     Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja

§     Teknik membentuk pelat tebal didemonstrasikan sesuai prosedur

§     Berbagai pekerjaan lantakan dideskripsikan menurut tujuannya

§     Teknik melantak didemonstrasikan sesuai prosedur

§     Proses pembuatan sudut atau lingkaran sehingga berbentuk motif dilaksanakan sesuai prosedur

§     Proses melantak pada bagian tepi dan tengah dilaksanakan sesuai dengan teknik dan prosedur melantak

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

§       Teliti.

§     Sifat-sifat pelat besi tebal dan ukurannya

§     Peralatan membengkok

§     Teknik dan prosedur membengkok

§     Jenis-jenis lantakan (memendekkan ukuran panjang, menambah ukuran tebal)

§     Teknik dan prosedur pelantakan

§    Membuat motif geometris (segi empat, tiga, dan bulat) yang merupakan komponen suatu produk (misal: pagar)

§    Melantakan  pada tepi (ujung dan tengah sebatang besi tebal)

G.5. Membentuk profil dengan pelana/balok pembentuk

§      Bahan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

§      Peralatan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

§      Proses pembuatan profil dengan pelana/balok pembentuk dilaksanakan sesuai dengan teknik dan prosedur menempa pada pelana balok

§      Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja

§     Bahan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

§     Peralatan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

§     Proses pembuatan profil dengan pelana/balok pembentuk dilaksanakan sesuai dengan teknik dan prosedur menempa pada pelana balok

§     Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

§       Teliti.

§        Profi-profil pada balok pembentuk

§        Contoh-contoh hasil tempaan dengan balok pembentuk

§        Teknik dan prosedur pencetakan tempa pada pelana balok pembentuk

§    Membuat beberapa profil melalui balok pembentuk

G.6.  Menyambung logam dalam keadaan pijar

§      Bahan dipersiapkan sesuai dengan kebutuh-an

§      Peralatan tempa diper-siapkan sesuai dengan kebutuhan

§      Proses penyambungan logam dengan pengelas-an tempa dilaksanakan sesuai dengan prosedur pengelasan tempa

§      Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja 

§     Bahan dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan

§     Peralatan tempa diper-siapkan sesuai dengan kebutuhan

§     Proses penyambungan logam dengan pengelasan tempa dilaksanakan sesuai dengan prosedur pengelasan tempa

§     Benda kerja diwujud-kan sesuai dengan gambar kerja 

§    Teliti

§    Cermat

§    Hati-hati

§    Tertib

§    Sabar

§    Teliti.

§     Prinsip pengelasan api (pengelasan tempa)

§     Teknik dan prosedur pengelasan tempa

§    Menyatukan dua batang besi dengan menempa

 

 

BIDANG KEAHLIAN                      :   Seni Rupa dan Kria

PROGRAM KEAHLIAN                  :   Kria Logam

KOMPETENSI                             :   Mengerjakan bubut

KODE                                        :   H

JAM PEMBELAJARAN                   :   110 Jam

 

SUB KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

LINGKUP BELAJAR

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETRAMPILAN

H.1. Membubut lintang (facing off) untuk meratakan, membentuk maupun memotong

§      Benda kerja dipasang dengan tepat menurut ketentuan yang ditentu-kan

§      Pahat bubut dipilih menurut kebutuhannya

§      Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat sesuai dengan prosedur

§      Proses pembubutan dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah yang benar dan ketentu-an keselamatan kerja.

 

§        Benda kerja dipasang dengan tepat menurut ketentuan yang ditentukan

§        Pahat bubut dipilih menurut kebutuhan-nya

§        Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat sesuai dengan prosedur

§        Proses pembubutan dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah yang benar

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

 

§       Cara pemasangan benda

§       Cara pemasangan pahat

§       Teknik dan prosedur membubut lintang

§      Membubut lintang suatu benda kerja

H.2. Membuat lubang (drilling)

§      Pemasangan benda kerja pada cekam rahang tiga, cekam rahang empat dan antar senter dijelas-kan sesuai dengan prosedur

§      Cara kerja kepal lepas dijelaskan sesuai dengan bentuk dan fungsi pada setiap bagian

§      Benda kerja dipasang sesuai standar prosedur pemasangan

§      Mata bor dipilih dan dipasang sesuai dengan kebutuhan dan petunjuk pemasangan

§      Proses pengeboran dilakukan sesuai dengan prosedur pengoperasian dan keselamatan kerja

§      Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja   

 

§     Pemasangan benda kerja pada cekam rahang tiga, cekam rahang empat dan antar senter dijelaskan sesuai dengan prosedur

§     Cara kerja kepal lepas dijelaskan sesuai dengan bentuk dan fungsi pada setiap bagian

§     Benda kerja dipasang sesuai standar prosedur pemasangan

§     Mata bor dipilih dan dipasang sesuai dengan kebutuhan dan petunjuk pemasangan

§     Proses pengeboran dilakukan sesuai dengan prosedur pengoperasian dan keselamatan kerja

§     Benda kerja diwujud-kan sesuai dengan gambar kerja.

 

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

§       Teliti

§       Kepala lepas, bagian-bagiannya dan cara kerjanya

§       Cekam rahang tiga dan rahang empat, cara memasang cekam pada mesin

§       Cara pemasangan mata bor pada cengkeram

§       Teknik dan prosedur pembuatan lubang dengan mesin bubut

§      Membuat lubang (mengebor) dengan mesin bubut

H.3. Membubut memanjang paralel (turning down) dengan profil dasar silinder

§      Benda kerja dipasang sesuai dengan ketentuan

§      Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat sesuai dengan prosedur pemasangan

§      Proses pembubutan dilakukan dengan benar sesuai dengan prosedur dan petunjuk keselamat-an kerja

§      Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja

§     Benda kerja dipasang sesuai dengan ketentuan

§     Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat sesuai dengan prosedur pemasangan

§     Proses pembubutan dilakukan dengan benar sesuai dengan prosedur dan petunjuk keselamatan kerja

§     Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

§       Teliti.

§    Cara pemasangan benda kerja

§    Teknik dan prosedur pembubutan paralel

§      Membubut rata (memanjang) pada besi silinder

H.4. Membubut guratan alur (parting of)

§      Benda kerja dipasang sesuai dengan prosedur pemasangan

§      Pahat bubut dipilih sesuai dengan kebutuh-an

§      Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat

§      Proses pembubutan alur dilakukan sesuai dengan standar prosedur pem-bubutan dan kesehatan, keselamatan kerja

§      Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja

§        Benda kerja dipasang sesuai dengan prosedur pemasangan

§        Pahat bubut dipilih sesuai dengan kebutuhan

§        Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat

§        Proses pembubutan alur dilakukan sesuai dengan standar prosedur pembubutan dan kesehatan, keselamatan kerja

§        Benda kerja diwujud-kan sesuai dengan gambar kerja

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

§       Teliti.

 

§       Cara pemasangan benda kerja

§       Teknik dan prosedur membubut alur

§      Membubut beberapa alur dengan lebar dan jarak tertentu pada besi pejal bulat

H.5. Membentuk tirus (tape turning) dengan cara menggeser kepala lepas atau mengatur sudut eretan atas 

§      Benda kerja dipasang dengan kuat dan tepat

§      Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat

§      Kepala lepas digeser sesuai kebutuhan

§      Sudut kemiringan eretan atas diatur sesuai dengan kebutuhan

§      Proses pembubutan dilakukan menurut standar pengoperasian dan kesehatan, keselamatan kerja

§      Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja..

 

§     Benda kerja dipasang dengan kuat dan tepat

§     Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat

§     Kepala lepas digeser sesuai kebutuhan

§     Sudut kemiringan eretan atas diatur sesuai dengan kebutuhan

§     Proses pembubutan dilakukan menurut standar pengoperasian kesehatan, keselamatan kerja

§     Benda kerja diwujudkan sesuai dengan gambar kerja.

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

§       Teliti.

§    Teknik dan prosedur pembuatan tirus

§         Membuat kerucut kecil

H.6. Membubut cekung dan cembung

§      Benda kerja dipasang dengan kuat dan tepat

§      Pahat bubut dipilih sesuai dengan kebutuh-an

§      Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat

§      Proses pembubutan dilakukan sesuai dengan prosedur pengoperasian dan keselamatan kerja

§      Benda kerja diwujudkan sesuai gambar kerja

§     Benda kerja dipasang dengan kuat dan tepat

§     Pahat bubut dipilih sesuai dengan kebutuhan

§     Pahat bubut dipasang dengan kuat dan tepat

§     Proses pembubutan dilakukan sesuai dengan prosedur pengoperasian dan keselamatan kerja

§     Benda kerja diwujudkan sesuai gambar kerja

§       Teliti

§       Cermat

§       Hati-hati

§       Tertib

§       Sabar

§       Teliti.

§    Cara pemasangan benda kerja

§    Jenis pahat bubut yang digunakan

§    Cara memasang pahat bubut

§    Teknik dan prosedur pembubutan cekung dan cembung

§          Membuat asesoris lampu, tempat tidur dengan teknik membubut cekung dan cembung

 

 

 

 




For problems or questions regarding this web contact [[email protected]].
Last updated: 05/16/05.

Hosted by www.Geocities.ws

1