|
Home Kurikulum Program Keahlian Ketenagaan Fasilitas Kesiswaan Unit Produksi Schedule Contact Information
| |
|
DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM PRODUKTIF
|
|
BIDANG
KEAHLIAN : Seni Rupa dan Kria
PROGRAM
KEAHLIAN : Kria Kayu
KOMPETENSI : Menggambar kria
kayu
KODE :
A
JAM
PEMBELAJARAN : 480 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK
KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK
PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETERAMPILAN |
|
A.1.
Menggambar huruf |
·
Bentuk huruf diuraikan menurut jenis/ragam dan karakternya.
·
Proses
menggambar dideskripsikan sesuai prosedur.
·
Proses
menggambar huruf menurut prosedur.
·
Huruf digambar sesuai dengan standar (proporsi, anatomi dan spasi). |
·
Pengenalan bentuk huruf menurut jensi/ragam dan karakternya
·
Pelatihan menggambar yang dideskripsikan sesuai dengan prosedur
·
Pelatihan menggambar huruf menurut prosedurnya
·
Pelatihan menggambar huruf sesuai dengan standar (proporsi, anatomi, dan
spasi) |
§
Teliti,
§
Hati-hati,
§
Cermat,
§
Ulet
§
Tekun
|
·
Sejarah
huruf.
·
Jenis
dan karakter huruf.
·
Proporsi, anatomi dan spasi huruf.
·
Teknik
dan prosedur menggambar huruf.
|
·
Menggambar berbagai jenis huruf.
·
Membuat
kaligrafi. |
|
A.2.
Menggambar ornamen |
·
Dapat mendeskripsikan jenis, karakter motif dan ornamen menurut
asal-usul penciptaan, makna, fungsi dan penerapannya.
·
Dapat
menjelaskan proses dan prosedur, serta menggambar motif dan ornamen
sesuai dengan ciri khasnya.
|
·
Pemahaman jenis, karakter motif dan ornamen menurut asal-usul
penciptaan, makna, fungsi dan penerapannya.
·
Langkah-langkah menggambar motif dan ornamen sesuai dengan prosedurnya.
·
Proses
menggambar motif dan ornamen sesuai prosedur dan ciri khasnya.
|
§
Teliti,
§
Hati-hati,
§
Cermat,
§
Ulet
|
·
Sejarah
singkat ornamen.
·
Jenis,
ragam, makna dan fungsi serta penerapan motif ornamen.
·
Tekhnik
dan prosedur menggambar motif dan ornamen.
·
Ciri
khas menggambar motif dan ornamen.
|
·
Membuat
gambar motif tradisional dan modern.
·
Membuat
gambar ornamen tradisional dan modern. |
|
A.3.
Menggambar bentuk. |
·
Dapat menjelaskan bentuk dan karakter obyek-obyek, dan prosedur
menggambar bentuk.
·
Dapat Menggambar alam benda, manusia, flora dan fauna sesuai bentuk,
proporsi, anatomi dan karakternya.
|
·
Pemahaman obyek-obyek sesuai bentuk dan karakternya.
·
Pemahaman terhadap prosedur menggambar bentuk.
·
Menggambar alam benda, manusia, flora dan fauna sesuai bentuk, proporsi,
anatomi dan karakternya.
|
§
Teliti,
§
Hati-hati,
§
Cermat,
§
Ulet
|
·
Obyek-obyek menggambar bentuk.
·
Tekhnik
dan prosedur menggambar bentuk.
|
·
Menggambar alam benda.
·
Menggambar manusia.
·
Menggambar binatang.
·
Mengambar tumbuh-tumbuhan. |
|
A.4.
Menggambar teknik |
·
Dapat menjelaskan jenis, fungsi, tekhnik dan prosedur dalam menggambar
tekhnik.
·
Dapat membuat gambar tekhnik sesuai kaidah gambar tekhnik.
|
·
Pemahaman jenis dan fungsi, serta tekhnik dan prosedur dalam menggambar
tekhnik.
·
Membuat gambar tekhnik sesuai kaidah gambar tekhnik.
|
§
Teliti
§
Hati-hati
§
Cermat
§
Ulet
|
·
Macam-macam garis.
·
Notasi
dan simbol-simbol.
·
Proyeksi orthogonal.
·
Proyeksi axiometri.
·
Proyeksi perspektif.
·
Tekhnik dan prosedur menggambar tekhnik.
|
·
Menggambar sket tanpa mistar.
·
Menggambar proyeksi orthogonal.
·
Menggambar axiometri.
·
Menggambar proyeksi perspektif.
·
Membuat
gambar kerja. |
BIDANG KEAHLIAN : Seni
Rupa dan Kria
PROGRAM
KEAHLIAN : Kria Kayu
KOMPETENSI
: Melaksanakan kerja bangku dan kerja mesin
KODE
: B
JAM PEMBELAJARAN : 726 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK
KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK
PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETERAMPILAN |
|
B.1.
Membahan kriya kayu dengan tangan dan mesin |
§
Standar kayu dijelaskan sesuai dengan sifat, karakter dan cacat kayu dan
kadar air yang ditetapkan
§
Proses
pengeringan kayu secara alami dan buatan dijelaskan sesuai prosedur
§
Kayu
dipilih sesuai standar yang ditetapkan
§
Kayu
dipotong dengan tangan sesuai dengan daftar kebutuhan dan standar
operasional
§
Kayu
dipotong/dibelah dengan mesin portabel maupun dengan mesin stationer
sesuai daftar kebutuhan dan standar operasional |
§
Pengenalan dan pemahaman jenis, karakter, kadar air kayu serta cacat
kayu.
§
Pemahaman proses pengeringan kayu secara alami dan buatan.
§
Pemahaman dan pemilihan kayu sesuai dengan standar.
§
Pelatihan memotong kayu dengan tangan sesuai dengan standart.
§
Pelatihan memotong dan membelah kayu dengan mesin stationer sesuai
kebutuhan. |
§
Teliti,
§
Hati-hati,
§
Cermat,
§
Ulet
|
§
Jenis,
sifat, cacat, dan kadar air kayu/papan buatan
§
Pengeringan kayu alami dan buatan
§
Alat
ukur, penanda alat potong/belah
§
Teknik dan prosedur pengeringan kayu alami dan buatan
§
Teknik
dan prosedur penggunaan alat ukut, penanda, pemotong dan pembelah
§
Teknik dan prosedur menggunakan mesin portabel dan mesin stationer |
§
Memilih kayu yang memenuhi syarat untuk kria kayu.
§
Mengukur, menandai, memotong dan membelah untuk menyiapkan bahan dengan
alat tangan
§
Mengeringkan kayu dengan cara buatan (dry kiln)
§
Memotong/membelah dengan mesin protabel maupun stationer |
|
B.2. Membuat
produk kriya kayu tanpa sambungan |
§
Teknik dan langkah kerja pembuatan produk dengan alat tangan dijelaskan
sesuai dengan prosedur
§
Produk kriya kayu tanpa sambungan dengan menggunakan mesin dibuat sesuai
standar yang ditetapkan
§
Teknik dan langkah kerja pembuatan produk tanpa sambungan dengan alat
mesin dijelaskan sesuai dengan prosedur
§
Produk kriya kayu tanpa sambungan dengan alat tangan dibuat sesuai
standar yang ditetapkan |
§
Pelatihan produk kriya kayu tanpa sambungan dengan tangan dan mesin
sesuai dengan langkah-langkah pengerjaan.
|
§
Sungguh-sungguh
§
Sabar
§
Teliti
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa |
§
Jenis,
fungsi dan teknik penggunaan alat-alat tangan maupun mesin (serut, pahat,
bor, gergaji) siku, perusut dan alat lainnya.
§
Penajaman, pemeliharaan dan perbaikan alat-alat kriya kayu tangan dan
mesin.
§
Teknik dan prosedur pembuatan benda kerajinan tanpa sambungan dan
komponen kriya kayu. |
§
Menggunakan berbagai alat tangan dan mesin kriya kayu.
§
Membuat
produk kerajinan tanpa sambungan dengan tangan.
§
Membuat produk kerajinan tanpa sambungan dengan alat mesin. |
|
B.3. Membuat / membentuk komponen konstruksi kriya kayu |
§
Teknik dan langkah kerja pembentukan komponen kriya kayu dengan alat
tangan dijelaskan sesuai prosedur.
§
Komponen kriya kayu dengan tangan dibuat sesuai standar yang ditetapkan.
§
Teknik dan langkah kerja pembuatan komponen kriya kayu dengan alat mesin
dijelaskan sesuai dengan prosedur.
§
Komponen kriya kayu dengan alat mesin dibuat sesuai standar yang
ditetapkan |
§
Pelatihan pembentukan komponen kayu dengan alat tangan sesuai dengan
standar.
§
Pelatihan pembuatan komponen kriya kayu dengan mesin sesuai dengan
standar yang ditetapkan.
|
§
Sungguh-sungguh,
§
Sabar,
§
Teliti,
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa. |
§
Teknik dan prosedur menggunakan alat tangan maupun mesin untuk membuat
dan membentuk komponen kriya kayu.
§
Jenis-jenis dan persyaratan konstruksi. |
§
Membuat komponen sambungan dengan perekat.
§
Membuat komponen sambungan dengan paku/paku sekrup.
§
Membuat berbagai komponen sambungan dalam kriya kayu. |
|
B.4.
Merakit komponen kriya kayu |
§
Assesoris kriya kayu dipasang sesuai dengan fungsi dan prosedur
§
Jenis-jenis alat yang digunakan untuk merakit komponen kriya kayu
dijelaskan sesuai dengan fungsi dan karakteristiknya.
§
Langkah kerja dalam merakit komponen kriya kayu dijelaskan sesuai dengan
prosedur.
§
Komponen kriya kayu dirakit sesuai standar. |
§
Pemahaman tentang jenis-jeins assesoris kriya kayu dan fungsinya.
§
Pengenalan dan karakteristik alat-alat yang digunakan untuk merakit
komponen kriya kayu.
§
Pelatihan merakit komponen kriya kayu sesuai dengan standar. |
§
Sungguh-sungguh,
§
Sabar,
§
Teliti,
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa |
§
Jenis,
teknik, dan prosedur pengeliman.
§
Jenis,
teknik, dan prosedur memaku.
§
Jenis, teknik, dan prosedur memasang asesoris kriya kayu.
§
Macam jenis dan fungsi alat bantu merakit.
§
Teknik
dan prosedur merakit. |
§
Memasang kunci, selot, penahgan pintu, pegangan (handle).
§
Memasang engsel untuk pintu (tutup) mebel satu pintu dan dua pintu.
§
Memasang pintu sorong.
§
Merakit komponen-komponen kriya dengan lem, paku, dowel. |
BIDANG KEAHLIAN
: Seni Rupa dan Kria
PROGRAM KEAHLIAN
: Kria Kayu
KOMPETENSI
: Melaksanakan pekerjaan sekrol
KODE
: C
JAM
PEMBELAJARAN : 322 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK
KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK
PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETERAMPILAN |
|
C.1. Membuat
bidang-bidang kecil berbentuk geometris dan organis |
§
Mesin sekrol dijelaskan sesuai dengan fungsi dan karakteristiknya.
§
Mesin
sekrol diatur dan sisetel menurut penggunaannya dan sesuai prosedur.
§
Langkah kerja menggunakan mesin sekrol dijelaskan sesuai prosedur.
§
Bidang organis dan geometris dikerjakan dengan mesin sekrol sesuai
gambar kerja dan prosedur kerja.
§
Mesin
sekrol dirawat sesuai dengan prosedur.
|
§
Pemahaman, cara pengoperasian, dan perawatan mesin skrol.
§
Pelatihan pembuatan kriya kayu bidang organis dan geometris menggunakan
mesin skrol sesuai dengan gambar.
|
§
Sungguh-sungguh,
§
Sabar,
§
Teliti,
§
Hat-hati
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa.
|
§
Jenis, fungsi bagian-bagian dan kemampuan mesin skrol.
§
Jenis
daun gergaji.
§
Teknik
pengoperasian dan merawat mesin skrol. |
§
Membuat
bidang geometris dan organis.
§
Melakukan perawatan mesin sekrol. |
|
C.2. Membuat
rangkaian huruf dan membuat motif tembus |
·
Jenis mata gergaji dipilih sesuai dengan fungsinya
·
Langkah
kerja dalam memotong motif tembus dijelaskan sesuai dengan prosedur.
·
Rangkaian huruf dan motif tembus dibuat dengan mesin sekrol sesuai
gambar kerja dan prosedur kerja |
·
Pemahaman, fungsi, dan perawatan gergaji yang dipilih sesuai dengan
fungsinya.
·
Pelatihan memotong motif tembus dan rangkaian huruf dan motif yang
dibuat dengan mesin sekrol sesuai dengan langkah-langkah kerja. |
§
Sungguh-sungguh,
§
Sabar,
§
Teliti,
§
Hat-hati
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa.
|
·
Teknik
dan prosedur pemotongan huruf dan motif tembus
|
·
Membuat
rangkaian huruf.
·
Membuat
motif tembus. |
|
C.3. Membuat
bentuk wujud dan bahan kayu tebal |
·
Langkah
kerja memotong kayu tebal dengan mesin sekrol dijelaskan sesuai prosedur
·
Kayu
tebal dipotong dengan mesin sekrol sesuai dengan gambar kerja dan
prosedur kerja. |
·
Pemahaman cara kerja memotong kayu tebal menggunakan mesin sekrol.
·
Pelatihan memotong kayu tebal dengan mesin sekrol sesuai dengan gambar. |
§
Sungguh-sungguh,
§
Sabar,
§
Teliti,
§
Hat-hati
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa.
|
·
Teknik
dan prosedur memotong kayu tebal
·
Teknik
memotong lurus, lengkung dan bulat |
·
Memotong lurus, lengkung dengan sempurna. |
BIDANG KEAHLIAN : Seni Rupa dan Kria
PROGRAM KEAHLIAN : Kria Kayu
KOMPETENSI :
Melaksanakan kerja ukir dan raut
KODE :
D
JAM
PEMBELAJARAN : 662 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK
KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK
PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETRAMPILAN |
|
D.1
Membuat pahatan huruf dengan pahat ukir |
·
Menjelaskan kayu untuk kerja ukir sesuai dengan karakter dan cirinya
·
Menguraikan jenis-jenis pahat ukir sesuai dengan fungsi dan
karakteristiknya.
·
Menguraikan langkah kerja menajamkan pahat ukir sesuai prosedur.
·
Mengasah pahat ukir menurut jenis dan sesuai dengan preosedur.
·
Menjelasakan langkah kerja menggunakan pahat ukir sesuai prosedur.
·
Menggunakan pahat ukir sesuai fungsi dan prosedur.
·
Mengukir huruf timbul dan huruf pahatan sesuai gambar kerja dan
prosedur.
|
·
Pemahaman jenis-jenis kayu dan kartakteristik-nya untuk kerja ukir.
·
Pemahaman jenis-jenis pahat ukir dan karakteristiknya, cara menajamkan,
cara mengasah, serta sesuai dengan fungsinya.
·
Pelatihan membuat huruf timbul dan huruf pahatan dalam ukir dengan
menggunakan pahat ukir sesuai dengan langkah kerja.
|
§
Sungguh-sungguh,
§
Sabar,
§
Teliti,
§
Hati-hati
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa. |
·
Jenis, fungsi dan bentuk alat dan bahan dalam ukir/raut.
·
Teknik
mengasah.
·
Cara
menyimpan. |
·
Mengasah pahat ukir raut.
·
Membuat
rangkaian huruf pahatan timbul.
·
Membuat
pahatan dalam (V), berupa rangkaian huruf. |
|
D.2.
Membuat relief dengan pisau raut dan pahat ukir |
·
Menjelaskan relief geometris (contoh ukiran Toraja) sesuai dengan makna,
macam dan asal usulnya.
·
Menjabarkan cara membuat relief geometris sesuai prosedur.
·
Menajamkan alat/pisau raut sesuai dengan prosedur.
·
Membuat relief geometris dengan pisau raut sesuai gambar kerja dan
prosedur kerja.
·
Menjelaskan relief motif (contoh motif Majapahit, Pajajaran dll)
dijelaskan dengan makna, macam dan asal usulnya.
·
Menjelaskan cara membuat relief (motif Majapahit, Pajajaran dll)
dijelaskan prosedur.
·
Membuat
relief tumbuh-tumbuhan, binatang dengan pahat ukir sesuai gambar kerja
dan prosedur kerja. |
·
Pemahaman tentang relief geometris Toraja menyangkut makna dan
filosofisnya.
·
Pelatihan pembuatan relief geometris dengan pisau raut sesuai dengan
gambar kerja.
·
Pelatihan menajamkan pisau raut sesuai dengan prosedur.
·
Pemahaman tentang relief geometris Majapahit dan Pajajaran menyangkut
makna dan filosofisnya.
·
Pelatihan pembuatan relief geometris Majapahit dan Pajajaran dengan
pisau raut sesuai dengan gambar kerja.
·
Pelatihan menajamkan pisau raut sesuai dengan prosedur.
|
§
Sungguh-sungguh
§
Sabar
§
Teliti
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa. |
·
Motif-motif relief dangkal Toraja
·
Teknik dan prosedur menggores dengan pisau raut.
·
Motif-motif tumbuh-tumbuhan, binatang yang biasanya untuk mebel.
·
Teknik
dan prosedur mengukir. |
·
Membuat
relief.
·
Membuat
relief motif treadisional. |
|
D.3. Membuat
motif dengan lapisan kayu (inlay dan parquetry) |
·
Bahan dan alat inlay dijelaskan menurut jenis dan fungsinya.
·
Langkah kerja dalam membuat inlay/parquetry dijelaskan sesuai
prosedur.
·
Inlay/parquetry dibuat sesuai gambar kerja dan prosedur kerja |
·
Pemahaman bahan dan alat inlay sesuai dengan jenis dan fungsinya.
·
Pelatihan membuat inlay/parquetry sesuai dengan gambar kerja.
|
·
Sungguh-sungguh,
·
Sabar,
·
Teliti,
·
Hati-hati
·
Cermat,
dan
·
Tidak
mudah putus asa |
·
Bahan
lapisan untuk inlay dan parquetry.
·
Teknik
dan prosedur membuat pola.
·
Teknik
dan prosedur memindahkan pola ke permukaan kayu. |
·
Membuat
motif lapisan kayu (inlay):
·
Membuat motif dengan menggores dan menempel. |
|
D.4. Membuat patung binatang dengan pisau raut dan atau pahat ukir
|
·
Berbagai contoh patung dijelaskan tentang anatomi, proporsi, dan
karakternya.
·
Langkah kerja membuat patung dijelaskan sesuai prosedur.
·
Patung binatang dibuat sesuai dengan gambar kerja dan prosedur kerja. |
·
Pemahaman anatomi, proposi dan karakter patung binatang.
·
Pelatihan pembuatan patung binatang sesuai dengan langkah-langkah dan
gambar kerja.
|
·
Sungguh-sungguh,
·
Sabar,
·
Teliti,
·
Hati-hati
·
Cermat,
dan
·
Tidak
mudah putus asa |
·
Contoh-contoh patung bintang dari kayu.
·
Membentuk model dengan tanah liat atau gips.
·
Teknik dan prosedur meraut/membentuk patung kayu. |
·
Membuat patung binatang dari kayu lunak.
·
Membuat patung binatang dari kayu keras. |
BIDANG
KEAHLIAN : Seni Rupa dan Kria
PROGRAM KEAHLIAN : Kria Kayu
KOMPETENSI :
Melakukan pekerjaan bubut kayu
KODE
: E
JAM
PEMBELAJARAN : 242 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK
KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK
PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETRAMPILAN |
|
E.1. Membubut
pejal dengan profil cembung, cekung, dan alur |
·
Menguraikan langkah kerja menajamkan pahat bubut dijelaskan sesuai
posedur.
·
Mengasah pahat bubut menurut jenis dan prosedur.
·
Menjelaskan kerja bubut kayu sesuai dengan karakter dan
syarat-syaratnya.
·
Menjabarkan langkah kerja menggunakan pahat bubut sesuai prosedur.
·
Menggunakan pahat bubut sesuai fungsi dan prosedur.
·
Pengerjaan bubut bentuk pejal dan berprofil sesuai prosedur dan gambar
kerja.
|
·
Pemahaman pahat bubut, karakternya, dan cara menajamkan.
·
Pelatihan membubut kayu untuk kerja bubut dan langkah kerjanya membubut
bentuk pejal dan berprofil sesuai dengan prosedur.
|
·
Sabar,
·
Teliti,
·
Hati-hati
·
Cermat,
dan
·
Tidak
mudah putus asa |
·
Berbagai jenis dan bentuk pisau/pahat bubut dan fungsinya.
·
Cara
menata dan menyimpan pisau-pisau (pahat bubut.
·
Teknik
dan prosedur mengasah masing-masing profil.
·
Keselamatan kerja khusus untuk mengoperasikan mesin bubut.
·
Persyaratan ukuran dan kualitas antara lain: kekeringan, urat, cacat,
dan jenis kayu.
·
Teknik
dan prosedur membubut pejal. |
·
Mengasah berbagai pisau/pahat bubut.
·
Membuat produk pejal yang mempunyai unsur cembung, cekung dan diberi
variasi alur. |
|
E.2. Membubut
mangkok dan piring
|
·
Menjelaskan karakter dan syarat-syarat kayu untuk membuat
piring/mangkok.
·
Menjelaskan langkah kerja membuat piring/mangkok sesuai prosedur.
·
Membubut bentuk piring/mangkok sesuai prosedur dan gambar kerja. |
·
Pemahaman karakter kayu yang akan dibuat produk kriya kayu
(piring/mangkok).
·
Pelatihan membuat produk kriya kayu (piring/mangkok) dengan bubut sesuai
gambar kerja. |
·
Sungguh-sungguh,
·
Sabar,
·
Teliti,
·
Hati-hati
·
Cermat,
dan
·
Tidak
mudah putus asa. |
·
Pahat-pahat yang digunakan.
·
Teknik
dan prosedur membuat rongga. |
·
Membuat
rongga bentuk mangkok dan piring. |
|
E.3. Menghaluskan dan melapisi permukaan benda kerja dimesin bubut
|
·
Menjelaskan jenis, fungsi dan formula campuran bahan dan alat untuk
menyelesaikan produk/finishing.
·
Menjelaskan prosedur langkah kerja dalam menyelesaikan produk mesin
bubut.
·
Melakukan pekerjaan finishing di atas mesin bubut sesuai posedur.
|
·
Pemahaman bahan dan alat untuk menyelesaikan produk/finishing sesuai
dengan jenis, fungsi, dan formula campurannya.
·
Pelatihan pembuatan produk kriya kayu di atas mesin bubut dan
finishingnya sesuai dengan prosedur. |
·
Sungguh-sungguh,
·
Sabar,
·
Teliti,
·
Hati-hati
·
Cermat,
dan
·
Tidak
mudah putus asa |
·
Teknik
dan prosedur menghaluskan.
·
Pembuatan tekstur.
·
Pelapisan. |
·
Melaksanakan purna rupa melalui mesin bubut. |
BIDANG
KEAHLIAN : Seni Rupa dan Kria
PROGRAM KEAHLIAN : Kria Kayu
KOMPETENSI
: Melaksanakan penyelesaian
produk
KODE :
F
JAM
PEMBELAJARAN : 216 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK
KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK
PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETRAMPILAN |
|
F.1.
Melapisi permukaan menggunakan pelitur |
·
Menjelaskan alat dan bahan sesuai dengan fungsi dan karakteristik-nya
·
Melakukan pencampuran bahan-bahan pelitur sesuai dengan prosedur.
·
Menjelaskan tahapan penyelesaian produk pelitur sesuai dengan prosedur.
·
Melapisi produk dengan pelitur sesuai standar dan prosedur.
·
Melakukan perawatan alat-alat penyelesaian produk sesuai prosedur
perawatan.
|
·
Pemahaman alat, bahan, dan teknik pencampuran serta karakteristiknya.
·
Pelatihan melapisi produk kriya kayu dengan pelitur dan perawatannya
sesuai dengan standar. |
§
Sabar,
§
Teliti,
§
Hati-hati
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa |
·
Alat
dan bahan penyelesaian produk dengan kuas.
·
Teknik dan prsedur penggunaan kikir dan amplas bagi benda lurus,
lengkung luar, dan alam.
·
Teknik
dan prosedur finishing dengan teknik manual.
·
Teknik
dan prosedur perawatan alat-alat penyelesaian akhir pelitur. |
·
Menghaluskan permukaan produk kriya kayu.
·
Melapisi permukaan dengan pelitur. |
|
F.2. Melapisi
permukaan menggunakan melamine.
|
·
Menjelaskan alat dan bahan melamine semprot sesuai dengan fungsi dan
karakteristiknya.
·
Mencampur bahan-bahan melamine sesuai dengan prosedur.
·
Menjelaskan tahapan penyelesaian kerja milamin sesuai dengan prosedur.
·
Menyetel/mengatur alat-alat semprot sesuai dengan fungsinya.
·
Melapisi produk dengan teknik semprot melamine sesuai standart dan
prosedur.
·
Merawat
alat-alat penyelesaian produk sesuai prosedur perawatan.
|
·
Pemahaman alat dan bahan serta pencampurannya sesuai dengan prosedur.
·
Pemahaman tahapan penyelesaian produk kriya kayu.
·
Pelatihan melapisi produk kriya kayu dengan melamine dan teknik semprot
dan perawatan alat sesuai dengan prosedur.
|
§
Sungguh-sungguh,
§
Sabar,
§
Teliti,
§
Hati-hati
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa |
·
Jenis,
prosedur penggunaan mesin amplas postable (otbital, disk, belt sander).
·
Alat
dan bahan penyelesaian produk dengan teknik semprot.
·
Teknik dan prosedur dengan teknik semprot.
·
Teknik
finishing dengan melamine.
·
Teknik
dan prosedur perawatan alat-alat penyelesaian akhir teknik semprot. |
·
Menghaluskan permukaan kayu dengan mesin amplas portable.
·
Melapisi permukaan dengan melamine dan teknik semprot.
·
Melaksanakan pemeliharaan dan perawatan alat-alat semprot. |
|
F.3. Melapisi
permukaan menggunakan cat dengan teknik kuas |
·
Menjelaskan alat dan bahan cat sesuai dengan fungsi dan
karakteristiknya.
·
Mencampur bahan-bahan cat sesuai dengan prosedur
·
Menjelaskan tahapan penyelesaian produk sesuai dengan prosedur.
·
Menyetel/mengatur alat-alat cat sesuai dengan fungsinya
·
Melapisi produk dengan cat dengan teknik kuas sesuai standart dan
prosedur
·
Merawat
alat-alat penyelesaian produk sesuai prosedur perawatan.
|
·
Pemahaman alat dan bahan cat serta pencampurannya sesuai dengan
prosedur.
·
Pemahaman tahapan penyelesaian cat produk kriya kayu.
·
Pelatihan melapisi produk kriya kayu cat dengan teknik kuas dan
perawatan alat sesuai dengan prosedur.
|
·
Sungguh-sungguh,
·
Sabar
·
Teliti
·
Hati-hati
·
Cermat,
dan
·
Tidak
mudah putus asa |
·
Jenis,
prosedur penggunaan mesin amplas postable (otbital, disk, belt sander).
·
Alat
dan bahan penyelesaian produk dengan teknik cat dengan kuas.
·
Teknik
dan prosedur cat dengan teknik semprot.
·
Teknik
finishing dengan melamine.
·
Teknik
dan prosedur perawatan alat-alat penyelesaian akhir teknik semprot. |
·
Menghaluskan permukaan kayu dengan amplas tangan dan mesin amplas
portable.
·
Melapisi permukaan dengan teknik cat dengan teknik kuas.
·
Melaksanakan pemeliharaan dan perawatan alat-alat cat dengan kuas. |
|
F.4.
Melapisi permukaan menggunakan cat dengan teknik duko |
·
Menjelaskan alat dan bahan cat sesuai dengan fungsi dan
karakteristiknya.
·
Mencampur bahan-bahan cat duko sesuai dengan prosedur.
·
Menjelaskan tahapan penyelesaian produk sesuai dengan prosedur.
·
Menyetel/mengatur alat-alat cat sesuai dengan fungsinya.
·
Melapisi produk dengan cat duko dengan teknik semprot sesuai standart
dan prosedur.
·
Merawat
alat-alat penye-lesaian produk sesuai prosedur perawatan.
|
·
Pemahaman alat dan bahan cat duko serta pencampurannya sesuai dengan
prosedur.
·
Pemahaman tahapan penyelesaian cat duko produk kriya kayu.
·
Pelatihan melapisi produk kriya kayu dengan cat duko dengan teknik
semprot.
·
Perawatan alat sesuai dengan prosedur.
|
§
Sungguh-sungguh,
§
Sabar,
§
Teliti,
§
Hati-hati
§
Cermat,
dan
§
Tidak
mudah putus asa |
·
Jenis,
prosedur penggunaan mesin amplas postable (otbital, disk, belt sander).
·
Alat
dan bahan penyelesaian produk dengan teknik cat duko dengan semprot.
·
Teknik
dan prosedur cat duko dengan teknik semprot.
·
Teknik
finishing dengan melamine.
·
Teknik
dan prosedur perawatan alat-alat penyelesaian akhir teknik semprot. |
·
Menghaluskan permukaan kayu dengan amplas tangan dan mesin amplas
portable.
·
Melapisi permukaan dengan teknik cat duko dengan teknik semprot.
·
Melaksanakan pemeliharaan dan perawatan alat-alat cat duko dengan
semprot. |
|
F.5.
Melakukan kontrol dan pengepakan produk kriya kayu |
·
Mendeskripsikan pelaksa-naan kontrol mutu produk kriya kayu
·
Mendeskripsikan tekhnik dan prosedur kontrol mutu produk kriya kayu
·
Dapat melakukan kontrol mutu produk kriya kayu.
·
Melakukan pengepakan produk kriya kayu
|
·
Pemahaman pelaksanaan kontrol mutu produk kriya kayu.
·
Pemahaman tekhnik dan prosedur kontrol mutu produk kriya kayu.
·
Proses kontrol kualitas produk kriya kayu.
|
§
Teliti
§
Cermat
§
Hati-hati
§
Tertib
§
Sabar
§
Telti.
§
Apresiasi seni |
·
Konsep
pengendalian mutu.
·
Aspek-aspek yang mendukung pengendalian mutu.
·
Tekhnik dan prosedur melakukan kontrol mutu produk kriya kayu.
·
Teknik dan prosedur pengepakan produk kriya kayu.
|
·
Melakukan kontrol kualitas produk kriya kayu
·
Melakukan pengepakan produk kriya kayu
|
|
|