Ibu
Tatik Suparti, 47
Jl. Mugas Dalam 48, Semarang.
Suatu
hari pada tanggal 12 Mei 1992, saya mengalami pendarahan yang hebat (blooding).
Dan dari diagnosa dokter saya telah divonis bahwa saya terkena penyakit Kanker
Leher Rahim Stadium 4. Pada saat itu saya betul-betul bingung dan panik. Juga
seluruh keluarga.
Sejak
hari itu saya diopname di rumah sakit "E" selama satu minggu. Tapi
karena tidak ada kemajuan yang berarti, maka saya dibawa ke seorang dokter ahli,
tapi hasilnya juga belum kelihatan. Bahkan saya dibawa ke Acupunctur sampai 15
kali tusuk jarum. Pada saat itu saya betul-betul sudah pasrah, karena sudah
tidak berdaya, kondisi betul-betul sudah parah, sampai buang air kecilpun
sudah tidak terasa. Karena saya semakin parah, saya dibawa ke rumah sakit
"TR". Dan menurut pemeriksaan dokter disana, ginjal saya bisa jebol
jika terus begini. Dari rumah sakit "TR", saya dibwa ke rumah sakit
"R". Itupun tidak membuahkan hasil apa-apa.
Pada
tanggal 29 Maret 1993, saya dibawa ke rumah sakit "K", dan disana
disinar (Lynax) selama 2 minggu, tapi tiba-tiba HB saya turun drastis.
Oleh karena itu saya dianjurkan makan makanan yang bisa menaikkan tekanan darah.
Namun sungguh tidak diduga, tekanan darah saya melonjak sedemikian tinggi hingga
menyerang mata saya. Saya jadi tidak bisa melihat apa-apa layaknya seperti orang
buta, sehingga saya harus dibawa ke rumah sakit "WB" dan diopname
selama 11 hari. Menurut dokter-dokter disana saya harus diopname karena jika
tidak akan menyerang otak. Namun karena kondisi saya tidak juga membaik, bahkan
semakin parah, dan pihak rumah sakit sudah angkat tangan, maka keluarga saya
memutuskan untuk dibawa pulang saja.
Saat
itu keadaan tubuh saya sudah seperti (maaf) orang mati, karena kaki, tangan dan
badan saya sudah pucat biru dan dingin seperti tidak ada kehidupan. Berat badan
saya turun hampir 20 kg.
Puji syukur
kepada Tuhan bahwa pada tanggal 12 April 1993 saya diperkenalkan dengan 2
makanan kesehatan yang menakjubkan dan sungguh luarbiasa oleh anak saya. Mereka
menyebutnya Royal Jelly dan Coarse Rice Powder (serbuk beras) dari Forever
Young. Sejak hari itu saya minum Royal Jelly 2 bungkus dan 3 kali makan serbuk
beras setiap hari. Pada hari ke-3, dari air kencing dan (maaf) vagina saya keluar
cairan kotor dan gumpalan-gumpalan seperti darah kotor. Sejak makan
Royal Jelly dan serbuk beras tubuh saya semakin segar dan bisa makan, sedangkan
sebelumnya jika diberi makanan pasti keluar lagi (muntah).
Saat
ini saya sudah merasakan luarbiasa dari produk Royal Jelly dan serbuk beras
Forever Young. Tentu saja semua ini karena Tuhan mengabulkan kondisi saya
sudah jauh lebih sehat, karena saya sudah bisa berolahraga dan bisa makan
makanan kesukaan saya. Berat badan saya sudah naik kembali dan matapun sudah
bisa melihat.
Sekarang
teman saya dan para tetangga betul-betul kaget dan tercengang. Kenapa
saya yang dulunya sudah parah, sekarang bisa sehat seperti ini. Bahkan sudah
bisa berolahraga. Luarbiasa !.
Terima
kasih Tuhan. Terima kasih keluargaku, dan terima kasih Royall Jely dan Serbuk
Beras. Terima kasih Forever Young.