|
|
Gambar
1
Motherboard
merk Asustek Pentium IV
Gambar
2
Motherboard
merk Aopen Pentium IV
|
Motherboard
adalah papan utama dimana seluruh komponen komputer yaitu mikroprosessor
dan memory atau ram (random acces memory), rom BIOS (basic input-output
system) dan chip kontroler lainnya ditempatkan. Pada motherboard
terdapat slot-slot atau soket yang disebut dengan slot expansi
(expansion slot) yang digunakan untuk memasang card tambahan untuk
meningkatkan kemapuan komputer serta penambahan fasilitas lainnya.
Ada
beberapa jenis motherboard yang dijual dipasaran diantaranya asuatek,
aopen, asus dll, anad dapat mepelajari dari motherboard tersebut diatas
dengan membuka situs gigabyte (http://tw.giga-byte.com),
Abit (http://www.abit-usa.com),
Aopen (http://english.aopen.com.tw) dan Austek (http://usa.asus.com/)
Mikroprosesor
dan memory terpasang pada sebuah slot/soket yang seseuai dengan bentuk dan
ukuran mokroprosesor tersebut, saat ini ada beberapa jenis slot/soket
diantaranya Soket 370, Soket 7 dan Slot I. Soket atau Slot I digunakan
untuk mikroprosesor yang menggunakan sistem atau berbentuk SECC (Single
Edge Contact Cartridge) seperti Pentium III atau Pentium II dan
mikroprosesor yang berbentuk SEPP (Single Edge Prosesor Package) seperti
mikroprosesor INtel Celeron. Sedangkan mikroprosesor seperti Pentium 233
dan lainnya menggunakan Socket & dan beberapa mikroprosessor Pentium
III menggunakan Socket 370. Pada motherboard, mikroprosesor berkomunikasi
dengan komponen yang lain melalui suatu bus atau jalur data.
Bus ini telah berkembang dari bus berkecepatan 66 MHz,
100 MHz dan 133 MHz. Perkembangan ini untuk mengimbangi kecepatan
kerja mikroprosesor yang semakin cepat . Slot expansipun mengalami
perkembangan dari Slot XT yang 8 bit ke AT/ISA yang 16 bit kemudian PCI
dan AGP (Accelerated Graphic Port) 3 bit sehingga card expansipun
berkembang seiring
Dari
segi prestasi setiap motherboard agak sukar ditentukan yang mana lebih
baik. Yang penting kita pastikan setiap motherboard menyokong UDMA 133
untuk Hard Disk dan menyokong memori dari jenis DDR kecepatan 400MHz atau
sekurang-kurangnya berkecepatan 333MHz. Socket atau slot (port) seperti
serial, parallel, USB, PCI, AGP dan sebagainya merupakan standard yang
memang tersedia setiap motherboard.
|