 |
|
TEORI
WARNA -
Pemirsa,
ternyata ada perdebatan mengenai teori warna! Udah lama sih, jauh
sebelum komik Deni si manusia ikan terbit :p Jadi begini... jenis warna
pan ada 2 yaitu
Additive
Color (warna cahaya) dan
Subtractive
Color (warna
pigment). Sudah
bertahun-tahun anda juga tahu kalau warna utama/primer dari warna
pigment itu ada 3, merah-kuning-biru.
Dan warna kedua/sekunder juga ada 3, oranye-hijau-ungu,
bukan begitu? |
Warna sekunder ini merupakan percampuran silang antara warna primer,
dan warna primer itu bukan merupakan campuran. Sedangkan warna cahaya merupakan kebalikan dari warna
pigment. Tapi bagaimana mungkin bisa selaras mengingat warna cahaya
primer itu adalah merah-hijau-biru seperti yang kita semua ketahui? Atau dikenal dengan istilah
RGB (Red Green Blue).
Sedangkan bila mengacu pada warna pigment primer yang merah-kuning-biru,
berarti seharusnya warna cahaya primer itu oranye-hijau-ungu dong, betul?
Sehingga warna cahaya sekunder adalah merah-kuning-biru. Nah, si RGB yang
merupakan warna cahaya primer mau ditaro dimana? Gak matching kan? Wah
aye juga ngeh-nya pas SMA, ironisnya waktu aye sekolah di sekolah
menengah seni rupa. Loh kok ironis? |
Iya,
soalnya gak ada satupun guru seni disana yang paham teori warna. Malah aye taunya dari babe aye
sendiri, terus
aye praktekin teori mencampur warna, eh betulan berhasil. Sebetulnya yang menjadi masalah itu adalah kesalahan teori
tentang warna pigment. Warna cahayanya pan udah betul, RGB. Warna
pigment primer yang benar itu bukan merah-kuning-biru, tapi cyan-magenta-yellow
atau dikenal dengan istilah CMYK.
Orang-orang percetakan, dosen-dosen senirupa, anak-anak kuliah desain
seharusnya udah paham dengan teori CMYK, tapi kekeuh masih banyak
yang salah kaprah kalau ditanya tentang warna pigment primer, pasti
jawabannya merah-kuning-biru. Soalnya...kata guru! Sama
halnya dengan jumlah ayat Al-Qur'an yang berjumlah 6666, pan...kata
kiyai!
Coba itung sendiri, beneran jumlahnya segitu? |
Biar
lebih clear tengok bagan berikut:
|
Buktikan
sendiri!
Dalam warna pigment, merah dan biru
ialah warna campuran, sekunder, bukan
warna primer yang kita percayai selama ini. Coba iseng-iseng kalo kalian
ada waktu dan uang, beli cat berwarna cyan, magenta, dan kuning. Untuk 2
warna yang pertama disebutkan kalian mesti rajin ngubek, soalnya susah
banget cari warna itu, padahal itu warna primer! Biasa, penyakit negara
berkembang, tidak merata :p Terus entar campur-campurin aja seperti
contoh di kiri. Aye udeh nyoba dan berhasil! Uh, senangnya bila benar.
Atau pake Photoshop & Corel juga bisa.
Masih
banyak buku dan dosen senirupa di seluruh dunia
salah kaprah
mengenai teori warna, namun mereka kekeuh walau udah dikasi tau juga!
Menurut salah satu dosen, teori warna itu kembali ke selera kita.
Tampaknya si dosen gak suka warna cyan & magenta, trus dia ganti ama
biru & merah kesukaannya. Ini ilmu pasti gitu loh! Eh masih
dimaen-maenin en disepelein! Digebug geura!! :p
words:
jalu desain bagan:
jalu/dedy suardi
|
|
|