Just read...

 

Sebelum kita membicarakan orang-orang media, saya punya sedikit cerita. Long time ago, saya sempat bekerja di sebuah usaha backup CD milik keluarga, yang sebenarmya usaha itu kurang sreg di hati, menjual barang bajakan gitu loh :p. Kenapa saya jadi kebawa nimbrung disana awalnya ada salah satu komputer yang rusak, lalu saya mencoba menolong meminjamkan komputer saya agar usaha tetep lancar. Akhirnya lambat laun saya juga ikutan bekerja disana, dengan gaji 800 rb sebulan dan kerja santai siapa sih yang enggak seneng? Mulai nih royal belanja sepuasnya! Banyak pelajaran yang saya dapat karena itu pertamakalinya saya benar-benar harus berhadapan dengan pelanggan yang memiliki bermacam karakter, ada yang sabar, ada juga yang banyak omong, ada yang pengen dibonusin all the time, ada yang gandeng aja, yang cute-cute juga ada. Sempet sih ada kisah asmara cieeh, tapi terlambat...saya ditinggal kawin! Dang! Anyway bukannya saya tidak bersyukur dengan semua nafkah dan pengalaman yang diberikan keluarga, namun ada saja ganjalan di hati kecil yang selalu tersayup-sayup mengatakan, "apa yang saya lakukan ini tidak baik, ilegal..." hal ini berlanjut terus menerus. Kalian tahu, selalu ada pilihan untuk menjadi orang realistis atau idealis. Untuk hal ini akhirnya saya memilih untuk menjadi idealis. I quit. Bukannya saya sok menjadi orang suci, saya masih suka beli barang bajakan, tapi untuk menjual kembali barang bajakan adalah satu hal yang berbeda, rasanya...pathetic banget, kesian deh lu pisan. Apa enggak ada usaha lain gitu?

 

Saya berhenti setelah segerombolan polisi datang menggrebek untuk yang kedua kalinya, saya pikir ok inilah saatnya, sudahlah saya sudah muak! Kami pun setuju untuk selamanya tutup, tapi karena usaha Backup CD ini sempat menghasilkan keuntungan kotor 15 juta sebulan, pastinya kangen dong. Mulai deh buka lagi, namun saya tidak ikut bekerja lagi. I had enough. Lalu beberapa bulan kemudian si polisi ngegerebek lagi, biasa sih mereka mah pengen minta duitnya, minta suapan. Polisi ngasih 2 pilihan, tutup selamanya atau masuk asosiasi backup CD? Kalo masuk asosiasi gak bakal diganggu lagi tapi harus setor perbulan..gak tau berapa juta tuh, kalo denger dari backupan lain sih polisi ada yang minta 1 motor tiap bulan, gila! Anjing lo tai! Akhirnya usaha ini tutup selamanya, menyisakan perdebatan antara saya dan keluarga.

 

Perdebatan apa? U know, satu berfikir idealis satu berfikir realistis. Lalu saya berandai, jika saja saya bisa bekerja di suatu media, yang jelas lebih baik dan lebih kreatif dari backup CD, tapi pendidikanku...minder nih. And now I have this SINDENTOSMAGZ, a "fake it till you make it" magazine.

 

Kayaknya bekerja di suatu media sungguh menyenangkan. Bisa ketemu artis-artis favorit, ngeliput event-event keren, fotoin orang-orang yang kita doyan, ngeinterview selebritis luar, menampung ide-ide briliant, berbincang dan berdiskusi dengan orang-orang elit, masukin segala hal yang kita sukai dan direlease ke publik sampai akhirnya si media menjadi trendsetter, dan orang-orang dibaliknya menjadi cukup "disegani" dan terkenal! Apa benar begitu?

 

Atau malah kita enggak tahu siapa aja mereka ini? Mau tau tentang mereka? Cari tahu yuk!

 

Ouh! Menunya di kiri atas, go up, go up!

 

[Jalu] 03-11-04

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1