| Bunga Matahari | ||||||||||||||
| Datanglah kupu-kupu Ke alam damai Burung-burung bernyanyi Menghangatkan suasana Hinggaplah kupu-kupu Di atas bunga Bunga matahari Berkelopak lima Bersinarlah matahari Ke hadapan bunga Kupu-kupu dengan senang Menghisap sari bunga Hari pun berganti Minggu pun berlalu Matahari pun pergi Menjauhi sang bunga Angin datang merajalela Bunga matahari bertahan Walau satu kelopak telah pergi Meninggalkan sang bunga Kupu-kupu terdiam Melihat sang kelopak terbang Tertiup oleh angin Menyendiri tanpa harapan Bunga matahari bersinar Bagaikan bintang kejora Tanpa sang kelopak Mengindahkan alam damai Kupu-kupu terbang Mengejar sang kelopak Agar kembali seperti dulu Menjadi bagian dari sang bunga Kupu-kupu mencari Namun... Sang kelopak telah hilang Dan tak akan kembali lagi Mengapa bunga matahari tetap bersinar? Walau kelopaknya telah tiada? Akankah sang kelopak kembali? Bersama menyinari dunia? Kupu-kupu membisu Sari yang dihisapnya Tidak akan sama... Seperti dahulu kala... Dessy Aryanti 2002 |
![]() |
|||||||||||||
| Links: | ||||||||||||||
| Poem Page | ||||||||||||||
| Home | ||||||||||||||
| Novel | ||||||||||||||
| Links | ||||||||||||||