Halaman DepanArtikelTanya JawabKontak Kami

Global Network Marketing

 
Profil PerusahaanMarketing PlanProduk TianshiDaftar TianshiSupport TianshiBerita Tianshi
 

Artikel

Artikel Kesehatan

Artikel Seputar MLM

Artikel Pengembangan Diri

Artikel Lain-lain

 

 

 

 

 

Sponsor Anda :

Sponsor Anda

 

 

Formula Bisnis

 

 

Make Money While Online

 

 

Toko Buku Online

 

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu sukar dan menyakitkan baginya.

Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah kalah dalam kehdupan.
Ia sudah letih untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru. 

Ayahnya, seorang tukang masak, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 periuk dengan air dan menaruhnya di atas api.
Setelah air di ketiga-tiga periuk2 tersebut mendidih. Ia menaruh lobak merah di dalam periuk pertama, telur di periuk kedua dan ia menaruh serbuk kopi di periuk terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. 

Si anak tertanya-tanya dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan oleh ayahnya.

Setelah 20 menit, si ayah mematikan api. Ia menyisihkan lobak dan menaruhnya dimangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya. Lalu ia bertanya kepada anaknya,

"Apa yang kau lihat, nak?" 

"Lobak, telur, dan kopi" jawab si anak.

Ayahnya mengajaknya mendekati mangkuk dan memintanya merasakan lobak itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa lobak itu terasa enak. 
Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya.
Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.
Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi
kopi dengan aromanya yang khas.

Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini,Ayah?"

Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, yaitu perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Lobak sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, lobak menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah.
Cangkerang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus,isinya menjadi keras. Serbuk kopi mengalami perubahan yang unik.
Setelah berada di dalam rebusan air, serbuk kopi merubah air tersebut.

"Kamu termasuk yang mana?," tanya ayahnya. 

"Air panas yang mendidih itu umpama kesukaran dan dugaan yang bakal kamu lalui...Ketika kesukaran dan kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu lobak, telur atau kopi?"

Bagaimana dengan anda?

Apakah anda adalah lobak yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lembut dan kehilangan kekuatanmu Atau... Apakah anda adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut, dengan jiwa yang dinamis? Namun setelah adanya ematian, patah hati, perceraian atau kegagalan menjadi keras dan kaku.
Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah anda menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?

Ataukah anda adalah serbuk kopi? Serbuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 darejat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat. Jika anda seperti serbuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, anda akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga menjadi semakin baik.
q  

 

Back

Next

 

  Copyright © 2003 Tianshi - Global Network Marketing

Situs ini bukanlah situs resmi dari Tianshi ataupun PT Singa Langit Jaya. Situs ini dibuat untuk mempermudah mereka yang ingin bergabung serta mendapatkan informasi penting agar dapat mengembangkan jaringan bisnis mereka dengan cepat.

Creative Design By :

MassGoeh Multimedia

Hosted by www.Geocities.ws

1