| Home
|
|
||
![]() Foto kuno nan klasik ini menggambarkan, betapa samanya wajah Ibu Nisa (alm.) dengan Nisa. Foto diambil pada tahun 50-an saat Bapak dan Ibu menyatakan mengikatkan diri dalam sebuah perkawinan
|
Keluarga ini resmi dibentuk dengan adanya kesepakatan antara kedua keluarga untuk menyatukan masing-masing anggotanya menjadi suatu ikatan. Anggota dari kedua keluarga tersebut adalah masing-masing Mohammad Syarifuddin (berkedudukan di Tegal) dan Siti Aisyah (berkedudukan di Brebes). Dari keduanya kini telah berkembang biak menjadi insan-insan yang tergabung dalam keluarga besar dengan jumlah anak 6 (enam) orang dengan kompisisi 2 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Namun sayang Ibu Siti Aisyah yang menjadi induk dari keenam orang tersebut telah meninggalkan dunia ini menghadap Allah pada tanggal 12 April 2001. Keenam orang anak tersebut adalah: Empat darinya telah memilih pasangan sendiri-sendiri dalam rangka membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Bidang kerja yang ditekuni sebagian besar adalah sebagai pegawai/karyawan di instansi suasta atau berwiraswasta. Tingkat penyebarannya cenderung mengarah ke wilayah barat Indonesia, ada yang tetap memilih di Tegal, ada yang berdomisili dan menetap di Jakarta dan bahkan ada yang mengikuti suami di Tanah Minang (Sumatera Barat).
Pose dengan besan di Tangkuban Perahu - Bandung
|
||
Dari dua insan, berbiaklah menjadi beberapa insan. dari kiri ke kanan: Ibu (alm.), Faqih, Ghofar, Sanuri, Nisa, Baroroh, Efendi, Junaidi dan Bapak |
|||
Inilah Ibu Aisyah semasa hidupnya, cantik dan baik hati. Sayang kini beliau sudah tidak ada menyaksikan berkembangnya anak cucu |
|||
|
|
|||