nakajima yuto

 

Tak berapa lama kemudian, keluarlah seorang pria setengah baya berjubah putih dari dalam UGD dan berkata,

“Kanata mengalami luka yang cukup parah. Kini, ia dalam kondisi yang kritis. Namun, kami akan berusaha semaksimal mungkin.”

“Saya mohon dokter, selamatkan anak saya. Ia anak semata wayang yang saya miliki. Saya tak mungkin memiliki anak lagi karena rahim saya telah diangkat. Saya mohon dokter…” tangis ibu Kanata putus asa.

“Ya Ibu, saya akan berusaha semaksimal mungkin. Operasi Kanata akan memakan waktu yang cukup lama. Saya permisi.” Kemudian dokter itu, bersama dokter lainnya yang baru datang memasuki ruang operasi.

“Tabah ya Nami...” ibu Sakura terus mencoba menenangkan hati ibu Kanata.

“Maaf ya Hana, kamu repot-repot ke sini. Terima kasih telah menemaniku. Sebentar lagi suamiku akan datang.” Jawab ibu Kanata setelah agak tenang.

“Ya, kita teman kan? itu memang sudah kewajiban. Sakura, kamu pulang dulu saja sama adik-adikmu. Besok kamu harus sekolah, kan? Sekarang sudah agak malam.”

“Gak papa kok, Ma. Aku mau di sini sampai Kanata sadar.” desak Sakura.

“Biar aku pulang sama Yuuki, Ma. Biarlah nee-chan di sini menunggu Kanata-san.” Yuuri angkat bicara.

Keesokan harinya Sakura tak masuk. Sora tahu pasti saat ini Sakura sedang di rumah sakit menunggu Kanata. Tiba-tiba terlihat Daiki memasuki kelasnya.

“Eh Sora, Sakura mana? Di rumah sakit ya?”

“Iya, kamu juga tahu kan tentang Kanata.”

“Ya, aku udah menjenguk dia kemarin. Dia dalam keadaan koma. Sepertinya Sakura butuh dorongan dari sahabatnya. Nanti kamu bisa temenin dia kan. Karena aku cowok, kurasa aku gak ngerti soal begituan.”

“Ok deh tenang aja. Aku juga udah berencana mau ke rumah sakit nanti.”

“Kamu emang teman yang baik, Ya. Mau kuantar?”

“Eh gak usah kok…” “Gak papa…”

“Masalahnya aku …”

“Sora, nanti jadi kan jenguk Kanata?” tiba-tiba Hikaru menghampirinya yang sedang berbicara dengan Daiki.

“Oh, kamu pergi bareng Hikaru, Ya?” tanya Daiki, tampak kecewa.

“Iya,bareng Yabu, Kei, sama Yuuya. Kamu ikut aja sekalian” jelas Hikaru.

“Oh, domo. Kog kalian gak bilang-bilang kalo ada rencana jenguk Kanata.”

“Nih, baru mau cari kamu, ngajakin bareng. Pas ketemu di sini.”

“Ohhh... Ya uda, kita berangkat sekarang?” tanya Daiki agak salting.

“Ayo!” jawab yang lain serempak.

 

TSUZUKU (TO BE CONTINUED)

BACK

 

yamada ryosuke
chinen yuri
takaki yuya
daiki arioka
hikaru yaotome
morimoto ryutaro
keito okamoto
yabu kota
inoo kei
hey!say!JUMP
Hosted by www.Geocities.ws

1