Internet & Imagenya
Lanjutan (3)

·Persepsi  6

Sumber-sumber elektronik memicu terjadinya kolaborasi. Kelompok-kelompok berita komunikasi menggunakan e-mail untuk penyebaran pesan ke kelompok besar, dan keunggulan ini dapat memicu terjadinya kolaborasi yang lebih mudah, terlebih dengan adanya pengurangan dalam hal dana.

Sangatlah tepat apa yang dikatakan Tim Berners-Lee – penemu Web – bahwa keterbukaan Web merupakan sebuah daya tarik yang sangat kuat. Siapapun, bukan hanya dapat membaca apa yang ada di Web melainkan juga memberikan sumbangsih.. Setiap orang berada dalam kesetaraan. Ada kesempatan yang tak terbatas di dalamnya. Dunia cyberspace mengenal ekspresi  “tahun Internet”. Waktu Internet jelas lebih cepat. Tingkat kecepatan metabolisme dan  masa persiapan gagasan-gagasan baru di dalam dunia digital begitu cepat sehingga “waktu Internet” berarti kompresi waktu. Sehingga, sebagai contoh, apa yang biasanya butuh waktu sebulan sekarang dapat diperoleh dalam sehari. Pemikiran kolektif selama dua minggu di Internet terasa seperti memberikan hasil. lebih dari setahun kemajuan. Ketika pertama kali dirancang, Tim Berners-Lee barangkali belum membayangkan Web akan menjadi sedemikian dahsyat penggunaannya dan menjadi kultur global setelah celana jeans dan minuman ringan coca cola.
 Ketika pertama kali digagas, Web hanya diilhami oleh kebutuhan Lee untuk menemukan cara yang tepat membuat rujukan-rujukan dokumen dalam pekerjaannya sehari-hari sebagai peneliti. Namun, sekarang teknologi Web bukan hanya menjadi teknologi untuk membuat sebuah dokumen terhubung dengan dokumen lain. Teknologi Web pada saat ini telah menjadi alat yang tepat guna untuk memperluas jangkauan publikasi dan menjadi sebuah jembatan untuk komunikasi interaktif dengan jangkauan global.

Kemudahan dan keterbukaannyalah yang agaknya membuat teknologi Web menjad sangat populer dewasa ini. Asalkan  saja seseorang bisa memakai mouse, maka dia sudah dapat menikmati sajian di Web. Asalkan saja seseorang bisa mengerti sedikit HTML, maka dia sudah dapat mempublikasikan banyak hal ke seantero bumi. Bahkan  saat ini tidak lagi dibutuhkan pengetahuan mengenai HTML untuk mempublikasi apapun di Web sebab sudah sangat banyak software untuk membuat dokumen Web dengan cara yang mudah. ( *Penulis adalah Mahasiswa Skripsi JIP Angkatan 1996, dan Saat ini bekerja di Pusat Data Arsip LGS)

BACK TO MAIN

 Bibliografi

Sadiman, Arief S. “Dinamika Informasi Dalam Era Global”. Dr. Ir. Engkos Koswara. Ed.  Perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Bandung :  IPI Jawa Barat dan Remaja Rosdakarya, 1998.

Negroponte, Nicholas. Being Digital : menyiasati hidup dalam cengkeraman sistem komputer. Seri Alaf. Bandung : Mizan, 1998.

Negroponte,  Nicholas. Gagasan tentang milenium baru. Kompas, 6 Juni 1999. Hlm. 4. Kol. 6-9.

Negroponte, Nicholas. Peradaban Digital. Majalah Teknologi  143/Agustus 1999. Hlm. 56-57

Purbo, Onno W.. Survival Sebuah CyberCity.  Http://www.detik.com. 2000.

Suryadi MT. TCP/IP dan Internet sebagai jaringan komunikasi global : satu referensi Internet. Jakarta : Elex Media Komputindo, 1997

Vincent H. Resh.  Pandangan pengarang/editor/pemakai mengenai peralihan dari media kertas ke media elektronik.   Buletin CERFIS Vol. I/No. 1/Desember 1998

 

  1. (New) MALU BERPROFESI TIDAK MALU BERGAJI...(Lengkap)

  2. (New) PERPUSTAKAAN MAYA ...(Lengkap)

  3. IPI DIMANA KAMU???.....(Lengkap)

Hosted by www.Geocities.ws

1