ARTIKEL KHUSUS

"MALU BERPROFESI, TIDAK MALU BERGAJI"

U-turn Alumni JIP-FSUI....Apakah Ditanggapi? 

oleh. ILHAM PRISGUNANTO SOETARDI, SS  

Malu berprofesi mungkin seperti itulah kedudukan pustakawan. Bila mau jujur, sebodoh-bodohnya pustakawan lulusan JIP-FSUI itu bergaji di atas 900 ribu setiap bulan. Bahkan yang penulis tahu ada yang mencapai level 3 s/d 4 juta perbulan, walaupun masih fresh graduate. Biasanya bagi mereka yang bekerja untuk lembaga internasional ataupun perusahaan asing. Maka dari itu kemampuan berbahasa Inggris sangatlah diuji.

Dilematisnya dahulu menjadi mahasiswa dan sekarang bekerja sepertinya terbayar. Dulu malu sekali rasanya, kuliah di perpustakaan pasti dianggap jurusan 'krepe', 'gembel', dan anak-anak buangan. Meski dahulu JIP-FSUI tahun 1993 memiliki score (nilai) masuk yang sama dengan standar FHUI. Bahkan saat tahun 1992 pernah JIP-FSUI menduduki peringkat  kedua (II) di fakultas. Namun tetap aja,......apa....tuch di perpustakaan belajar ngejajarin buku? Sehingga wajar dahulu kalo ditanya...kuliah dimana?....Pasti jawabannya Jurusan Informasi atau Informatika...Ha.....lucu yaa......begitu malu dengan almamater jurusannya, karena memang tidak ada yang dibanggakan

Tidak ada yang dibanggakan....Saat ini setelah memiliki kedudukan sebagai Supervisor Library and Archives dengan gaji sangat amat lebih dari cukup dan memadai, mereka kembali kejurusan. Dengan Primordialisme u-turn atau kembali ke asalnya yang membawa 100%  kefanatismean.....khan enak....baru mereka percaya, seperti itulah. Namun sayangnya sekali....ketika proses u-turn itu dari lulusan JIP-FSUI ditanggapi dengan dingin, bahkan dianggap membahayakan kedudukan JIP-FSUI, sehingga  akhirnya semangat yang membara itu habis disapu oleh hujan sehari, yakni sikap kurang akomodatif dan dinginnya jurusan terhadap lulusan JIP-FSUI tersebut.       BACK TO MAIN

 

 

  

 

          

           

           

Hosted by www.Geocities.ws

1