Parameswara : The Journey of Sultan Malaka

 

“Tempat ini akan menjadi sebuah sejarah. Kuberi nama tempat ini menjadi KERAJAAN MALAKA”

Here we are! Previously our school had held Putri Pinang Masak which amazed most people that watched our First School Production. But recently, we have performed The Second School Production 2013 “Parameswara the Journey of Sultan Malaka. This story was inspirated by the history of Parameswara the King of Malaka’s Kingdom. We adapted the leadership skills that he has during his era. Not only about the leadership, but also we mixed it with comedy and love story between Parameswara and Zahra. Fortunately we have got a big appreciation by all the people that watch Parameswara even Ministry of Education itself

We’ve followed the success of Putri Pinang Masak.

    Yah begitulah artikel yang sudah aku buat untuk Newsletter sekolah kami (maaf kalo masih ada grammar yang salah, maklum masih belajar J ). Parameswara, sebuah teater musikal dari Sekolah kami SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy)

Sinopsis :


    Ketika perang Paregreg yang berlangsung tahun 1401 yang disebabkan pecahnya hubungan antara keluarga Wikramawardhana dan Wirabhumi, seorang pangeran bernama Parameswara beserta beberapa panglima dan prajuritnya berhasil melarikan diri. Dalam keadaan yang luka parah dan kelelahan, mereka melabuhkan kapal mereka dibumi Sriwijaya, dimana tempat Adipati Warsadhipa Wijayatunggadewa tinggal, dan mereka kemari untuk mencari perlindungan dan pertolongan .

    Sempat beberapa saat bersinggah di bumi Sriwijaya, Parameswara akhirnya mendapat wahyu dari sesosok ghaib bernama Dapunta Hyang untuk pergi ke suatu wilayah di semenanjung melayu. Berangkat dengan kapal legendarisnya Lancang Kuning, Parameswara Akhirnya tiba disebuah pulau. Disini dia bertemu dengan seorang wanita yang sempat membuat dia terkesima. Ia pun kembali melanjutkan perjalanan ke arah Pasai dan bertemu dengan sosok gadis lain beserta ayahnya yang berperan besar dalam pengislaman dirinya dan mendapatkan nama mualaf Sultan Iskandar Syah. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke arah Tumasik. Mereka pun bertemu dengan utusan Sriwijaya panglima Jairo. Namun sayang, mereka bertemu dengan perompak paling kejam disana. Semua prajurit dan panglima pun jatuh, namun Parameswara tetap berdiri dan mengacungkan Keris Sigentar Alamnya. Alhasil perompak pun berhasil dikalahkan.
               

 

Open Cbox

    Sesampainya disemenanjung, mereka langsung disambut oleh tetua adat disana yang mempunyai seorang putri yang cantik dan anggun. Dari hubungan kisah cinta Parameswara dengan putri inilah akan lahir sebuah kerajaan Islam yang kuat bernama Malaka.

Pemain-pemainnya diperankan oleh :

1.     Parameswara : Putra Abimayu

2.     Rakai Palapa : Panji Mufqi

3.     Tembang Ametung : M. Aprizal Saputra

4.     Tembang Kumala : Rizani Ihsan

5.     Panglima Jairo : Ganta

6.     Prajurit : M. Ade lokananta

7.     Adipati Warsadipa : M. Alfajri Ramadhan

8.     Istri adipati 1 : Kadek Ari Dwi Wahyuni

9.     Istri adipati 2 : Kiki Reski Amalia

10.   Putri Adipati : Flatya

11.   Zahra : Dwi Juliana

12.   Ayah Zahra : Miko Fajar Redo

13.   Aisyah : Septiana

14.   Fatimah : Fatimah

15.   Dapunta Hyang : Abdul

16.   Pengikut Dapunta Hyang : Milana

17.   Mariam : Eldya Oktiana

18.   Ayah Mariam : Arif Nurman

19.   Layla : Dian

20.   Perompak 1 : Agung Wahyudi Saputra

21.   Perompak 2 : Ragil (Saya)

22.   Perompak 3 : Wenny Fatika Sari

   

    Dengan latihan keras selama kurang dari satu bulan, kami sudah bisa mementaskan pertunjukan keren dan fantastis dari kreasi anak SMA. Semoga saja teman-teman juga bisa melakukan hal yang sama dengan apa yang kami lakukan. Selain hobi juga bisa sebagai sarana mencintai tanah air sendiri juga bukan ? Teruslah berkreasi dan pantang menyerah. Muda ! Bisa !