International News
BAGHDAD � Ribuan tentara Amerika Serikat (AS) menyisir desa-desa dan perkebunan di sebelah selatan Baghdad, kemarin. Pencarian itu guna terus mencari petunjuk hilangnya tiga personel AS yang diduga diculik oleh kelompok Al-Qaeda. Pencarian tentara AS yang hilang terus diintensifkan.
�Upaya pencarian terus dilakukan. Kami masih menggunakan seluruh aset yang kami miliki, termasuk satelit dan intelijen nasional,� kata juru bicara militer AS, Letnan Kolonel Chris Garver. Sebanyak 4.000 tentara menyisir perkebunan penduduk dan kanal. Mereka juga membentuk pos pemeriksaan di jalan-jalan utama. Sementara itu, pesawat pengintai terbang di langit Baghdad.
Pejabat lokal mengungkapkan, operasi keamanan di Kota Mahmudiyah tidak terlalu berubah drastis.Pencarian tentara hilang difokuskan pada desadesa kecil yang diduga menjadi tempat tinggal loyalis Al- Qaeda. �Pasukan AS dan Irak menyisir seluruh lahan pertanian dan perkebunan di wilayah ini,� kata Moad al-Amiri,Wali Kota Mahmudiyah. Wilayah-wilayah yang menjadi sasaran operasi penyisiran adalah di desa-desa Al-Qaraghuli, Al- Zuwaid,dan Al-Janabat di sebelah barat Mahmudiyah.
Kelompok Al-Qaeda Minggu (13/5) lalu mengklaim menewaskan lima pasukan AS dan Irak serta menangkap tiga tentara AS dalam sebuah pesan di Internet. Kelompok ini tidak memberikan bukti atas klaimnya, namun berjanji menunjukkan detailnya dalam beberapa hari ke depan. Deputi Perdana Menteri Irak Barham Saleh mengatakan, pihaknya tidak dapat mengonfirmasi kebenaran dari klaim kelompok Al-Qaeda.
�Namun, ada indikasi bahwa Al-Qaeda dan organisasi lain bertanggung jawab terhadap serangan tersebut,� katanya di CNN. Sangat jarang terjadi kelompok pengacau bersenjata berhasil menangkap personel militer AS. Bagi kelompok Al- Qaeda di Irak, menangkap tentara AS merupakan prioritas operasi mereka.
Namun, wilayah Mahmudiyah dijuluki sebagai termasuk dalam �Segi Tiga Kematian.� Pada Juni 2006, Al-Qaeda merilis pernyataan di Internet dan mengklaim pemimpin mereka, Sheikh Abu Hamza al-Muhajer, memerintahkan untuk membunuh dua tentara AS yang ditangkap. Kelompok ini menangkap kedua tentara di wilayahYusufiyah.