PUSAT STUDI IRIGASI, SUMBERDAYA AIR, LAHAN DAN PEMBANGUNAN
Universitas Andalas

The Center for Irrigation, Water Resource, Land and Development

Andalas University
[Organization]           [Activities]          [Research]          [Published Paper]             [VISI journal]         [Graduate Program in INRM]

 

PAPER PUBLISHED BY RESEARCH MEMBERS OF

PUSAT STUDI IRIGASI, SUMBERDAYA AIR, LAHAN, DAN PEMBANGUNAN (PSI-SDALP) UNIVERSITAS ANDALAS

(from 1990 to 2003)

 

PSI-SDALP (2003). “Studi tentang Pengelolaan Sumberdaya Air dan Role Sharing pada Balai Pengelolaan Sumberdaya Air Kuantan Indragiri”. kerjasama dengan BPSD Kuantan Indragiri dan Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Prop. Sumatera Barat.

 

PSI-SDALP (2003), “Kincir Air Untuk Irigasi” Arsis Ahmad; ISBN 979-95947-3-1; PSI-SDALP Unand dan Yayasan Hutanku; 2003.

 

Febriamansyah, Rudi (2003). “Institutional Development of Water Resource Management for Indragiri Sub River Basin in West Sumatra Indonesia.”  

 

Yonariza (2003). “Implementasi Pembaharuan Kebijakan Pengelolaan Irigasi dengan bantuan Luar Negeri : Sustainability Question: Observasi awal di Sumatera Barat.Indonesia.  Digital Library of Commons, Indiana University. http://dlc.dlib.indiana.edu/documents/dir0/00/00/11/68

 

Yonariza (2003). Transisi Kepemilikan lahan di Asia Tenggara abad 20. PSI-SDALP Unand – Padang

 

Yonariza (2003). Kepemilikan Sumberdaya dan Lahan di Asia Tenggara, An Annotated Bibliography. PSI-SDALP Unand – Padang

 

Febriamansyah, Rudi (2002). “Integrated Approach for Water Allocation in Small River Basin: a Case of Batang Tambo basin in West Sumatra Indonesia.” In Proceeding of Asian Regional Conference of ICID, Seoul, July 2002.

 

PSI-SDALP (2002). “Studi tentang Sosial Ekonomi Proyek Konservasi Terpadu (Taman Nasional Kerinci Seblat/ TNKS” Kerjasama dengan ICDP; 2002.

 

Endry Martius, Sigit Supadmo Arif, Wayan Windia, dan Renyasih Yudawinata ((2002), Sinopsis “Pengelolaan Sumberdaya Air (SDA) Dalam Wacana Otonomi Daerah” Jaringan Komunikasi Irigasi Indonesia (JKI-Indonesia), VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (22):107 - 118.

 

Helmi (2002). “Meningkatkan Pengelolaan Sumberdaya Air Berbasis Sungai Di Sumatera Barat: Kearah Aplikasi prinsip-prinsip Pengelolaan Sumberdaya Air Terpadu”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (23):77 - 96.

 

Yonariza (2002). “Pluralisme Hukum Pengelolaan Sumberdaya Alam Dalam Wilayah Sungai : Disetai Kasus Daerah Pengaliran Sumgai batang Anai, Sumatera Barat”, VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (23):97 - 107.Yonariza (1998). Keberadaan Sistim Matrilineal Di Dalam Ekonomi Pasar, Kasarinlan, A Philippine Quarterly Of Thirld World Studies Vol. 13 No. 3, 1998.

 

PSI-SDALP (2001). “Studi tentang Pengemvangan Sumberdaya Air pada DAS Anai Kandis: Kuranji; Kerjasama dengan Dinas Kimpraswil Prop. Sumbar; 2001

Ifdal (2001). “Menuju Diversifikasi Pertanian : Pembangunan Pertanian Setelah Revolusi Hijau dan Swasembada Pangan”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (20):119 - 131.

 

Endry Martius, Sigid Supadmo Arif dan Helmi (2000). “Hak Atas “Nilai Mamfaat” Air Dalam Konteks Evolusi Pengelolaan Sumberdaya Air”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (21):7 - 23.

 

Eri Gas Ekaputra (2000). “Perspektif Terpadu Dalam Pengelolaan Sumberdaya Air di Era Otonomi”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (16):31 - 37.

 

Endry Martius dan Sigid Supadmo Arif (2000). “Nagari dan Sistem Pengelolaan Sumberdaya Air di Sumatera Barat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (18):11 - 30.

 

Yonariza (2000). Tinjauan buku “Perubahan Peran Pemerintah dan Peran Swasta Dalam Penyediaan Layanan Pertanian”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (18):125 - 134.

 

Ifdal (2000). Tinjauan buku “Hydro Logic? Pembaharuan Dalam Pengelolaan Sumberdaya Air di Negara-Negara Maju Dengan Penggunaan Air Utama Untuk Pertanian : Pelajaran Untuk Negara-Negara Berkembang”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (19):145 - 153.

 

Sjofjan Asnawi (1999). “Kebijaksanaan Pembangunan Industri Indonesia dan Kondisi Sumberdaya Air Serta Sumberdaya Manusia”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (17):5 - 14.

 

PSI-SDALP (1999). “Studi tentang Pengelolaan Sumberdaya Air pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Ombilin” kerjasama dengan IWMI dan Departemen Pekerjaan Umum; 1999.

 

Yonariza (1998). “Degradasi Lahan Dan Kelembagaan Penguasaan Tanah : Tinjauan Teoritis dan Agenda Penelitian”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (15):71 - 83.

 

Helmi (1998). “Transisi Pengelolaan Irigasi di Indonesia”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 15 Sept 1998

 

Endry Martius (1998). Tinjauan Buku “Pertanian Padi Di Indonesia : Hidup Segan Mati Tak Boleh”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (15):129 - 146.

 

 Helmi (1998). “Memposisikan Status Air Sebagai Barang Ekonomi Di Indonesia : Isu Konstitusi, Kebijakan, dan Implementasi dalam Kerangka Memberikan Jaminan Air bagi Petani”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (14):5 - 17.

 

Endry Martius (1998). “Institusi Pengelolaan Sumberdaya Air dan Preseden Jaminan Air Bagi Petani”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (14):19 - 30.

 

Osmet (1998). “Menyamakan Akses, Merealisir Hak Petani Terhadap Air : Sebuah Kasus tentang Perubahan Metoda Alokasi Air Irigasi”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (14):71 - 92.

 

Endry Martius (1998). “Irigasi dan Kolonial di Jawa 1832 - 1942                                                  (Terjemahan Tesis Wim Ravesteijn)”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 14 (101 – 107) Maret 1998

 

Yonariza (1998). Tinjauan buku “Pembangunan Ekonomi dan Degradasi Sumberdaya Lahan”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (14):109 - 115.

 

Yonariza (1998). “Pembangunan Ekonomi dan Sistim Matrilineal,  Studi kasus Tranformasi pertanian pada Komunitas Perladangan Berpindah.Sumatera Barat. Indonesia. Sociological Abstract July 1998, International Sociological Association ( ISA ).

 

PSI-SDALP (1998). “Studi Komperatif tentang Kepemilikan Lahan di Asia Tenggara (Indonesia, Philippines, dan Tahiland); 1998.

 

Helmi (1997). “Menuju Pengelolaan Sumberdaya Air yang Bekelanjutan : Tantangan dan Agenda untuk Perubahan Kebijakan dan Birokrasi di Masa Depan”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan  No. 13 (3 - 12) 1997.

 

Endry Martius (1997). “Penyesuaian Peran Birokrasi dan Pemberdayaan Ekonomi Petani : Etika Pendayagunaan Sumberdaya Air di Indonesia”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (13):12 - 32.

 

Eri Gas Ekaputra (1997). “Upaya Meningkatkan Efisiensi Distribusi Air Irigasi : Peluang Penggunaan “Paraku” Dalam Skala yang Lebih Luas”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (13):123 - 137.

 

Yonariza (1997). “Dari Ladang Berpindah ke Usahatani Menetap : Perubahan Pola Pertanian dan Perlindungan Sumberdaya Air dan Tanah”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (13):137 - 153.

 

Osmet (1997). Tinjuan buku “Sustainabilitas Pinjaman untuk Sustainibilitas Irigasi”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (13):155 - 169.

 

Endry Martius (1996). “P3A dan Konservatisme Petani di Sumatera Barat menuju Era Paska-PIK”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (12):72 - 88.

 

PSI-SDALP (1996), “Studi tentang Pengelolaan Irigasi Berkelanjutan dan Penyesuaian Kelembagaan Organisasi Pemakai Air; kerjasama dengan Ford Foundation; 1996

 

Fuad Madarisa (1995), Tinjauan buku “Kelembagaan Berkelanjutan : Menelusuri Jalur Partisipasi”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (10):100 - 102.

 

Osmet (1995). "Institusi Untuk Efisiensi" (Fokus Perhatian). VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 10 (2 - 3) 1995

 

Sjofjan Asnawi (1995). “Perubahan-Perubahan Teknologi dan Operasional Sehubungan Dengan Transfer Pengelolaan Irigasi kepada Petani : Sebuah Studi Kasus Proyek Irigasi Pompa Sumani di Propinsi Sumatera Barat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (10): 34 - 52.

 

Endry Martius dan Osmet (1995). “Perilaku Petani dan Sustainabilitas Irigasi : Tinjauan Terhadap Irigasi-Irigasi PIK di Sumatera Barat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (10):64 - 85.

 

Helmi (1995). “Menyokong Organisasi Petani Untuk Pengelolaan Irigasi : Dari Berorientasi Operasi dan Pemeliharaan menuju Beriorientasi Bisnis”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (10):54 - 63.

 

Helmi (1995). “Irrigation Management in Transition : Strengthening the Role of Water Users, Association (WUA) in Indonesia”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (11):70 - 86.

 

Sjofjan Asnawi dan R.T. Shand (1995). “Dampak Ekonomi Pembangunan Irigasi”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 11 (5) 1995.Mochtar Naim (1992). “Pengembangan Irigasi Rakyat Pasca Pengembalian : Pendekatan Sosial-Budaya Secara Terpadu”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (6):24 – 31.

 

Osmet (1994). "Pengelolaan Irigasi Dan Perubahan Desa” (Fokus Perhatian). VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan No. 9 (2 - 3) 1994.

 

Osmet (1994). “OLD ASSUMPTIONS AND PRESENT REALITIES: Changes in the Management of Iffigation Systems in a Minangkabau Nagari. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 9 (5 - 33) 1994.

 

Helmi (1994). “Dari Pengelolaan Kolektif Ke Sistem Kontrak: Geliat petani Merespon Perubahan Lingkungan Pengelolaan Irigasi Kecil di Sumatera Barat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 9 (35 - 48) 1994.

 

Sjofjan Asnawi (1994). “Field Irrigation Water Management Performance A Case in West Sumatra, Indonesia”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 9 (51 - 59) 1994

 

Syaiful & Djaswir Zein (1994). “Pembangunan Irigasi Desa Dengan Memamfaatkan Dana Bangdes : Studi Kasus di Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 9 (61 - 74) 1994

 

Eri Gas Ekaputra (1994). “Pengembangan Irigasi Pompa di Lombok Nusa Tenggara Barat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (10):64 - 85.

 

Rudi Febriamansyah (1994). "Optimisme Perekayasaan Kelembagaan"                         (Tinjauan Buku). VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (10):64 - 85.

Ira Wahyuni (1993). “Partisipasi Dalam Rehabilitasi irigasi Kecil : Suatu Kasus di Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (8):67 - 74.

 

Osmet (1993). Tinjauan buku “Membentuk Kelembagaan irigasi : Kerja yang Tak Kunjung Selesai”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (8):99 - 106.

 

Helmi (1992). “Aspek Kelembagaan dalam Keberlanjutan Sistem Irigasi (Fokus Perhatian)”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 6 Feb 1992

 

Helmi (1992). “Perspektif Sosioteknik Dalam Pembangunan Irigasi Kecil”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (6):13 - 23.

 

Endry Martius (1992). “ Pengerahan Sumberdaya Untuk Irigasi Kecil : Konteks Keterlibatan Pemerintah dalam Pengembangan Irigasi Rakyat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan No. 6 Feb 1992

 

Helmi dan Ujjwal Pradhan (1992). “Kebijaksanaan Negara dan Mobilisasi Sumberdaya Lokal Dalam Irigasi : Kasus Nepal dan Relevansinya untuk Indonesia”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (6):81 - 105.

 

Sjofjan Asnawi (1992). “Irrigation Water and Demand, for Fertilizer”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (6):119 - 129.

 

Elkandar Madjan (1992). “Partisipasi Petani Dalam Proyek Pembangunan : Kasus Pencetakan Sawah Baru di Propinsi Bengkulu dan Lampung”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (7): 96 - 109.

 

Zainul Daulay dan Ilhamdi Taufik (1991). “Konsep Hak Atas Air Irigasi : Suatu Tinjauan Awal”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):14 - 20.

 

Sjofjan Asnawi (1991). “Kebijaksanaan Pencetakan Sawah Baru Untuk Pelestarian Swasembada Beras”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):21 - 31.

 

Helmi (1991). “Pengerahan Sumberdaya Lokal Dalam Pembangunan Irigasi : Sebuah Agenda Pembangunan Irigasi Masa Depan”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):33.

 

Rudi Febriamansyah (1991). “Studi Tentang Mekanisme Pemberian Bantuan Kepada Irigasi Desa Di Propinsi Sumatera Barat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):34 - 35.

 

Osmet (1991). “Program Pemberian bantuan Dana Penelitian PSI-Unand”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):36.

 

Fuad Madarisa (1991). “Metodologi Penelitian Untuk Perencanaan Dan Pementauan”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):37.

 

Yuniswan (1991). “Pembuluh : Sebuah Alat Pengairan Tradisional”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):37 - 38.

 

Fuad Madarisa (1991). Tinjauan Buku “Kearifan Ekologis Petani yang Perlu Dikukuhkan”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5): 39 - 40.

 

Zainul Daulay dan Ilhamdi Taufik (1991). “Konsep Hak Atas Air Irigasi : Suatu Tinjauan Awal”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):14 - 20.

 

Sjofjan Asnawi (1991). “Kebijaksanaan Pencetakan Sawah Baru Untuk Pelestarian Swasembada Beras”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5): 21 - 31.

 

Helmi (1991). “Pengerahan Sumberdaya Lokal Dalam Pembangunan Irigasi : Sebuah Agenda Pembangunan Irigasi Masa Depan”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5): 33.

 

Rudi Febriamansyah (1991). “Studi Tentang Mekanisme Pemberian Bantuan Kepada Irigasi Desa Di Propinsi Sumatera Barat”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5): 34 - 35.

 

Osmet (1991). “Program Pemberian bantuan Dana Penelitian PSI-Unand”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):36.

 

Fuad Madarisa (1991). “Metodologi Penelitian Untuk Perencanaan Dan Pementauan”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):37.

 

Yuniswan (1991). “Pembuluh : Sebuah Alat Pengairan Tradisional”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):37 - 38.

 

Fuad Madarisa (1991). Tinjauan Buku “Kearifan Ekologis Petani yang Perlu Dikukuhkan”. VISI Irigasi, Sumberdaya Air, Lahan dan Pembangunan (5):39 - 40.

 

Sjofjan Asnawi (1990). “Iuran Pelayanan Irigasi (IPI) : Permasalahan dan Gagasan Pemecahannya”. Makalah Network PSI Unand (1):1 – 11

 

Helmi dan John S. Ambler (1990). “Pengembangan Irigasi Kecil Dalam Konteks Wilayah Sungai : Pengalaman Sumatera Barat dan Bali”. Makalah Network PSI Unand (4):1 – 22

Hosted by www.Geocities.ws

1