|    Home    |    Contact Us    |   
 
 
 

Pusat Kajian Transformasi Sosial

 

Latar Belakang

PsaTS (Pusat Kajian Transformasi Sosial) Universitas Airlangga adalah lembaga independen berbasis akademik yang konsern terhadap transformasi sosial di Indonesia.
Transformasi sosial berarti perubahan bentuk secara struktural (kelembagaan dan sistem) dan kultural dalam kehidupan masyarakat. Pada teori-teori modernitas transformasi sosial merupakan usaha perubahan struktural dan kultural melalui program pembangunan yang dilaksanakan dengan prosedur-prosedur teknis, kontrol, dan blue print .. Transformasi sosial dalam pengertian ini telah digunakan oleh pemerintahan Orba (Orde Baru) selama hampir 32 tahun. Pemerintahan Orba melalui ideologi pembangunan melakukan transformasi sosial di seluruh aspek kehidupan masyarakat, yaitu melakukan perubahan struktur dan kultur di daerah-daerah dengansistem yang dirumuskan oleh teori modernisasi. Apa dampak dari transformasi sosial model ini?
Berbagai fenomena sosial, seperti konflik kekerasan, kinerja pemerintahan yang bersifat teknis non komunikatif, korupsi, lemahnya partisipasi publik dalam pembangunan sampai persoalan fundamentalisme agama menunjukkan gagalnya transformasi sosial yang selama ini telah dilaksanakan oleh pemerintah Orba dan beberapa pihak terkait.
Terdapat beberapa isu penting yang menjadi bagian dari transformasi sosial, yaitu korupsi dan good governance , konflik dan perdamaian, globalisasi, pembangunan daerah dan partisipasi publik, serta agama dan transisi demokrasi. Transformasi sosial pada masalah korupsi dan good governance seharusnya menciptakan struktur dan kultur yang mampu menekan (meniadakan) korupsi dan profesionalitas dari kinerja aparatur pemerintahan. Pada isu konflik dan perdamaian transformasi sosial harus mencapai suatu sistem yang arif yang memungkinkan terciptanya masyarakat nir kekerasan. Transformasi sosial dalam globlisasi berkaitan dengan kemampuan masyarakat, swasta, dan negara menciptakan mekanisme antisipasi dan pemecahan masalah di era global. Pembangunan daerah dan partisipasi publik menekankan pentingnya suatu sistem pelaksanaan kebijakan mengenai pembangunan yang bersifat dialogal, efektif dan menciptakan keadilan dan kesejahteraan. Sedangkan transformasi sosial dalam isu agama dan transisi demokrasi diharapkhan terbangunnya struktur politik yang aspiratif bagi kepentingan-kepentingan termasuk dari agama dan kesadaran partisipasi yang demokratis.
Sebagai upaya menjawab persoalan-persoalan tersebut di atas dan terumuskannya strategi transformasi sosial yang efektif dan kritis maka penting dilakukan aktivitas-aktivitas yang menunjang. Aktivitas-aktivitas tersebut berupa kerja-kerja penelitian, workshop (lokakarya), pelatihan, fasilitasi, pendampingan, konsultasi dan penyebaran informasi (publikasi).

Tujuan

PsaTS Unair bertujuan: • Melakukan pengkajian secara kritis transformasi sosial yang telah dijalankan di Indonesia dan memberikan alternatif dan strategi transformasi sosial baru. • Memberikan peluang baru terhadap isu-isu yang mengemuka saat ini, seperti korupsi dan good governance , resolusi konflik dan perdamaian, globalisasi, pembangunan daerah dan partisipasi publik, serta agama dan transisi demokrasi dalam suatu pengkajian kritis dan usaha penyelesaian secara demokratis dan adil. • Pengembangan jaringan kerja intelektual dan aktivis demokrasi pada level lokal, nasional maupun internasional dalam isu-isu transformasi sosial.

Visi & Misi

Visi: PsaTS Unair Surabaya adalah suatu lembaga independen berbasis akademik yang concern terhadap strategi transformasi sosial yang akan menciptakan keadilan, kesejahteraan dan demokratisasi.

Misi: PsaTS Unair mengupayakan peran yang signifikan terhadap transformasi sosial berkaitan dengan korupsi dan good governance , konflik dan perdamaian, globalisasi, pembangunan daerah dan partisipasi publik, serta agama dan transisi demokrasi. Usaha ini akan dilaksanakan dengan terus mengadakan program-program pada level lokal, nasional dan regional melalui usaha mandiri maupun kerjasama antar lembaga akademik dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).


 
Copyright © 2006 PsaTS UNAIR
Hosted by www.Geocities.ws

1