awal Juli - akhir Agustus
2003
KKN Kuliah Kerja nyata, sebuah kewajiban bagi mahasiswa UGM...
Pengabdian pada Masyarakat
Mengamalkan tridharma Universitas...
UGM adalah founding father KKN... Ya
gimana lagi. itu adalah jargon-jargon yang berulang kali diucapkan
ma dosen2 senior menanggapi KKN. Mau ga mau mahasiswa harus ikut
KKN, jangankan saya yang Ilmu Komputer. Mahasiswa Teknik Nuklir
Sekalipun yang ilmunya sama sekali ga nyambung (mungkin....) harus
mau ikutan KKN
Saya termasuk orang2 yang terlalu dini pergi
KKN, umumnya rekan2 saya diKKN adalah mahasiswa angkatan 99 bahkan
ada yang 98.97 hingga 96. Masih setia dengan kampusnya
Kacaunya waktu itu saya terpilih (baca :dengan
undian) sebagai kordinator mahasiswa Unit, Sebutkan kerennya Kormanit.
Bagi sebagian orang ini adalah tumbal, meski beberapa langsung menyalami
karena adalah jaminan bagi kormanit untuk memperoleh nilai A.. bayangkan
sodara2 selama 2 bulan didesa, dengan biaya yang ga sedikit... dijamin
dapat nilai A
Saya sangat senang sekali waktu itu..
dengan amanah ini... hanya saja saya tidak tahu bahwa dibelakang
saya ternyata bahaya yang mengancam lebih besar dari yang saya bayangkan.
Tugas Kormanit
Idealnya seorang kormanit adalah orang yang 'dituakan' dalam artinya
yang sebenarnya. Kenapa engga, dilapangan seperti itu, manakala
interaksi dengan masyarakat yang heterogen, plural dengan wawasan
yang agak terbatas kalo boleh dibilang. Munculnya konflik adalah
sesuatu hal yang tidak bisa dihindari.
Penyesuaian antar teman yang berbeda pendapat
seringkali menimbulkan masalah yang tidak kecil. Saat seperti itu
tidaklah penting siapa yang benar ataupun siapa yang salah. yang
lebih penting adalah siapa yang mampu menangani masalah ini. cukup
dipandang.
Sayangnya saya bukan orang yang tua. Apalagi
dengan latar belakang eksakta, Banyak rekan2 dari fakultas non eksak
yang memandang remeh. Cap anak MIPA yang kaku dan ga' gaul adalah
sarapan rutin setiap pertemuan Unit.
Oiya.. koordinator unit, KORMANIT bisa dibilang
pimpinan yang tertinggi langsung berkoordinasi dengan dosen dan
membawahi 4 Desa sekaligus. Ditempat saya Sukoharjo, Kormanit memegang
kurang lebih 10.000 penduduk dengan 30 orang mahasiwa yang lokasi
antar desanya kurang lebih 3 Km. Belum ditambah lokasi dan medan
yang ditempuh
Memang lokasi saya diSukoharjo jauh lebih
baik dari lokasi teman2 yang laen seperti diBantul dimana untuk
air saja harus membeli setiap harinya. Kecamatan Bulu merupakan
daerah yang dilalui aliran irigasi dari waduk Gadjah Mungkur.
Dimana modernisasi telah masuk, dengan diawali banyaknya penduduk
desa yang merantau dikota besar, baik menjadi penjual baso dan penjual
jamu
Ini memberikan keunikan tersendiri bagi desa
ini, banyaknya permasalah akibat dampak urbanisasi penduduk adalah
persoalan yang kami kurang peka untuk menanganinya sejak awal.
Konflik
Manajemen Konflik adalah hal terpenting selama pelaksanaan KKN,
umumnya peserta KKN akan sangat sibuk sekali dengan pekerjaannya
masing - masing. KKN adalah program INDIVIDUAL dalam kerangka KELOMPOK,
jadi tidak hanya perlu kerjasama tapi juga toleransi antara sesama
peserta KKN
Gimana engga, suatu hari kita melihat program
yang menurut kita menarik dan bisa kita handle, misalnya ngasi pelajaran
keterampilan diSD, tiba2 teman kita dengan tak kalah bersemangatnya,
mungkin beda sepersekian sekon bilang "wah ini program
gue, bagus ni..." mau ga mau kita harus ngeloby or malah ngiklasin
ma dia
Nah teorinya itu bisa diatasi, tapi namanya
kondisi dilapangan yang serba ga nentu, ya namanya ribut gara2 masalah
sapu or sendal bisa jadi masalah besar.
Unlock ur Potential
Ini adalah hal yang ga kalah menariknya. KKN itu tempat buat mengoptimalkan
potensi yang kita punya. Lah iya, coba aja kita hidup berdelapan
orang, kalo ada satu orang yang pendiam, dia bakalan jadi bulan2an...
mana lagi hiburan yang bisa didapet, mudah, murah, menyenangkan
selain ngerjain orang.
Hebatnya banyak yang bener bersyukur, dengan
KKN ini dia bisa belajar banyak, dari yang pendiam jadi rame...
dari yang rame jadi lebih rame. Belajar banyak gimana tentang MENGHARGA
back
to top - back
to home |