Presiden pengganti Soeharto ini masa pemerintahannya sangat singkat, yaitu sekitar setahun saja. Namun, dalam sejarah perombakan kabinet di Indonesia, berbeda dengan presiden sebelumnya masa kepemimpinan Habibie mampu memberikan kesempatan tumbuhnya kembali keterlibatan partai politik di pemerintahan. Secara umum, corak Kabinet Reformasi Pembangunan ini tidak berbeda jauh dengan Kabinet Pembangunan pimpinan Soeharto. Jumlah jabatan menteri yang tersedia adalah 34 jabatan. Hanya saja, selain berlatar belakang Golkar dan militer, menteri-menteri yang duduk di kabinet juga terdiri dari kalangan profesional dan partai politik ( PPP dan PDI).
Dalam berbagai kebijakannya, selain dalam corak kabinetnya banyak perubahan yang dilakukan oleh pemerintahan Habibie. Di era ini kebebasan berpolitik mulai didengung-dengungkan.