Terminal    Musik    Indonesia
Membawa : Info Seputar Prosedur " Check-in " Garuda
Anda yang pernah melakukan perjalanan via udara tentu sudah tak asing lagi mendengar istilah check-in. Hal itu karena semua calon penumpang pesawat terbang memang wajib melewati prosedur ini sebelum kebrangkatan. Tujuan check-in adalah untuk memastikan jadi-tidaknya seseorang " terbang " pada jam keberangkatan tertentu.
Apa saja mesti diperhatikan calon penumpang pesawat terbang seputar masalah check-in ini?. Jawabnya cukup banyak. Pada penerbangan Garuda, misalnya, calon penumpang yang telah melakukan reservasi atau pembukuan ( mempunyai kepastian tempat duduk ) serta  telah memiliki tiket, diberikan kesempatan melakukan check-in di bandara udara paling lambat 30 menit sebelum kebrangkatan untuk calon penumpang rute domestik, dan paling lambat 60 menit sebelum kebrangkatan bagi calon penumpang rute Internasional.

Setelah itu, Garuda akan membuka kesempatan bagi calon penumpang yang datang ke bandara, namun belum melakukan reservasi dan belum memiliki tiket ( go-show passenger ) . Itulah sebabnya bagi penumpang yang telah mempunyai pembukuan pasti dan telah membeli  tiket, diharapkan dapat mengatur waktu  perjalanan menuju bandara secepat mungkin, agar tidak terlambat melakukan check-in. Demi kenyamanan calon penumpang, Garuda telah menetapkan standarisasi untuk proses check-in. Misalnya saja proses check-in di depan counter maksimal 3 menit. selain itu, diupayakan agar lama setiap penumpang mengantri  tidak lebih dari 15 menit. Khusus untuk calon penumpang kelas bisnis, memang ada sedikit perbedaan dalam melakukan check-in, antara lain tersedianya counter khusus. Selain tiket bisnis, mereka yang menjadi anggota Garuda Frequent Flyer ( GFF) dan New Executive Plus (New EC Plus) juga akan ditangani secara khusus dalam hal check-in.

Mengingat check-in merupakan prosedur wajib yang menentukan kelancaran penerbangan, maka sebaiknya para calon penumpang selalu mempersiapkan segala keperluan sebelum berangkat ke bandara. Ada banyak hal yang perlu Anda persiapkan, sepeti tiket, paspor, KTP, serta barang bawaan dan dokumen-dokumen perjalanan lainnya. Khusus calon penumpang rute Internasional, diingatkan untuk mengisi dokumen keimigrasian serta mendatangi counter imigrasi di bandara guna pencekan dokumen. Periksalah barang-barang yang akan dibawa dan sesuaikan sebisa mungkin penempatan barang dalam bagasi sesuai dengan ketentuan bagasi pesawat. Demi keamanan, barang-barang berharga misalnya, obat, perhiasan, dokumen, uang dan lain-lain sebaiknya tidak dimasukan dalam tas/kopor yang hendak ditempatkan dalam bagasi pesawat. Penempatan barang-barang berharga ini sebaiknya dalam tas yang dibawa oleh penumpang sendiri.

Selain itu, Anda dianjurkan tidak membawa barang-barang yang tergolong bahaya ( dangerous goods), seperti, pistol, pisau, pedang, maupun replikanya. Kalaupun Anda membawa baran tersebut, Anda wajib memberitahukan kepada petugas Garuda untuk ditempatkan dalam boks khusus atau masuk bagasi.
Anda juga perlu mempersiapkan barang-barang yang akan ditempatkan di ruang kabin dalam satu tempat, sebab ada ketentuan khusus. Barang-barang yang Anda bawa tersebut beratnya tidak boleh melebihi 7kg, dengan panjang maksimal 115 cm dan tidak lebih dari satu buah.
Selain itu, diingatkan pula agar calon penumpang yang membawa kereta bayi (buggy) atau kursi roda hanya diperbolehkan menggunakannya sampai boarding gate, lalu-sebagaimana bagasi-barang tersebut dimasukkan ke komartemen kargo.

Aturan -aturan tersebut dibuat demi keselamatan penerbangan. Jika ada banyak barang kabin misalnya, tentu akan menghalangi jalan penumpang lain dan awak pesawat. Apalagi kalau terdapat barang-barang berbahaya yang bisa saja disalahgunakan. Atas dasar keselamatan pula, maka para penumpang dianjurkan untuk menyimak informasi yang diberikan petugas Garuda sebelum kebrangkatan.
Barangkali belum banyak calon penumpang yang mengetahui bahwa check-in tidak hanya bisa dilakukan di bandara, tapi juga bisa dilaksanakan seluruh kantor penjualan/perwakilan Garuda domestik dan Singapura. Layanan ini disebut city check-in, yang dilakukan paling cepat satu hari sebelum kebrangkatan. Untuk penerbangan domestik, silakan Anda melakukan city check-in di kantor penjualan/perwakilan Garuda Domestik yang terdapat di 21 kota ( di Jakarta ada 11 lokasi). City chek-in ditujukan untuk lebih memberi kemudahan bagi calon penumpang, terutama bagi orang-orang yang pergi tanpa membawa bagasi. Jika Anda termasuk golongan ini, Anda bisa melakukan city check-in, sehingga di bandara Anda tinggal membayar airport tax sebentar, lalu bisa langsung  " terbang". Sedangkan bagi penumpang berbagasi tetap harus melalui prosedur bagasi di bandara.

Saat ini, untuk kebrangkatan dari Jakarta, Surabaya atau Den Pasar, calon penumpang Garuda dimungkinkan untuk membeli tiket di bandara dan langsung check-in, melalui layanan GA Express. Pada layanan ini Garuda menyediakan 18 tempat duduk kelas ekonomi untuk setiap penerbangan GA Express, bagi mereka yang tidak sempat melakukan reservasi, namun ingin langsung ke bandara serta membeli tiket di counter Garuda yang tersedia di Bandara. Saat ini GA Express memiliki 12 kali penerbangan rute Jakarta- Surabaya (PP) dan 5 kali penerbangan rute Jakarta- Denpasar (pp).
Sekian informasi untuk Anda yang saya dapatkan dari koran Kompas tentang perjalanan Anda bersama Garuda, semoga informasi ini cukup jelas untuk Anda dan kita mengucapkan " Selamat Jalan ".
Per 1 Mei Garuda Berlakukan Harga Tiket Fleksibel
Hosted by www.Geocities.ws

1