© Mapalastieyo "MUSHROOM" UKM Penjelajah Alam Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi "Yogyakarta"
Sekretariat : Jl. Glagahsari No. 63 Yogyakarta . Indonesia . Telp: (0274)373955
E-Mail : [email protected] . Website : www.geocities.com/mushroomyogya
home | agenda | berita | kontak | pernik | azimuth | perjalanan | unek-unek

Laporan Perjalanan Mushroom
 

PROSEDUR PENDAKIAN

Mendaki gunung adalah suatu olah raga keras yang membutuhkan ketrampilan, kecerdasan, kekuatan serta daya juang yang tinggi. Bahaya dan tantangan seakan merupakan daya tarik tersendiri, pada hakekatnya bahaya dan tantangan ini untuk menguji kemampuan diri bersekutu dengan alam. Keberhasilan suatu pendakian berarti keunggulan terhadap rasa takut dan kemenangan terhadap perjuangan melawan diri sendiri.

Untuk menjadi seorang pendaki yang baik diperlukan beberapa persyaratan antara lain :

  • Sikap mental
    Seorang pendaki gunung harus tabah dalam menghadapi kesulitan dan tantangan di alam bebas. Tidak mudah putus asa dan berani, berani dalam arti sanggup menghadapi tantangan dan mengatasinya dengan kebijaksanaan serta berani mengakui keterbatasan kemampuan yang dimilikinya.
  • Pengetahuan dan ketrampilan hidup di alam bebas.
  • Kondisi fisik yang memadai
  • Etika

Harus kita sadari sepenuhnya bahwa seorang pendaki gunung adalah bagian dari masyarakat yang memiliki kaidah - kaidah dan hukum - hukum yang berlaku harus dipegang teguh.

Agar menjadi petualang yang baik kita harus mengetahui peralatan yang harus dibawa dan dipakai, sehingga tidak akan membawa peralatan yang tidak berguna dalam kondisi daerah petualangan. Disini kita harus merencanakan segala sesuatunya masak - masak dan seandainya rencana yang kita buat meleset harus kita hadapi dengan lapang dada tanpa saling menyalahkan, yang pasti apapun yang terjadi harus kita hadapi dengan pikiran dingin.

Perlengkapan
Adapun perlengkapan - perlengkapannya adalah sebagai berikut :

  • Perlengkapan pribadi
    Yang termasuk peralatan ini seperti perlengkapan MCK, alat tulis, P3K pribadi, alat survival pribadi
  • Perlengkapan jalan
    Yang termasuk kretria ini adalah ransel, senter, jas hujan, sarung tangan, verples ( tempat minum ), topi rimba, golok tebas, dan kompas.
  • Perlengkapan masak
    Yang termasuk jenis ini seperti korek api, jirigen, alat bantu masak ( kompor dan nesting ), bahan bakar ( spirtus, minyak tanah, parafin, gas ), alat bantu makan dan minum.
  • Perlengkapan tidur
    Jenis ini antara lain pakaian tidur ( baju training ), kaus kaki panjang, matras, sleeping bag dan tenda.

Packing
Dalam hal pengepakan kita lihat dulu disain ransel yang kita bawa, berprame atau tidak, untuk itu kita perlu mengetahui kegunaan masing-masing ransel :

Ransel Ber-Frame
Kebaikan
  • dapat meletakkan bobot beban lebih tinggi dan dekat pinggang
  • dapat membagi keseimbangan dengan cara mengikatkan tali dipinggang
  • meringankan beban dan muatan banyak
    Kekurangan
  • kurang enak dipakai untuk hutan rintisan
  • tidak bisa dibawa lari

    Ransel Tanpa Frame
    Kebaikan
  • enak dibawa masuk hutan rintisan
  • dapat dibawa lari
  • muatan tergantung beban
    Kekurangan
  • muatan beban terbatas
  • keseimbanagn beban berkurang
  • pengepakan kurang baik menyebabkan ransel mudah merosot

    Cara Packing
  • kelompokkan barang menjadi beberapa bagian
  • setelah dikelompokkan masukkan tas plastik
  • simpan barang yang ringan dibagian bawah
  • letakkan barang-barang kecil dikantung ransel
  • simpan  barang  yang  sering dipakai  ditempat  yang  mudah dijangkau

    Perbekalan
    Selain perlengkapan tersebut di atas, hal lain yang perlu dipersiapkan adalah perbekalan, bebe-rapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih perbekalan adalah :

    • Lamanya perjalanan
    • Akivitas yag dilakukan
    • Keadaan medan yang dihadapi

    Sehubungan dengan hal di atas, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan ;

    • Kalorinya ( sampai dengan 2.500 kalori )
    • Tahan lama
    • Makanan siap pakai ( instant )
    • Hemat air dan bahan bakar
    • Ringan, murah dan mudah didapat.

    Sekarang sebelum berangkat ada baiknya para pendaki melaporkan diri ke instansi terkait, minimal ke basecamp pendakian yang ada.

     

  • ANALISA DAN LAPORAN PERJALANAN

    Sebagai bahan acuan dan sumber informasi bagi kegiatan-kegiatan berikutnya sangat perlu sekali dibuat suatu laporan perjalanan dalam setiap kali mengadakan sebuah kegiatan petualangan baik yang bersifat pribadi maupun bersifat program kerja.
    Adapun format dari sebuah catatan/laporan perjalanan adalah sebagai berikut:

    1. Judul laporan
      • Pelantikan laporan
      • Pendakian 5 orang di Jateng sebagai persyaratan anggota

    2. Tujuan pendakian
      • Pantai Sadeng - pantai Baron
      • Gunung-gunung dengan ketinggian diatas l.500 Mdpl

    3. Waktu pelaksanaan
    4. Sejarah lokasi
      • Dipercaya sebagai tempat peninggalan Brawijaya V
      • Dipercaya sebagai tempat peninggalan Suyakencana IV

    5. Maksud dan tujuan
      • Menambah jam terbang
      • Latihan IMPK dan survival
      • Pelantikan anggota

    6. Perijinan
      1. Tujuan
        • Kadus Tlogo Dlingo
        • Kades Gondosuli
        • Tripika Tawangmangu
      2. Asal
        • STIE Yogyakarta
        • Kades Umbulharjo
        • Kapolresta Yogyakarta
        • Dll

    7. Transportasi
      • Bus
      • Colt

    8. Larangan-larangan
      1. Pemerintah
        • Dilarang membuat api
        • Dilarang potong kompas
      2. Alam
        • Tanah longsor
        • Badai
      3. Adat
        • Tidak boleh kencing sembarangan
        • Tidak boleh memakai warna hijau Gadung
        • Tidak boleh berkata-kata kotor

    9. Peralatan dan perbekalan

      Nama Merek Warna Ukuran Jumlah
               
               
               

    10. Personil

      Nama Angkatan Tugas
           
           
           

    11. Route yang ditempuh
      • Cibodas - Gunung Putri - Tanah Merah - Buntut Lutung -  Simpangmlebar - Alun-alun Timur - Alun-alun Barat - Puncak Gunung Gede - Kandang Badak - Kandang Batu - Air panas - Pemandangan - Rawa denok/panyacangan - l/3 Cibereum - Telaga Biru - Cibodas

    12. Anggaran
      • Pemasukan
      • Pengeluaran

    13. Dokumentasi dan observasi
      • Kebudayaan : Tari, kerajinan dsb
      • Ekonomi : Mata pencaharian, makanan dll
      • Sosial : Kekerabatan, pemerintahan adat dll
      • Pemukiman : asal fungsi dl
      • Religius : Kepercayaan, upacara keagamaan dll
      • Flora : Hutan bambu, pinus dll
      • Fauna : babi hutan, ayam hutan dll
      • Pemandangan : air terjun, kawah dll
      • Bahasa : Jawa, Indonesia dll

    14. Catatan harian
      • Setiap personil wajib membuat catatan harian sendiri-sendiri yang kemudian dilampirkan pada laporan perjalanan.

    Sejarah Mushroom | Pernik - Pernik | Agenda Mushroom | Berita Mushroom | Bulletin Mushroom Azimuth | Laporan Perjalanan | Kontak dengan Anak Mushroom | Unek-Unek


    Copyright © 1999 WebSite Development by Mushroom™

    Hosted by www.Geocities.ws

    1