Kilas
Balik
Koor: A Capella
Rutin tiap Jumat, jam 7.45 pm
�Give thanks with the grateful heart..... Give thanks to the Holy One....
Give thanks...�
suara merdu a capella melantun dari Choir Room, Parish Center, gereja
St. Bernadette Jumat malam lalu. Begitu masuk..... ee.... ternyata itu suara
dari sebuah tape recorder........ kirain.... hehehe......
Emang sih, akhir-akhir ini mudikans sedang giat berlatih a capella di bawah
asuhan maestro kita, Dicky. Agak-agak susah juga sih, tantangan buat
mudikans...... sangking semangatnya sampai ada yang tenggorokan jadi
serak-serak......(jadi bagus kan? Serak-serak basah...hehehe)
Alhasil lagu-lagu biasa jadi serasa gampang. Buktinya Tuhan Kasihanilah
Kami, Kemuliaan, Kudus, Anak Domba Allah bisa dibabat habis dalam sekali
latihan.
Gebrakan lain lagi, mudikans bakal ngadain misa �unplug�. Keren gak?
Musik utamanya gitar dengan dibacking piano serta kecek-an (basa indonya
apa ya.. ).
BRAVO KOOR MUDIKA........giat berlatih dan tetap semangat......
Oleh-oleh dari Roma
Minggu, 3 September 2000
Beruntung kita-kita kedatangan teman-teman yang baik yang mau membagikan
pengalaman mereka sewaktu ikut World Youth Day di Roma, Italia. Banyak
pengalaman mengesankan yang diceritakan oleh Rika, Yovita dan Edo. Bertemu
dengan para muda-mudi seiman di seluruh dunia memang peristiwa yang langka.
Rika, Yovita dan Edo membagikan perasaan mereka yang tambah semangat dan
rasa kebersatuan dengan umat Katolik. �Tidak terceritakan�, begitulah kira-kira
ungkapan untuk menggambarkan betapa pengalaman itu sungguh luar biasa.
World Youth Day tidak hanya sebuah tempat pertemuan, tetapi juga untuk
berziarah ke tempat-tempat suci. �Roma adalah pusat agama Katolik� begitu
Edo bercerita. �Di sana kita bisa mengetahui sejarah perkembangan Gereja
Katolik dari awal hingga saat ini. Ada juga hasil-hasil karya seni tinggi.�
Selain mendengar cerita, kita-kita juga sharing tentang pesan-pesan
Bapa Suci kepada kaum muda. Bapa Suci ternyata cukup memberi perhatian
kepada kita, kaum muda. Bahkan seperti yang diceritakan Edo, Bapa suci
sempat bilang bahwa ketika beliau ada di tengah-tengah para muda, beliau
serasa menjadi muda kembali. Maksudnya adalah mempunyai semangat yang
menggebu-gebu, semangat untuk terus maju dan berkembang dalam mewartakan
Injil dan Kasih kepada umat manusia.
Tidak lupa juga, Rika dan Yovita mengajarkan lagu Jubilee 2000 bersama
dengan gerakan-gerakannya. Top banget deh...... lagunya bagus dan gerakannya
oke juga. Tapi yang lebih penting adalah isi lagunya bagus sekali. Kalau
pengen tahu syairnya, bisa dilihat di e-bulletin edisi
Juli 2000 yang lalu.
Untuk selanjutnya..... bagi yang pengen ikutan World Youth Day mendatang,
mendingan nabung deh, biar nggak nyesel....... rencananya sih di Toronto,
Kanada. Tunggu kabar-kabar berikutnya dari mudika, pasti ada deh......
sukur-sukur kalo ada bantuan dana..... hehehe
Minggu yummy bersama Moerti
Minggu, 10 September 2000
Nyam....nyammm...nyammm........rupanya mulut ini nggak mau berhenti
deh mengunyah, sambil badan tidak boleh lebih jauh dari jangkauan tangan
meraih ke....... (apa hayoo..?)
Siapa coba yang tidak tergoda oleh rasa lezat martabak bikinan Moerti
itu. Seperti biasa setelah misa bahasa Indo, selalu ada ramah-tamah. Dan
waktu itu giliran mudika yang musti mempersiapkan masakannya. Nah..... Moerti
mulai mengeluarkan senjata andalannya berupa wajan, sotil dan berbagai
peralatan dapur rumahnya. Bersama pasukannya dia membantai habis kentang,
telur, bawang dan bala-balanya menjadi santapan nan aduhai. Diam-diam mudikans
ini penuh dengan koki-koki andalan rupanya.
Kapan dong masak-masak lagi...... lidah dan perut daku sudah menanti
lho..... hehehehe
Pertandingan Persahabatan Antar Gereja Berbahasa Indonesia
di Singapura
Sabtu, 16 September 2000
Reportase dari lapangan olah raga NIE tampaknya sudah diwakili oleh ucapan
terima kasih dari Bung Heri selaku Koordinator Kegiatan Olahraga Mudika di
bawah ini. Peserta yang ikut pertandingan persabatan ini terdiri dari beberapa
gereja, di antaranya Mudika KKIS (Katolik), Orchard Presbyterian Church, HKBP,
MRI, GDPI, Bethany, dsb.
Ya udah simak terus.... dan jangan lupa tetap olah raga biar badan sehat.....
ingat pesan leluhur kita, Mens sana in corpore sano........ citius, altius,
fortius.
-----------------------------------------------------------------------------
Hi mudikans,
Terima kasih banyak ya atas partisipasinya dalam memeriahkan pertandingan
persahabatan tadi sepanjang siang sampai malam. Tahu deh kalian-kalian
pastinya padha banyak kesibukan dan kegiatan lain, tapi nyatanya masih
tetap setia mendukung tim kita. Bagi para pemain: Reza, Bambang, Arief,
Eddy, Hendrik, Hanny, Cynthia, Paul, Elsa, Mimi, Djoni, Evelyne, Reza,
Susanti, Hendro, Grace, Erni ama Philip yang udah nyumbangin tenaga untuk
main many thanks deh..... Juga tak terbilang terima kasih buat para
supporter yang telah memeriahkan acara ini tadi dari awal sampai akhir,
makasih buaaaaaanyyyaaaakkkkkk yeeeee.... Pada tau nggak tadi kita terima
piala untuk 2 cabang lho, 1 untuk ganda putri juara 1, dan 1 lagi buat
ganda putra juara 3. Tapi yang sungguh mengesankan bagi gua tadi tim volley
kita nih. Mohon maaf sebesar-besarnya kalo sebelon main ini nggak pernah
diadain lathan sama sekali, sungguh dadakan sekali tadi kita, tapi kita
telah menunjukkan permainan yang mengesankan ampir aja ngalahin tim yang
mana rutin latihan seminggu sekali. Bayangin kalo kita juga latihan,
he..he.... Thanks buat Djoni yang telah mati-matian main ampe korban celana
ya Djon ya, he..he.. Sorry juga kalo kita kurang persiapan untuk P3K-nya.
Thanks banget deh buat para mudikan semua, walau apapun hasilnya kita telah
menunjukkan kekompakan.
Makasih juga buat Reza selaku sie acara buat bantuannya selama persiapan
menjelang pertandingan. Tanpa elo kayaknya persiapannya nggak mungkin
berjalan dengan lancar deh, juga buat pengurus-pengurus lainnya.
Mohon maaf juga kalo ade sale-sale kate ato tindakan baik pada saat
persiapan maupun pertandingan ye, maklum agak-agak grogi nih baruan,
he..he...
Gitu dulu aja deh. Sekali lagi thanks banget ya.... Salam OR dan tetap
semangat.
Sie OR
Mudika KKIS
------------------------------------------------------------------------------
Doa Untuk Maluku
Minggu, 17 September 2000
Derita saudara-saudara kita di Ambon tentu telah kita dengar dan baca di
beberapa media. Terenyuh, sedih, marah, kecewa dan penyesalan semua bermuara
di kedalaman hati. Namun, bagaimana cara menyalurkan dan mewujudkan
keprihatinan kita, kembali terbentur pada jarak, waktu dan kesibukan kita
sehari-hari.
Lama menunggu, akhirnya Kurniawan merelakan waktu pendalaman iman untuk
diisi dengan keprihatinan dalam berdoa bersama bagi saudara-saudara kita di
Maluku. Hari minggu ini, puluhan mudikans (juga ada Om Adi, tante Agnes)
menyisihkan waktunya untuk melihat penderitaan para korban penderitaan
perseteruan di negara kita.
Lebih dari hanya prihatin atas penderitaan mereka, wujud dari kepedulian
mudikans itu dituangkan dengan aksi matiraga yaitu berpuasa selama 6 jam dan
berdoa (berantai); juga mengumpulkan dana untuk disumbangkan ke Maluku.
Kegiatan ini akan berlangsung hingga 7 Oktober, dan dalam pertemuan
berikutnya, yaitu pada tanggal 8 Oktober akan dievaluasi lagi keberhasilan
aksi ini....
Semoga Tuhan memberikan kedamaian bagi negeri kita, semoga Tuhan menenteramkan
hati yang galau, semoga Tuhan menyejukkan jiwa yang membara.
�We are sailing, we are sailing
home again, �cross the sea...
We are sailing stormy waters
to be near You, to be free...
Oh Lord, to be near You, to be free...�
(Rod Stewart)
Acara Penting Mendatang
Minggu, 8, 15, dan 29 Oktober 2000
Mudika akan mengadakan acara tentang tulis menulis bulan Oktober nanti.
Diadakan di Parish Center, Church of St. Bernadette. Acara ini terutama untuk
mengembangkan potensi mudikans, khususnya dalam bidang tulis menulis. Kita
mengundang seorang penulis sekaligus jurnalis yang sudah berpengalaman,
Ignatius Haryanto.
Tunggu kabar-kabar selanjutnya
<menu>
|