Renungan
 
Home
Renungan
Taburan Benih
Jamahan Hati
Nafas Hidup
Jendela Info

 

 

  MENABUR KASIH

 Dunia di mana kita hidup telah menjadi dunia yang penuh kebencian. Kita lihat berita-berita di televisi, radio dan surat kabar memampangkan berbagai berita yang cukup menakutkan, bahkan cenderung sadistis. Perlakuan kejam, penganiayaan manusia dengan manusia, serta tindakan manusia yang rakus dana tamak. Ini semua merupakan bagian yang sangat sering mencuat ke permukaan.

Sebagaimana telah dinubuatkan dalam Timotius 3:1-5, bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Namun, bagi kita orang percaya haruskah berdiam diri dan menyimpan kekecewaan. bagaimana kita harus bersikap di tengah-tengah dunia yang kian kacau dan marak dengan kejahatan ini ? Untuk menjawabnya pertanyaan tersebut, paling tidak kita dapat melakukan :

1. Jadilah saksi Kristus dimanapun kita berada. Jangan memelihara sikap munafik dan bersembunyi, sehingga iman menjadi kerdil dan lemah. Kita harus tegar untuk komit sebagai saksi Kristus.

2. Sedapat mungkin tolonglah orang-orang yang dapat kita tolong. Sikap ini menunjukkan iman kita yang berselimut kasih setia Kristus.

3. Jangan menebar kebencian antara sesama manusia. Apalagi dalam hubungan persuadaraan seiman. Jika dapat, bertidaklah selalu dalam kebenaran-Nya, dan menjadi saluran berkat bagi orang lain yang bertikai, untuk mewujudkan perdamaian.

4. Layanilah Tuhan dimana pun Tuhan tempatkan. Jangan mudah bersungut-sungut dalam melakukan pelayanan bagi Tuhan. Lakukanlah segala sesuatu seperti untuk diri sendiri dan memuliakan nama Tuhan. Peliharalah sukacita, sehingga dapat melakukan berbagai pekerjaan dengan hati tenang dan bahagia.

Kasih adalah dasar perkataan dan tindakan orang percaya. jadi, kita patut memelihara dan menaburnya, sebagai implementasi iman kita kepada kristus, yang telah lebih dulu menunjukkan kasih-Nya yang tulus dan agung. Dan Alitab berkata dengan tegas untuk mengingatkan kita, bahwa semua boleh berlalu, tetapi kasih-Nya tinggal tetap dam kekal selamanya.

("Lihatlah, betapa besarnya kasih yang di karuniakan Bapa kepada Kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia" ,1 Yohanes 3 : 1)  

 (dikutip : Infoli 3-10 Nov 2002)

Home | Renungan | Taburan Benih | Jamahan Hati | Nafas Hidup | Jendela Info

 

                                                                                                 Design & copyright

by: Hendra Witono (2003)

Hosted by www.Geocities.ws

Menukar Warna Latar Belakang

Warna latarbelakang pilihan anda:

hijau kuning merah jambu kelabu biru gelap

Hosted by www.Geocities.ws

1