|
ADALAH
SANGHYANG......."
Suatu tebing di barat Tebing 48 Citatah, Padalarang. Angkutan menuju ke sana tidak ada, kecuali truk-truk pengangkut bebatuan tebing.
Walau tidak seterkenal Tebing 48, Tebing 125, ataupun Tebing Parang, namun tebing ini amat potensial untuk dijadikan arena berlatih Rock Climbing. Susahnya angkutan menyebabkan tebing ini kurang beken di kalangan rock climber Jawa Barat.
Sangat disayangkan sekali keberadaan tebing ini terancam. Sejak beberapa tahun lalu, tebing dieksploitasi oleh beberapa perusahaan penambangan. Salah satu diantaranya adalah
Pumarin. Bagai roti, tebing ini dipotong kotak-kotak, lalu dibawa turun dengan truk untuk dijadikan berbagai barang yang akan memperkaya kocek para kapitalis.
Bukan semata karena potensial sebagai arena berlatih panjat tebing, maka kehancuran tebing ini amat mengkhawatirkan. Tapi lebih karena tebing inipun merupakan suatu bagian dari ekosistem yang mendukung habitat berbagai macam makhluk hidup. Kelelawar dan kera menjadikan areal tebing ini sebagai tempat untuk pulang setelah lelah mencari makan atau bermain. Akan menyedihkan jika mereka tak bisa menemukan rumahnya kembali. Dan akan lebih menyedihkan lagi jika khazanah pertebingan nasional harus kehilangan suatu tebing bernama
SANGHYANG.
Satu hal yang tampaknya harus sesegera mungkin dilakukan adalah melakukan advokasi lingkungan kepada pihak-pihak pengambil keputusan agar meninjau ulang pengelolaan daerah Sanghyang.
Satu hal yang masih diyakini adalah bahwa jika dikelola sesuai dengan AMDAL, tebing Sanghyang tidak akan separah sekarang.
Sampai saat ini data-data yang lebih akurat tentang pengelolaan tebing Sanghyang dan kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan masih terus dikumpulkan, agar dapat mengambil suatu kesimpulan yang valid.
Tak hanya Sanghyang, tebing-tebing lain di daerah Padalarang pun menunggu perhatian kita. Jika Amerika begitu bangga dengan Rocky Mountainnya
- bahkan John Denverpun dengan begitu semangat menyanyikan lagu tentang Rocky Mountain -
apa yang bisa kita banggakan...??
Kepedulian dan bantuan kita dalam bentuk apapun sangat diharapkan, agar kerusakan lebih lanjut dari tebing Sanghyang dapat dihindari. Opini rekan-rekan tentang kasus ini ditunggu, karena permasalahan ini adalah masalah kita bersama.
:(
[sumber
dari situs ....????...]
|