• Home
  • Tutorial
  • Form Data Diri
  • Gallery
  • Landscape Photography

    Landscape Photography bisa disebut Fotografi Lanskap, dimaksudkan untuk menunjukkan ruang yang berbeda dalam dunia, kadang-kadang luas dan tak berujung, tapi kali lain mikroskopis. Foto-foto biasanya menangkap kehadiran alam dan sering bebas dari penghalang buatan manusia. Fotografer Lanskap sering mencoba untuk mendokumentasikan ruang serta menyampaikan apresiasi dari pemandangan.

    Macro Photography

    Fotografi makro adalah fotografi dengan jarak sangat dekat untuk mendapatkan detail yang tinggi namun tidak memerlukan bantuan alat pembesar optik seperti mikroskop . Secara konseptual adalah memotret objek kecil agar terlihat besar . Lensa makro berhubungan dengan kemampuan lensa untuk memfokus pada jarak paling dekat dengan objek. Pengambilan pada jarak terdekat menampilkan detail pada objek tanpa memberi efek distrosi. Biasanya foto macro dilakukan untuk mengambil objek binatang -binatang kecil yang ada di sekitar kita.

    Tutorial teknik-teknik Photography

    1.Tips dan trik Photography Macro


    1. Memiliki Tujuan; untuk memperoleh hasil yang maksimal penting diketahui tujuan pengambilan fotografi makro, apakah hanya untuk sekedar iseng, seni, kepentingan ilmiah , pemberitaan atau promosi produk, dengan demikian kita bisa fokus. Biasanya untuk kepentingan ilmiah dan pemberitaan lebih mengutamakan "pesan foto" daripada keindahannya (seni), namun akan menjadi foto yang hebat apabila keduanya dapat disatukan.

    2. Menggunakan lensa khusus makro atau mengaktifkan modus makro pada kamera.

    3. Menggunakan manual fokus (kalau ada pada kamera tentunya), karena seringkali autofokus "tidak mengetahui" bagian mana yang kita inginkan dari objek untuk difokuskan.

    4. Menggunakan penyangga kamera; fotografi makro sangat sensitif terhadap goncangan, gunakan monopod, bipod, tripod, tetrapod atau benda-benda lain sebagai penyangga kamera misalnya buku.

    5. Menggunakan fitur self timer kamera, sehingga kamera benar-benar bebas dari goncangan.

    6. Sebaiknya tidak menggunakan flash khususnya pada objek yang sangat dekat (lebih dekat dari 10-30 cm), penerangan objek dapat dilakukan dengan mengarahkan objek pada sumber cahaya (kalau benda tak bergerak dong, kalau objeknya serangga keburu kabur dah), menggunakan senter atau lampu baca.

    7. Menggunakan mode aperture priority (bukaan lensa) lebar/nilai f rendah, ISO (sensifitas sensor kamera terhadap cahaya) rendah dan shutter speed relatif tinggi. Maaf ya pembaca, khususnya kepada fotografer pemula, tips terakhir ini memang relatif sulit tapi akan gampang apabila benar-benar minat fotografi .


    Hasil Photography Macro


    NEXT...

    Food Photography

    Food Photography adalah jenis fotografi yang subjek utamanya adalah makanan, bagaimana mengabadikan makanan menjadi foto yang menarik atau bernilai seni. Food Photography mungkin terlihat mudah, tapi bagi pemula teknik Food Photography ini sebetulnya memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Kalian harus banyak latihan ya untuk menguasai teknik fotografi ini.

    Prewedding Photography

    foto prewedding adalah sessi foto yang dilakukan oleh calon pengantin menjelang pernikahan. Foto preweding biasanya menampilkan saat-saat bersama yang dilalui oleh keduanya selama masa pacaran atau masa pengenalan pribadi masing-masing. Foto prewedding ini biasanya di pajang pada saat acara pernikahan sehingga para tamu undangan seolah bisa merasakan kebahagiaan yang dirasakan, moment-moment yang dilewati atau foto tersebut bisa juga menceritakan awal mula pertemuan, profesinya kedua pasangan atau kenangan yang pernah mereka jalani.