<BGSOUND SRC="malexfunky.wav">
Interviews & Links
Images
Main Page
Biography
Discography
MALEX News
Keampunan
Kau tunjukkan arah, kemuka keramahnya,    Kau pandangkan ku kesana, ke jalan yang sebenarnya
Terus terang bila aku lihatkan, Bila engkau datang membawa pesan,     Bersamamu ada sebuah buku, Ada sebuah tama engkau bawa bersama,   Untuk Dunia
Kulihat dirimu, Merenung terlalu jauh,    Mungkin menenangkan, Ada tersisih jauh
Keluh kesah dari raut wajah, Engkau gelisah aku merasa aku terasa,   Namun engkau sembunyi segalanya, Tersenyum reda dan berkata
Mengapa terjadi perselisihan, Hingga menjadi pepecahan
Sedangkan dunia diciptakan, Hanya semata untuk keampunan

________________________________________________________________________________
Seksa
Ahh,,ahh,,ahh...ahh....ah....SEKSA
Teruskan jalan, Jangan kau pandang belakang,   Kuatkan iman, Tempuh segala rintangan
Siksa kau rasa, Adalah teman berjalan,    Membawa dirimu, Ketempat yang ditetapkan

Sabar teman, Tenang kawan jaga,   Kawal perasaan, Kawal kemarahan
Tak mungkin kita kesana, Kalau terus melata,   Tak mungkin kita kesana, Asyik rasa tersiksa

Adakan timbang rasa, Di antara kita semua,  Buang rasa gelisah, Buang rasa oh resah..
Buang rasa terseksa, Kita pasti berjaya

________________________________________________________________________________
Ribut Hidup
Muka dirimba batu, Dalam sejuta satu
Jangan biarkan aku, Berdiri lama dipintu mu
Lihatlah kasutku, Yang penuh dengan debu
Apa yang belum ku rempuh, Demi mencari tempat berteduh,, Dari ribut
Ribut hidup yang meragut, Ribut hidup menghancurkan mu

Muka dirimba batu, Kaulah ratu hati ku
Jangan biarkan aku, Terus melayan lagu pilu

Lihatlah wjahku, Yang menghambarkan sayu
Apa yang ku rempuh, Demi mencari tempat berteduh,, Dari ribut
Ribut hidup yang meragut,   Ribut hidup yang menghancurkan ku

_________________________________________________________________________________

Yang Tersirat
Tak dapat kuselindung lagi, Sebalik kenyataan ini
Kerana seluruh jiwa raga ku, Telah diseluputi pada hak yang hakiki
Sebaliknya akan ku terus menyerah, Menyerah pada yang maha esa
Kerana jiwaku terus meronta, Dan mengharapkan balasan cintamu
Terhadap diriku untuk bersatu

Lama kita telah bersama, Menempuh onak dan naluri
Kita bertemu disini, Untuk melepaskan hasrat hati
Tak dapat ku sembunyi lagi disebalik keresahan ini,
Kerana bukan terpaksa, Untuk terima yakin dan percaya

Seandainya kita ditakdirkan bersama, Ku mohon restu dalam rahmatnya
Kerna tiada siapa pun menduga, Atas kehendaknya ata kekuasaannya
Kita bertemu disana, Jodoh didalam tangannya

Lama kita bersama, Menempuh onak dan naluri
Kita bertemu disini, Untuk melepaskan hasrat hati

__________________________________________________________________________________
Di Tebing Suram
Duka kau hadirkan, Tak terbilang,  Namun aku bertahan, bermusim lama
Menanti setia walau terasa, Pengorbanan ku kau persia,
Nyata aku punya ayahan, Walau dikau berubah haluan
Rentak hati tak lagu selari, Kata janji tak punya erti...
Gagah kau atur langah, Kaki mu meninggalkan
Aku didalam sendu,  Terbiar aku
Di sudut sepi, Menantimu kasih
Mungkinkah kembali, Khayal angan mu
Tersentap jua, Baru berharga,  Cinta tersisa, Butiran sesalan, Menjadi teman
Kesilapan ku, Nyata terulang,  Kata janji ku tidak merakah, Walau runtuh setia mu
Biar ku rangkul erat cinta, Walau terpisah jasad kita
Setia ku terhadap mu, Tak terbeli cinta suci ku,   Tak terbagi sejauh mana, Dikau berlari
Di tebing suram, Kan ku nanti kerna kau yang satu... Cinta ku abadi
______________________________________________________________________________________________
Hosted by www.Geocities.ws

1