LSPL - IEMS

      

 Lembaga Studi Pemantauan Lingkungan

 Institute for Environment Monitoring Studies


Lembaga Studi Pemantauan Lingkungan                                                                     Institute for Environment Monitoring Studies

 | Awal | English

      

 



Sejarah


Visi dan Misi


Struktur Organisasi


Artikel


Kegiatan


Program Kerja


Isu Strategis

Publikasi

Buku Tamu


 


 

Created by  nano with 

a big help from CEO

Nilai Situs Kami
@ SearchIndonesia

 


 

 

SPECIAL ASSISTANCE FOR PROJECT IMPLEMENTATION (SAPI)

Ditulis oleh : Rita 'Adek' Artanti

 

Setelah melewati masa pengorganisasian dan penguatan masyarakat 4 desa (Pegagan Julu II, IV, V, dan Parbuluan VI)di Kec. Sumbul Kab. Dairi Sumatera Utara, selama hampir 4 tahun, masalah keterancaman akan kekurangan air yang dihadapi masyarakat mulai menampakkan titik terang pemecahannya. 

Japan Bank International Cooperation (JBIC) sebagai debitur Proyek PLTA Renun yang dianggap sebagai sumber masalah, telah menerima keluhan masyarakat setempat melalui LSPL, sebagai hal yang rasional dan factual untuk sesegera mungkin disikapi. 

Tanggapan positif yang diberikan JBIC adalah dengan melakukan Studi SAPI, yang dipercayakan pelaksanaannya kepada Newjec (Tim SAPI), bersama-sama dengan masyarakat setempat (Tim Lokal) yang didampingi LSPL. 

Studi SAPI yang berlangsung sejak bulan Mei hingga September 2003, bertujuan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Proyek PLTA Renun, serta mengantisipasi kelangsungan hidup masyarakat dan keberlanjutan Proyek PLTA Renun, yang menggunakan sumber air yang sama, yaitu 11 anak sungai (Sungai Mbara,  Mbontar, Sibira, Simartaban-taban, Lembara, Sapatonga, Sigilang, Patuak, Sipaha, Pinagar, Manalsal). 

Untuk mencapai tujuan tersebut, Studi SAPI melakukan pengumpulan data tentang luas areal persawahan, kolam ikan, dan jumlah penduduk, serta mengukur unit kebutuhan air masing-masingnya.  Juga, dilakukan penelusuran kondisi hutan di bagian hulu, yang merupakan daerah tangkapan air bagi 11 anak sungai. 

Sementara itu, untuk mendapatkan informasi tentang pola hidup masyarakat dan keterkaitannya dengan 11 anak sungai, dilakukan juga studi sosial dengan metoda Participatory Rural Appraisal (PRA), di 8 dusun perwakilan.  Kegiatan ini berlangsung selama lebih kurang 3 bulan. 

Masyarakat 4 desa menyambut baik studi ini, dan ikut mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan di dusun, melalui perwakilan mereka yang dimungkinkan terlibat secara langsung.  Kesan ini diterima baik dalam hal menginformasikan luas sawah, kolam, mengukur unit kebutuhan air, bahkan dalam menyampaikan pendapat mereka dalam diskusi-diskusi yang dilakukan.  Secara gamblang mereka nyatakan tidak berniat untuk menghambat pembangunan jenis apapun, tetapi meminta para pengelola pembangunan (pemerintah) untuk memperhatikan agar dampaknya tidak merugikan masyarakat. 

Setelah melakukan beberapa kali pertemuan (tanggal 12 Juni, 18 Juni, 13 Agustus, 15 Agustus, dan 18 Agustus) yang membahas tentang Studi SAPI dan hasilnya, maka pada tanggal 19 Agustus 2003, PT. PLN (Persero) mewujudkan keinginan tersebut, dalam Pernyataan yang ditandatangani Pimpinan PT. PLN (Persero) Pikitring Sumut – Aceh dan Kitlur Sumbagut, disaksikan oleh Perwakilan Masyarakat 4 desa, Pemkab Dairi, Pemprov Sumatra Utara, dan 3 NGO local (LSPL, DMEM, YLL). 

Intinya, PT. PLN (Persero) mengakui dan menerima seluruh data hasil Studi SAPI.  Dan berdasarkan data tersebut, PT. PLN (Persero) akan memprioritaskan kebutuhan masyarakat setempat, yang memiliki 2.708 ha sawah, 28,85 ha kolam, dan berpenduduk 9.018 jiwa, sebagai pengguna utama air dari 11 anak sungai, sebelum digunakan untuk membangkit listrik PLTA Renun. 

Juga akan melibatkan diri bersama Dinas terkait, dalam pemulihan Hutan Lae Pondom yang telah mengalami kerusakan seluas 55,5% dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. 

Diseminasi informasi ini dilakukan tidak saja untuk tingkat lokal, tetapi juga untuk tingkat nasional dalam Feedback Seminar tanggal 21 Agustus 2003.

Satu langkah lagi sedang menanti untuk dipersiapkan.  Bahwa ada keinginan bersama multi pihak (PLN, Masyarakat, NGO, dan Instansi Pemerintah) untuk terlibat aktif dalam pengelolaan penggunaan air bersama, pada saat PLTA Renun dioperasikan di tahun 2005 nanti.  Dan ada kepedulian bersama untuk memelihara agar kelangsungan hidup masyarakat setempat serta keberlanjutan PLTA Renun, dapat melalui masa yang sama secara harmonis.

 

 

Dukungan finansial dikirimkan melalui :

  No. Rekening : 106-0000082829

Bank Mandiri Cab. Medan  Balai kota

Jl. Balai Kota No. 8-10 AB Medan

English

 

Kontak E-mail

 

Lembaga Studi Pemantauan Lingkungan

Institute for Environment Monitoring Studies
Jl. Setia Budi Perumahan Griya Kenanga Asri Blok L/5 Medan 

Sumatera Utara-Indonesia
Telp : +62 61 8223675
E - mail :
[email protected]


Index - Sejarah - Visi dan Misi - Struktur Organisasi - Isu Strategis - Program Kerja - Artikel - Publikasi

 

Hosted by www.Geocities.ws

1