|
Pertemuan
Kelompok Mitra Kerja TdH ke-2 tentang Keanekaragaman
hayati
Kegiatan
ini akan dijadikan kalender event tahunan. Pertemuan ini
dilaksanakan oleh Association for Community and Ecology
Development (ACED) yang merupakan divisi lingkungan dari
TdH Bangkok.
Pertemuan
ini membahas issue yang berkenaan dengan Biodiversity (keanekaragaman
hayati) berupa kerusakan lingkungan hidup akibat
aktifitas eksploitasi hutan, proyek-proyek pembangunan,
dan pengembangan perkebunan yang bersifat monokultur.
Beberapa kasus yang menjadi topik dalam presentasi dalam
pertemuan tersebut antara; illegal logging for
industries purpose, pembangunan project dam untuk
pembangkit listrik, rekayasa genetika, dan pembajakan
hayati merupakan ancaman yang sangat besar bagi
kelangsungan dari keberadaan hayati yang beragam.
Pertemuan
tersebut diikuti oleh 15 peserta dari 7 (tujuh) negara,
termasuk Indonesia. Hasil dari pertemuan mitra kerja TdH
ini adalah dirumuskannya Declaration for Biodiversity
yang antara lain memuat:
 |
Membuat e-mail yang nantinya akan menjadi
media informasi bagi jaringan mengangkat issue
keragaman hayati, disirkulasikan bagi sesama mitra
setiap bulan melalui arahan ACED. Setiap mitra telah
menyetujui untuk turut berpartisipasi menyumbangkan
tulisan sedikitnya duapuluh baris teks setiap bulan.
|
 |
Melanjutkan training of the trainers
sebagaimana diajukan dalam pertemuan pertama
kelompok ini. Francis Morales dari MASIPAG telah
sepakat dengan pelatihan melalui wisata kelompok
trainers mengunjungi negara-negara mitra dan
melaksanakan sesi pelatihan keragaman hayati disana.
|
 |
Mencari metode tradisional bagi perbaikan dan
pengembangan keragaman hayati yang bisa disajikan
kepada mitra pada pertemuan kelompok berikutnya.
Mitra yang telah sepakat mempersiapkan sedikitnya 20
(duapuluh) halaman teks tulisan dan Jaturong telah
setuju untuk bertindak sebagai penasihat.
|
 |
Pertemuan resmi berikut akan diselenggarakan
di Sumatra Utara, Indonesia dari tanggal 22 s/d 28
Oktober 2002. Evi Naria (LSPL) akan menjadi
penyelenggara event, Natturore Wangwinyoo akan
bertindak sebagai panitia pengatur, dan TdH telah
sepakat mendukung biaya perjalanan peserta satu
mitra kunci dari tiap negara Asean.
|
Program
pertemuan keragaman hayati yang selesai pada tanggal 7
November dilanjutkan dengan program exposure singkat
yang mengunjungi beberapa lokasi seperti sungai Mae
Khong (dimana dibangun dam untuk keperluan pembangkit
listrik), mengunjungi suku dalam Akha, mengunjungi
Mirror Art Group (menangani pendidikan alternatif bagi
anak-anak dibawah usia sekolah, rehabilitasi pecandu
narkoba, teknologi informasi dan audio visual).

|