DIWANGKARA |
Iwang, dari lahir hingga sekarang, dikenal sebagai anak yang 'gedhe
endase' (besar kepalanya) secara hurufiah. Membeli baju untuknya selalu
kerepotan, sehingga dipilihlah yang berkancing di bahu yang memungkinkan
kepalanya masuk. Kelahiran adiknya -Abra- agaknya membuatnya terguncang. Sejak Abra bisa berjalan (umur 9 bulan), Iwang sudah memperlihatkan rasa cemburunya. Dipukul, tendang, 'krawus' adalah biasa... (tapi sekarang posisinya terbalik, setelah Abra lebih dari setahun maka justru Iwanglah yang sering diganggu: buku sedang dibaca ditarik, Iwang sedang bermain mobil-mobilan diinjak...) Iwang sekarang banyak mengalah, lebih tenang. Selain, ia sendiri memang
amat perasa. Bisa menangis kalau diceritaiin tentang kambing Daud yang
hilang, atau tentang anak ayam yang kemalaman pulang... 1999 Oh..ya. |
| Foto di atas: Iwang ketika umur 3 tahun. Ia
berhasrat benar untuk sekolah, padahal bergaul dengan anak tetangga saja
dia enggan. Jadi, sekolahnya cuma pura-pura...! Klik ini untuk album foto Iwang. |
![]() ![]() |