Ini
beberapa cerita yang Lenin ketik dengan susah payah, dengan
cucuran keringat dan pengorbanan kedua belah mata yang
tak kunjung menutup. Namun Lenin akhirnya selesai juga
mengetik ini karena adanya dukungan dari teman2x-ku yaitu
segelas susu panas (yang enak), sebungkus kacang goreng
(yang anget), semangkuk Indomie rebus pake telor (yang
lezat), serta beberapa cemilan2x khusus yang karena banyaknya
tidak dapat disebutkan disini. Oleh karena itu juga, Lenin
ngucapin maaf yang sebesar2x-nya kalo nama2x diatas terjadi
kesalahan pengetikan. Terima kasih.
Buat
diingat, cerita ini hanyalah fiktif belaka. Jika ada nama2x
dan tempat kejadian yang sama, hal itu adalah suatu ketidaksengajaan
yang tidak direkayasa. Cerita ini telah dinyatakan lulus
sensor oleh badan cerita yang Lenin kebetulan lupa namanya
dan hanya boleh dibaca oleh orang yang berkepentingan.
Sekali lagi Lenin himbau, mohon jangan dibaca dan segera
kembalikan cerita ini jika terdapat kerusakan segel pada
keemasannya. Namun perlu diingat, bahwa Lenin tidak akan
menukar atau mengembalikan sebagian atau seluruh cerita
yang telah dibaca, kecuali ada perjanjian terlebih dahulu.
hihihihi.. :p.
nb : Makasih buat Mosi untuk sumbangan ceritanya.
-
Lenin -