Kembali Ke Menu Toilet |

Kembali Ke Halaman Utama |


Fantasi Sex Dunia Maya 1

Fantasi Sex Dunia Maya 2

 

FANTASI BUKAN HANYA MILIK LAKI-LAKI

Soal fantasi adalah soal daya khayal. Dan soal yang satu ini bukanlah milik laki-laki semata. Tampaknya memang ada suatu kendala bagi seorang pria dan wanita untuk dapat menceritakan fantasi seks-nya kepada pasangannya. Fantasi tersebut mungkin berbeda dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mereka khawatir hal ini dapat menjadi penyebab rusaknya hubungan mereka. Hal ini pun pasti akan sulit di terima masing-masing pasangan bila tidak sesuai dengan kenyataan.

Misalnya saja, seorang pria membuat fantasi seks dengan seorang bintang film wanita seksi ketika berhubungan intim dengan pasangannya. Ia tentunya akan sulit menceritakan hal itu. Bila ia ceritakan pun, pasangannya belum tentu dapat menerima tanpa rasa cemburu. Akhirnya, hal itu malah akan merusak suasana yang telah terjadi.

Untuk dapat membuka khayalan seks seseorang pada pasangannya dibutuhkan banyak waktu. Cukup sulit untuk membuat pasangan mau dan bisa menerima dengan lapang dada sebagai suatu khayalan. Jangan sampai seorang pasangan menjadi alat pemuas semata. Misalnya, secara fisik berhubungan seks dengan si dia, tapi pikiran malah menerawang ke orang lain.
Semua bentuk yang difantasikan dapat digabungkan ke pola fantasi yang besar, sehingga menjadi lebih ringkas. Jika kamu mau tahu contoh beberapa pola fantasi seks, silahkan simak beberapa rangkuman dibawah ini.

· Mengkhayalkan seseorang yang sudah tak mungkin lagi ditemui. Bisa saja orang itu bekas pacarnya. Kenangan paling berkesan semasa pacaran dengannya, kemudian dijadikan bahan fantasi. Biasanya fantasi yang terjadi akan lebih seru. Sangat bergairah, melebihi hal yang sebenarnya mereka pernah lakukan. Dengan mengkhayalkan suatu yang berlebihan tersebut, kepuasan yang terjadi pun akan sangat lebih besar dibanding biasanya. Kadang-kadang dalam fantasinya itu akan didapat hal-hal yang sangat romantis dan belum pernah dilakukan sebelumnya.

· Mengkhayalkan berhubungan seks dengan seseorang yang lebih muda ketika menyadari pasangan sesungguhnya telah beranjak tua. Apalagi tubuh pasangannya kini tak sebagus dulu. Objek fantasi seperti ini diperlukan untuk membangkitkan gairah seksualnya.

· Bersetubuh dengan orang yang belum dikenal. Secara biologis dan juga secara genetika, khusus bagi pria, telah diprogramkan untuk sering melakukan persetubuhan dengan wanita mana pun. Ada keinginan untuk berhubungan seks dengan setiap wanita yang mereka sukai. Objek khayalan pun sangat bervariasi. Bisa para model, bintang film panas, atau para selebriti yang pernah mereka lihat difilm, televisi, dan majalah. Hal ini sebenarnya bukan hanya didominasi pria. Meski tidak banyak, diam-diam, ada juga wanita yang menyukai fantasi kategori ini.

· Fantasi seks dengan pelacur, pola fantasi seperti ini bertitik tolak pada suatu pokok pemikiran yang hanya bertoleransi terhadap pencapaian kepuasan pada diri seseorang. Keinginan untuk mendapatkan sesuatu kepuasan tinggi merupakan tujuan pokok . Pelacur dibayar untuk dapat memberikan kepuasan yang maksimal kepada pengguna jasa seksualnya, Dengan membayar, seorang lelaki bisa berhubungan seks apa saja. Ia bisa meminta sang pelacur melayani hasrat seksualnya dengan cara yang tak pernah ia peroleh dari istrinya. Lelaki bisa memperoleh kepuasan dan kenikmatan paling tinggi tanpa harus memper soalkan kelemahannya. Pelacuran juga sering dianggap sebagai penyaluran dari segala keinginan pria yang tak mungkin didapat di dalam rumah bersama istri. Dan ini telah tertanam sejak ratusan tahun lalu. 

· Persetubuhan berkelompok. Tampaknya yang banyak berfantasi dengan menghayalkan seperti ini adalah pria berusia muda. Kendati begitu, tak menutup kemungkinan, pria berusia lanjut juga mengkhayalkan hal yang sama. Bisa dimaklumi kalau seorang pria muda berfantasi seks semacam itu . hal ini disebabkan, tingkat dan jumlah hormonal yang berhubungan dengan seks masih sangat banyak dan terus berjalan produksinya. Karena tingkat produksi hormonal masih tinggi, pria membayangkan bahwa ia akan selalu siap setiap saat berhubungan seks. Segala pola fantasi tersebut dapat dikatakan cukup baik sebagai cara tepat untuk menyalurkan energi seksual yang sangat berlebihan. Dengan melakukan secara fantasi ini, mereka perlu merasa khawatir akan dampak yang kemungkinan dapat terjadi, Misalnya rasa bersalah atau berdosa, yang mungkin saja timbul karena melakukan suatu yang tidak tepat atau menyimpang dari biasa.


 

Cetak Halaman Ini Sekarang Juga!!!

Copyright © 2001 Tiwuk Blouse™ & Lelaki Online 2001. All Rights Reserved.

Hosted by www.Geocities.ws

1