|
Warga Tambun Serahkan Enam Pistol Rakitan
Kerinduan
masyarakat di Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow
untuk menciptakan suasana aman dan tentram di wilayahnya pasca
tawuran antar kampung beberapa waktu lalu terus digalakan. Bukti
keseriusan warga ini bisa dilihat Selasa (20/01) lalu, dimana tak
kurang dari enam warga Desa Tambun yang kesemuanya wanita dengan
penuh kesadaran menyerahkan enam buah pistol rakitan milik suami
mereka ke tangan aparat Polres Bolmong.
Demikian Kabid Humas Polda Sulut Kompol Drs Hery Dahana kepada
wartawan, tadi malam (22/01). Ke enam pistol rakitan yang berasal
dari warga dari Desa Tambun itu masing-masing milik Heri Sigar
dengan panjang laras 25 cm, warna hitam menggunakan gagang kayu
mirip pistol jenis Colt 38. Pistol ini diserahkan isterinya Yenni
Untu. Pistol rakitan kedua milik dari Jujun Poluan (salah satu
korban), panjang laras 24 cm, warna hitam dengan gagang kayu. Pistol
ini diserahkan isterinya Meisy Sumampouw.
Pistol ketiga milik Joudy Mokalu, cirinya sama dengan sebelumnya.
Barang bukti ini diserahkan isterinya Keke Tamariki. Pistol ke empat
diperoleh dari tangan Djefta Tampow, berlaras putih dengan panjang
19 cm. Pistol bergagang kayu dan memiliki pelatuk ini diserahkan
isterinya Ny Ita Tawaluyan. Kelima adalah pistol rakitan milik Novry
Poluan, bergagang besi warna hitam dan menggunakan pelindung kamar.
Pistol dengan panjang laras 28 cm ini diserahkan langsung isterinya
Jeane Pakasi. Dari kelima barang bukti ini polisi mendapatkan
informasi bahwa pistol-pistol itu dibuat atau dirakit JP alias Jan,
warga Desa Modomang.
Selanjutnya barang bukti ke enam, pistol terbuat dari besi putih
bergagang pipa milik Jefri Tewah. Pistol berlaras panjang 27 cm ini
diserahkan langsung isterinya Stin Lombogia. Pistol ini sesuai data
yang diperoleh Polres Bolmong, dibuat SM alias Sonny, warga Desa
Ibolian.
“Selain pemilik, kedua perakit akan dipanggil untuk diperiksa.
Sejauh ini kabar rencana tersebut belum kami peroleh dari Polres
Bolmong. Soal perkembangan selanjutnya akan kami informasikan lebih
lanjut,” jelas Dahana.(ktg team)
|