home

Candra Hidayat

Lord Of The gaRing.

Cerita rekaan dari cerita asli The Lord of The Ring yang rekaannya garingan semata bukan untuk tujuan dikomersialkan.

Pemeran :

Frodo - Hanni

Sam - Rahmat

Merry - Fahni

Pippin - Zulham

Aragorn - Rulli

Arwen - Gea

Legolas - Fauji

Gimli - Imal

Gandalf - Candra

Gollum - Deden

Elrond - Johan

Faramir - Irman

King Theoden - Hilman

Denethor - Dena

Sharuman - Sopandi

Eomer - Hafidz

dan lain lain.

 

Lord - bagian1 - bagian 2


PERTEMUAN KEMBALI

Kemenangan Kerajaan Lembang dalam pertempuran di Maribaya membahagiakan Raja Hilman, bersama dengan Hafidz, Candra, Rulli, Fauji dan Imal mereka menuju ke kawasan Puncrut yang kini telah diambil alih oleh Pasukan Pohon yang bias ngomong yang dipimpin oleh Ijal yang ditebengi oleh Fahni dan Zulham. Akhirnya Fahni dan Zulham bersatu kembali dengan anggota Persatuan Penghancur cincin kegaringan yang lain.

Ijal si pohon ngomong menyambut kedatangan Candra si penyihir putih, teman lama Ijal (Catatan : Seringkali Candra ngobrol dengan pohon kalo lagi muyung.). Disitu juga Zulham menemukan bola penghubung (konektor) antara Coomes Ontohod dengan Raja Ova Jet Cool Molor. Imal mendesak Candra untuk memeuncit kepala penyihir Coomes, namun Candra menolak karena Coomes temen akrab Imal dan karena Coomes benar benar tidak memiliki kekuatan lagi.

Mereka akhirnya kembali ke Panorama, ibukota Kerajaan Lembang setelah berperang di Maribaya, disitu mereka merayakan kemenangan mereka atas 100 ribu pasukan Orok Hileud dengan berpesta, berbagai hidangan disajikan yaitu : Sate Kelinci, Ketan Bakar, Susu Murni, Beas Beureum, Ulen, Colenak, Jagong Bakar, Bir cap Inul Ngebor dll. Dan juga dimeriahkan tarian dan musik oleh group band gabungan peri dan manusia yaitu Group 2B1 yang diawaki : Pangeran Peri Selarong Fauji (Vocal), Pemegang Tahta Kerajaan Bandung Rulli (Guitar), additional player Andy tukang sayur di kerajaan Lembang (Guitar) dan Raja Kerajaan Lembang Hilman (Drum).

Setelah pesta berakhir, seluruh orang di Kerajaan Lembang pun terlelap tidur namun Fauji dan Rulli masih berada diluar. Pada malam malam itu Zulham memaksa melihat bola konektor yang ditemukannya di Puncrut, ketika Zulham memegang bola itu, terjadi kemunculan sinar, The Eye (Mata Ova) melihat kepada Zulham dan dengan telepati jarak jauh Ova memaksa Zulham untuk segera Kerja Praktek, eh mengatakan dimana Hanni Huntu berada, berbagai penampakan dan penglihatan dirasakan oleh Zulham, Fahni yang merasa khwatir membangunkan yang lain, Candra, Rulli dan Fauji berlarian menolong Zulham.

KERAJAAN BANDUNG KEGARINGAN

Zulham pingsan, namun Candra berhasil menyadarkan Zulham (sepertinya roh garing Zulham agak berkurang), Zulham memberitahu Candra kalo dia melihat suatu penampakan bahwa ada suatu gedung yang ada tangkal jengkol didepannya, Candra langsung memahami Zulham, Candra tau yang dimaksud Zulham adalah Alun Alun, ibukota Kerajaan Bandung yang diserang pasukan Orok Jet Cool dari Kerajaan Cilengkrangdor.

Candra menemui Raja Hilman mengenai masalah ini dan meminta Raja untuk membantu Kerajaan Bandung, namun Raja Hilman menolak. Candra pun segera pergi menuju Kerajaan Bandung dan ia mengajak Zulham turut serta, takut hujan kata Candra, jadi ia mengajak Zulham karena dengan Zulham terjamin tidak akan ada hujan selama diperjalanan karena dahsyatnya kekuatan garing zulham.

Dengan mengendarai Win 100 bertenaga bemo, Candra dan Zulham menuju Kerajaan Bandung, sebelumnya ia berpesan pada Rulli bahwa bersiap apabila ada tanda minta bantuan dari Kerajaan Bandung.

Setelah berkuda selama 6 hari dengan kegaringan, Candra dan Zulham tiba di Kota Bukit Alun Alun, ibukota Kerajaan Bandung, mereka naik hingga ke lantai 10, tempat dimana Istana tempat Pejabat sementara Kerajaan Bandung, Dena berada.

PENENTANGAN DENA

Dihadapan pintu masuk Istana, Candra mengingatkan Zulham untuk tidak bicara didepan Dena, karena Candra khawatir Dena akan garing dan ngabudah oleh garingan Zulham. Mereka berdua masuk, Candra mengucapkan salam kepada Dena selaku pejabat sementara Kerajaan Bandung.

Dena tidak menjawab Candra, malah ia berkata kepada Candra kenapa Aviv (anaknya yang paling disenangi) tewas karena di-espulso wasit, Zulham mendadak menjawab bahwa Aviv tewas demi menolong dirinya dan Fahni, karena itu Zulham berkata bahwa ia siap untuk mengabdi kepada Dena sebagai balasan atas pertolongan Aviv kepada dirinya.

Candra mengajak Dena untuk bersiaga dan melupakan Aviv, karena ratusan ribu Pasukan pimpinan Mata Raja Ova Jet Cool sedang bersiap untuk menaklukan Alun Alun. Namun Dena menentang Candra, bahwa ia lebih tau dari Candra dan karena Dena takut disebabkan Mata Ova selalu mengawasi Kerajaan Bandung serta karena Dena merasa Candra sedang menipu dirinya, bahwa disatu sisi Candra akan membantu Bandung menghadapi pasukan Jet Cool tapi disisi lainnya Candra berupaya mengusir Dena dari tahta Bandung, untuk dikembalikan ke Pewaris Tahta sebenarnya yaitu Rulli.

Mendengar ungkapan Dena ini, Candra kecewa dan pergi meninggalkan Istana menuju keluar.

TIBA DI IBUKOTA CILENGKRANGDOR

Di tempat yang jauh, Hanni dan Rahmat yang dipimpin oleh Deden si Gori Rumeuk, tiba di Minas Negla, ibukota Cilengkrangdor, tepat didepan gerbang ibukota, Deden menyuruh Hanni dan Rahmat tong ngagaring karena di Minas Negla loba ucing garong, ucing gering, gareng, ikan goreng, motor digerung-gerung dan banyak drainase gorong-gorong.

Deden si gori yang licik, teu boga duit, rumeuk dan cacingeun mengajak Hanni dan Rahmat ke jalan jebakan yang direncanakannya, yaitu melalui terowongan gelap, yang didalamnya dihuni Spider-Man, yaitu lancah maung bau tukang ngegel dan ngigel, bau cau, bau manggu, bau jengkol, bau bau bau, bau jigong, dll, yang siap ngegel dan mencapluk makhluk makhluk garing khususnya Hanni dan Rahmat.Namun sebelum sampai di terowongan, Deden mengecoh Rahmat, dan berhasil menipu Hanni untuk mengusir Rahmat setelah Deden meyakinkan Hanni, bahwa yang ongkek dan bekok sembarangan adalah Rahmat.

TANDA BANDUNG

Pasukan Kerajaan Ova Si Molor si tunduh sireum simeut berhasil menjatuhkan Kota Arcamanik, kota pertahanan terakhir sebelum Ibukota Bandung. Kapten Irman yang bertugas menjaga kota Arcamanik, tidak dapat menahan serbuan Orok Hileud yang ngagaregelan Daun Tangkal Alpuket, Irman terpaksa menarik kembali pasukannya ke Ibukota Bandung, Alun Alun. Irman dan pasukannya kembali dengan kejaran dari penagih hutang, naga hijau, pria bau naga dan cewek seksi dan pr mekrek dan berhasil tiba di Alun Alun.

Dengan siasat Candra, Zulham menyalakan Lampu Sorot BTC kearah utara ke wilayah Kerajaan Lembang, untuk meminta bantuan Kerajaan Lembang, agar mengirim bantuan pasukan. Lampu Sorot bercahaya diangkasa yang garing dan rumeuk dan sampai di eternit para Kerajaan Lembang, dan sampai pada akhirnya Raja Kerajaan Lembang yang jago nyedot si madu, Raja Hilman mengirimkan seluruh tentaranya ke Bandung.

Ribuan pasukan Kerajaan Lembang bergerak menuju Alun Alun, untuk membantu Kerajaan Bandung dalam menghadapi serangan Orok Hileud, wereng, hama, kutu beas, kutu buuk, cacing cau, simeut dan beurit kiriman Ova The Eye. Di perjalanan tiba tiba Raja Peri Johan tampak dan berbicara kepada Rulli dan menyerahkan Pedang Panjang yang dimiliki oleh aku seorang kapiten, mempunyai pedang panjang... kalau berjalan tok..tik..tok, aku seorang kapiten, yang dulu digunakan Raja Putut Surutut menebas dan menghancurkan Raja Ova.

Dengan Pedang panjang ini, Rulli dapat menarik Simpati, (dan juga Kartu Halo, Mentari, Matrix, IM3 Smart, IM3 Bright, Flexy Trendy, Flexy Classy dan Fren... that's waht Fren are For~, we...) dari golongan manusia yang sudah tewas namun rohnya masih exist, yaitu Golongan Jurig Jarian, Pocong dan Jin Tomang dari Dunia Lain yang sering Uka-uka dan gentayangan pimpinan Raja Hantu Luki.

Ketika Pasukan Kerajaan Lembang bergerak menuju Alun Alun Ibukots Kerajaan Bandung, Rulli Cs (+Fauji & Imal) pergi menuju Gunung Sembung (teu naymbung, goblok) untuk meminta bantuan pasukan Hantu-nya Raja Luki untuk menyusun TA tentang mendesain Rangka Jembatan yang baru (?????).

Dengan adanya Pedang Panjang, Rulli berhasil meyakinkan Raja Luki untuk membantu Rulli menuju Kerajaan Bandung.

PERANG ALUN ALUN

Di Kerajaan Bandung, tampak Candra rariweuh mikiran Proposal harus menghadapi Ratusan Ribu Pasukan Kerajaan Ova yang hendak menghancurkan Alun Alun. Ribuan Pasukan Kerajaan Bandung, tumplek di benteng deket jalan Banteng, Kecamatan Gunung Bentang untuk mempertahankan kota. Namun ratusan ribu Pasukan Ova tidak mampu dibendung Pasukan Kerajaan Bandung dan Penyihir Candra.

Dalam keadaan itu Dena, penguasa sementara Kerajaan Bandung hendak membunuh Kapten Irman, dibuatnya Kapten Irman yang keren tidak berdaya hingga pingsan untuk kemudian akan dibuatkan ayam bakar wong solo dijamin halal + lalab + nasi merah + selada bokor (hanya Rp. 10.000,00-). Beruntung Zulham mengetahui niat jahat Dena dan memberitahukan Candra, kalo mencuci baju tidak bagus pakei Sabun Colek lebih bagus pake Kaporit, eh.. tentang hal tai, Irman yang berada dalam api diselamatkan Candra dan malah Dena yang pada akhirnya terbakar hidup hidup setelah jatuh ke api karena mempermainkan korek api gas elpiji yang kemudian meledak (beledug).

Dalam keadaan terdesak oleh serangan Kerajaan Ova yang menggunakan Motor Jet Cool yang membuat polusi Udara dan tukang besi Jatayu sarurak, Ribuan pasukan Kerajaan Lembang akhirnya tiba di sebelah utara Ibukota Kerajaan, didahului dengan semangat 45 dari Hilman yang menjanjikan bahwa siapa paling banyak membunuh Orok Hileud akan dikasih Nge-print gratis dari printer Hilman yang baru, pasukan Kerajaan Lembang maju menyerang Pasukan Orok Hileud.

Pertempuran sengit terjadi, pasukan Kerajaan Lembang rupanya berhasil memecah dan menghancurkan sebagian pasukan Raja Ova si Jet Cool Kuleuheu, namun ketika pasukan cadangan yang mengendarai Win 100 maju ke depan, pasukan Kerajaan Lembang mulai kewalahan, bahkan Raja Hilman pun akhirnya koid setelah kagencet dan kageleng ku Win 100 modifikasi Nova Sonic 125cc dari Jatayu.

Beruntung saat itu Pasukan Jurig Jarian Raja Luki yang dipimpin Rulli tiba dan membantu Pasukan Kerajaan Bandung dan Lembang untuk menghancurkan Pasukan Raja Ova si Jet Cool Burut Budug. Dengan mudah, akhirnya seluruh Orok Hileud bermotor Jet Cool dan Win 100 berhasil dibunuh dan Kerajaan Bandung pun bebas dari ancaman Demam Indonesian Idol dan AFI.

PENGALIHAN

Rulli dan sisa kekuatannya yaitu Penyihir Candra, Pangeran Peri Fauji, Pangeran Kurcaci Imal, dan Hafidz dari Lembang merencanakan untuk mengerahkan pasukan ke Ujungberung untuk menarik perhatian Raja Ova agar, Hanni dan Rahmat bisa menghancurkan cincin penghambat kegaringan ke kawah Gunung Manglayang.

Dengan kekuatan sisanya, dipimpin Rulli, aliansi manusia garing, garong, gareng, goreng, gerung, gorong, gori dll menuju Ujungberung, untuk menarik Pasukan Jet Cool keluar karena teu boga SIM.

HANNI & RAHMAT VS LANCAH MAUNG

Di Terowongan, Hanni yang sudah mengusir Rahmat karena bekok dimuka umum, ditinggalkan sendiri oleh Deden si Gori, dan akhirnya Hanni harus mempertaruhkan jiwanya ketika harus berhadapan dengan Lancah Maung Bau Cau. Hanni terus dikejar Lancah, karena Hanni belum bayar angkot dari Padalarang ke Tagog. Dengan Lampu Patromak sakti buatan tangan Peri Wanita Stereoguna Herdiyana dan Pedangnya, Hanni berhasil menakuti Lancah maung tsb, namun karena Lampu patromaknya palsu karena Made In Garut dan kurang minyak, Hanni kembali dikejar Lancah hingga Ujung jurang. Hanni berhasil kabur, namun disitu telah menunggu Deden si Gori yang menginginkan cincin tadi.

Deden mencium si Hanni, meng-keleketek, kelekotok si Hanni agar Hanni melepaskan Cincin, namun karena pertarungan keduanya sengit, Deden yang katinggang Duren harus jatuih ke Jalan Jurang depan Radio Cosmo, the Bandung Dangdut Radio.

Ketika Hanni lengah, lancah maung yang tadi mengejar kembali dan berhasil melumpuhkan Hanni. Beruntung sebelum dilegleg ku Lancah, Rahmat datang untuk menolong Hanni, dengan senjata pamungkas Bekok Super Zukur Mega Nuklir 1000 Joule KiloNewton per meter persegi, Lancah maung dikalahkan.

CINCIN MELELEH

Rahmat menyadarkan Hani dan menuntun Hanni menuju Gunung Manglayang, namun ketika tepat berada di Neglasai, perjalanan keduanya terhambat oleh Raturan Ribu Pasukan Orok Hileud Hama Wereng anak buah Ova Avo. Namun karena disebelah utara Rulli Cs sedang mencoba menyerang Gerbang Ova, maka seluruh Pasukan Orok Hileud ditarik untuk menghadapi Rulli Cs, dan memberi jalan bagi Hanni dan Rahmat.

Keduanya tiba di kaki gunung Manglayang yang bau cokor dan rorombeheun tapi resep memakan mie baso ceker sapi, keduanya menaiki gunung hingga ke pintu masuk Gunung Manglayang.Di Pintu masuk, Deden si Gori yang masih hidup menyerang Hanni dan Rahmat, biwir Rahmat digigit dan pantatnya ditepak dan disepak dalam kesempatan itu Hanni lari masuk kedalam gunung, ketika akhirnya Rahmat menyusul setelah membom Deden dengan Bekok Super.

Didalam kawah Hanni yang hendak melemparkan cincin penghambat kegaringan kembali diserang Deden, yang kemudian berhasil merebut cincin tersebut dari Hanni, namun Hanni membalas dan keduanya terjatuh kebawah menuju...kawah berapi, berair, panas, lada, ssh...ssh, soal sambel ambo jagonya (??), Deden jatuh ke kawah dan tewas, sementara Hanni tergantung di tebing, pada saat itu pula Cincin Penghambat Kegaringan akhirnya hancur meleleh di Panasnya Kawah yang sedikit lebih sakti dari Panasnya kegaringan si Zulham dan Hanni.

Cincin meleleh, kekuatan Ova pun hilang yang menandakan kembali berjayanya makhluk garing atas makhluk tukang molor, Menara Ova meledak, gunung meletus, seluruh pasukan Orok Hileud mati karena disemprot Pestisida dan Ciduh Rahmat. Rulli Cs hanya melihat dengan heran.

Hanni dan Rahmat terjebak oleh Lahar Gunung Manglayang, meskipun Lahar tetapi mereka sudah kenyang sehingga tidak lapar dan tidak perlu nga-dahar lahar, mereka terjebak disebuah pulau dahdir bantal si Imal, namun dengan kesaktian mandraguna, basukiguna, rano karnoguna, maudy koesnadiguna dan corneliaagatha guna Candra menyelamatkan Hanni dan Rahmat dengan menaiki Angkot Elang - Cicadas via Kebon Kalapa.

AKHIR CERITA

Keduanya selamat dan kembali ke Bandung, ketika pada akhirnya Rulli dinobatkan menjadi Raja Bandung yang baru (Raja Hees, Raja Boker, Raja Singa, Raja Ban, dll), semuanya berakhir dengan Indah, Rulli dan anak putrinya Johan hidup berbahagia, Kapten Irman, Putri Himan si Anggi, Hafidz, Imal, Pangeran Fauji, Raja Johan, Peri Herdiyana dan Hanni, Rahmat, Fahni dan Zulham tampak hadir di penobatan Rulli.

Group Garing yaitu Hanni, Rahmat, Fahni dan Zulham pun kembali ke Padalarang kembali ke kehidupan damai yang penuh garing seperti semula.

cerita parodi garing buatan Irman.

 

Hosted by www.Geocities.ws

1