|
|
|
Post Production |
| x | Dalam rangkaian proses produksi sebuah materi tayangan in-house tahap penyelesaian akhir dilakukan oleh bagian Audio Mixing yang menjadi berada di bawah Departemen Post Production. | |
| x | ||
| Dalam melaksanakan pekerjaannya sehari-hari, bagian Audio Mixing didukung oleh kekuatan personel yang mengisi posisi sebagai Audio Technician, Sound Director, Music Director, Dubbing & Mixing Operator dan Dubbing Operator. | ||
| x | ||
| Dari keseluruhan personel yang memperkuat Audio Mixing, seorang Audio Technician Supervisor-lah yang mengawasi jalannya setiap proses pengolahan dalam Audio Mixing agar berjalan lancar atau dapat pula disebut sebagai Troubleshooter jika terjadi kendala teknis. | ||
| x | ||
| Proses pengolahan dalam Audio Mixing terbagi dalam beberapa bagian yang berbeda, yaitu yang dikerjakan oleh Sound Director, yang bertanggung jawab dalam sebuah proses dubbing/ alih suara dan bagian pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Music Director yang berperan mendukung proses dubbing / alih suara. Misalnya, menyiapkan rekaman suara gelas pecah, tabrakan yang keras, atau suara letusan senjata, dan lain-lain. | ||
| x | ||
| Dalam pelaksanaan tiap proses kerja tentu ada yang harus mengoperasikan peralatan Dubbing dan Mixing, nah dalam hal ini seorang Dubbing and Mixing Operatorlah yang mengerjakan semua itu. | ||
| x | ||
| Tentu saja bagian Audio Mixing tidak dapat berdiri sendiri dalam melaksanakan tugasnya. Bagian yang terkait dalam hal ini adalah Departemen Produksi bagian Drama dan Non-Drama, Departemen Programme dan bagian Subtitling (penterjemahan) yang memberikan materi untuk diolah menjadi sebuah produk tayangan yang berkualitas dan dapat dinikmati oleh pemirsa tv. | ||
| x | ||
|
PT Indosiar Visual Mandiri Tbk. |
x | |
| x | ||
|
UIEU/FIKOM/ 2005/2006//Komputer Grafik TV - Komunikasi Multimedia/TED |
||