| |
|
|
|
11/12/2004 19:00 FILM INDONESIA |
| |
| Astaga!Layar - Film "Arisan!" besutan sutradara Nia Dinata, kemarin malam (11/12) berhasil dinobatkan sebagai film utama peraih piala Citra di ajang Festival Film Indonesia 2004 yang sebelumnya sempat vakum selama 12 taon.
Film yang menceritakan tentang pasangan gay ini mengalahkan 4 film saingannya seperti "Ada Apa dengan Cinta?", "Eliana-Eliana", "Marsinah", dan "Mengejar Matahari". Namun untuk film favorit pilihan pemirsa melalui polling SMS, "Arisan" kalah dengan film AADC? yang meraih SMS sebesar 65,8 persen suara. |
|
|
|
|
PARA PEMAIN |
Cut Mini Theo - Meimei
|
Jajang C. Noer - Psychiatrist |
| Tora Sudiro - Sakti |
Joshua Pandelaki - Bob |
| Aida Nurmala - Andien |
Tika Panggabean - Masseur |
| Surya Saputra - Nino |
Rako Prijanto - Police 2 |
Joko Anwar - Rest. Manager
|
Nicholas Saputra - Man in gallery |
| Indra Birowo - Rama |
Tino Saroenggallo - Gallery Owner |
| Lili Harahap - Grace |
Rachel Maryam Sayidina - Lita |
| Ria Irawan - Yayuk Asmara |
Nico Siahaan - Ical |
| Wilza Lubis - Nuri |
Sapto S. - Yung Yung |
| Ricardo Marpaung - Police 1 |
Aurora Yahya - Fanny |
|
|
|
Misi Sosial Nia diNata |
|
|
SUKSES dengan Arisan!, sutradara muda penuh bakat Nia diNata mulai lagi dengan proyek baru. Beberapa film disiapkan wanita 34 tahun itu, satu film tentang poligami, lainnya film dokumenter. Yang pertama nasibnya bakal seperti film-film Nia sebelumnya. "Akan dipertontonkan ke khalayak luar negeri," katanya pemilik Kalyana Shira Film itu.
Tapi film dokumenter bakal berbeda nasibnya. Film tentang Gelora Bung Karno ini tidak berangkat dari idealismenya. Melainkan pesanan dari pengelola kompleks olahraga di kawasan Senayan itu. Pembuatan film ini untuk memperingati hari jadi Gelora Bung Karno ke-42, 24 September nanti. "Isinya berkisah tentang sejarah, perkembangan, dan fungsi sosial Gelora untuk masyarakat," katanya kepada Miranda Hutagalung dari Gatra.
Mengapa Nia tertarik? "Untuk membangkitkan penghargaan orang terhadap bangunan bersejarah," katanya. Kompleks olahraga yang didirikan pada 1958 itu memang pernah dipakai untuk event antarbangsa, antara lain Asian Games IV 1962.
|
| Film-film Nia Dinata |
| Setelah merilis film Ca Bau Kan, Biola tak Berdawai dan meraih sukses komersial lewat Arisan!, kini produser-sutradara wanita Nia Dinata tengah disibukkan dengan produksi dua film secara beruntun. Yang pertama bertajuk Janji Joni yang penyutradaraannya dipercayakan pada Joko Anwar (sebelumnya menulis scenario Arisan!). Film ini diperkirakan akan tayang sekitar bulan Maret atau selambat-lambatnya April 2005 mendatang. Sementara yang kedua adalah sebuah film produksi joint venture Indonesia dengan Prancis bertajuk Berbagi Suami. Film ini dijadwalkan tayang pada akhir tahun 2005 mendatang. "Sebuah komedi yang berkisah tentang poligami," ungkap Nia saat bertemu disctarra.com di Hotel Intercontinental, Jakarta Pusat, Selasa (23/11). Siang itu, ia sedang diminta oleh Pusat Kebudayaan Prancis untuk menjadi moderator acara Jumpa Pers dengan Catherine Deneuve. |
|
| |
| Poligami dirasakan Nia sudah bukan hal asing lagi saking banyaknya ditemui di Indonesia, "Saat ini saya sedang melakukan riset dan sedang menggarap naskahnya. Skripnya belum selesai, masih sering berubah di sana-sini. Dari riset yang kami buat, poligami bukan hanya dilakukan oleh orang-orang yang punya uang, tapi juga dari kalangan jelata. Buktinya ada tukang kebon yang ternyata punya isteri empat," ungkap Nia yang belum mau menyebutkan siapa-siapa saja pemain yang terlibat dalam film tersebut nanti. Dari tiga film produksinya ternyata hanya satu yang masuk daftar film pilihan ajang FFI 2004. Yakni Arisan!, sementara Ca Bau Kan dan Biola Tak Berdawai gagal masuk. Padahal dua film tersebut sudah beberapa kali berhasil memenangkan ajang bertaraf internasional. Kendati demikian, Nia tak mau ambil pusing. Ia juga tak menargetkan filmnya bakal menang. Semuanya dibiarkan mengalir apa adanya seperti sungai. Yang pasti Arisan! sudah menyabet dua penghargaan sebagai film terbaik, yakni dalam Asia-Amsterdam Film Festival dan MTV Indonesia Movie Award. [Disctarra] |
| |
|
|
Astaga!Layar - Kayaknya boleh dibilang kalau film baru "Janji Joni" yang diproduseri Nia Dinata adalah reunian dari film "Arisan!" Pasalnya hampir semua pemain pendukungnya dipilih oleh Nia dari orang-orang yang pernah terlibat di film tersebut."Janji Joni" yang kini mulai masuk tahap pengambilan gambar, tak cuma dibintangi Nicholas Saputra dan Mariana Renata, bintang iklan sabun lux, tapi juga aktor dan artis seperti Rachel Maryam, Surya Saputra, Tora Sudiro dll.. Seperti diketahui, mereka itu sebelumnya sukses membintangi film Arisan! sehingga terpilih sebagai film terbaik FFI 2004. |
| |
|
"Terserah sich orang bilang apa," kata Nia yang ditemui usai acara syukuran film "Janji Joni" di Artspace Gallery, Jakarta Pusat Senin sore kemarin (3/1). Yang jelas Nia tak ingin filmnya diproduseri ini jadi kurang sempurna lantaran penampilan extra figurannya yang enggak bisa akting. "Saya ini paling benci kalo ada figuran yang aktingnya jelek, itu sangat menganggu dan bisa hancurin mood," tukasnya. Emang ada kesan kalo bintang film nasional sekarang ini masih didominasi oleh mereka aja. Tapi menurut Nia itu wajar, karena untuk menemukan aktor dan artis yang bisa tampil bagus dan professional sangat jarang meski Nia mengaku udah melakukan proses casting.
Dalam mencari pemeran, wajah cantik bagi Nia bukanlah jaminan mereka itu bisa tampil bagus. "Kalo saya sih mencari pemain harus memiliki pandangan yang sama dengan kita. Terus bagaimana dedikasinya terthadap pekerjaan, jadi bukan sekedar cantik atau ganteng aja," jelas Nia. Tapi bukannya nanti orang jadi bosen karena bintangnya itu-itu melulu? "Saya kira penonton belum sampai kesitu ya. Banyak kok film-film Hollywood dibintangi oleh orang-orang yang sama tapi tetap banyak ditonton. Jangan lihat bintangnya tapi lihat karakternya," jawab sutradara film "Ca Bau Khan" ini.
Akhirnya dari ratusan orang yang dicasting, Nia memilih Nicoholas dan Mariana sebagai bintangnya. Tampil perdananya Mariana ini diharapkan Nia bisa menjadi bibit baru dalam perfilman. "Sepertinya hal dengan Tora yang kini tampil di mana-mana," ujarnya. Dalam film "Janji Joni" yang disutradarai Joko Anwar ini, Nico berperan sebagai Joni si pengantar rol film. Dalam menjalankan pekerjaan inilah, Joni yang karakternya sangat lugu akan menemui beberapa orang dengan karakter yang berbeda. Orang-orang ini lah yang nantinya akan diperankan oleh Rachel, Surya, Tora dan juga Sujiwo Tejo, Winky Wiryawan, Jajang C Noer, Ria Irawan, Robby Tumewu, Indra Birowo, Gito Rollies dan satu aktor laga Barry Prima.
Termasuk karakter Desy, yang diperankan Mariana sebagai pengganggu Joni dalam menjalani pekerjaanya.
Rencananya film Janji Joni ini akan dirilis sekitar bulan April 2005. |
|
|
|