|
Banyak dari kita yang dengan sengaja
ataupun tidak berkenalan dengan seseorang lewat internet. Perkenalan
tersebut bisa saja berlanjut ke arah yang lebih intim lagi, meskipun
kedua belah pihak belum sempat bertemu muka.
Dalam fenomena sosial budaya ini, terdapat beberapa keuntungan dan
kelemahan yang menyentuh masalah cinta virtual ini. disini akan coba
saya kemukakan untuk kemudian bisa kita bahas bersama.
KEUNTUNGAN :
* jarak yang terbentang bukanlah masalah lagi. kita dapat dengan
bebas berkomunikasi dengan siapapun dan di negara manapun. karena
itu hubungan virtual ini juga banyak sekali menghasilkan inter
racial couples (termasuk inter nation couples)
* resio ketertarikan terhadap fisik dan material pada pandangan
pertama bisa ditekan sekecil mungkin, walaupun tetap saja ada usaha
usaha menarik perhatian lawan jenis dengan mengirimkan foto foto
terbaik kita.
* komunikasi cepat dan lebih dalam. Tidak seperti dalam pacaran
biasa yang mesti menunggu waktu perjanjian untuk bertemu, pacaran
lewat internet dapat dilakukan dimana saja. bisa di warnet, di
tempat kuliah, di kantor, dan di rumah. jam-nya pun fleksibel, bisa
dimana saja.
KELEMAHAN :
* Niat pihak lain. Untuk mereka yang memiliki hubungan virtual
dengan seseorang jauh, mereka akan mendapatkan kesusahan untuk
mengetahui kebenaran informasi yang diberikan oleh ybs. Misalnya
mengenai status pernikahan, umur, aktivitas dll.
* Kesalah pahaman. Komunikasi virtual selain dapat kita pulas
sedemikian rupa, gampang pula menimbulkan kesalah pahaman. Ini semua
dikarenakan kita tak dapat melihat body language lawan bicara kita.
sedangkan saya yakin bahasa tubuh kita seperti senyuman, gerakan
tangan dan lain lain adalah bagian penting dalam suatu komunikasi.
* Ketidaktahuan. Dalam suatu club perkawinan campuran international
yang saya ikuti, banyak sekali wanita (maupun pria) dari negara
miskin yang datang ke negara negara kaya karena pernikahan yang
dimulai dari internet. Hal ini tentu saja bukanlah masalah, namun
saya ambil kesimpulan bahwa sebagian besar dari mereka mendapatkan
shock budaya di negara kaya tersebut. Mereka kemudian depresi, home
sick, menyesal dll. Hal ini semata mata adalah karena perbedaan
persepsi kehidupan dan gaya hidup masing masing budaya.
Karena itu sebelum anda memutuskan untuk serius melanjutkan hubungan
virtual anda, saya sarankan untuk berhati hati dan juga usahakan
untuk bertemu dahulu dengan calon pasangan anda tersebut.
Salam manis
|