| Arsip Progress Home | Contact Us Agustus 2004 |
|
|
|
[08/21/04] "Lima Dasar Untuk Hidup" yang disarikan dari buku Take Dominion karya Bob Weiner dituliskan kembali pada halaman inspirasi. Mengingat apa yang telah diajarkan kepada kita itu penting selama apa yang diajarkan masih perlu dikerjakan dalam hidup kita. Baca selengkapnya...
Di sisi kiri ditambahkan link tentang 'Meletakkan Dasar' yang akan berisi rekaman ulang dari pelajaran-pelajaran rohani yang kami terima sejak tahun 1993 sampai sekarang. (Lihat...)
[08/20/04] Kalau anda ingin membaca alkitab bahasa Indonesia pada Pocket PC, anda bisa mendownload filenya di sini (TB.PDB). File tersebut dalam format palm database, tetapi dapat dibuka dengan sofware gratis keluaran Olive Tree. Sebagai tambahan, dengan AvantGo anda dapat berlangganan beberapa bacaan menarik, misalnya Our Daily Bread, Daily Widom, God's Word, Light of The World, Mobile Disciples atau The Bible Minute. Selamat menikmati teknologi!
[08/19/04] Hari ini kami menerima kiriman paket dari Bob Weiner berupa buku-buku, CD dan video pelayanannya di Cuba. Bulan ini tampaknya time of refreshing bagi kami. Kami banyak bergaul dengan mahasiswa internasional dan bulan ini satu telah membuka hatinya untuk Tuhan.
[08/14/04] Tentu saja linux dapat membuka video musik dari Yahoo Launch dan situs video stream lain yang biasanya hanya mengijinkan komputer yang terinstal Windows Media Player. Untuk itu diperlukan kekreatifan kita. Berikut ini disediakan contoh perl script untuk tujuan tersebut. Selengkapnya...
[08/12/04] Halaman untuk memesan distribusi linux tersedia. Kali ini hanya khusus untuk teman-teman di North America. Pembayaran bisa dilakukan dengan Visa maupun Mastercard melalui Paypal. Lihat selengkapnya...
[08/08/04] Minggu pagi kami kembali menghadiri kebaktian di SLCF. Tempat yang baru ini sangat refreshing. Jemaatnya hidup dan dinamis mirip Jemaat Jogja. Selesai kebaktian kami diundang makan siang di rumah Bruce & Joanne. Anak dan cucu merekalah (Ben, Rachel dan anaknya Lydia) yang saat ini sedang melayani di Kalimantan. Kami ditunjukkan foto-foto mereka dan bagaimana mereka membantu anak yatim piatu dan orang-orang yang terbuang serta hampir mati, kembali mempunyai harapan. Sehabis makan siang Bruce menerima telepon dari Ben yang mengabarkan tentang keadaan istrinya yang saat itu sedang di rumah sakit karena keguguran. Kami berdoa untuk Rachel yang sedang dirawat di rumah sakit. Jam 7 malam kami menghadiri trianing yang diadakan oleh Lorie. Lorie adalah pekerja international untuk Gobal Leadership Network. Akhir tahun ini ia akan sudah mengunjungi 30 negara lain. Jam 9.30 kami baru kembali ke Provo.
[08/06/04] Kali ini kami akan membagikan resep kesukaan kami sewaktu di Jogja. Ca kangkung ala 100 macam masakan panas dan ayam saus inggris hasil modifikasi Hendro, merupakan santapan lezat untuk makan malam. Lihat resep...
[08/05/04] Halaman muka web ini juga dipasang di http://webpub.byu.net/hendro Apabila anda tidak menyukai pop up dan iklan sisi kanan geocities, silakan bookmark link tersebut. Sinkronisasi dengan halaman yang ada di geocities, kami lakukan setiap ada kesempatan ke perpus atau ke lab umum.
Info Buku: Amplified Bible & Renewing the Mind Meditasi: Belajar Ala Salomo
[08/04/04] Inilah beberapa links ke presentasi kami di Geological Society of America: [1] Strain partitioning... [2] Long term surface... [3] Tectonic Anatomi... Geology Dept. BYU bakal menanggung perjalanan dan penginapan kami di Denver, Colorado. Grant dari GSA masih kami tunggu pengumuman- nya. Kalau ada tambahan dana kan asyik, bisa untuk beli buku-buku atau untuk merayakan ultah Nova nanti. [Ia minta dirayakan di Cheescake Factory Restaurant, Denver :-D] Sambungan dari An Evaluation of the Broad-Terrane... masih 'in press' tunggu saja tanggal terbitnya [abstraknya harus sembunyi dulu alias belum boleh tampil di sini ;-).
[08/03/04] Kemarin kami menerima kabar bahwa abstrak yang kami kirim ke GSA, keduanya diterima. Itu berarti kami bakal menikmati hawa Cororado di musim gugur mendatang. Sekarang kami masih menunggu travel grant yang tengah kami ajukan.
Hari Minggu kemarin [08/01/04], kami bertemu Bob Weiner di Salt Lake Christian Fellowship. Beliau baru pulang dari perjalanannya ke beberapa kota di Indonesia [Medan, Surabaya, Denpasar, dan singgah sebentar di Jakarta] dan mampir untuk menyampaikan khotbahnya di sini. Kami sempat ngobrol dan foto bersama. Tak lupa ia berdoa untuk kami dan memberikan kartu namanya.
Di tempat baru ini, kami mendapatkan banyak kenalan baru. Mereka mengirim email dan mengundang kami untuk makan malam bersama. Sampai kami kewalahan mengatur jadwalnya. Ternyata Jemaat ini cukup concern dengan Indonesia. Dua orang utusan mereka tinggal di Kalimantan dan membantu menyekolahkan puluhan anak yatim piatu di sana. Beberapa tenaga lokal disekolahkan pada bidang pertanian, supaya bisa membantu para petani di sana, ada pula yang disekolahkan di Law school, supaya bisa mengatasi masalah-masalah yang menyangkut hukum di negeri kita.
Sabtu [07/31/04] Bang Izaak telepon dan memberitahu Bob Weiner singgah di Salt Lake. Tentu saja kami segera menengok websitenya dan melihat schedule yang tertera di situ. Kami pun bersiap untuk bertemu dia di sana.
Di tengah-tengah, sibuknya kami melakukan penelitian dan belajar, tak lupa kami main tenis. Ternyata olahraga ini mengasyikkan juga. Di Indonesia, orang yang sedang belajar main tenis mungkin hanya akan kecapaian mengambil bola. Di sini kami disediakan bola satu keranjang [sekitar 200-300 bola]. Bukankah lebih menyenangkan capek bermain di lapangan daripada capek jadi kacung? :-D Sudah beberapa kali kami main single dan double. Disamping membakar kalori, olahraga ini mendatangkan banyak teman.
Sudah dua kali kami mengunjungi Park City, Utah. Disamping melihat-lihat kotanya yang indah, bersih dalam keadaan yang bergunung-gunung itu, kami sempat melihat-lihat factory outlet di sana. Memang kalau mau mengunjungi semua counter tokonya, seharian nggak bakalan rampung.
Kami ke sana sekadar berlibur. Karena itu kami tidak tergesa-gesa. Dalam perjalanan pulang, kami mampir di Provo Canyon, menghidar dari teriknya matahari musim panas dan menikmati makan siang sambil melihat air terjun. Dari situ kami nonton film 'The Day After Tomorrow' bareng teman-teman. How beautiful the life is!
Minggu sebelumnya, setelah Nova memberikan ceramah seputar Indonesia kepada ibu-ibu yang tinggal di seputar apartemen, mereka mendapuknya untuk menyampaikan kursus membuat martabak mini . Sambutannya tampak antusias melihat larisnya makanan itu sampai-sampai suaminya tidak kebagian! Eh, lha wong uangnya dari mereka kok..he..he..he. |
|
|
|
Copyright © 2004 - Hendro Nugroho |