|
Artikel Yesus Anak Herodes (Tersanggah) |
|
| |

|
Artikel : Yesus Anak Herodes |
Terbuktikan Yesus = anak kandung Herodes! Bocoran pertama khusus bagi mereka yg kuat mental:-)) Kalho oret2an ini mau di fwd kepada rekan2 yg lainnya juga silahkan, karena saya berani mempertanggung jawabkan ke absahan dari oret2an ini. "WARNING KERAS!" Oret2an hanya boleh dibaca oleh orang yg kuat mental maupun kuat iman saja, karena oret2an ini bisa ditafsirkan sebagai ajaran sesat, bahkan jangan2 nanti iman maupun kepercayaan Anda bisa jadi goyah! Memang mang Ucup ini edan, moso sih suasana menjelang Natal mau dirusak dgn berita sensasi murahan seperti ini:-) Tetapi sebelumnya Anda menghakimi saya bacalah dahulu s/d bagian terakhir! Dijamin bahwa oret2an saya ini benar 100%! Kemarin Vatikan telah mengungkapkan rahasia Fatima yg ketiga sedangkan hari ini mang Ucup akan meng-ungkapkan:"Siapa ayah Yesus yg sebenarnya?". Perlu ditekankan disini oret2an ini bukannya hasil dari daya khayalnya mang Ucup melainkan berdasarkan fakta sejarah dan sebagian besar juga diambil dari Alkitab. Sumber lainnya ialah dari kitab Protevangelium yg ditulis pada abad kedua oleh Yakobus dari Ephesus. Apakah Anda tahu bahwa ayah kandung Yesus yg sebenarnya adalah Herodes! Wah ini satu pernyataan yg benar2 sangat menyesatkan, karena basis dasar dari ajaran umat Kristen "Yesus itu adalah Putera Allah" - Bunda Maria mengandung bukannya dari manusia melainkan dari Rohulkudus. Sedangkan mang Ucup menulis bahwa Yesus itu putra kandungnya Herodes. Ini namanya menghujat Allah, bukan saja hanya menginkari apa yg tercantum di Alkitab, bahkan menghina Allah. Bayangkan saja mana mungkin Tuhan Yesus bisa menebus dosa umat manusia, kalau Yesus sendiri keturunan langsung dari Raja Herodes yg paling jahat, pernyataan ini sama halnya seperti kalau mang Ucup menulis bahwa Yesus itu putera kandungnya dari Hitler, kenapa enggak sekalian saja menulis bahwa Yesus itu anak setan! Berdasarkan tradisi gereja hari kelahiranNya Bunda Maria dirayakan pada tgl. 8. September, Maria adalah putri dari Matthias dan Anna. Ia adalah seorang gadis yg cantik, ketika ia berusia 6 bln Ia sudah bisa jalan. Ia diserahkan menjadi biarawati (gadis pelayan) Bait Suci sejak Ia berusia 3 th, karena Maria adalah keturunan dari suku Lewi. Raja Herodes Agung (40-4 M) mempunyai 5 orang istri, salah satu istrinya yg bernama Mariamne adalah cucu bekas imam besar Hirkanus. Dari hasil pernikahan dgn semua istri2nya ini ia mendapatkan 7 orang putera. Salah satu karya terbesar dari segala usahanya Herodes dlm bidang pembangunan adalah merekonstruksi kembali Bait Suci di Yerusalem yg dimulai pada permulaan th 19 sM, oleh sebab itulah keluarga Herodes sering dtg berkujung ke Bait Suci. Di Bait Suci itulah juga Antipater putera sulungnya Herodes bisa berkenalan dgn Maria sehingga akhirnya mereka menikah. Tidak lama kemudian Antipater beserta Ibunya Doris ditangkap dgn tuduhan mau mengkudeta ayahnya sendiri, mereka dikurung selama 3 th dan beberapa hari sebelumnya kematiannya Herodes sendiri Antipater beserta Ibunya dijatuhi hukuman mati. Pada saat Antipater di tangkap Maria sedang dlm keadaan hamil, karena Maria ketakutan maka Ia melarikan diri ketempat Elisabeth sanak keluarganya. Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya. Mendengar berita bahwa Antipater telah ditangkap dan dihukum mati, maka Maria menikahi Yusuf dan akhirnya melahirkan Yesus puteranya Antipater di Betlehem. Orang Majus memberitakan kepada Herodes bahwa telah lahir seorang raja di Betlehem. Herodes mengetahui berdasarkan undang2 Rumawi yg berhak menjadi raja adalah keturunan langsung dari Antipater ialah Tuhan Yesus, karena Antipater adalah putera sulungnya. Sedangkan Herodes sangat membenci Antipater maka dari itu untuk menghindari hal ini terjadi Mat 2:16 Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. Tetapi beruntung sebelum hal tsb diatas terjadi Mat 2:13-14 nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia." Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir. Ketika masa kanak2 Yesus, Maria pernah menyatakan rasa kecemasan hatinya, karena kehilangan Dia, maklum Ia masih tetap khawatir akan acaman Herodes trerhadap Putranya. Ternyata Yesus berada 3 hari di dlm Bait Suci, Luk 2:47- 48 Dan ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata ibu-Nya kepada-Nya: "Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau." Jawab-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?" Begitu juga ketika Tuhan Yesus mengusir para pedagang kaki lima di Bait Suci Mat 12-13 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun." Yesus menyatakan Bait Suci adalah rumah Bapa-Ku, karena yg membangun Bait Suci adalah Herodes, atau eyang kandungNya langsung, oleh sebab itulah Ia merasa turut memiliki Bait Suci tsb. Cobalah renungkan oleh Anda kenapa para pedagang maupun orang Farisi, tidak ada yg berani menghalangi tindak tanduk Tuhan Yesus pada saat Ia mengobrak-abrik pada pedagang di Bait Suci, bahkan merajam Tuhan Yesus, karena mereka sebenarnya mengetahui bahwa Tuhan Yesus itu sebenarnya adalah putra kandungnya dari Herodes. Dan renungkanlah kenapa orang Farisi harus menunggu sekian tahun, baru mereka berani menyalibkan Tuhan Yesus? Bahkan sebelum Pilatus berani menyalibkan Tuhan Yesus pun ia mengirim Tuhan Yesus terlebih dahulu menghadap Herodes, mengingat Tuhan Yesus adalah keluarga langsung dari Herodes. Apakah Anda masih meragukan bahwa Tuhan Yesus adalah anak kandungnya dari Herodes? Setelah Herodes Agung meninggal dunia ia mewariskan kerajaannya kepada tiga dari antara anak2nya - Yudea dan Samaria kepada Arkhelaus (Mat 2:22), Galilea dan Perea kepada Antipas dan daerah2 bagian timurlaut kepada Filipus (Luk 3:1). Arkhelaus memerintah di Yudea ditempat ayahnya Herodes, karena ia melanggar undang2 agama Yahudi dgn mengawini Glaphyra, janda dari Aleksander, saudara satu ayah, maka ia di pecat dan dibuang oleh kaisar. Sedangkan Antipas adalah anak termuda dari Herodes dan istrinya Maltake, ia menonjol pada peristiwa Yohanes Pembaptis yg dihukum penggal olehnya. Dari semua anak Herodes dialah yg paling pinter dan seperti ayahnya ia tokoh pembangunan yg besar. Kota Tiberias di danau Galilea adalah bangunan dia (22M) untuk menghormati kaiser Tiberius dinamainya kota itu demikian. Yesus menjuluki dia si srigala itu (Luk 13:31) dan Pilatus mengirim Yesus kepadanya sebelum Ia diadili (Luk 23:7). Pilatus sebenarnya bermusuhan berat dgn Herodes Lukas 23:12 Dan pada hari itu juga bersahabatlah Herodes dan Pilatus; sebelum itu mereka bermusuhan. Pilatus sebagai wali negeri mempunyai kekuasaan penuh. Dialah yg berhak mengangkat para imam besar, bahkan Bait Suci beserta dana2nya berada dibawah pengawasan dia. Ia memiliki kekuasan penuh atas hidup dan mati seseorang atau mengubah hukuman berat keputusan Sandherin, yg harus disahkan oleh dia. Disamping itu ia juga warga Romawi. Orang yg sedemikian tinggi pangkatnya dan begitu berkuasa, kenapa Ia tidak berani mengadili Yesus secara langsung???? Karena ia mengetahui bahwa Yesus adalah putra kandungnya Herodes, maka dari itu walaupun Pilatus sedang bermusuhan dgn Herodes, ia harus menebalkan muka untuk minta ijin terlebih dahulu dari Herodes MUSUHnya! Disamping itu Pilatus adalah warga Romawi sedangkan Herodes orang Yahudi. Bayangkan saja oleh Anda ketika jaman penjajahan Belanda , apakah mungkin Gubenur Belanda mau minta ijin terlebih dahulu kepada Sultan Pribumi untuk menghukum seorang anak tukang kayu dari desa? Disinilah kita bisa menilai betapa pentingnya tokoh Yesus itu. Sama seperti halnya Jaksa Agung tidak akan berani mengadili puteranya Soeharto sebelum beliau dapat restu terlebih dahulu dari Babe nya langung. Kenapa Yesus tidak memulai kariernya sedini mungkin? Dan kenapa Alkitab tidak menulis riwayat hidup Yesus ketika masa kecil dan remajaNya? Karena Ia beserta keluarganya harus menyembunyikan diri dari Herodes, setelah puluhan thn lewat baru Ia berani tampil dgn harapan semuanya sudah terlupakan. Itulah alasan utamanya kenapa Yesus baru memulai meniti karierNya ketika Ia sudah menginjak usia dewasa. Maka dari itu wajarlah pada saat Ia berada di persembunyian tidak ada orang yg tahu tentang Yesus maupun anggota keluargaNya, oleh sebab itu tidak ada yg bisa diberitakan maupun di tulis di dlm Alkitab. Nah jadi dgn demikian terungkaplah juga dgn jelas, kenapa tidak ada riwayat hidup Yesus ketika masa kecil maupun ketika masa remajaNya. Yesus sendiri tidak pernah berjusta maka dari itulah Ia selalu menyatakan dan menamakan diriNya sebagai "Anak Manusia" Ia tidak pernah sekalipun juga mau menyatakan diriNya sebagai Anak dari Rohulkudus. Cobalah Anda renungkan apa yg akan terjadi ketika jaman Orba apabila para demonstran langsung mereplokamasikan adanya Presiden baru sebagai pengganti Pak Harto? Apakah tidak akan langsung tembak di tempat? Tetapi kenapa hal ini tidak terjadi Yoh 12:12-13 ketika orang banyak yang datang merayakan pesta mendengar, bahwa Yesus sedang di tengah jalan menuju Yerusalem, mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Dia sambil berseru-seru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!" Herodes tidak berani bertindak begitu juga orang Farisi, karena mereka mengetahui bahwa yg disanjung ini benar2 Raja Israel tulen alias putra kandungnya dari Herodes. Begitu juga dgn pak Harto ia akan ragu2 memberikan perintah tembak di tempat apabila yg disanjung itu adalah Ibu Megawati putri tulennya dari Bung Karno. Tetapi kalau mang Ucup yg disanjung pasti udah di dor duluan! Ketika Ia mau disalib Tuhan Yesus mendapatkan banyak sekali tuduhan palsu, tetapi tidak satupun yg Ia mau jawab terkecuali tuduhan bahwa Yesus itu adalah Raja orang Yahudi, kenapa? Karena Ia tidak pernah mau berdusta dan Ia lah yg sebenarnya berhak untuk menjadi Raja Yahudi, karena Yesus adalah anak kandungnya Herodes! Enggak percaya bacalah Alkitab! Mat 27: 11-12 Lalu Yesus dihadapkan kepada wali negeri. Dan wali negeri bertanya kepada-Nya: "Engkaukah raja orang Yahudi?" Jawab Yesus: "Engkau sendiri mengatakannya." Tetapi atas tuduhan yang diajukan imam-imam kepala dan tua-tua terhadap Dia, Ia tidak memberi jawab apapun. Kenapa Pilatus tidak menanyakan: "Apakah kamu ini Mesias?", sebenarnya apabila Yesus mengakui bahwa Ia itu Mesias hukumannyapun sama ialah hukuman mati, karena menghujat nama Allah! Tetapi karena Pilatus tahu dan juga bisa dibuktikan bahwa Yesus adalah anak kandungnya dari Herodes, maka dari itulah ia mengajukan pertanyaan: "Engkaukah raja orang Yahudi?" Karena tuduhan itulah Yesus disalib sesuai dgn pengakuannya sebagai Raja dari orang Yahudi. Mat 27: 37 Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: "Inilah Yesus Raja orang Yahudi." Tentu banyak para pembaca yg akan menolak dan tidak bisa menerima oret2an tsb diatas dan Anda tetap bertahan bahwa Yesus itu adalah Tuhan. Perlu ditekankan disini mang Ucup tidak menyangkal bahwa Yesus itu adalah Tuhan, tetapi sebelumnya Ia menjadi Tuhan, Yesus adalah manusia biasa atau anak kandungnya dari Herodes, setelah ia disalib baru Yesus menjadi Tuhan dan Kristus. Sebab hal inilah yg dinyatakan oleh Kitab Suci. Kis 2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus." Nah saya kira berdasarkan alasan2 tsb diatas yg didukung oleh fakta sejarah, logika, maupun Alkitab, maka dari itu mang Ucup yakin hakul yakin Anda akan meng- Amin-kan semua pendapat saya ini dgn ucapan setujuuuuuu...u! Bahkan meng-acung jempolkan mang Ucup. Oret2an ini akan saya akhiri dgn tanpa adanya protest dari siapapun juga. Tengkyu berat atas dukungan moril dari semua rekan2 maupun para pembaca yg saya muliakan. Tetapi kalau ternyata ada yg "berani" protest juga, harap berikan dalih2 yg kuat, agar tidak disebut BLOON alias GEBLEK nantinya! Biarlah nanti fakta yg membuktikan apakah si penulis ataukah yg protest, yg lebih telmi tulalit... Maranatha Mang Ucup Email: [email protected] <mailto:[email protected] Homepage: www.mangucup.com <http://www.mangucup.com |