-
Kesesuaian
Beberapa
indikator yang mendukung bahwa kurikulum Program Studi di lingkungan
Fakultas MIPA telah memiliki kesesuaian, yaitu; (1) pendidikan telah
diarahkan pada penegakan dasar-dasar moral dan IMTAQ yang kokoh.
Prinsip ini dimaksudkan sebagai pemberian kemampuan bagi mahasiswa
untuk secara jelas dapat membedakan antara perbuatan baik yang
bermanfaat dan perbuatan jahat; (2) metode pengembangan dan
organisasi kurikulum telah diadaptasikan kepada gradasi dan
tahap-tahap perkembangan psikologi manusia; (3) Pendidikan telah
dirancang untuk memberdayakan mahasiswa; (4) kurikulum telah
mengakomodasikan tuntutan lapangan kerja; (5) Disusun dengan
berpedoman pada KURNAS tahun 1994 dan dengan merujuk pada visi, misi
dan tujuan Fakultas.
Sedangkan kurikulum yang baru mengalami
beberapa revisi dengan mengacu pada tuntutan stakeholder dan
PP No. 045 TAHUN 2003
-
Relevansi
Kurikulum dikembangkan berdasarkan KURNAS 70% dan
muatan lokal 30 % dari total sks yang wajib ditempuh mahasiswa.
Sehingga hal ini telah memenuhi aspek pemenuhan tuntutan dan
kebutuhan akan tenaga dalam bidang sains yang bermutu dan mampu
bekerja profesional.
Mempertimbangkan kemajuan yang pesat dari perkembangan teknologi
informasi, maka sesungguhnya kurikulum telah meletakkan dasar-dasar
keunggulan kompetetif bagi lulusan, yang merupakan bekal tambahan,
yaitu (a) memiliki landasan IMTAQ yang kokoh; (2) Keterampilan
berkomunikasi dengan bahasa inggeris; (3) Keterampilan aplikasi
komputer profesional, (4) Jiwa/semangat dan keterampilan
entrepreneurship melalui matakuliah kewirausahaan; (5) Wawasan
kepemimpinan dan manajerial.
-
Struktur dan Isi
Kurikulum
Komponen kurikulum Program Studi mengikuti Kepmendiknas nomor.
232/U/2002 sebagai berikut: (1) Mata kuliah pengembangan kepribadian
(MPK) yaitu merupakan pengetahuan umum yang melandasi pembentukan
kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa; (2)
Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) adalah pengetahuan yang
membentuk ketrampilan keahlian sesuai dengan latar belakang
keilmuannya; (3) Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) adalah
matakuliah yang mendukung kemampuan menerapkan keilmuan yang pernah
dipelajari; (4) Matakuliah Berkehidupan Bersama (MBB) adalah
merupakan dasar yang membentuk kemampuan bermasyarakat dan kerja
team work; (5) skripsi adalah hasil penelitian yang berupa
pemecahan masalah atau pengembangan konsep baru.
-
Derajat Integrasi
Materi Pembelajaran
Derajat
integrasi materi bidang ilmu dalam kurikulum Program Studi telah
dirancang untuk berada dalam satu kesatuan yang memiliki sasaran
yang terarah dan jelas yaitu; mata kuliah wajib umum untuk
pembentukan dasar-dasar moral ketuhanan dan kemasyarakatan,
matakuliah yang termasuk kategori matakuliah wajib bidang studi
sebagai dasar untuk mencapai kompetensi sebagai sarjana sains,
matakuliah pilihan sebagai pemantapan tentang sains terapan agar
pemahaman terhadap konsep-konsep dasar MIPA menjadi teraplikasi
langsung dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa matakuliah yang
dipersiapkan untuk peluang kerja setelah lulus baik untuk bekerja
di instansi tertentu maupun akan berkarya secara mandiri seperti
matakuliah kewirausahaan dan PKL.
-
Kurikulum Lokal
Jurusan/Program Studi di lingkungan Fakultas
MIPA telah mengabsorbsi kebutuhan dan kepentingan lokal yang nampak
pada; (a) kelompok mata kuliah
umum (MWU) yaitu sebanyak 15 sks yang terdiri atas; (1) Bahasa
Inggris I: 2 sks; (2) Bahasa Inggeris II: 2 sks; (3) Kewirausahaan:
3 sks; (4) Aplikasi Komputer : 2 sks; (5) Kuliah Kerja Nyata: 4 sks;
(6) Pengantar Komunikasi : 2 sks: (b) Kelompok mata kuliah keahlian
pilihan (MKK) yang mencapai sekitar 40 % dari jumlah keseluruhan sks
yang wajib diambil.