Assalamu’alaikum warahmatullahi
wabaraakaatuh.
Salam Romansa!
Akhir-akhir ini,
masih banyak kita temui
muslimah-muslimah yang tidak menutup auratnya secara islami yaitu dengan
Berhijab. Padahal sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Q.S. Al-Ahzab : 59
yang artinya:
“Hai Nabi! Katakanlah kepada
istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min:
“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang
demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka
tidak diganggu.” Dan kita para muslimah, harus
menutup aurat kita, yaitu seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan,
dengan berhijab atau berjilbab.
Hijab sendiri memiliki banyak sekali manfaat bagi muslimah,
diantaranya adalah: 1. Jilbab adalah tanda kesucian. Allah Subhanahu wa
Ta’ala berfirman (yang artinya):
“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi),
maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi
hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)
Allah menyifati hijab sebagai tanda kesucian bagi muslim dan
muslimah. Karena hati tidak akan berhasrat bila mata tak melihat. Artinya,
bagi hati yang tidak melihat Insya Allah lebih suci. Begitu pula bagi hati
yang tidak memperlihatkan. Sehingga Insya Allah tidak menimbulkan fitnah
diantara mereka.
2. Hijab sebagai pelindung. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi
wassalam bersabda (yang artinya):
“Sesungguhnya Allah itu Malu dan Melindungi serta Menyukai rasa malu dan
perlindungan”
Sabda beliau yang lain (yang artinya): “Siapa saja di antara wanita yang
melepaskan pakaiannya di selain rumahnya, maka Allah Azza wa Jalla telah
mengoyak perlindungan rumah itu dari padanya.”
Jadi balasannya setimpal dengan perbuatannya.
Tetapi, fakta menunjukkan bahwa sekarang, banyak muslimah berhijab dengan
cara yang
salah. Berikut syarat menggunakan hijab secara islami:
1.
Menutupi seluruh anggota tubuh wanita -berdasarkan pendapat yang paling
kuat.
2.
Hijab itu sendiri pada dasarnya bukan perhiasan.
3.
Tebal dan tidak tipis atau trasparan.
4.
Longgar dan tidak sempit atau ketat.
5.
Tidak memakai wangi-wangian.
6.
Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
7.
Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
8.
Tidak bermaksud memamerkannya kepada orang-orang.
Jadi, sebagai remaja muslim yang berkualitas, mari kita jaga
kesucian diri, hati, pikiran, dan pandangan kita, khususnya untuk para
remaja muslimah.
Wabillahittaufik wal hidayah, Wassalamu’alaikum, warahmatullahi
wabarakaatuh.
Semoga bermanfaatJ