|
HIDUP ITU UNTUK SUKSES
SATU PELAJARAN
penting yang bisa diambil dari bisnis Tianshi adalah melihat
kenyataan bahwa setiap orang mempunyai peluang sama untuk
SUKSES.
Tidak peduli
anda kaya atau miskin, pintar atau bodoh, latar
belakang pendidikan SD, SMA, atau S3; semua sama. Setiap orang harus
menempuh jalan yang sama, jalur yang sama, tantangan yang sama,
tangga yang sama, hingga akhirnya mencapai puncak sukses.
Terdapat beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang konsep apa
itu sukses dan bagaimana untuk sukses, yaitu:
1. Mengukur sikap/mental sukses kita
2. Mau melihat sukses orang lain
3. Konsep CashFlow Kuadran
4. Belajar Investasi
5. Kekuatan Jaringan
6. Belajar memimpin
MENGUKUR SIKAP/MENTAL
SUKSES KITA
 UNTUK
menjadi orang sukses, harus mempunyai
mental orang sukses. Pertama-tama adalah mengenai
impian
atau cita-citanya. Orang sukses akan mempunyai impian/cita-cita
yang besar, berbeda dengan orang biasa yang hanya mempunyai impian
yang
sederhana dan mudah diraih.
Hal ini penting karena impian/cita-cita tersebut yang menggerakan
hidup kita, menyemangati kita untuk maju, memotivasi kita untuk
berusaha mengejar impian/cita-cita tersebut.
Akan tetapi bila impian/cita-cita tersebut tidak bisa
menyemangati kita untuk lebih maju, berarti itu bukan impian/cita-cita
melainkan hanya lamunan.
Buka seluas-luasnya pandangan kita ke dunia ini, apa yang kita
inginkan atau kebaikan apa yang ingin kita perbuat. Jadikan hal
tersebut impian/cita-cita anda dalam hidup ini. Jangan sampai karena
kita hanya berkubang di lingkungan kita saja sehingga tidak bisa
melihat dunia ini sebenarnya. Seperti halnya ikan yang ada di dalam
akuarium tidak akan mempunyai pandangan yang sama luasnya dengan
ikan yang ada di dalam samudera.
Sikap sukses kedua adalah
Tidak takut gagal. Selama ini
di sekolah, di lingkungan kerja, atau keluarga; kita diajarkan
supaya tidak pernah gagal tetapi tidak pernah diajarkan cara untuk
mengatasi kegagalan. Hal ini yang menyebabkan kita menjadi takut
gagal, takut rugi, takut salah, dll; yang pada akhirnya menyebabkan
kita memilih diam tetapi tidak pernah gagal daripada berusaha maju
dengan resiko gagal.
Intinya di sini adalah bahwa kita mungkin pernah gagal atau
mungkin juga dalam usaha kita nanti akan mengalami kegagalan tetapi
kita harus bisa bangkit berusaha lagi. Sekarang, semua
orang sukses yang
namanya terukir dalam sejarah, hidupnya dahulu juga diwarnai oleh
kegagalan-kegagalan, tetapi karena sikap
Pantang Menyerah mereka,
akhirnya mereka bisa Sukses.
MAU MELIHAT SUKSES
ORANG LAIN
MUNGKIN
kita merasa bahwa hidup kita ini sudah cukup sukses, mapan, baik
dari segi karier, kekayaan, dan nama baik. Tetapi marilah kita
melihat lebih luas di dunia di luar kita, mungkin ada yang lebih
sukses daripada kita, lebih baik daripada kita.
Bukan kemudian untuk menjadi jealous atau iri hati dengan melihat
kesuksesan orang lain, melainkan untuk
memacu diri kita sendiri
supaya lebih sukses. Dan yang penting supaya kita tidak menjadi
katak dalam tempurung.
Kalau memang ternyata terdapat orang lain yang lebih sukses di
puncak yang lain, kita harus
memberanikan diri untuk turun kembali
dan mulai mendaki puncak tersebut mulai dari nol. Karena itu carilah
terlebih dahulu
puncak gunung yang tertinggi, yang bisa membawa anda
ke puncak sukses tertinggi.
KONSEP CASHFLOW
KUADRAN
ROBERT T KIYOSAKI dalam
bukunya Cashflow Quadrant, membagi orang menjadi 4 menurut dari mana
uangnya berasal:
1. Kelompok pertama, Employer,
yaitu kelompok orang yang bekerja untuk mendapatkan gaji tiap
bulannya. Termasuk dalam kelompok ini adalah guru, pegawai negeri,
profesional kantoran, dan pegawai-pegawai perusahaan. Kelompok
Employer bila sudah tidak bekerja, tidak akan mendapatkan gaji lagi.
Kecenderungan kelompok ini adalah keamanan/kemapanan dari rutinitas
gaji perbulan.
2. Kelompok kedua, Self-Employer,
yaitu kelompok yang mendapatkan uangnya dari keahliannya seperti
dokter, pengacara, konsultan, tukang, dll. Misalnya mereka mempunyai
perusahaan, biasanya mereka yang memimpin langsung dan mereka yang
paling ahli diantara stafnya, sehingga tanpa mereka usaha/bisnis
mereka tidak akan lancar. Artinya, bila mereka tidak menggunakan
keahlian mereka maka uang tidak mengalir.
3.
Kelompok ketiga, Bisnis,
yaitu orang yang mendapatkan uang dari bisnisnya. Bukan lagi mereka
kerja untuk uang tetapi uang yang bekerja untuk mereka. Contoh
kelompok ini adalah pemilik korporasi, waralaba, dan
distributor network marketing.
Kelompok ini tidak bekerja untuk mendapatkan uang tetapi karena
mereka ingin bekerja, sikap mental ini yang bertolak belakang dengan
kelopok Employer.
4. Kelompok keempat, Investor,
yaitu orang yang mendapatkan uang dari usaha mereka menanamkan modal
mereka dalam berbagai usaha seperti saham, kepemilikan perusahaan,
bank, dll.
Dari CASHFLOW QUADRANT
ini, yang perlu diperhatikan adalah sikap mental mencari/mendapatkan
uang. Yaitu bagaimana seseorang bekerja berdasarkan keputusannya,
keinginannya, dan kesadarannya sendiri tanpa dibebani oleh paksaan
bekerja karena kebutuhan akan uang. Oleh karena itu, kita harus
berusaha untuk memasuki KUADRAN BISNIS karena disini sikap mental
ini terbentuk. Cara termudah masuk di kuadran ini adalah dengan
NETWORK MARKETING.
BELAJAR INVESTASI
HARUS DIAKUI bahwa kuadran
yang paling mapan adalah INVESTOR
dimana kita menggunakan kelebihan uang kita untuk berinvestasi dalam
berbagai usaha dan membuat berbagai usaha. Dan ilmu yang harus
dipelajari di kuadran ini adalah Cara menggunakan uang seperti
orang kaya
bukan seperti orang miskin.
Maksudnya, kita menggunakan uang kita dengan tepat dan berguna,
tidak hanya foya-foya dan hura-hura saja. Kemudian pelajaran untuk
mempelajari apakah suatu usaha akan berjalan dengan baik atau tidak
sebagai sasaran kita berinvestasi.
Di bisnis Tianshi, bisa kita anggap bahwa pembelian produk untuk
masuk ke bintang 2 atau 3 sebagai investasi, dan di sini kita mulai
belajar bagaimana berinvestasi dan menjalankan investasi tersebut.
Meskipun saat ini kita belum kaya, tetapi sangat bagus pelajaran
untuk menggunakan uang seperti orang kaya. |