emailnya Indonesia!
 indeks topik | kajian teologis | pustaka deedat | cari religious forum 
 

[Questions for Christians: Which one is correct?] [berislam setelah 5 tahun murtad]

Dialog Antar-Agama : FISIKA VS GEREJA

sinai

  anggota terhormat
 30 Jul 2002 13:09  [61.5.97.12]  nilai: 2nilai: 2 [komentar yang ini][tentang sinai][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

siupik :
sinai, hahahahah,,saya hampir ketawa geli membaca TULISAN ANDA.

saya pernah BERTANYA KENAPA UMAT ISLAM mUSTI DATANG KE NEGARA-NEGARA AMERIKA, EUROPA dan NEGARA INDUSTRI BARU ASIA.

padahal ISLAM gembar GEMBOR mereka TELAH MENGUASAI ILMU pengetahuan sejak dulu, !

sekarang anda silahkan JAWAB PERTANYAAN SAYA KENAPA ISLAM YANG KATANYA HIDUP bersama allah, tapi mereka JUSTRU DATANG KE DI LUAR NEGARA ISLAM..hehehehe ?

SETELAH ANDA MENJAWAB PERTANYAAN SAYA,SAYA AKAN SENANG HATI MENJAWAB PERTANYAAN ANDA..heheheh..!

Sinai:
Bismillaahirrahmaanirrahiim
DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH MAHA PENYAYANG


“ Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat,maka kemanapun kalian menghadap,di situlah wajah Allah.” (QS.Al Baqarah:115)

Islam adalah agama universal.Bagi Islam,tidak ada perbedaan antara Barat dan Timur,sebagaimana firman-Nya di atas. Orang-orang Barat adalah bagian dari masyarakat dunia.Allah mengutus Nabi-Nya sebagai rahmat bagi semua manusia.
Allah SWT berfirman :
”Dan tiada Kami mengutus kamu (Muhammad SAW),melainkan untuk (menjadi)
rahmat bagi semesta alam.”
(QS.Al-Anbiyaa’ :107)

Pada kenyataannya,di paruh pertama milennium kedua,kaum Muslimin mampu menguasai dunia, di saat bangsa Eropa kala itu masih melihat kebersihan sebagai setan,pengobatan masih di tangan dukun,dan para rohaniawan merintangi segala usaha untuk kemajuan dunia.Kaum Nasrani sibuk dengan menerbitkan keputusan2 larangan
dan bisnis pengampunan dosa. Abad inilah yang di sebut abad pertengahan,yang melambangkan masa2 keterbelakangan dan kegelapan Eropa

Orang Barat belajar di universitas2 Islam,dari para cendekiawannya dan dari buku-buku karangan kaum Muslimin. Barat juga belajar metode eksperimental induktif dari peradaban kaum Muslimin. Ketika itu..,mulailah Barat bangkit sementara kaum Muslimin justru tergelincir ; Barat bangun dari tidurnya sedang kaum Muslimin terlelap dalam tidur yang panjang…

Sejarah telah mengajarkan kepada kita bahwa peradaban adalah siklus ,dan waktu akan terus bergulir.Perubahan merupakan keniscayaan dan tetapnya keadaan adalah impossible.Itulah hukum perputaran kosmos yang permanen,sebagaimana di tetapkan oleh Al Qur’an ,Allah SWT berfirman :
“…… masa (kejayaan dan kehancuran) itu,Kami pergilirkan di antara manusia…” (QS.Ali Imran:140)

Obor peradaban pernah di pegang oleh Timur pada masa Mesir kuno,Venesia,Babilonia dan Persia. Kemudian obor itu berpindah ke Barat pada masa Yunani dan Romawi.Lalu kembali lagi ke Timur pada masa peradaban Islam Arab. NAmun ketika kaum Muslimin mengalami stagnasi dan keterbelakangan yang di sebabkan oleh kesalahannya dalam memahami agama dan aplikasinya,obor peradabanpun dengan cepat berpindah ke Barat dan mereka langsung menguasai kendali dunia hingga sekarang…

Bukankah dunia mengetahui nama2 besar para ulama,ahli filsafat,sastrawan,para tokoh,dan penguasa muslim.Ketenaran mereka telah bergaung di seluruh penjuru dunia.Dan mereka meninggalkan pengaruh yang sangat membekas dan berarti dalam wacana pemikiran,sastra,agama dan politik.

Dalam sains,dikenal nama Bairuni,Khawarizmi,Ibnu Haitsam,Abu Bakar Ar-Razi dan Zahrawi.
Dalam ilmu filsafat,dunia mengenal nama-nama besar seperti Ibnu Sina (Avesina),Ibnu Rusyd (Averos) dan Ibnu Thufail.
Dalam bidang agama,ada tokoh semisal Ghazali dan Ibnu Taimiyah.
Dalam sastra kita mengenal nama Muntanabi,Abu A’la Al Ma’ry,Abu Hayyan At Tauhidy dan Jalaludin Rumi.
Kita juga mengenal nama-nama semisal Nurudin,Mahmud Asy-Syahid dan Shalahuddin Al Ayyubi sebagai pakar dalam politik dan pemerintahan.
Yang saya paparkan hanyalah sebahagian kecil ! itulah potret keemasan umat Islam
Pada paruh pertama millenium kedua Masehi.

Pada paruh milenium kedua,kendali dunia ada pihak Barat.Ia mulai bangkit dari kegelapannya menuju cahaya,dari stagnasi menuju pergerakan,dari kelelapan menuju kesadaran,dari kemandegan menuju pembebasan dan dari puritanisme menuju Progresivitas.

Orang yang jujur tidak akan memungkiri bahwa sesunguhnya Barat maju dan berkembang karena berinteraksi dengan kaum Muslimin,baik pada masa perang ataupun masa damai,pada peperangan salib ataupun ketika perang di Andalusia ( sekarang Spanyol) dan Sisilia,serta daerah2 lain yang menjadi jembatan komunikasi antara kaum Muslimin dan orang2 Barat.


Demikian penjelasan saya untuk si upik. Baca pula selanjutnya,karena masih terkait..


----Sinai---

rada

  anggota jaya
 30 Jul 2002 13:09  [202.158.16.162]  nilai: 3nilai: 3nilai: 3 [komentar yang ini][tentang rada][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

sinai:
Ini hadits tentang hari kiamat. Tanda utama dari datangnya hari kiamat adalah matahari terbit dari Barat.Untuk beberapa waktu bumi di liputi kegelapan karena matahari tidak terbit seperti biasanya.Dan ketika terbit,ia akan terbit dari Barat atas kehendak Allah SWT.Demikianlah,matahari,bulan,tanaman,binatang,bahkan sel dan seluruh yg ada di alam semesta ini sujud dan tunduk kepada perintah Allah SWT

rada:
ini BUKAN hadist ttg kiamat. Itu cuma karangan anda saja. Hadist itu sangat jelas: mereka berdua melihat matahari terbenam, lalu Nabi bertanya, "Tahukah kamu kemana matahari pergi ketika terbenam?" Bukan "kemana matahari pada hari kiamat" atau semacamnya. Lagipula dalam hadist itu Muhammad jelas melanjutkan dengan berkata, "Dan itulah tafsir dari kalimat Allah: "dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui".
Kalimat itu adalah Surah 36:38.

Jadi bukan mengenai kiamat, ucapan Muhammad ttg matahari adalah tafsiran beliau atas Surah 36:38.

sinai

  anggota terhormat
 30 Jul 2002 13:11  [61.5.97.12]  nilai: 2nilai: 2 [komentar yang ini][tentang sinai][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

Bismillaahirrahmaanirrahiim
DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH MAHA PENYAYANG


Mengapa saya memberi inti dengan “ Fisika vs Gereja “ ?
Karena saya ingin kita semua berfikir melalui fakta tersebut,mengapakah ilmu pengetahuan (yang baru) melalui fisika saja sudah bertentangan dengan doktrin gereja ?

Tidaklah masalah siapa penemu dari teori-teori tersebut,entah itu Muslim ataupun non Muslim.karena memang ilmu pengetahuan itu untuk seluruh manusia.Namun yang terpenting adalah Allah SWT menyiratkan ilmu-ilmu tersebut di dalam Al Qur’an. Ini menjadi bukti nyata siapa sebenarnya pengarang Al Qur’an itu. Bagaimana mungkin seorang pengendara unta yang hidup di padang pasir (Arab) ,yang tidak dapat membaca dan menulis,yang hidup 1400 tahun yang lalu dapat mengetahui kenyataan itu. Ini sudah sepatutnya menjadi bahan renungan kita. Apakah mungkin Muhammad (SAW) mempunyai teropong bintang yang dapat membuatnya mengetahui bahwa di luar angkasa ada orbit,planet-planet,bumi bulat…dan sebagainya ? Sedang kita tahu di sekitar abad pertengahan saja Eropa mengalami masa kegelapan.
Mereka bahkan tak berani mengarungi lautan karena ada mitos bahwa bumi itu datar.

Untuk saat ini cukuplah saya kemukakan secara singkat saja.
Anda dapat membuka Al Qur’an dan membacanya,sedang untuk penjabarannya secara ilmiah ,akan saya tawarkan kepada Anda untuk memilih,manakah di bawah ini yang ingin Anda ketahui lebih dalam. ?
Di bawah ini adalah point2 yg utama saja. :

---------------------------------------MUKJIZAT AL QUR”AN-----------------------


TEORI BIG BANG ,

Teori ini baru di temukan ‘baru’ lima puluh tahun yang lalu.
Namun dengarlah apa yang dikatakan Nabi SAW yang tak dapat membaca itu 1400 tahun yang lalu,Allah SWT berfirman :
”Dan,apakah orang-orang yang ingkar itu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya langit dan bumi itu keduanya adalah suatu yang padu.Kemudian Kami pisahkan antara keduanya.” (QS.Al Anbiyaa’:30)

( Ini sesuai ramalan Yesaya 29:12 tentang ciri-ciri Nabi yang akan di utus,simak kembali pemaparan raybean )


ASAL MULA KEHIDUPAN

Seorang ahli Biologi non Muslim menjelaskan bahwa asal mula kehidupan adalah dari air. Teori ini baru di temukan ‘baru’ lima puluh tahun yang lalu.Namun dengarlah apa yang dikatakan Nabi SAW yang tak dapat membaca itu,1400 tahun yang lalu
Allah SWT berfirman :
“ Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.Maka mengapakah mereka tiada juga beriman ? “ (QS.Al Anbiyaa’ :30)

Di ayat lain juga diungkapkan :

“ Dan, Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari AIR,maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan kedua kaki,sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki.Allah menciptakan apa yang di kehendaki-Nya,sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
(QS. An Nuur:45)



PENCIPTAAN LANGIT

Allah SWT berfirman :
“ Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis.Kamu sekali-kali tidak dapat melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.Maka,lihatlah berulang-ulang,adakah kamu melihat sesuatu yang tidak seimbang ? Kemudian,pandanglah seklai lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah.”
(QS. Al Mulk : 3-4)

Bila kita melihat langit yang cerah,dapatkah Anda mengetahui bahwa ternyata atmosfir itu terdiri dari beberapa lapisan ? Anda tak akan bisa dengan hanya menggunakan mata telanjang. Bagaimanakah Rasulullah SAW yang hidup 1400 tahun yg lalu dapat mengetahui hal ini jika tidak dari Sang pencipta,yaitu Allah Ta’ala.



MATAHARI dan BULAN

“ Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis,dan menciptakan padanya BULAN YANG BERCAHAYA dan MEMBUAT MATAHARI SEBAGAI PELITA (yang cemerlang) ? “ (QS.Nuuh:15-16)

“ Telah kami bangun di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari). “ (QS.An Nabaa’:12-13)

“Mahasuci Dia Yang telah menjadikan gugusan bintang di langit dan menempatkan sebuah pelita (yang cemerlang) dan sebuah bulan yang bercahaya. “ (QS.Al Furqam:61)

Terbukti dgn ayat di atas,bulan hanyalah sebagai pemantul cahaya dan matahari sebagai sumber cahaya. MUSTAHIL penjelasan demikian dapat diketahui 1400 tahun yang lalu melainkan benarlah bahwa Al Qur’an itu wahyu dari Allah SWT.



ORBIT yang TERPAPAR dalam Al QUR’AN

“Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan (secara eksak).” (QS.Ar Rahmaan:5)

“Tidaklah mungkin matahari menyusul bulan dan malam pun tak dapat mendahului siang.Masing-masing beredar dalam garis edarnya.” (QS.Yasiin:40)

“Dan,Dialah yang telah menciptakan malam dan siang,matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu di dalam garis edarnya.” (QS.Al Anbiyaa:33)



ATAP yang TERJAGA BAIK

“Dan,Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terjaga baik (terpelihara),tetapi mereka berpaling dari tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.”
(QS Al Anbiyaa:32)

Hanya bumi yang memiliki atmosfir unik sehingga dapat menahan laju meteor2.Bandingkan dengan bulan yang memiliki kawah2 akibat benturan meteor tsb.



RELATIVITAS WAKTU

“ Dan,mereka meminta kepadamu supaya azab itu di percepat,tetapi Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya.Sesungguhnya,sehari di sisi Tuhanmu adalah seribu tahun dari tahun-tahun yang kamu hitung.” (QS. Al Hajj: 47)

“Dia mengatur semua urusan langit ke bumi,kemudian (semua urusan) itu kembali kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu .” (QS. As Sajdah : 5)



PERPUTARAN BUMI

“ Dialah Yang menciptakan langit dan bumi dengan sebenarnya ; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam…. (QS.Az Zumar:5)


FUNGSI GUNUNG

“Dan ,telah Kami jadikan di atas bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka,dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas,supaya mereka mendapat petunjuk. “ (QS. Al Anbiyaa :31)

Lihat juga di QS.Luqman :10


PROPORSI HUJAN

“Dan, Yang menurunkan air dari langit menurut ukuran (yang sesuai/diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati.Seperti itulah kamu akan di keluarkan (dari dalam kubur).” (QS. Az Zukhruf: 11)


PEMBENTUKAN HUJAN

“ Dialah Allah Yang mengirimkan angin,lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya,dan menjadikannya bergumpal-gumpal;lalu kamu lihat air hujan itu turun menenai hamba-hamba-Nya yang di kehendaki-Nya,tiba-tiba mereka menjai gembira.” (QS. Ar ruum:4


ANGIN PENYERBUKAN

“ Dan ,Kami meniupkan angin untuk “menyerbuki” (mengawinkan) dan Kami turunkan hujan dari langit,lalu Kami beri mimum kamu dengan air itu…. “(QS.Al Hijr:22)


KELAHIRAN MANUSIA

“ Kami telah menciptakan kamu;maka mengapa kamu tidak membenarkan ? Adakah kamu perhatikan (benih manusia) yang kamu pencarkan ? Kamukah yang menciptakannya ataukah Kami yang menciptakannya ? “
(QS. Al Waaqi’ah:57-59)


AIR MANI
“ Apakah manusia mengira bahwa ia akan di biarkan begitu saja (tak terurus) ? Bukankah ia hanya setitik air mani yang di pancarkan (ke dalam rahim) ? “ (QS. Al qiyaamah :36-37)

PENENTUAN JENIS KELAMIN BAYI

Kepriaan atau kewanitaan bayi itu tercipta dari air mani; dengan kata lain,sumber jenis kelamin itu bukan perempuan ,melainkan laki-laki.

Allah SWT berfirman :
“Dan,bahwa Dialah Yang menciptakan berpasang-pasangan,laki-laki dan perempuan,
dari air mani kala di pancarkan. “ (QS.An Najm :45-46)



SEGUMPAL DARAH yang MELEKAT di RAHIM

Zigot secara sempurna melekat di rahim ibu dan zigot itu mulai tumbuh. Rahim ibu terisi dengan cairan yang disebut ‘cairan amnion” yang mengitari zigot. Corak terpenting cairan amnion (tempat pertumbuhan bayi) adalah melindungi bayi dari pukulan2 yang berasal dari luar.Dengar apa yang di firmankan Allah SWT melalui utusan-Nya, 1400 tahun yg lalu :

“Bukankah Kami menciptakan kamu dari cairan yang hina,kemudian Kami tempatkan dia di tempat yang kokoh terlindung ? “ (QS.Al Mursalaat:20-21)



AWAL KEHIDUPAN MANUSIA

secara TERPERINCI Al Qur’an menjelaskannya 1400 tahun yang lalu :

“Dan sesungguhnya,Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah liat.Kemudian,Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh sekali.Kemudian,air mani itu Kami jadikan segumpal darah,kemudian segumpal darah itu Kami jadikan tulang belulang,kemudian tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging,kemudian Kami kembangkan menjadi makhluk yang (berbentuk ) lain.Maka, Mahasuci Allah,Pencipta terbaik. “ (QS. Al Mu’minuun:12-14)

Buka juga QS. Al Infithaar:6-8




-----Masihkan tak beriman juga------

sinai

  anggota terhormat
 30 Jul 2002 13:27  [61.5.97.12]  nilai: 2nilai: 2 [komentar yang ini][tentang sinai][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

Silahkan buka dan lihat foto-foto tsb sebagai bukti tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Saya sarankan,buka semuanya ya....

http://www.convertstoislam.com/Miracles/

rada

  anggota jaya
 30 Jul 2002 14:29  [202.158.16.162]  nilai: 3nilai: 3nilai: 3 [komentar yang ini][tentang rada][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

sinai:

MATAHARI dan BULAN

“ Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis,dan menciptakan padanya BULAN YANG BERCAHAYA dan MEMBUAT MATAHARI SEBAGAI PELITA (yang cemerlang) ? “ (QS.Nuuh:15-16)

“ Telah kami bangun di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari). “ (QS.An Nabaa’:12-13)

“Mahasuci Dia Yang telah menjadikan gugusan bintang di langit dan menempatkan sebuah pelita (yang cemerlang) dan sebuah bulan yang bercahaya. “ (QS.Al Furqam:61)

Terbukti dgn ayat di atas,bulan hanyalah sebagai pemantul cahaya dan matahari sebagai sumber cahaya. MUSTAHIL penjelasan demikian dapat diketahui 1400 tahun yang lalu melainkan benarlah bahwa Al Qur’an itu wahyu dari Allah SWT

rada:
Terbukti? Bulan hanya sebagai pemantul cahaya? Jangan2 anda sendiri tidak membaca apa yg anda posting ini. Bagian mana dari yg anda posting bicara soal "pemantul cahaya"?
Mungkin anda akan mengatakan, kata "cahaya" (nur) pada bulan itu menunjuk kepada cahaya yg direfleksikan. Tapi tahukah anda bahwa kata itu juga dipakai untuk Allah? Surah 24:35 bagian awalnya berbunyi: Allah is the Light (nur) of the heavens and the earth. Apakah Allah hanya pemantul cahaya juga?

sinai:

PERPUTARAN BUMI

“ Dialah Yang menciptakan langit dan bumi dengan sebenarnya ; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam…. (QS.Az Zumar:5)

rada:
Ini lagi. Apa hubungan isi dgn judul? Perputaran bumi? Mbok ya tulisan sendiri diperhatikan.

jurighulu

  anggota tetap
 30 Jul 2002 15:00  [202.152.6.196]  nilai: 1 [komentar yang ini][tentang jurighulu][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

lalu bagaimana dengan sub judul yang lainnya mas Rada ?

apakah bisa disangkal kebenarannya ?

sinner

  anggota tetap
 30 Jul 2002 15:49  [206.182.217.217]  nilai: 1 [komentar yang ini][tentang sinner][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

rada:
=====
Mungkin anda akan mengatakan, kata "cahaya" (nur) pada bulan itu menunjuk kepada cahaya yg direfleksikan. Tapi tahukah anda bahwa kata itu juga dipakai untuk Allah? Surah 24:35 bagian awalnya berbunyi: Allah is the Light (nur) of the heavens and the earth

sinner:
=======
Saya menemukan tranlasi yg berbeda pada ayat ini.

[23] 35] Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

jadi menurut saya "nur" disini adalah kata kerja atau mungkin tepatnya diterjemahkan menjadi "men-cahaya-i".

sinai

  anggota terhormat
 30 Jul 2002 17:28  [61.5.97.162]  nilai: 2nilai: 2 [komentar yang ini][tentang sinai][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA



rada:
ini BUKAN hadist ttg kiamat. Itu cuma karangan anda saja. Hadist itu sangat jelas: mereka berdua melihat matahari terbenam, lalu Nabi bertanya, "Tahukah kamu kemana matahari pergi ketika terbenam?" Bukan "kemana matahari pada hari kiamat" atau semacamnya. Lagipula dalam hadist itu Muhammad jelas melanjutkan dengan berkata, "Dan itulah tafsir dari kalimat Allah: "dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui".
Kalimat itu adalah Surah 36:38.

Jadi bukan mengenai kiamat, ucapan Muhammad ttg matahari adalah tafsiran beliau atas Surah 36:38.

Sinai :
Hadits yang Anda ungkapkan itu tidak lengkap. Lengkapnya adalah seperti di bawah ini. (.Alhamdulillah dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala saya mendapatkan hadits yg Anda maksud. ) .

Ini adalah hadits shahih.Hadits ini mengacu kepada salah satu tanda kiamat.

Sesungguhnya,semenjak Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan langit dan bumi,setiap matahari selalu terbit dari Timur dan terbenam di Barat dan ia meminta izin kepada Tuhannya untuk selalu melakukan hal itu dan ia selalu mendapat izin.Sehingga apabila telah datang suatu waktu yang di janjikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala ,dia meminta izin kepada Allah untuk terbit seperti biasanya akan tetapi kali ini ia tidak mendapat izin,kemudian dia meminta izin lagi akan tetapi ia tidak mendapatkan izin,kemudian ia minta izin lagi akan tetapi ia tetap tidak mendapat izin,selama tiga hari ia tidak kunjung terbit,kemudian di katakanlah kepadanya (Matahari) : “Kembalilah kamu dari tempat datangmu. “,maka ketika orang-orang belum bergerak (dari tidur) tiba-tiba matahari sudah terbit dari tempat terbenamnya (Barat).

Telah bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam :
“ Apakah kamu tahu kemanakah matahari ini akan pergi ? sesungguhnya ia adalah berjalan sehingga ia sampai ke suatu tempat di bawah Arasy,maka ia segera bersujud,ia selalu dalam keadaan sujud sehingga di katakan kepadanya : “ Naiklah kamu dan kembalillah ke tempat datangmu” ,maka ia pun terbit dari tempat terbitnya,kemudian ia berjalan sehingga ia sampai ke suatu tempat di bawah Arasy,maka ia segera bersujud,ia selalu dalam keadan demikian sehingga di katakan kepadanya : “Kembalilah kamu ketempat datangmu “ , maka iapun terbit dari tempat terbitnya,kemudian ia terus berjalan dan tak seorang manusiapun yang mempertanyakannya sehingga ia sampai ke tempat asalnya di bawah Arasy,maka di katakan kepadanya : “ Naiklah dan terbitlah kamu dari tempat terbenammu “ ,maka iapun terbit dari tempat terbenamnya (barat). Apakah kamu tahu kapankah hal itu akan terjadi ? itu akan terjadi pada waktu tidak akan berguna iman seseorang yang belum pernah beriman sebelumnya atau belum pernah berbuat baik dengan imannya. .”
(Riwayat Ahmad,Muslim dan Tirmidzi dari An Nawwas bin Sam’an)


Rasulullah SAW bersabda :
“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya (barat),apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu,maka semua mereka akan beriman,dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu .”
(Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah.Dan dari riwayat Ahmad,Abu Dawud dan Ibn Majah)

Sinai bertakbir-----Allahu Akbar! ----

sinai

  anggota terhormat
 30 Jul 2002 20:32  [61.5.97.109]  nilai: 2nilai: 2 [komentar yang ini][tentang sinai][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

------Sinai---- -------Sinai------

rada:
Terbukti? Bulan hanya sebagai pemantul cahaya? Jangan2 anda sendiri tidak membaca apa yg anda posting ini. Bagian mana dari yg anda posting bicara soal "pemantul cahaya"?
Mungkin anda akan mengatakan, kata "cahaya" (nur) pada bulan itu menunjuk kepada cahaya yg direfleksikan. Tapi tahukah anda bahwa kata itu juga dipakai untuk Allah? Surah 24:35 bagian awalnya berbunyi: Allah is the Light (nur) of the heavens and the earth. Apakah Allah hanya pemantul cahaya juga?

Sinai :
Anda tidak bisa menggunakan bahasa Inggris untuk menafsirkannya. Dalam bahasa Inggris, nur = light. Tetapi dalam bahasa Arab, di (QS.Al Furqan:61) , cahaya untuk bulan di gunakan kata = ‘ munir ’
dan untuk cahaya matahari digunakan kata = ‘ wahhaj ‘
Oleh karena itulah Kitab Al Qur’an di seluruh dunia selalu di sertai tulisan Arabnya,agar orang tidak sembarangan menterjemahkannya. Salah satu Mukjizat Al Qur’an adalah pada keindahan struktur bahasanya yang tidak bisa di samai oleh manusia manapun di dunia…,ini karena Al Qur’an adalah kalam Allah SWT. Karena Al Qur’an di buat dengan ilmu-Nya. Berbeda halnya dengan Bible yg selalu di sesuaikan dgn bahasa setempat,sehingga membuat isinya rancu dan membuat manusia manapun dapat menterjemahkannya sesuai keinginannya atau menambahkan ayat sesuka hatinya.

Banyak ayat Al Qur’an yang menyebut matahari dan bulan.Bila kata-kata bahasa Arab ini diselidiki,terungkaplah sifat yang menarik.Pada ayat ini kata siraj ‘ lampu ’ dan wahhaj ‘ terang membara ’ dipakai untuk matahari,sedangkan bulan di gunakan kata munir ‘ cerah berbinar-binar ’ . Sungguh ,manakala matahari menghasilkan panas yang amat tinggi dan cahaya yang amat terang benderang sebagai akibat dari reaksi nuklir di dalamnya,bulan hanya memantulkan cahaya yang di terimanya dari matahari.Ayat-ayat yang menunjukkan perbedaan ini adalah ,

“ Tabarakal-lazii ja’ala fis-sama’i buruujaw wa ja’ala fiihaa siraajaw wa qamaram muniraa.” (QS. Al Furqan :61)

“Mahasuci Dia Yang telah menjadikan gugusan bintang di langit dan menempatkan sebuah pelita (yang cemerlang) dan sebuah bulan yang bercahaya. “ (QS.Al Furqan:61)
----------------------------------------------------------------------------

“ Alam tarau kaifa khalaqallaahu sab’a samaawaatin tibaaqaa, wa ja’alal-qamara fiihinna nuuraw wa ja’alasy-syamsa siraajaa ..” (QS.Nuuh:15-16)

“ Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis,dan menciptakan padanya BULAN YANG BERCAHAYA dan MEMBUAT MATAHARI SEBAGAI PELITA (yang cemerlang) ? “ (QS.Nuuh:15-16)

--------------------------------------------------------------------------------

“ Wa banainaa fauqakum sab’an syidaadaa, wa ja’alnaa
siraajawwahhajaa ….” (QS.An Nabaa’:12-13)

“ Telah kami bangun di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari). “ (QS.An Nabaa’:12-13)

--------------------------------------------------------------------------------

Sedang pada (QS. An nuur 24: 35 ), cahaya Allah di gunakan kata = nuur

Perbedaan antara matahari dan bulan itu sungguh merupakan bukti dalam ayat ini. Yang satu di lukiskan sebagai sumber cahaya dan yang lain sebagai pemantul cahaya.Mustahil penjelasan seperti itu dapat di ketahui pada waktu itu. Baru berabad-abad kemudian,manusia mulai mempunyai pengetahuan ini. Karena itu,fakta bahwa informasi ini telah diberikan Al Qur’an merupakan satu bukti bahwa Al Qur’an di wahyukan oleh Allah Subhanahu wa Ta’la


rada:
Ini lagi. Apa hubungan isi dgn judul? Perputaran bumi? Mbok ya tulisan sendiri diperhatikan.PERPUTARAN BUMI
“ Dialah Yang menciptakan langit dan bumi dengan sebenarnya ; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam…. (QS.Az Zumar:5)


Sinai:
Bahasa Arab,bahasa pewahyuan Al Qur’an ,merupakan bahasa yang maju dan sangat kaya. Kosakatanya sangat luas dan variasi kata-katanya banyak.Karena alasan ini,beberapa verba (kata kerja) bahasa Arab tidak bisa di terjemahkan ke berbagai bahasa dengan kata tunggal.
Sebagai contoh,kata Khasyiya berarti ‘ takut yang di sertai takjub ‘ (untuk berbagai jenis rasa takut lain dipakai kata-kata lain).
Contoh lain, kata karia di pakai untuk mengacu pada
‘ kemalangan yang menohok ‘ ,yakni hari pembalasan.

Salah satu verba adalah takwir. Dalam bahasa Indonesia ini berarti ‘ menumpuk benda-benda seperti menumpuk kain terhampar. ‘ Sebagai misal,dalam kamus2 bahasa Arab,kata ini di pakai untuk tindakan saling membungkus dengan cara seperti sorban.
Ini adalah sebuah ayat yang menggunakan kata takwir.

“Khalaqassamaawaati wal arda bil-haqq, yukawwirul-laila ‘alan-nahari wa yukawwirunnahaara……..” (QS.Az Zumar:5)

“ Dialah Yang menciptakan langit dan bumi dengan sebenarnya ; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam…. (QS.Az Zumar:5)


Informasi yang terdapat di dlam ayat tersebut, mengenai saling bungkus (menutup) antara siang dan malam itu,mencakup informasi yang akurat tentang bentuk bumi. Situasi ini bisa benar jika bumi ini bundar. Ini berarti perputaran bumi ini telah diisyaratkan di dalam Al Qur’an.

Akan tetapi , paham astronomi tentang waktu,memandang dunia (bumi) secara berbeda. Sebagaimana yang telah disebutkan,dunia dikira planet datar dan semua penjelasan dan perhitungan ilmiah di dasarkan pada kepercayaan ini.
Akan tetapi, karena Al Qur’an itu firman Allah,kata-kata yang paling benarlah yang di pakai menjelaskan alam semesta.


----Masih tidak mau beriman ?-----telah nyata kebenaran itu-----

[ di-edit oleh sinai - 30 Jul 2002 21:23 ]

sinai

  anggota terhormat
 31 Jul 2002 14:08  [61.5.97.44]  nilai: 2nilai: 2 [komentar yang ini][tentang sinai][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

-----Sinai ----- ------Sinai-----

jurighulu

  anggota tetap
 31 Jul 2002 15:11  [203.123.225.163]  nilai: 1 [komentar yang ini][tentang jurighulu][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

mana nich om rada ??

rada

  anggota jaya
 31 Jul 2002 15:14  [202.158.16.162]  nilai: 3nilai: 3nilai: 3 [komentar yang ini][tentang rada][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

sinai:
Hadits yang Anda ungkapkan itu tidak lengkap. Lengkapnya adalah seperti di bawah ini. (.Alhamdulillah dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala saya mendapatkan hadits yg Anda maksud.

rada:
sementara anda tidak menyebutkan sumber yg anda kutip, saya berikan kepada anda sumber yg saya kutip: Database USC yg menghimpun hadist2 shahih Bukhari. Coba klik di sini: http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/hadithsunnah/bukhari/054.sbt.html#004.054.422

Anda akan menemukan di hadist no.421 apa yg telah saya kemukakan, dan anda akan menemukan bahwa dalam hadist itu jelas2 dikatakan: Itu adalah tafsir Surah 36:38 yg BUKAN soal kiamat seperti yg anda kira. Memang bagian akhir kisah perjalanan sang matahari itu yaitu ketika dia tidak diijinkan berjalan, ditafsirkan sebagai kejadian pada hari kiamat. Tapi yg jadi masalah bukan ttg itu, melainkan ttg bagaimana cara matahari berjalan, lalu berhenti di malam hari di Arasy, minta izin, dikabulkan baru bergerak lagi.

sinai:
Sinai :
Anda tidak bisa menggunakan bahasa Inggris untuk menafsirkannya. Dalam bahasa Inggris, nur = light. Tetapi dalam bahasa Arab, di (QS.Al Furqan:61) , cahaya untuk bulan di gunakan kata = ‘ munir ’
dan untuk cahaya matahari digunakan kata = ‘ wahhaj

rada:
Kata apa yg dipakai untuk cahaya bulan di ayat QS.Nuuh:15-16 yg anda juga kutip? Nur! Surah yg berbunyi: Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis,dan menciptakan padanya BULAN YANG BERCAHAYA dan MEMBUAT MATAHARI SEBAGAI PELITA (yang cemerlang)? Kata BERCAHAYA di ayat itu adalah: nur. Apa penjelasan anda?

Memang di (QS.Al Furqan:61) digunakan kata "munir" tapi benarkah itu artinya "memantulkan cahaya"?
Saya kutipkan surah lain: Surah 22:8 yg berbunyi: Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya
Kata "bercahaya" itu adalah "munir". Nah lho! Apakah wahyu itu sekadar memantulkan cahaya atau justru memancarkan cahaya?

Surah lain:
S 31:20:
Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu ni'mat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan. Sama, di sini juga dipakai kata "munir" yg diartikan MEMBERI penerangan.

Jadi anda salah.

sinai:
Informasi yang terdapat di dlam ayat tersebut, mengenai saling bungkus (menutup) antara siang dan malam itu,mencakup informasi yang akurat tentang bentuk bumi. Situasi ini bisa benar jika bumi ini bundar. Ini berarti perputaran bumi ini telah diisyaratkan di dalam Al Qur’an.

rada:
Tetap saja tidak ada pernyataan bahwa bumi berputar. Bahkan kalaupun pengertian menutupkan itu mengimplikasikan bumi yg bulat, tidak dengan sendirinya berarti bumi berputar. Bahkan dalam Qur'an kita membaca pernyataan2nya bahwa mataharilah yg bergerak, yg membawa efek yg sama: malam dan siang saling menutupkan . Kenapa anda menggiringnya ke kesimpulan bumi yg berputar?

gembala_sapi

  anggota tetap
 3 Aug 2002 11:25  [202.154.7.187]  nilai: 1 [komentar yang ini][tentang gembala_sapi][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

Sejarah mencatat sikap Gereja di abad kebangkitan Eropa sangat bermusuhan terhadap segala yg berbau IPTEK , ini disebabkan banyak temuan dari ilmuwan yg berlawanan dengan Gereja. Seperti ilmuwan mengatakan bumi itu bundar dan mengelilingi matahari dianggap Gereja sebagai ajaran yg menyesatkan dan hukumannya harus dihukum bakar. Orang yg menterjemahkan Bibel dalam bahasa Inggris saja akan disalahkan.
Berikut tulisan Dr Peterson Smyth dalam buku 'How We Got Our Bible'
"Para pembaca buku terjemahan Bibel dibakar dengan mengalungkan salinan buku tsb, pria dan wanita dieksekusi karena mengajari anak-anaknya berdoa dalam bahasa Inggris. Ketika para suami berhadap-hadapan dengan istri-istrinya, anaknya diperintahkan menyalakan api kematian orang tuanya. Selain itu pemilik Bibel terjemahan itu dikejar-kejar oleh pihak Gereja seperti layaknya binatang buas."

[ di-edit oleh gembala_sapi - 3 Aug 2002 11:41 ]

doi

  pendatang
 3 Aug 2002 16:23  [61.5.80.14]  nilai: 0 [komentar yang ini][tentang doi][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: FISIKA VS GEREJA

Kebenaran yg bagaimana bila Gereja sendiri menutup pintu bahkan membelenggu terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan.

 < komentar sebelumnya

<< awal  [topik lain]  akhir >>

komentar berikutnya

 

[kirim artikel] [buku tamu]

 

copyright © 2002 on their respective owners. All rights reserved.
Editing terakhir: Sabtu, 05 Oktober 2002 03:51

Hosted by www.Geocities.ws

1