|
Menganalisis Waktu Anda |
Ada satu cara untuk mengeliminasi tantangan yang konstan antara apa yang mau Anda lakukan dengan apa yang perlu dikerjakan. Jawabannya adalah merencanakan waktu Anda lebih lanjut --mengembangkan jadwal atau kebiasaan rutin meliputi waktu Anda bersenang-senang dan waktu kuliah di perguruan tinggi.Dalam sebuah skedul, Anda dapat menyusun waktu belajar untuk menghadapi ujian psikologi, waktu untuk riset pustaka, dan waktu untuk membaca tugas-tugas biologi. Mengikuti skedul seperti ini bisa mengurangi membuat pilihan yang berat dan menjamin Anda akan bisa mengerjakan segalanya.
Agar bisa mengembangkan jadwal waktu secara efektif, pertama perlu menentukan berapa banyak waktu yang bisa tersedia dan kemudian memutuskan bagaimana menggunakannya.Banyak mahasiswa yang berkata bahwa dia tidak bisa meraih peringkat yang baik di kampus karena mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk belajar. Yang lain karena bekerja paroh waktu-penuh, tuntutan sosial, serta komitmen pada keluarga amat menyita seluruh waktu mereka.
Untuk mulai mengembangkan sebuah jadwal, buatlah beberapa perkiraan atau estimasi. Pertama, segera hitung berapa jam per minggu Anda punya waktu untuk belajar dan membaca, serta tuliskan jumlah jam pada tempat kosong berikut.
Estimasi waktu belajar yang tersedia per minggu: ---------jam
Kemudian, perkirakan jumlah jam untuk belajar-membaca yang Anda perlukan per minggu. Untuk setiap mata kuliah yang Anda ambil, perkirakan berapa jam per minggu Anda perlu habiskan, selain waktu kuliah, agar Anda bisa mencapai hasil yang diinginkan. Jujurlah, dalam menentukan peringkat yang benar-benar Anda inginkan dengan kerja Anda. Pada saat membuat estimasi waktu Anda, pertimbangkan berapa banyak waktu yang diperlukan untuk belajar, berapa banyak tugas-tugas, berapa cepat normalnya Anda membaca, dan bagaimana tingkat kesulitan subjek untuk Anda. Tulis hasil yang ingin dicapai serta estimasi waktu yang diperlukan dalam Tabel 3-1 berikut. Jika sudah selesai, jumlahkan berapa jam dan isikan pada kolom total.
Tabel 3-1: Daftar Mata Kuliah, Nilai yang Diinginkan, dan Estimamsi Waktu yang Diperlukan per Minggu
| Nama Mata Kuliah | Nilai yang diinginkan | Jam per minggu yang diperlukan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
TOTAL JAM |
|
Sekarang, mari lihat apakah perkiraan Anda itu cukup realitis dan bisa dipraktikan. Apakah benar jumlah waktu belajar-baca yang disediakan setiap minggu? Apakah waktu yang Anda sediakan cukup untuk belajar-baca dan meraih nilai yang Anda tetapkan di dalam tabel? Untuk mengetahuinya, analisis waktu yang benar-benar akan Anda jalankan. Isi Tabel 3-2, perkirakan waktu yang Anda perlukan untuk setiap aktivitas. Ingat untuk mencantumkan berapa banyak waktu yang benar-benar dipakai. Jangan cantumkan waktu untuk makan siang jika biasanya Anda hanya memerlukan waktu sepuluh lima belas menit untuk makan sandwich. Jika sudah selesai mengisi tabel itu, totalkan jumlah jam per minggu untuk menemukan waktu yang benar-benar Anda jalankan setiap minggu.
Tabel 3-2: Waktu yang dijalankan per Minggu
|
Aktivitas Anda |
Jam setiap hari | Jam per minggu |
|
Tidur |
|
|
|
Sarapan |
|
|
|
Makan siang |
|
|
|
Makan malam |
|
|
|
Kerja paro-waktu-penuh |
|
|
|
Waktu yang dihabiskan di kelas |
|
|
|
Waktu perjalanan |
|
|
|
Pemeliharaan diri (berpakaian, bercukur, dsb.) |
|
|
|
Urusan rumah tangga/tanggung
jawab |
||
|
|
TOTAL JAM/MINGGU |
|
Sekarang setelah Anda jumlahkan waktu yang Anda jalankan per minggu, mudah untuk melihat berapa jumlah waktu yang telah Anda gunakan yang terbagi untuk belajar-membaca sesuai dengan mata kuliah Anda serta untuk bermalas-malasan (leisure activities). Misalnya, Anda memiliki waktu 168 jam setiap minggu. Salin saja total waktu yang Anda jalankan per minggu dari Tabel 3-2 dan lengkapi pengurangan berikut:
168 jam dalam satu minggu
- --------total waktu yang
digunakan
___________________________
-------- waktu yang tersedia
Apakah Anda terkejut melihat betapa banyak jumlah waktu per minggu yang telah Anda habiskan? Catat jumlah jam pada kolom dua empat blanko berikut. Bagaimana jumlah total waktu yang tersedia untuk belajar-membaca dibandingkan dengan perkiraan waktu yang kemudian. Lihat kembali berapa jam Anda memperkirakan waktu yang Anda sediakan untuk belajar-membaca, dan catat jumlah jam pada blanko pertama. Kembali pada Tabel 3-1 dan lihat berapa jam diperkirakan Anda perlu waktu untuk meraih nilai tertentu dalam setiap mata kuliah, dan catat jumlah jam yang diperlukan untuk itu pada blanko ketiga. Sekarang, jawab pertanyaan ini: Apakah waktu yang Anda sediakan untuk belajar-membaca dan meraih nilai yang Anda kehendaki cukup?
|
|
Estimasi ketersediaan waktu belajar |
------- |
jam |
|
|
|
Waktu yang benar-benar tersedia untuk belajar |
------- |
jam |
|
| Estimasi waktu yang diperlukan untuk meraih nilai tertentu | ------- | jam | ||
|
Waktu yang benar-benar tersedia untuk belajar |
------- |
jam |
Jika jawaban Anda "tidak", satu dari dua hal itu mungkin benar. Selain itu, Anda juga tidak realistis dalam memperkirakan waktu yang benar-benar Anda jalankan, atau Anda sesungguhnya menjalankan sesuatu yang tidak realistis dalam mengambil jumlah mata kuliah dan tujuan untuk mendapatkan nilai tertentu yang telah Anda cantumkan. Untuk itu, ada sejumlah alternatif untuk dipertimbangkan jika waktu Anda melampaui yang Anda lakukan. Bisakah beberapa aktivitas ditunda atau dikerjakan tapi waktunya dikurangi. Apa mungkin Anda mengurangi jumlah jam kerja, atau bisakah anggota keluarga lain mengambil alih tanggung jawab yang menyita waktu Anda? Jika Anda tidak bisa mengurangi waktu yang Anda lakukan, Anda harus mempertimbangkan mengambil lebih sedikit mata kuliah atau menyesuaikan nilai yang diharapkan agar lebih mungkin bisa diraih.
Jika jawaban Anda "ya", Anda siap memulai mengembangkan sebuah jadwal yang akan membantu Anda menggunakan waktu yang tersedia secara efektif. Anda mungkin konsen pada titik ini, bagaimanapun, analisis waktu tersebut di atas tidak memperhitungkan masalah-masalah sosial dan kegiatan hiburan. Pengabaian hal itu pada titik ini memang disengaja.
Meskipun waktu hiburan itu amat mendasar bagi setiap orang, ia tidak boleh lebih diutamakan dan melampaui perkuliahan di perguruan tinggi. Sebagian besar mahasiswa yang mengembangkan dan mengikuti jadwal untuk menyelsaikan pekerjaan kuliah bisa menyediakan jumlah waktu yang layak untuk hiburan dan kegiatan-kegiatan sosial.