Sabtu, 03 Mei 2014

Pengalaman Kuliah di PKK Universitas Mercu Buana Jakarta

Jadi gini bro ceritanya.... gw lulusan tahun 2010 jurusan D3 Jurnalistik. Emang dari awal niatnya lanjut S1 Ilmu Komunikasi. Nah, berhubung ga ada duit, akhirnya gw kerja dulu, sambil cari2 info tempat lanjut S1 (Malu dong, mau sampai kapan kuliah dibayarin ortu, he-he-he). Pas duit udah terkumpul lumayan banyak, akhirnya gw cari2 info tempat ekstensi S1 FIKOM. Nah, ketemulah Mercu Buana. Semua infonya jelas, baik di brosur, web, dan Facebook. FB-nya juga aktif menjawa pertanyaan2 kita semua. (Ke depan gw baru tahu kalo ekstensi S1 FIKOM bisa di UP, InterStudy, Moestopo). Yang gw tulis ini, biaya kuliahnya ga terlalu mahal dibanding kampus2 yang udah punya nama, plus kuliahnya malam dan Sabtu Minggu.

Rumah gw Depok. UMB ada di Meruya-Jabar (Pusat), Menteng -Japus, Depok, dan Bekasi. Dan kita bisa mendaftar di kampus mana pun. Gw daftar di Depok, berharap bisa kuliah di Kampus Depok. Tapi apa daya, Kampus UMB Depok, termasuk gedung baru. Dan tempat kuliahnya Mahasiswa S1 & S2 Manajemen. Akhirnya gw milih Kampus Bekasi. Kata Penerimanya sih, FIKOM ada di sini. Eh ternyata, pas briefing kuliah, dikasih tahu dosennya kalo FIKOM cuman ada di Meruya dan Menteng. Dan jurusan Broadcast (yang gw ambil) cuman ada di Meruya, huff :(. Jadilah NIM gw ga terdaftar di Meruya. Dan gw harus bolos 1 hari kuliah cuman buat ngurusin NIM gw yang dikonversi dari UMB Bekasi ke Meruya T__T

Secara garis besar, di UMB ada 6 Jurusan. Semua bisa dilihat di brosur, hehehe. Di Fikom, ada 4 Prodi: Penyiaran, Periklanan, Markom, dan Public Relations. Untuk yang dari D3 ke S1, sks kita akan dikonversi di sini. Umumnya, lanjut 1,5 tahun dari Prodi yang sama, 2 tahun dari Jurusan yang sama, dan 2,5 tahun dari non-prodi atau non-jurusan yang diambil. Pembayaran kuliah di UMB termasuk fleksibel, kita bisa mencicil sampai lulus loh. Dan tiap semester, UMB selalu buka kelas, ini yang membuat UMB dan PKK-nya selalu penuh dengan mahasiswa baru. Menurut gw ini keunggulan UMB dibanding Kampus2 lain.

Untuk kuliah, di brosur tertulis PKK boleh ambil Senin-Jumat malam, atau Sabtu-Minggu seharian. Nah, di sini banyak para mahasiswa baru yang kecewa dan memutuskan untuk berhenti. Kenapa? Karena PKK pasti kuliah di hari biasa malam (tapi ga tiap hari) dan kuliah tiap hari Sabtu-Minggu. Tapi untungnya, kuliah yang di hari Senin-Jumat itu, dinamakan kuliah "E-Learning" atau online. Jadi, selama satu semester, mahasiswa cuman Tatap Muka di kelas selama 5 kali aja, sisanya online. Kelas ini sangat membantu gw banget dan para karyawan yang sudah cape kerja 8-5 sehari-harinya, hehehe. Dan maksimal, kita cuman bisa ambil 3 kuliah E-Learning dalam seminggunya. Oh iya, kita cuman boleh absen 5 kali tiap mata kuliah.

Kurang enaknya kuliah di UMB... hhmmm.... pertama, jumlah mahasiswa yang buayak. Bisa sampai 50 >.< kebayang kan, ramenya gimana, harus kenalan satu2, dan lama pas baca absen. Kedua, yang lulusan D3 digabung sama mahasiswa lulusan SMA, Mahasiswa Jurusan lain, Mahasiswa Profesional dibidangnya, dan Mahasiswa Senior (bapak2 atau ibu2 yang baru lanjut kuliah). Ketiga, lebih banyak teori dari pada praktik, bikin kita harus belajar sendiri atau nanya2 yang ahli. Dan tearkhir, parkiran motornya yang ruame abis. Kalo mau pulang, antreannya mengular bro (parkir di UMB bayar loh), hal ini bikin banyak parkiran liar di luar kampus. Dah hampir setahun gw kuliah, baru itu aja sih nyebelinnya. Nanti kalo nemu, gw tambah lagi, hehehe.

Kalo kalian emang mau kuliah di UMB, kalo boleh saran, apa pun jurusan kalian dan di mana pun kalian tinggal, sebaiknya (sebaiknya loh), pilih kuliah di Kampus Mercu yang di Meruya aja. Karena ini Kampus Pusat, semua informasi bersumber di sini. Semua fasilitas lengkap, baik untuk praktikum, tempat futsal, basket, voli, manjat tebing, dan sepak bola lapangan besar, ataupun perpus elit serta kantin 2 lantai. Dan konon katanya, kalo kelas di kampus lain ga tercukupi kuotanya, mahasiswanya bakal digabung di Kampus Meruya. Dan di Meruya ini, sering banget ngadain acara dan jadi tempat shooting film. Jadi rutinitas di kampus ga monoton.

Oke deh, sekian pengalaman gw kuliah di Mercu Buana. Semoga bermanfaat.
Terima kasih sudah membaca. Salam sejahtera :)