|
Sungguh sedih jika
melihat buah hati kita menderita. "Saya ingin Dinda
kembali seperti dulu". Itulah ungkapan Fardiah Kurniati, ibu dari
Dinda Alfiana Firda (15 tahun).
Dinda yang aktif, cerdas dan gigih
belajar, mengalami radang otak yang fatal. Ia mengalami kemunduran
behavior. Perilakunya seperti anak kecil.
Berawal pada Januari 2006, dokter
menyatakan Dinda mengalami epilepsi. Ia kerap kejang, terutama bila letih
berat. Pulang dari tur sekolah ke Bali, penyakit Dinda kambuh. Ia
mengalami kejang hebat, hingga tiga jam non stop.
Dinda langsung dilarikan ke rumah sakit
di Surabaya dan menginap di ruang ICU selama 8 hari. Kejang hebat itulah
yang merusak susunan syaraf di otaknya yang kemudian mengalami radang
otak yang fatal: Dinda tak mengenali sekelilingnya, termasuk keluarganya.
"Oh Tuhan, ingatan Dinda hilang," jerit hati Fardiah Kurniati.
Dokter menyatakan Dinda menderita
penyakit Esovalitis (radang otak). Selama dua bulan Dinda dirawat di
rumah sakit, tapi tanda-tanda membaik belum nampak jelas. Dokter yang
menangani Dinda menyarankan agar mengkonsumsi Tahitian
NONI Juice. Kandungan di dalam Tahitian
NONI Juice mampu mengaktifkan kembali fungsi susunan sel-sel
syaraf yang lemah. Sejak Oktober 2006 Dinda mulai Tahitian NONI Juice sebanyak dua sendok
makan, tiga kali sehari setelah mengkonsumsi obat dokter.
Perubahan terjadi setelah Dinda
mengkonsumsi botol kedua. Ia mulai bisa berjalan, berbicarapun mulai
lancar. Kenangan lamanya mulai terkuak sedikit demi sedikit. Keceriaan
Dinda mulai terpancar kembali. Inikah jalan
Tuhan yang diberikan untuk kesembuhan anakku?
|