To go to other page... |
Namaku Ryan, 24 tahun. Hari ini merupakan hari yg special itu sebabnya aku ingin membagi pengalamanku ini ke kalian.... Kalau ada kontes orang terkejam di dunia mungkin akulah pemenangnya... Andrea nama cewe itu, salah satu cewe dr sekian banyak cewe yg pernah kujadikan "piala", ya di SMU dulu aku dikenal doyan gonta-ganti pacar. Dari Sylvia yg tercantik di sekolah sampai Patricia si tomboy pernah menjadi pacarku. Dr sekian cewe2 itu hanya Andrea satu2nya cewe yg benar2 membuat aku merasakan arti cinta sebenarnya. Andrea memang tidak secantik Sylvia, tidak sepintar Diana, tidak seseksi Priscilia atau kelebihan lain yang patut dibanggakan, tapi entah mengapa cowo2 di sekolah berebut untuk selalu berada di dekatnya. Hal itu pulalah yg membuat aku penasaran ingin memenangkan hatinya, semua orang tau walaupun Andrea dikejar banyak cowo, dia tidak pernah memilih satupun diantara mereka menjadi pacarnya. Mulanya aku hanya iseng sekedar untuk membuktikan kebenaran hal itu, hari itu 21 April 1995, aku sukses berkenalan dengan Andrea, hanya dalam hitungan menit Andrea sudah menganggapku sebagai teman dekat, bahkan dia menyetujui untuk membantuku mengerjakan PR laporan Inggrisku. "Semua cewe sama, bertekuk lutut dihadapan seorang Ryan", begitu pikirku, Aku meneruskan pedekate kilatku, Donny sobat kentalku melarangku menjadikan Andrea bagian dr pialaku, "Andrea bukan seperti cewe lain", begitu kata2 Donny saat aku menceritakan rencanaku itu. Tapi aku tak mempedulikannya, aku ingin medapatkan cinta dr seorang cewe yg benar2 sayang padaku bukan karena kepopuleranku tapi karena jauh di lubuk hatinya hanya ada aku seorang, itulah sebabnya aku bertekad mencarinya, dengan julukan "petualang cinta" sekalipun... Jalanku merebut hati Andrea hampir sukses, tinggal satu sentuhan maka aku yakin dia bakalan berakhir seperti cewe2 yang lain "Menerima cintaku hanya karena kepopuleranku", tapi dugaanku salah, tak kusangka Andrea menolakku ketika aku menyatakan maksudku untuk menjadi cowo spesialnya, wow ini kuanggap sebagai kegagalan luar biasa, bagaimana mungkin seorang Ryan ditolak mentah2 oleh seorang Andrea.... Tidak....tidak aku tidak akan mundur sampai aku benar2 mendapatkan cintanya.
Akhirnya, 10 juli 1995 Andrea sukses menjadi cewekku yg ke 18, spt yang aku bilang aku tidak pernah serius dg cewek, aku cuma ingin membuktikan seberapa besar cinta mereka, sama seperti Andrea. Andrea benar2 polos, dia tidak pernah menyadari bahwa aku tidak benar2 mencintainya, dia juga tidak pernah peduli dengan julukan "petualang cinta" buatku. Sebenarnya hari2ku kujalani dengan bahagia dengan Andrea sebagai pacarku, dia selalu ada saat aku kesulitan mebuat PR, nenelponku tiap malam hanya untuk menanyakan keadaanku atau perhatian lain yang tak pernah kudapat dari cewek lain, Setiap hari no yg sama selalu muncul di hpku, no rumah Andrea.... ada saja yg dibicarakannya di telepon, sampai tak terasa hampir 2 jam aku mendengar suaranya, aku benar2 salah satu cowok yang beruntung, itulah sebabnya aku harus mengakhiri ini semua, Andrea berhak mendapatkan cowok lain yg benar2 sayang padanya, bukan aku... Aku bersikap dingin padanya kalupun ada perhatian yg kuberikan, itupun hanya sekedar rasa terima kasihku atas perhatiannya selama ini, kalau dulu saat pedekate aku menelponnya setiap hari, skrg kapan aku menelpon dia bisa dihitung dengan jari, dia juga rela mengorbankan uang tabungannya hanya untuk memberikan sesuatu dihari ulang tahunku, walaupun aku cuek padanya, namun Andrea nggak pernah protes, seperti yg dilakukan cewek lain saat aku memperlakukan mereka seperti saat ini. "tak punya perasaan" itulah julukan lain yg pantas kusandang...
2 tahun sudah Andrea menjadi pacarku, "piala" terlama yg pernah menjadi koleksiku, aku tdk tahu mengapa dia belum juga memutuskanku walau aku sudah banyak menyakiti hatinya, dia selalu menerima apapun kesalahanku. 6 bulan mendatang aku harus segera berangkat ke Boston untuk melanjutkan kuliahku dan aku tak ingin Andrea lebih sakit saat mendengar kepergianku, memang aku dikenal "playboy", tp dlm kamusku tidak ada kata "memutuskan cewek", untuk itu hari itu aku mengambil keputusan yg mengubah segalanya....aku akan membuat Andrea membenciku, begitu pikirku. Hari itu, aku mengajak Andrea pergi ke pesta Natalia, cewek yg kukenal bbrp hari lalu di mall, bisa kuakui Nat memang menarik dan kelihatannya Nat tertarik padaku. Pesta Nat benar2 meriah, kemanapun aku melangkah Nat selalu berusaha untuk dekat denganku, aku tak begitu terkejut dengan keagresifannya, dr kesekian cewek yg pernah kukenal mungkin hanya Andrealah yg pernah menolakku..., Nat berani menggandeng tanganku dan bahkan mengusap keringat yg menetes dr dahiku, walaupun dia tahu Andrea ada disitu.... Aku sengaja membuat Nat memperlakukanku bak pacarnya hanya untuk membuat Andrea memutuskan hubungan kami. Tapi apa yg kulihat ? Andrea hanya tersenyum walaupun aku tahu dibalik senyumnya itu tersimpan luka yg menganga lebar.
Maafkan aku Andrea... Aku terus memanasi Andrea, entah itu dengan memberi perhatian pada cewek lain didepan matanya ataupun menerima perhatian dari para cewek agresif yg masih mengharapkan aku menerima cinta mereka aku masih berpikir mungkinkah Andrea benar2 menerimaku bukan karena kepopuleranku tp karena dia benar2 sayang padaku, tp tak mungkin, kalau dia memang sungguh2, kenapa dia diam saja saat aku mencoba membuatnya cemburu ? Well, akhirnya aku mengambil keputusan.
Hari itu, 1 April 1997 aku datang menemui Andrea, kukatakan terus terang bahwa ada cewek lain selain dia, kukatakan bahwa aku cuma ingin mengujinya dengan mempermainkannya. Aku tidak tahu mengapa saat itu aku dengan tega mengatakan padanya bahwa Andrea tidak berarti apa2 dibandingkan cewek lain yg pernah dekat denganku. Hari itu memang April Mop, tp itu bukan lelucon bagi Andrea. Saat itu utk yg pertama kalinya aku melihat Andrea meneteskan air mata, dia memelukku tiba2 dan berkata "Ryan, aku tahu kalo suatu hari kamu bakalan ngomong ini ke aku, aku tau semua yg kamu rencanakan, akupun tahu perasaan kamu yg sebenarnya, aku tidak sepolos yg kamu kira Ryan....., aku tahu semuanya, asal kamu tahu Ryan, aku sayang sama kamu sebelum kamu kenal aku, aku sayang kamu sebelum 21 April 1995saat kamu perkenalkan dirimu, bahkan saat kamu dg cueknya menanggapi Lydia yg saat itu ngejar kamu, begitu juga dengan Lisa yg kamu bikin nangis gara2 sikap dingin kamu,.......Andrea menyebutkan semua peristiwa yg aku sendiri tidak ingat kapan terjadinya, tak kusangka sebegitu besar perhatiannya padaku, dia ingat semuanya... "Kamu tahu Ryan, aku menerima cintamu cuma spy kamu nyadar kalo kamu nggak bisa seenaknya seperti itu, kami para cewek punya hati, kami punya harga diri, jgn mentang2 kamu keren trus kamu bikin kami mainan kamu, Ryan... Aku ingin kamu sadar kalo kamu salah, cinta itu dateng sendiri Ryan, biarin cinta yg mencari kamu, mulanya aku yakin suatu saat kamu bakalan nyadari semua itu, tp aku gak nyangka ternyata kamu....Kamu memang gak punya perasaan, Ryan, puas kamu ??? tak tahukah kamu bahwa..... dengerin ini Ryan, kalo kamu anggap aku sama aja kaya cewe lain kamu salah, suatu hari kamu pasti menyadari, aku yakin itu", aku tak sempat berkata2....
"Ryan, udah selesai ?", aku tersadar dr lamunanku, tahu2 Donny udah ada di sampingku, menyadarkanku dr lamunan bersama Andrea yg pergi meninggalkanku selama2nya tepat pada hari aku menorehkan luka terdalam dihatinya. Andrea....cewek satu2nya yg berhasil membuat aku dicopot dr jabatanku sebagai"petualang cinta", Andrea juga yg telah membuat seorang Ryan ditaklukkan oleh seorang Andrea , memang kusadari dr dulu bahwa diam2 aku mulai menyayangi Andrea, tp aku terlalu gengsi utk mengakuinya, Aku baru menyadari kata2 apa yg akan diucapkan Andrea saat itu..... ya, Andrea diam bukan karena dia tidak mencintaiku tapi karena dia terlalu sayang padaku, dia ingin aku bahagia dan aku tak pernah menyadari hal itu, aku terlalu egois. Aku mengecup bibirnya yg mungil utk yg pertama dan terakhir kalinya, Andrea cewek satu2nya yg berhasil mendapatkan first kissku. Sepeninggal Andrea aku merasa ada yg hilang dlm diriku, gak ada lagi orang yg dg setia menanyakan keadaanku, atau seseorang yg menghiburku saat aku membutuhkannya ataupun suara Andrea yg membuatku tidur nyenyak. Andrea merupakan pelabuhan terakhirku, sudah 5 tahun sejak kepergiannya, aku bahkan belum sempat mengatakan yg sejujurnya, rasa bersalah itu tetap ada. Hari ini genap 23 tahun ulang tahun Andrea "Happy B'day, honey", Aku paham sekarang kenapa banyak cowo yg ingin jadi pacarnya walau Andrea tidak punya banyak kelebihan seperti cewek lain, Andrea yg baik hati, ceria, penyayang, setia, sabar. Hal2 kecil yang membuatnya beda dengan cewek lain, aku sadari bahwa keindahan hati lebih penting dr segalanya. Namun kuterlambat menyadari..... Mungkin hanya ini yg bisa kukatakan buat siapa saja yg membaca ceritaku ini...
"Cinta bisa mengubah segalanya, bahkan perasaan benci sekalipun, raihlah cinta disaat kamu sempat, jangan pernah lepaskan jika cinta sejati sudah kau temukan, buatlah dirimu merasa beruntung bukan karena kamu punya cinta tapi karena kamu merasa dicintai, perhatian sekecil apapun dr seseorang akan membuatmu merasa berharga, dan membuat bagian dr hidupmu hilang saat tak lagi ada perhatian itu"
Dedicated to Andrea
"U'll always be in my heart"