bola bumi
logo kapet seram
MANAGEMENT BOARD OF SERAM INTEGRATED ECONOMIC DEVELOPMENT ZONE

POTENSI KAPET SERAM

PELUANG INVESTASI

INFO KAPET SERAM

Project Prospectus

CONTACT US

FACILITY TO INVEST

 BIOETANOL

SEAWEED CULTIVATION

AMBON-SERAM BRIDGE

TUNA CATCHING

SUMBER DAYA ALAM KAPET SERAM

i PERIKANAN

i PERKEBUNAN

i PERTANIAN

i PETERNAKAN

i PERTAMBANGAN

i PARIWISATA

SUMBER DAYA MANUSIA KAPET SERAM

i PENDUDUK

i TENAGA KERJA

REGULASI & KEGIATAN

i REGULASI

i KEGIATAN

i SIGN GUESTBOOK

i VIEW GUESTBOOK

KAPETSERAM.COM

Email : [email protected]   Telp/Fax. (+62911) 343810

   Alamat : Jln. Raya Kebun Cengkeh  No. 62.  Ambon.  Indonesia.

Pembangunan Jembatan

 Ambon – Seram

Provinsi Maluku merupakan salah satu Provinsi di Indonesia dengan jumlah pulau kecil terbanyak, yakni lebih dari seribu pulau. Bila dilihat dari definisi ukuran, maka pulau yang dikategorikan besar hanyalah pulau Seram, sedangkan Buru masih termasuk dalam pulau kecil. Bilai dilihat dari definisi jumlah penduduk, maka semua pulau di Provinsi Maluku termasuk dalam kategori yang kecil. Melihat dari definisi yang dikembangkan PBB tersebut, maka Provinsi Maluku dikenal sebagai Small Island Province (SIP). Pada daerah small island alat transportasi laut menjadi salah satu factor kunci penentu keberhasilan pembangunan, namun alat transportasi tersebut apalagi yang bersifat tradisional tidak beroperasional secara kontinyu dengan frekwensi yang tetap karena oprasionalnya sangat ditentukan oleh kondisi musim atau cuaca. Oleh karena itu pada daerah small island perlu dikembangkan sarana transportasi yang dapat menghilangkan atau meminimumkan pengaruh musim atau cuaca.
 

Seram sebagai pulau yang terbesar di Provinsi Maluku, memiliki potensi darat dan laut yang besar dan dapat dikembangkan untuk menopang pengembangan wilayah lainnya. Pulau ini memiliki 3 Kabupaten (Seram Barat, Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur) terletak dekat dengan pulau Ambon yang didalamnya terdapat Kota Ambon sebagai Ibu Kota Provinsi. Di Provinsi Maluku, Kota Ambon merupakan satu-satunya Pintu Utama Keluar wilayah ini. Oleh karena itu aksesibiltas transportasi ke dan dari Kota tersebut sangat menentukan perkembangan pulau lainnya. Untuk mendukung dan mempercepat pengembangan pulau Seram sebagai pulau tersebesar dan sangat berpotensi untuk menopang pengembangan Provinsi Maluku maka peningkatan aksesibilitas transportasi mejandi satu keharusan yang utama disamping pengembangan sarana dan prasarana lainnya. Melihat kondisi seperti yang diuraikan tersebut, maka pengembangan jembatan antar pulau Ambon – Seram (AMBSER) dengan panjang kurang lebih 9 Km kedepan memiliki prospek ekonomi yang sangat baik. Hal ini tentu didukung dengan adanya manusia, kendaraan dan barang yang berada di Kabupaten Seram bagian Barat, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur dan Kota Ambon yang akan melintas menggunakan jembatan tersebut. Dengan prediksi yang pesimistis, maka diperoleh gambaran bahwa jumlah kenderaan yang akan melintasi jembatan tersebut berkisar 3.250 buah, dan dengan harga penyeberangan Rp.150.000 per kendaraan maka dalam jangka waktu 15 tahun akan diperoleh pendapatan kotor Rp.8,78 Triliun. Nilai investasi jembatan sepanjang kurang lebih 9 Km adalah Rp.6 Triliun. Gambaran data tersebut memperlihatkan bahwa kurang lebih dalam jangka waktu 15 tahun modal investasi sudah dapat dikembalikan.
Selanjutnya

Pengembangan Bioetanol
 

Proses produksi dunia yang semakin meningkat mengakibatkan permintaan dunia akan minyak bumi juga meningkat. Sehingga kebutuhan akan bahan bakar yang selama ini digunakan dari bahan bakar fosil/unrenewable energy semakin meningkat. Untuk Indonesia sendiri kebutuhan akan bensin mencapai 44.400 kilo liter/hari. Penggnaan dari berbagai peralatan produksi ini memudahkan berbagai kegiatan dari manusia namun menimbulkan dampak negatif dari hasil pembakaran energi berupa emisi gas buang yang mengandung berbagai zat ataupun limbah yang membahayakan manusia dan lingkungan. Dari tahun ke tahun permintaan akan bahan bakar semakin meningkat dan berkorelasi negative dengan jumlah cadangan energi bumi yang ada, sehingga suatu saat nanti dapat dikatakan akan habis. Disisi lain juga harga bahan bakar dari tahun ke tahun semakin meningkat sehingga memngakibatkan beberapa usaha kecil terpaksa harus dikurangi aktifitasnya atau bahkan dihentikan.
 

Perkembangan teknologi yang ada memungkinkan untuk mengguanakan energi terbarukan/renewable enery yang dapat diproduksi dari berbagai jenis tanaman. Pengembangan ini akan berdampak positif karena merupakan produksi yang ramah lingkungan serta dapat menjadi prime mover dalam mengembangkan berbagai usaha yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengembangan bioetanol dialkukan dengan memanfaatkan bahan baku yang memiliki kadar Karbohidrat : (Pati dan Serat) antara lain Sugarcane, tepung ubi-ubian, sagu, jagung, bagas tebu, sugar palm (Aren, Nipa, Lontar) dll. Beberapa Negara-negara maju antara lain Amerika, Brasil, Uni Eropa, Australia, Colombia, Jerman, Swedia, India dan Thailand telah memulai produksi bioetanol dari bahan Sugarcane dengan kapasitas produksi antara 1 Juta kilo liter – 4,0 miliar gallon per tahunnya.
Kesempatan ini didukung dengan ketersediaan bahan bakunya, aren untuk Indonesia = 42.825 Ha: Maluku : tdk tersedia data (± 5000 Ha), Ubi-ubian, sagu (32.000 Ha), Jagung (tersedia).

Selanjutnya

HIT COUNTER :hit counter

 

HASILKAN UANG
DARI BLOG ATAU
WEBSITE ANDA

money

DOWNLOAD FREE
SOFTWARE


FREE SOFTWARE
DOWNLOAD FREE
GAMES


FREE GAME

FREE BOOKS

BEST PICTURE


FREE BOOKS

BOOKS DEGRADATION

INFLUENZA

influenza

HASILKAN UANG
DARI BLOG

money

DOWNLOAD FREE
SOFTWARE


FREE SOFTWARE
DOWNLOAD FREE
GAMES


FREE GAME

FREE BOOKS

BEST PICTURE

DOWNLOAD BOOKS

BOOKS DEGRADATION
INFLUENZA

influenza
MICHAEL JACKSON

michael jackson
SUPERMAN RETURNS

superman returns
BODY BUILDING /
BINA RAGA
body building
Hosted by www.Geocities.ws

1