Mengenal Jemaah Salamullah

Sebuah Takdir Menjelang Kiamat
Oleh : Lia Aminuddin



Hikmah Mutasyabihat Surah Ar Ruum

Persepsi

	Bilangan waktu yang menjadi pendek, perubahan tata letak planet, kebocoran lapisan 
ozon, keretakan bumi dan lain-lain, adalah gambaran yang disampaikan Jibril Alaihissalam yang 
mendasari penyampaian hikmah mutasyabihat surah Ar-Ruum olehnya, agar keadaan yang 
sangat berat itu terlihat oleh umat manusia. Mengapa surah Ar-Ruum yang dikemukakan? 
	Peristiwa-peristiwa masa depan disimpan Allah di dalam surah yang mengandung 
mutasyabihat. Penyakit-penyakit baru yang sulit disembuhkan, kerusakan alam, peperangan-
peperangan, bencana-bencana dan azab, adalah penderitaan yang sedang dialami umat manusia 
saat ini. Manusia tak dapat membayangkan keseluruhan sirkulasi sebab dan akibat dari keadaan 
itu. 
	Umat manusia selalu terarah kepada pemenuhan kebutuhan dan kepentingannya 
masing-masing. Larangan dan perintah serta peringatan dan janji-janji Allah dalam kitab suci-Nya 
dikemukakan dalam bahasa yang sangat luas, sehingga memungkinkan ajaran-ajaran Allah itu 
mampu dikemukakan sepanjang zaman. Pada saat telah dimungkinkan keadaan kehidupan 
manusia itu mencapai titik kulminasi, maka pada saat itulah penjelasan dan peringatan-peringatan 
Allah akan disampaikan. 
	Sesungguhnya melalui surah mutasyabihat Ar-Ruum, penjelasan dan peringatan Allah itu 
disampaikan. Kedatangan Malaikat Jibril Alaihissalam adalah untuk menyampaikan penjelasan 
dan peringatan Allah itu. Jibril Alaihissalam telah menyampaikan segenap ulasannya terhadap 
segala kejadian itu, yang meliputi perubahan alam semesta dan  perubahan kehidupan manusia. 
	Melalui kesaksian-kesaksian yang telah kami alami, Allah melalui malaikat-Nya telah 
menyampaikan penjelasannya tentang suatu kenyataan yang tak akan tergambarkan secara 
menyeluruh tanpa campur tangan Allah. Erosi keimanan, kehancuran akhlak dan moral, dan 
perbuatan-perbuatan dosa umat manusia, perlu diingatkan. 
	Kebangkitan Nabi Isa dan kemunculan Jibril Alaihissalam menandakan Allah memenuhi 
janji-Nya akan keselamatan bagi mereka yang beriman. Peringatan-peringatan Allah untuk bangsa 
Indonesia dikemukakan sebagai peringatan-peringatan yang dikhususkan. 
	Kebangkitan Nabi Isa di Indonesia akan menjadikan Indonesia pusat perhatian dunia. 
Allah akan menjadikan Indonesia sebagai pusat penyeimbang. Segala rekaan dapat memperoleh 
tuntunan kepada kepastian, segala kesulitan diberikan pengantisipasian dan jalan keluarnya. 
Ketahanan dan sarananya dituntunkan mendapatkannya. Kelebihan rekaan dan kemungkinan 
perusakan diberitahukan. Penyeimbang-penyeimbang segala hal ditunjukkan. Setiap kelaikan 
perbaikan diupayakan. Segala yang melampaui batas diingatkan. Demikianlah keadaan itu 
dilukiskan kepadaku. 
	Malaikat Jibril dapat menyambungkan keadaan dan menempatkan pengupayaan kepada 
jalurnya yang memudahkan dan yang akan menyempurnakannya. Tangga ke langit telah 
dibukakan Allah. Alangkah Maha Pemurahnya Allah kepada kita. Pandaikah kita mensyukuri 
karunia Allah ini? 
	Wahai bangsaku, Takdir ini bukan milikku, tapi pemberian Allah untuk bangsa Indonesia 
dan untuk semua umat Allah. Berbahagialah kita bangsa Indonesia yang menerima ketentuan 
Takdir Allah ini. Alif Laam Miim. Salam Salamullah 

 Hikmah Mutasyabihat Surah Ar Ruum
1. Alif  Laam Miim.
	Sesungguhnya Allah telah menjanjikan bahwa pada suatu masa,  kalimat Alif Laam Miim 
akan dibuka oleh Allah. Dan pada suatu masa,  ayat-ayat yang mengikuti Alif Laam Miim akan 
dijelaskan oleh Allah, makna dan apa-apa sebenarnya yang telah disampaikan dalam ayat itu. Alif 
Laam Miim adalah kemudahan yang dijanjikan Allah, adalah keselamatan yang dijanjikan Allah, 
adalah kebenaran yang akan diturunkan Allah.
 	Ketika Alif Laam Miim dibukakan artinya oleh Allah, maka pada saat itulah kebenaran 
Allah akan diturunkan. Alif Laam Miim sesungguhnya kalimat yang menjadi tabir bagi keselamatan 
umat manusia setelah keganasan mereka yang menyatakan dirinya paling berkuasa.
2. Telah dikalahkan bangsa Rumawi,
	Siapa-siapa di muka bumi ini yang menyatakan dirinya adalah kekuasaan, maka mereka 
akan dijadikan simbol bagi kekalahan. Akan datang sebagian orang yang masih menginginkan Al-
Quran. Seseorang kepadanya yang menerima petunjuk dari Tuhannya. 
	Bila suatu hari Allah membangkitkan kebenaran, maka Allah akan menurunkan serumpun 
ilmu yang akan menjadi petunjuk akan kekuasaan-Nya. Dia akan menurunkan ilmu yang akan 
membatasi mereka. Dan kepadanya saksi diturunkan Allah, yang akan memberitakan tentang apa-
apa yang diketahuinya dan apa-apa yang disampaikan Allah kepadanya, serta apa-apa  yang  
menjadi penghalang  bagi kelanjutan kezaliman itu.
	Maka akan ada bangsa yang menyatakan kekuasaannya dan maka akan ada bangsa 
yang menerima  janji Allah.
3. Di negeri yang terdekat, dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang.
	Inilah negeri yang terdekat. Allah menurunkan janjinya. Dalam ayat ini negeri yang 
terdekat adalah di sini,  di Indonesia. 
 
	Di Indonesia kalimat Alif Laam Miim dibuka  Allah maknanya. Tanda dibukanya makna Alif 
Laam Miim di Indonesia adalah berita peringatan-peringatan Allah disampaikan di sini. Dan 
sesungguhnya kalimat Alif Laam Miim menjadi pembuka rahmat-Nya.  
 
4. Dalam beberapa tahun (lagi).  Bagi Allah-lah urusan  sebelum dan sesudah (mereka 
menang).  Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang 
beriman,
	Ayat ini diturunkan ketika umat Islam mendapatkan kesengsaraan dari mereka yang 
merasa dirinya penguasa (pada waktu itu bangsa Rumawi). Ayat ini diturunkan ketika Islam 
teraniaya. Saat ini keadaan yang sama sedang terjadi. Sesungguhnya kedua kejadian ini  adalah 
sama, karena sesungguhnya telah dijelaskan bahwa pada hari kemudian akan terulang apa-apa 
yang telah tertulis. Karena Allah menjadikan Al-Quran sebagai penjelasan tentang apa-apa yang 
akan terulang. Karena sesungguhnya Allah menjadikan Al-Quran sebagai penuntun bagi umat 
manusia sesudahnya.  
	Dalam ayat ini dikatakan bahwa  bangsa Rumawi adalah bangsa yang sangat kuat, tetapi 
Allah tak menghendaki mereka menguasai. Penjelasan ini berbatasan dengan apa-apa yang 
sedang terjadi saat ini. Saat ini ada bangsa yang ingin menguasai dunia tetapi Allah tak 
menginginkannya. Allah menginginkan bangsa yang ditunjuk-Nya  yang akan mengatasi segala 
kekuatan mereka.
	Sesungguhnya malaikat Jibril akan menyertai bangsa yang dipilih Allah untuk menuntun 
bangsa itu sebagai pertolongan Allah kepada mereka.
5. karena pertolongan Allah, Dia membimbing siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Dialah yang 
Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. 
	Itulah pernyataan yang menyatakan bahwa Allah akan memberikan pertolongan kepada 
siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya tiada yang dapat mengubahnya, dan sesungguhnya 
kekuasaan Allah adalah kekuasaan yang mutlak. Siapa-siapa yang ingin menyatakan dirinya yang 
paling berkuasa, maka mereka akan dijadikan contoh bagi kekalahan. Karena sesungguhnya 
hanya Allah-lah penguasa di bumi dan di langit. Dan sesungguhnya tak ada sesuatu apa pun yang 
dapat melebihi-Nya.
6. (sebagai) janji yang sebenar-benarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, 
tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
	Alif  Laam Miim adalah janji Allah. Allah menyatakan janji-Nya dalam ayat ini, bahwa Allah 
telah membagi kehidupan ini menjadi tiga masa. Sesungguhnya sekarang ini adalah masa yang 
ketiga. Allah akan membukakan pintu-pintu rahmat-Nya kepada mereka yang dikehendaki-Nya. 
Dan Alif Laam Miim adalah kunci pembuka pintu-pintu rahmat itu.
7. Mereka hanya  mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mereka 
tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.
	Itulah berita yang telah disampaikan 1400 (seribu empat ratus) tahun yang lalu. Suatu 
saat nanti  ada manusia yang hanya memikirkan dunia dan mereka tak melihat kehidupan setelah 
itu. Karena mereka mengira bahwa ilmu yang mereka miliki, itulah segalanya bagi mereka. Saat ini 
semua itu telah disaksikan, karena sesungguhnya ayat ini telah menyatakannya.
	Selama 1400 tahun tersimpan di dalam kalimat mutasyabihat rahasia Allah. Dan ketika 
Allah ingin membukakannya, adalah pada saat banyak umat manusia yang sedang lalai dan 
ingkar. Separuh dari umat manusia telah mengingkari Allah. Maka di zaman ini, berdasarkan ayat 
ini, sungguh itulah tanda perjalanan umat manusia telah sampai pada zaman penjenuhan akhlak 
dan iman. Sungguh keadaan saat ini telah dicerminkan di dalam ayat ini.
8. Dan mengapa mereka tak memikirkan (kejadian) tentang diri mereka? Allah tidak 
menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan 
(tujuan) yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara 
manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya.
	Ayat ini masih menyatakan betapa mereka adalah orang-orang yang ingkar. Mereka tidak 
saja ingkar pada kekuasaan Allah, tetapi mereka juga menaburkan keingkaran itu ke mana-mana. 
Mereka berjamaah dalam keingkaran. Mereka telah menjadikan kekuatan yang mereka miliki 
untuk memaksakan kehendak dan keinginannya. Sehingga seluruh umat manusia tenggelam 
dalam keingkaran, tenggelam dalam kemaksiatan, tenggelam dalam kebatilan, tenggelam dalam 
kezaliman, tenggelam dalam kejahatan. 
	Sesungguhnya itulah dosa kemusyrikan yang nyata.  Mereka telah memberikan contoh 
akan semua kejahatan. Mereka telah membawa umat manusia mengingkari ajaran yang 
diturunkan Allah. Tidak ada lagi pembatas. Seluruh dunia mengamini apa yang mereka lakukan. 
Seluruh dunia takzim kepadanya. Seluruh dunia takut kepadanya. Seluruh dunia menghamba 
kepadanya. Seluruh dunia dalam jangkauannya.  Sesungguhnya mereka telah menuhankan diri 
mereka. Mereka itu telah menyekutukan Allah dengan diri mereka.  Itulah kekuasaan yang 
diinginkan mereka. Allah akan melepaskan mereka dari apa-apa yang mereka inginkan, sebaik 
Allah melepaskan  Rumawi dari keinginannya. Sebaik Allah mengalahkan bangsa Rumawi. Sebaik 
Allah mengalahkan mereka. 
	Sesungguhnya bangsa Amerika  telah kufur. Dan bangsa ini telah menjadikan seluruh 
dunia menjadi musyrik adanya. Mereka menjadikan apa yang  mereka miliki sebagai kutukan bagi 
mereka sendiri. Lalai,  itulah kelalaian mereka. Segala yang mereka miliki itulah yang menjadi 
kutukan bagi mereka sendiri. Karena Allah membiarkan mereka lalai. Mereka dijadikan contoh  
kebiadaban, kezaliman, kemusyrikan, dan seluruh kejahatan. Sesungguhnya mereka telah 
melakukan segala kejahatan yang  dimurkai Allah. Mereka adalah dajjal. 
	Malaikat Jibril diturunkan Allah untuk  menahan mereka mendurjanai umat Allah, sebagai 
umat Allah yang diberkahi. Kembali malaikat Jibril menyambung penjagaannya atas wahyu-wahyu 
Allah yang dibawanya.  
 
9. Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan 
bagaimana akibat (yang diderita) oleh  orang-orang yang  sebelum mereka? Orang-orang 
itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta 
memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang 
kepada mereka Rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah 
sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku zalim 
kepada  diri sendiri.
	Mereka tidak berjalan di muka bumi melainkan melalui  teknologi. Mereka menyampaikan 
segala keinginannya dan mereka telah menjadikan teknologi sebagai alat untuk menjatuhkan 
semua bangsa. Telah datang kepada mereka Rasul-rasul. Sesungguhnya pertolongan Allah telah 
disampaikan kepada mereka. Allah telah menyampaikan firman-Nya, sebaik  mereka yang juga 
telah menerima apa yang disampaikan oleh Allah.
	Seluruh umat manusia telah mendengar apa yang telah disampaikan Rasulullah dan para 
Rasul sebelumnya. Para Rasul itu telah membuat kemenangan di bumi ini.  Sesungguhnya para 
Rasul telah menjadikan bumi ini makmur dengan rahmat Allah. Tetapi mereka tak mau mendengar. 
Allah menurunkan Rasul-Nya untuk seluruh umat manusia. Allah menurunkan Al-Quran untuk 
seluruh umat manusia.
	Tiada kelapangan di hati mereka untuk menerima ajaran-ajaran yang diturunkan Allah. 
Demi kebenaran mereka menyatakan tiada baginya apa yang telah diturunkan Allah. Mereka 
menegakkan keakuan mereka di antara umat manusia. Allah telah menunjukkan kepada mereka  
apa-apa yang benar, melainkan mereka berpaling. Mereka telah menzalimi Allah dan ajaran-
ajaran-Nya. Mereka telah menzalimi diri mereka sendiri.
	Karena sesungguhnya siapa-siapa yang menyia-nyiakan Al-Quran yang telah diturunkan 
Allah, maka sesungguhnya tiada kesaksian Allah, melainkan kezaliman mereka sendiri. Karena 
Allah menurunkan ajaran-Nya untuk keselamatan umat manusia, akan tetapi mereka telah 
menzalimi diri mereka sendiri.
	Siapakah yang menzalimi dirinya, kecuali mereka yang menolak menerima ajaran-ajaran 
Allah? Al-Quran adalah ajaran Allah yang sesungguhnya. Berita-berita di dalamnya adalah janji-
janji Allah, peringatan-peringatan Allah, larangan-larangan Allah. Al-Quran penuh hikmah dan 
rahmat Allah selalu bersamanya. Dan adakah umat manusia masih meragukannya? 
	Bertaburan rahmat Allah di dalam kitab suci yang diturunkan-Nya. Bertaburan peristiwa-
peristiwa yang menjadi tauladan dan pengingat bagi umat manusia. Maha Suci Allah bagi seluruh 
firman-firman-Nya. 
	Keakuan bangsa Amerika dengan tuduhannya yang menolak dan memburuk-burukkan 
agama Islam, agama Allah. Maha Benar Allah dengan segala ajaran-Nya. Tuntunan Allah 
hanyalah melalui kitab suci-Nya yang diturunkan-Nya kepada Nabi Muhammad Sallallahu alaihi 
wasallam. Sungguh Maha Kuasa Allah melindungi wahyu-wahyu-Nya sendiri. Sungguh bukan 
masalah bagi Allah menurunkan siapa-siapa yang telah mengingkari-Nya. 
 
10. Kemudian, akibat orang-orang yang mengerjakan kejahatan adalah (azab) yang lebih 
buruk, karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-
oloknya.
	Bagi mereka, Islam adalah penyakit yang harus dihilangkan. Karena sesungguhnya 
banyak pembatasan yang dilakukan mereka. Mereka selalu berusaha memperolok-olok Islam dan 
Al-Quran. Bahkan mereka menyatakan Islam adalah penyebab kerusakan. Bahkan mereka telah 
menganiaya umat Islam. Mereka akan menyatakan bahwa Islam adalah kutukan, karena 
sesungguhnya  mereka telah mengutuknya. Suatu hari kelak mereka akan menyampaikan kutukan 
itu. Suatu hari, mereka akan mencoba menghabisi Islam di muka bumi ini. 
	Sesungguhnya  semua yang disampaikan dalam ayat-ayat ini telah sampai pada 
zamannya. Ayat-ayat ini adalah bukti bahwa Al-Quran adalah kitab suci yang diturunkan Allah 
sampai akhir zaman. Saat ini adalah penghujung akhir zaman. Sesungguhnya akhir zaman itu 
adalah zaman Kebangkitan Islam. Sesungguhnya janji Allah akan diturunkan pada akhir zaman, 
akan datang Nabi Isa.
	Malaikat Jibril-lah yang akan menyertai Nabi Isa karena sesungguhnya Nabi Isa itu 
dipertanyakan oleh umat manusia. Adakah dia itu anak Allah. Mungkinkah Allah itu mempunyai 
anak? Allah Maha Esa. Allah itu tak diperanakkan oleh siapa pun dan tak memperanakkan siapa 
pun. Allah menciptakan sebuah Takdir-Nya melalui Nabi Isa yang mempunyai ruh malaikat 
sehingga dia dapat dibangkitkan kembali ke dunia. Karena sesungguhnya ruh Nabi Isa  dapat 
dimungkinkan diangkat Allah ke langit karena dia memiliki ruh malaikat. 
	Dikatakan pada surah Maryam, ayat 19, ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini 
hanyalah seorang utusan Tuhanmu untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.”  Maka 
sesungguhnya Nabi Isa itu adalah makhluk ciptaan Allah yang telah menerima ketentuan Allah 
mempunyai ruh malaikat. Malaikat Jibril menempatkan benih dan ruh malaikat pada rahim Siti 
Maryam agar dari pada ketentuan itu Nabi Isa dapat dibangkitkan lagi untuk menyelamatkan umat 
manusia di akhir zaman.
	Sesungguhnya kelahiran kembali Nabi Isa bersamaan dengan penghancuran Islam oleh 
mereka. Kedatangan Nabi Isa, sesungguhnya Allah telah menjanjikannya. Ketika ada orang yang 
menyampaikan kebenaran ini, banyak yang tak  akan melihat, karena Allah menurunkannya 
kepada orang yang tak memiliki apa-apa sebaik yang ditangguhkan Allah kepadanya. 
Sesungguhnya Nabi Isa yang akan dibangkitkan Allah menyerupai Nabi Isa sebelumnya. Dia 
membawa mukjizat yang dahulu dimilikinya, yang disambungkan kepadanya kembali dan 
ditambahkan Allah kekuatan pada matanya yang akan menghambat keganasan dajjal dan yang 
akan membutakannya.
	Sesungguhnyalah mukjizat-mukjizat yang dibawanya memungkinkannya melampaui 
kekuatan dajjal sampai daripadanyalah kerusakan-kerusakan itu dapat diperbaikinya. 
Sesungguhnyalah kekuatan itu diberikan Allah kepadanya untuk mengingatkan manusia bahwa 
sebenarnyalah  Allah Maha Membuktikan kebenaran janji-janjinya. 
	Sesungguhnya telah lahir Nabi Isa. Sesungguhnya ia telah diturunkan kepada bangsa 
yang akan melambung jauh. Dan bangsa itu adalah bangsa Indonesia. Sesungguhnya dajjal itu 
adalah Amerika. Sesungguhnya dajjal itu telah sampai di sini. Dan sesungguhnya Allah telah 
menurunkan kekuasaan-Nya pada bangsa ini. Allah telah menurunkan para malaikat-Nya untuk 
membantu bangsa Indonesia.
	Allah telah menjanjikan bangsa Indonesia akan mengalahkan mereka. Karena Allah telah 
menurunkan para malaikat-Nya sehingga tiada kekuatan yang mampu menghalanginya. Tiada 
kekuatan yang dapat menguranginya. Sesungguhnya kekuatan itu telah diturunkan di sini. Saat ini 
di Indonesia telah juga  berkerumun dajjal, karena mereka telah mendengar berita itu. Pasukan 
dajjal telah memporak-porandakan iman bangsa Indonesia. Mereka sengaja menghancurkan iman 
umat Islam di sini.
	Sesungguhnya pada saat ini telah terbukti penguasaan dajjal pada bangsa Indonesia 
sementara kasih Allah dilimpahkan kepada saksi-saksi-Nya dan kepada mereka yang menyertai 
kebenaran. Janganlah menyempurnakan kekuatan dajjal yang ingin menghalangi Takdir ini. 
Karena sesungguhnya Takdir Allah itu telah sampai.  
	Allah menyampaikan peringatan-peringatan-Nya melalui saksi-saksi-Nya yang melihat 
dan yang mendengarkannya. Sungguh kesaksian itu telah ada. Sesaat lagi akan diturunkan Allah, 
pembuktian atas kesaksian-kesaksian itu.  
11. Allah menciptakan (manusia) dari permulaan kemudian mengembalikan 
(menghidupkan)nya kembali; kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
	Ayat ini sebagai  peringatan  bahwa Allah-lah yang memberikan kehidupan bagi manusia 
dan Allah pulalah yang mematikan manusia, dan akan membangkitkannya kembali di hari 
kemudian. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa dan kepada-Nya-lah semua umat manusia kembali. 
Karena sesungguhnya Allah-lah yang memiliki kehidupan ini. Maka siapa-siapa yang menentukan 
hak hidup dan kehidupan bagi orang lain, maka mereka telah memasuki kekuasaan Allah. Maka 
mereka menjerumuskan dirinya untuk mempertanggungjawabkan apa-apa yang mereka lakukan. 
Karena  sesungguhnya Allah akan meminta pertanggungjawaban itu. Bagi mereka, penderitaan 
yang pedih ketika Allah mencabut segala kemampuan mereka. Mereka akan menerima laknat 
Allah sebaik mereka menginginkan kekuasaan itu. Tiada sanggahan bagi apa-apa yang 
difirmankan Allah. 
	Salat dan hanya beriman kepada Allah-lah keselamatan itu. Setelah dajjal menguasai 
dunia, dan setelahnya Allah akan menjadikan umat manusia berdiri dan bersalat kepadanya. 
Sesungguhnya karena itulah umat manusia akan berhenti mengingkari Allah. Salat dan membaca 
syahadat adalah penyambung kehidupan dan rahmat Allah bagi umat manusia sampai 
pengakhiran zaman.
12. Dan pada hari terjadinya kiamat, orang-orang yang berdosa  terdiam berputus asa.
	Allah telah menjanjikan hari kiamat.  Tak ada manusia yang mampu menundanya atau 
menghindarinya, karena hari kiamat adalah keputusan Allah. Sesungguhnya hari kiamat sangat 
jelas. Pada hari kiamat seluruh umat manusia berputus asa, kecuali mereka orang-orang yang 
beriman. Karena sesungguhnya Allah hanya menyelamatkan orang-orang beriman. 
Sesungguhnya hari kiamat itu terjadi karena keinginan umat manusia. 
	Ketika Allah melihat umat manusia mendekatkan dirinya pada kiamat, Allah menurunkan 
kebenaran. Karena hanya kebenaranlah yang dapat menunda kiamat. Dan hanya kebenaranlah 
yang dapat menghalangi kemusnahan umat manusia. 
	Sesungguhnya kiamat itu buatan manusia. Sesungguhnya kiamat itu dapat ditunda. 
Sesungguhnya kiamat itu bukanlah kehendak Allah. Sesungguhnya kiamat itu janji Allah. Apabila 
kebenaran itu ditolak, maka kiamat itu  tak dapat dihindarkan. Dan apabila kebenaran itu 
ditinggalkan, maka kiamat tak dapat ditunda.
	Saat ini kebenaran itu diturunkan Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa-apa 
yang terjadi sebelum dan sesudahnya. Sesungguhnya Allah Maha Mengasihi umat manusia. Maka 
Allah tak menginginkan kiamat itu. Karena Allah tak menginginkan kemusnahan umat manusia. 
Sesungguhnya Allah menginginkan seluruh ciptaan-Nya menjaga kelangsungan alam semesta 
dan kelangsungan hidup umat manusia. Kepada umat manusia Allah menurunkan segala rahmat-
Nya, karunia-Nya, cinta dan kasih sayang-Nya.
	Kepada umat manusia Allah menginginkan kefanaan ini lebih lama. Sesungguhnya 
kiamat itu dapat ditunda. Jadikanlah kebenaran itu sebagai tujuan semua umat manusia. Maka 
kiamat itu dapat ditunda.
	Sesungguhnya penundaan kiamat itu bersama Nabi Isa yang akan menempatkan 
kebenaran menggantikan perusakan yang dikarenakan dosa-dosa yang telah dilakukan oleh umat 
manusia. Melalui kemukjizatan yang diberikan Allah kepadanya segala perusakan itu akan 
dihantarkannya menemukan jalan pembebasannya. Melalui pengetahuan-pengetahuan yang 
dimilikinya, banyak masalah yang dapat diperbaiki dan banyak perilaku dan keinginan  baik yang 
dipadaninya. 
	Sesungguhnya Nabi Isa itu mempunyai pribadi yang sama dengan pendahulunya. 
Sesungguhnya semua Nabi itu telah dipersiapkan Allah untuk menyantuni kebaikan bagi umat 
manusia. Teguran Allah kepada bangsa Indonesia saat ini akan menjadikan bangsa Indonesia 
selamat dari kemusnahan akibat timbunan dosa yang telah dilakukan bangsa Indonesia yang telah 
membiarkan kemusyrikan. Sungguh kemusyrikanlah yang telah mendatangkan teguran Allah itu.
 
13. Dan sekali-kali tidak ada  pemberi syafaat bagi mereka dari berhala-berhala mereka, dan 
adalah mereka mengingkari berhala mereka itu.
	Mereka adalah berhala itu. Mereka menuhankan diri mereka tetapi mereka tak 
mengakuinya. Mereka menyatakan merekalah penyelamat umat manusia, padahal mereka adalah 
berhala-berhala yang akan menghancurkan umat manusia dan semua nikmat Allah. 
Sesungguhnya mereka tak mengetahui apa-apa yang mereka lakukan, karena mereka memang 
telah ditutup hatinya oleh dajjal. Sesungguhnya kekuasaan yang diinginkan mereka adalah 
kekuasaan yang diinginkan oleh dajjal. Mereka adalah orang-orang yang berada dalam kekuasaan 
dajjal. Sesungguhnya dajjal itu berada bersama mereka.
	Dan sesungguhnya mereka itu telah menyembah berhala dan berhalanya itu menyimpan 
dajjal. Sehingga berhala yang mereka miliki itu telah menuntun mereka kepada kesesatan. 
Penyesatan dajjal kepada mereka  itu adalah penemuan-penemuan mereka yang di antaranya 
adalah bom nuklir. Sebagaimana halnya segala penemuan yang akan membinasakan umat 
manusia, maka nuklir itu adalah hasil perekaan manusia yang sangat didambakan oleh dajjal. 
	Maka tuntutlah mereka yang telah menjadikan pengetahuannya itu untuk menguasai dan 
menjajah serta  memecah belah umat manusia. Tak lama lagi upaya mereka segera akan dialami 
bangsa Indonesia.
	Sesungguhnya peringatan ini disampaikan agar bangsa Indonesia mau meyadarinya. 
Dan sesungguhnya masih ada kesempatan untuk menunda penjajahan mereka kalau sekiranya 
bangsa Indonesia mau mendengarkan peringatan ini.
14. Dan pada hari terjadinya kiamat, di hari itu mereka (manusia) bergolong-golongan.
	Bergolong-golongan umat manusia. Allah telah menjadikan umat manusia bergolong-
golongan.  Dan ketika kiamat, golongan-golongan ini akan menjadi lebih banyak. Ayat ini 
menjelaskan bahwa umat manusia akan menjadikan dirinya bergolong-golongan. 
	Pada saat ini telah disaksikan betapa banyak golongan-golongan itu. Bahkan di dalam 
Islam pun terjadi begitu banyak golongan dan semuanya merasa benar. Kebenaran adalah 
kebenaran yang diturunkan oleh Allah pada Rasul-Nya. Maka siapa-siapa  yang menambahkan, 
mengurangi atau memudahkannya, maka  mereka bukanlah golongan yang akan menerima 
kebenaran itu. Karena mereka tak mau melihat kebenaran lain kecuali kebenaran mereka.
	Golongan-golongan dalam Islam pun saat ini telah banyak yang menyimpan kemusyrikan. 
Yang di dalamnya telah dimasukkan ajaran-ajaran  lain, yang menuhankan benda atau ruh-ruh 
arwah dan ruh-ruh setan. 
	Allah menjadikan makhluk-makhluk-Nya bergolong-golongan. Sebenarnya golongan itu 
adalah golongan manusia yang beriman dan golongan manusia yang sesat. Sedangkan saat ini 
sungguh sangat banyak golongan-golongan umat Islam yang membenarkan dan dibenarkan 
serupa dengan golongan umat Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam padahal hanya saja 
mereka itu telah menamakan dirinya golongan-golongan yang semacamnya, karena 
sebenarnyalah mereka itu semua sama-sama umat Islam yang juga hanya menyembah Allah dan 
menjadikan Nabi Muhammad sebagai satu-satunya Nabi mereka. 
	Sesungguhnya golongan dalam Islam itu telah membuat sendiri perpecahan pada diri 
mereka sendiri. Dan sesungguhnya yang menjadi penghalang bagi umat Islam yang sebenarnya 
adalah golongan musyrikin Islam yang telah menjadikan agama baru di Indonesia yaitu 
pemahaman Aliran Kepercayaan. Sesungguhnya inilah sebenar-benarnya sebuah penyesatan. 
Penyesatan yang dilakukan oleh umat Islam yang telah mengakui Aliran Kepercayaan itu sebagai 
keyakinannya dan telah membiarkan Aliran Kepercayan itu menjadi salah satu keyakinan 
beragama di Indonesia.
	Pada hakekatnya, sesungguhnyalah Aliran Kepercayaan itu yang telah menyumbangkan  
penyebab yang paling besar atas malapetaka yang telah menimpa bangsa Indonesia. Janganlah 
membiarkan Aliran Kepercayaan itu berkembang karena daripadanyalah segala kegiatan 
kemusyrikan. Di antaranya adalah praktek-praktek perdukunan, karena sesungguhnya 
perdukunan itu adalah kemusyrikan yang nyata dan yang telah mendatangkan kerusakan akhlak 
dan moral bagi bangsa Indonesia.
	Umat Islam hanya menyembah Allah semata. Dan tak ada yang dapat disekutukan 
dengan-Nya. Keberkahan Allah tak dapat dimungkinkan selama kemusyrikan itu tetap dibiarkan. 
Maka pada akhirnya seluruh bangsa Indonesialah yang menerima pencelakaan mereka itu. 
Nauzubillahi min zalik.
 
15. Adapun orang-orang yag beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam 
taman (surga) bergembira.
	Itulah janji Allah, kepada mereka-mereka yang mengikuti apa-apa yang telah disampaikan 
Rasulullah. Sesungguhnya semua ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah adalah kebenaran 
dan siapa-siapa yang mengikutinya dan beramal saleh, merekalah yang akan masuk surganya 
Allah.
	Dan kepada siapa yang mau melihat dan mau mendengar peringatan-peringatan Allah, 
merekalah yang akan menerima keselamatan dari Allah. Sebenarnya kesungguhan berita ini akan 
dipandang apabila Allah telah mendatangkan penyakit-penyakit dan bencana-bencana serta 
penderitaan-penderitaan yang akan dipertemukan Allah ketika sampai pada batas peringatannya. 
Padahal sebelumnya, tak banyak orang yang mau mengindahkannya.
	Sebaiknya pertimbangkanlah peringatan-peringatan Allah itu sebelum sampai pada batas 
waktunya. Sesungguhnya batas waktu itu hanya  terletak sejengkal dari penerimaan peringatan-
peringatan itu oleh umat manusia.
	Sebaiknya dibatasi kecurigaan dan penolakan atas sebuah kesaksian, karena 
sesungguhnya tak dimungkinkan kesaksian itu berani disampaikan kecuali rasa takut mereka 
kepada Allah. Karena sesungguhnya pemberian kesaksian itu hanya akan mengundang 
kemalangan bagi yang menyampaikannya. 
	Tak lama setelah peringatan ini disampaikan, akan ada pembuktian dari Allah atas 
kebenaran kesaksian itu. Sungguh kesaksian itu bukan darinya sendiri, melainkan sebenar-
benarnyalah semua itu datangnya dari Allah Subhanahu wa Taala. Wallahu alam bissawab. 
 
16. Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami (Al-Quran) serta 
(mendustakan) menemui  hari akhirat, maka mereka tetap berada di dalam siksaan (neraka).
	Mereka adalah orang-orang kafir yang mendustakan Allah dan tak mau mengakui adanya 
kiamat. Sesungguhnya kiamat itu memang telah dekat. Sedangkan umat manusia tak 
menghindarinya. Sesungguhnya kiamat itu dapat ditunda. Dan menundanya itu adalah dengan 
menyuarakan peringatan-peringatan Allah agar umat manusia mau menyadarinya. Sungguh patut 
mendengarkan peringatan Allah sehingga umat manusia dapat menjauhi kiamat. Berupayalah 
memperbaiki keadaan ini. Sungguh peringatan-peringatan Allah telah disampaikan. 
	Sesungguhnya mereka telah mendustakan semua nikmat Allah. Dan mereka pun tak 
takut pada apa-apa yang telah dijelaskan dalam Al-Quran dan kitab-kitab suci yang diturunkan 
Allah. Dan sesungguhnya surga dan neraka itu ada. Sesungguhnya hanya orang-orang yang 
beramal salehlah yang akan selamat. 
	Bagi mereka yang kafir tak akan ada kebaikan dan kebahagian baginya, melainkan azab 
pada hari kiamat dan neraka pada hari kemudian. Sesungguhnya orang-orang kafir memasukkan 
dirinya ke dalam api neraka. Dan sesunguhnya semua itu bukanlah kehendak Allah. Karena Allah 
telah menurunkan apa-apa yang dapat menyelamatkan mereka,  dan apa-apa yang dapat mereka 
pilih. Sungguh kiamat itu bukanlah kehendak Allah. Bumi akan hancur oleh keserakahan umat 
manusia. Kerusakan alam akibat peperangan yang mempergunakan senjata nuklir mampu 
mengakibatkan bumi ini retak dan kehidupan umat manusia di muka bumi ini pun musnah. 
Mampukah manusia menghindarkan diri dari bahaya peperangan nuklir ini? Dan itulah sebenarnya 
penyebab kiamat. Sungguh kiamat itu datang dari umat manusia sendiri. Sesungguhnya Islam 
adalah kebenaran yang diturunkan Allah,  yang telah disebutkan dari semua Al-Kitab sebelumnya. 
Sesungguhnya kitab suci Al-Quran adalah kebenaran.
17. Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu 
berada di waktu subuh.
	Sesungguhnya hanya bertasbih kepada Allah, maka engkau dapat melihat kebenaran itu. 
Allah telah memerintahkan manusia untuk salat pada petang hari dan pada waktu subuh. Karena 
sesungguhnya Allah menginginkan kelangsungan hubungan umat manusia dengan Allah 
sepanjang hari. Karena siapa-siapa yang selalu mengingat Allah, maka mereka itulah yang dapat 
melihat kebenaran. 
	Sesungguhnya dengan menunaikan salat lima waktu, dengannya manusia akan selalu 
mengingat Allah dan melihat kebenaran. Dan siapa-siapa yang selalu mengingat Allah dan selalu 
melihat kebenaran serta melaksanakan kebenaran itu, maka dengan-Nyalah mereka itu yang akan 
selamat.
18. Dan bagi-Nya-lah segala puji di langit dan di bumi dan di waktu kamu berada di petang 
hari dan  waktu kamu berada di waktu Zuhur
	Allah menyuruh  umat manusia menyatakan keyakinannya kepada apa-apa yang 
diturunkan Allah, dengan melakukan salat pada petang hari dan siang hari hingga di waktu fajar. 
Karenanya, umat Islam diwajibkan salat lima waktu. Dan pada siang hari itu dikatakan adalah  
waktu Zuhur.
	Putuskanlah segala pekerjaan untuk menunaikan salat agar dipentingkan menyembah 
kepada-Nya. Sungguh mementingkan Allah itu menandakan umat manusia menyembah Allah. 
	Salat lima kali dalam sehari menandakan lima waktu dalam sehari umat Islam sujud 
kepada Allah Yang telah menghidupkan dan yang telah memberikan rahmat kepada manusia. 
Umat manusia yang selalu memuliakan Allah adalah hamba-hamba Allah yang mensyukuri segala 
rahmat-Nya.  
 
19. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang 
hidup dan menghidupkan bumi sesudah matinya. Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan 
(dari kubur).
	Ayat ini menjelaskan akan adanya suatu kehidupan setelah mati. Dan suatu kehidupan 
baru setelah kiamat. Allah akan menghancurkan bumi ini dan menciptakan bumi ini kembali, dan 
menghidupkan mereka kembali. Allah akan menghidupkan umat manusia kembali di atas bumi ini. 
Sebagaimana halnya ketika Allah menciptakan alam semesta ini bersama mahluk-mahluk-Nya. 
Sesungguhnya Allah dapat menciptakan seluruh ciptaan-Nya sebagaimana yang Dia kehendaki.
	Itulah kehidupan setelah kematian. Sesungguhnya ayat ini adalah ayat yang 
dimaksudkan mutasyabihat. Kalimat mutasyabihat sementara ditangguhkan Allah maknanya, agar 
menjadi perantara kepada suatu keadaan yang diinginkan sesuai dengan keadaan yang 
diinginkan Allah, sampai keadaan yang diinginkan Allah itu dapat terlihat oleh umat manusia 
melalui penetrasi cakrawala apa-apa yang sudah dialami umat manusia saat itu. 
	Pada saat ini, ketika penyebab kiamat telah dapat disimpulkan, maka Allah mulai 
menyampaikan keadaan yang berikutnya lagi. Sesungguhnya sesudah kiamat, Sang Maha 
Pencipta akan mengawali penciptaan-Nya. Sesungguhnya kehidupan itu tak akan berhenti sampai 
pada hari kiamat. 
	Adakah dengan kiamat Allah itu akan mengakhiri segala kehidupan? Apabila Allah 
menciptakan kehidupan yang abadi, bisakah dijamin umat manusia masih tetap dapat 
mempercayai Allah itu Maha  Kuasa? Pada saat ini saja, sudah banyak yang meragukan 
kekuasaan Allah. Umat manusia pun sudah sampai juga di langit. Bagaimana umat manusia 
mempertahankan imannya. Sedangkan kehidupan itu tak terbatas lama waktunya. Maka tak ada 
lagi peringatan-peringatan yang akan ditakuti. Seluruh umat manusia akan berusaha menguasai 
segala sistem kehidupan. Sehingga mereka tertutup hatinya untuk melihat kebesaran Allah. 
Sedangkan adakah Allah berhenti dan menghentikan segala yang diciptakan-Nya? Mutasyabihat 
dibuat Allah agar di dalamnya tersimpan bagi kelangsungannya peristiwa-peristiwa yang telah 
ditentukan Allah.
	Kekuasaan Allah itu tiada habis-habisnya. Allah Maha Mengawali. Allah Maha Mengakhiri. 
Dan Allah Maha Mengawali kembali. Sesungguhnya itulah mutasyabihat. Allah akan 
mengungkapkannya dengan pasti, bahwa sesungguhnya Allah akan menghidupkan umat  
manusia kembali setelah hari kematian mereka. Dan Allah menciptakan suatu kehidupan 
sebagaimana yang  Allah pernah ciptakan. Sesungguhnya kehidupan itu sama.
 
20. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, 
kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.
	Allah telah menciptakan manusia dari tanah dan dapat berkembang biak, sehingga 
memenuhi  seluruh dunia ini. Maka Allah pun akan menciptakannya kembali dan memenuhi 
seluruh dunia ini kembali. Dan sesunggguhnya Allah Maha Menghidupkan. Sesungguhnya Allah 
Maha Memberi kehidupan. Allah menjadikan umat manusia khalifah di muka bumi. Maka Allah pun 
menginginkan manusia  menjadi khalifah bagi bangsanya dan golongan-golongannya serta bagi 
semua bangsa di dunia ini. Sesunggguhnya Allah tetap menginginkan umat manusia  menjadi 
khalifah di muka bumi. 
	Sesungguhnya pada saat ini sebagian umat manusia menjadikan dajjal sebagai khalifah. 
Sesungguhnya saat ini telah disaksikan betapa banyak umat manusia menjadikan iblis sebagai 
khalifahnya. Sesungguhnya ayat ini mengingatkan umat manusia. Pada saat ini banyak manusia 
penjelmaan dari iblis. Karena mereka membiarkan iblis menguasai dirinya. Barangsiapa 
membiarkan iblis bersekutu dengannya, maka mereka adalah penjelmaan itu. Sesungguhnya ayat 
ini telah melihatnya.
	Zaman telah berubah. Tanda perubahan itu ialah pertentangan tak lagi antara kebenaran 
dan kebatilan, akan tetapi telah menjadi pertentangan antara kebenaran dengan yang 
kesamaannya dengan kebenaran. Sedangkan dosa telah menjadi berkali-kali lipat kejahatannya. 
Sebaiknya keadaan ini dituangkan sebagai kedurhakaan umat manusia kepada kekuasaan Allah. 
Karena sebenarnya umat manusia itu sudah benar-benar durhaka kepada Allah. Maka sudah tiba 
pula zamannya Allah menggantikan kehidupan umat-Nya. Sungguh telah terjadi pembusukan 
iman. Sebenarnyalah Allah itu Maha Pencipta. 

Next : Masih Tafsir Ar-Ruum
Sebuah Takdir Menjelang Kiamat 8


This Homepage is Copyright � 1996-1998, Armansyah.,
All Rights Reserved

Hosted by www.Geocities.ws

1