| Mengenal Jemaah Salamullah |
Bagaimanakah kiamat itu sebenarnya? Ketika hal itu kutanyakan, disebutkannya bahwa tak akan dapat kubayangkan kejadiannya, kecuali kalau aku disempatkan Allah melawat bersama Malaikat Jibril Alaihissalam untuk melihat keadaan itu. Melalui pendayagunaan indra kalbu, Alhamdulillah aku sempat melakukan perjalanan transendental bersamanya. Inilah kisah perjalanan ku:
Pada awalnya dia mengajakku menemui matahari. Di luar dugaan ku, ternyata matahari itu terlihat sebagai benda bulat yang tak mengandung sinar. Bahkan benda itu berwarna biru sejuk. Posisinya berada di tengah. Rupanya itulah poros matahari. Sedangkan pancaran sinar matahari yang sangat panas itu rupanya tak menempel di sana melainkan di dalam cerobong gelombang radiasi cahaya dan cerobong itu yang mengitari matahari.
Dijelaskan padaku bahwa terdapat penyatuan kadar radiasi yang selama ini tak dimungkinkan berubah. Keabadian itu tercipta karena menurutnya di poros matahari tersebutlah terdapat jejak surga. Sedangkan di sekeliling matahari selalu berputar selongsong cahaya yang di dalamnya terdiri dari bola-bola cahaya hasil pengkristalan serat-serat cahaya.
Di dalam setiap serat cahaya itu, kadar panasnya terbilang sampai ribuan kilowatt. Dikatakan, pada setiap penyatuan terkecil serat cahaya, dibayangkan kepadaku sebuah kelereng kecil yang berdiameter satu sentimeter. Dan itu dapat terdiri dari ribuan serat cahaya. Gelombang serat cahaya itu setiap penahapannya menyambungkan tahapan penyinaran. Perpaduan gelombang cahaya senada menghasilkan panas yang setara. Kadar panas yang setara ini saling dipertemukan sehingga menyerupakan pengelompokan berdasarkan kadar radiasi. Dari pembagian tersebut, terciptalah pengaruh radiasi yang berjenjang.
Setiap jenjang itu dipertahankan oleh kesamaan pengaruh pengendapan bias. Semakin dekat kepada poros, kadar panas gelombang cahaya itu semakin tinggi dan terfokus. Arus balik gelombang cahaya terjaga oleh arus getaran rotasi matahari. Arus balik tersebut berfungsi pula menyesuaikan tatanan dan jenjang gelombang cahaya yang sesuai dengan kadar radiasinya. Gelombang getaran arus balik itu memberikan pengaruh pengendapan bias sehingga jenjang penahapan radiasi itu menjadi berkala.
Sistem pengelompokan jaringan serat cahaya yang berjenjang sesuai dengan kadarnya itu, dan sistem daya gravitasi serta sistem pada daya pemuaian getaran rotasi dan kesempurnaan sistem radiasi berkala, menghasilkan kesempurnaan pembiasan sinar matahari ke seluruh penjuru. Bagaimana sebenarnya pengetahuan ini dapat sampai kepada umat manusia kalau sekiranya Allah tak mengizinkannya? Jibril Alaihissalam menyatakan bahwa teknologi secanggih apa pun tak dimungkinkan dapat sampai ke matahari. Ukuran bilangan kadar panas gelombang sinar matahari tak dimungkinkan dapat diperhitungkan karena tak dimungkinkannya umat manusia mempunyai perangkat pengatur bilangan ukuran itu, yang mampu menyimpulkan ukuran tersebut.
Arus bolak-balik gelombang sinar yang tak sama kadar radiasinya, menyulitkan penentuan energi per gelombang. Sedangkan ukuran-ukuran kadar panas dan frekuensi gelombangnya pun tak dimungkinkan dapat diperoleh padanannya di bumi. Dan masalah yang lain lagi yaitu penciptaan, penataan planet-planet pada setiap galaksi, dan penyatuan sistem rotasinya, yang mengharuskan umat manusia memperhitungkan jarak dan waktu edar pada setiap planet yang berotasi mengelilingi matahari. Kesenjangan inilah bukti kekuasaan Allah.
Dari matahari aku diajak Jibril Alaihissalam mengamati tahapan perubahan tata letak planet itu. Dia bagaikan konduktor yang menjelaskan kepadaku tentang hal itu dan berikut penjelasannya tentang tahapan keadaan menuju kiamat. Inilah pengalamanku itu. Aku diajak melihat kumpulan planet (galaksi) yang sedang mengitari matahari. Ketika kulihat tiba-tiba terjadi perubahan sudut persilangan pada kosmis.
Ada yang turun sehingga letak kosmis yang berada di dekatnya pun terikut menyesuaikan diri. Berikutnya, seluruh planet galaksi bimasakti itu juga ikut menyesuaikan diri. Pada titik perubahan ini, ada planet yang tergusur, sepertinya Merkurius. Sehingga letaknya kemudian menjadi sejajar pada garis busur dengan planet bumi. Venus menempati hak edar Merkurius. Planet Merkurius itu kini terletak di sudut persilangan (0.25-2.4) derajat. Berapa ukuran itu sesungguhnya tak kupahami, aku hanya memperkirakannya.
Walaupun perubahan itu sangat kecil kalau dibandingkan dalam bilangan perhitungannya, namun perubahan itu berakibat sangat besar bagi peta jagat raya. Matahari menjadi lebih dekat, sinar matahari menjadi lebih panas. Galaksi berubah. Pengembaraanku ke sana terhenti. Kemudian seperti dalam film Time Tunnel aku terdampar lagi di masa depan. Kulihat akibat perubahan galaksi itu memberikan dampak yang sangat menyedihkan bagi planet bumi.
Banyak malapetaka terjadi. Perubahan tata surya menyebabkan pula perubahan pada sistem ekologi bumi. Banyak gempa tektonik diperkirakan akan terjadi. Banjir bandang dan gelombang pasang sulit dihindari. Akibat perubahan gelombang sinar panas matahari, maka panas itu memuaikan pori-pori bumi dan saluran urat bumi bergetar (maaf, tak kupahami istilah geologi). Pergesekan-pergesekan itu menyuluh panas sehingga gunung-gunung banyak yang akan memuntahkan lahar panasnya. Dan gempa tektonik dapat merobohkan dan menghancurkan kota. Selanjutnya gunung-gunung es akan mencair, menggenangi daratan. Beton-beton yang roboh akibat gempa itu mengakibatkan segala penyimpanan ikut musnah. Aku menjadi lemas tak berdaya ketika ada penyimpanan benda-benda peledak yang terikut roboh dan menyebabkan kota itu diliputi radiasi.
Pada kali berikutnya tak ingin kubayangkan lagi, karena kulihat banyak orang mati dan melolong meminta bantuan. Tangan mereka menggapai-gapai. Di samping itu kulihat pula kuman-kuman, belalang, dan binatang mengerat tikus telah menjadi kebal dan ganas akibat radiasi. Sangat sulit mengatasi mereka karena keterbatasan pemunah. Kulihat banyak orang sakit dan orang tak berdaya menyembuhkannya. Dan kulihat tumbuh-tumbuhan, lahan pertanian, dan hutan, semuanya berpenyakit.
Kubuatkan ilustrasi ini sebagai penetrasi keadaan. Aku tak ingin menakut-nakuti Anda. Tetapi pemberitahuan ini sebenarnya agar kita semua mau menyadari bahwa bumi kita ini memang sedang bernasib buruk. Pemberitaan ini tentunya hanya Allah yang tahu kebenarannya. Melalui penjelasan itu kita dapat membayangkan betapa penderitaan-penderitaan umat manusia di dunia itu nanti.
Bayangkan kalau hal itu terjadi, dapatkah kita menghindarkan diri? Sekarang ini saja kita merasa tak berdaya atas segala kesulitan yang sedang kita alami. Kita semua bingung dan pesimis, jangan lagi kalau ditambah dengan permasalahan-permasalahan yang lebih kolosal dan berkaitan dengan masalah kerumitan dunia kita ini. Semua saling terkait.
Era globalisasi menyatukan kita semua. Satu sama lain berkaitan langsung. Salah satu saja yang mengalami kelabilan, yang lain terikut kehilangan keseimbangan. Fluktuasi nilai mata uang Asia, masyarakat Eropa dan bangsa lain terkena dampaknya. Ketegangan-ketegandan tak dapat dihindarkan, itu baru yang berkaitan dengan nilai mata uang.
Beberapa kali kuulang membayangkan kembali kejadian yang diperlihatkan itu. Perhatianku selalu tertuju pada masalah kebocoran lapisan ozon, karena aku sangat ngeri melihat akibatnya. Penyakit-penyakit yang tak dapat disembuhkan, dan hama yang mengganas dapat menyebabkan kesuksesan apa pun yang dicapai manusia tak dapat memadai. Karena perubahan pada kuman dan belalang itu belum diperkirakan akan seperti itu. Bagaimana mungkin membasmi mereka sedangkan penyempurnaan habitatnya yang dipacu oleh radiasi tersebut belum sepadan dengan hasil konklusi temuan mutakhir obat pemunah virus dan hama.
Sepertinya para ahli harus mulai mengarahkan penelitiannya ke arah sana. Kepedulian mencari pemunah virus dan hama kebal sebaiknya diberikan gambaran situasi tersebut. Kalau manusia tak siap, pengorbanan itu akan sangat besar dan sulit diatasi. Penetrasi keadaan itu telah membuatku panik dan sangat takut. Bagaimana kita menghadapi keadaan itu nanti? Penyakit AIDS saja sampai kini belum diketemukan sistem pengobatannya yang tepat.
Baru-baru ini, tanggal 30 Juni 1998 dari dunia dalam berita diberitakan bahwa seluruh penumpang dan awak kapal pesiar Princess terserang suatu penyakit yang tak diketahui. Seluruh badan mereka itu tiba-tiba menjadi lemah tak berdaya. Keadaan itu membuktikan bahwa kini telah bermunculan virus-virus baru yang belum diketahui penyebabnya dan tentu saja tanpa mengetahui diagnosa tentu sulit melakukan penyembuhan. Keadaaan ini perlu diperhitungkan dan hendaklah kita menyadari kemungkinan-kemungkinan yang telah disampaikan ini. Kalau jauh-jauh hari kita telah mempersiapkan diri, semoga saja hal itu dapat mengurangi resiko.
Terus terang saja keadaan ini telah diberitahukan gejalanya. Telah terlihat sebuah bintang besar akhir-akhir ini di waktu Subuh. Dinyatakan bahwa itulah planet Merkurius, yang dalam pernyataan kaum Nasrani dikatakan sebagai bintang turun sebagai pertanda kebangkitan kembali Nabi Isa. Bintang itu memang lebih besar karena jaraknya kini lebih dekat. Merkurius adalah planet yang terdekat dengan matahari. Kalau kilauannya kini lebih jelas tentunya karena kini semakin dekat.
Perihal alam semesta, khususnya tentang kosmis dan perbintangan, sama sekali tak kupahami. Aku hanya sempat mengamatinya karena aku disempatkan melakukan perjalanan spiritual sambungan trancendental view sampai ke sana sejenak. Tak tahan aku menyampaikan hal ini. Nasib kita semua penuh dengan bencana.
Tempat kita ini saja tak dapat diperkirakan apakah aman. Keterangan yang kuperoleh mengatakan bahwa Indonesia terdiri dari kepulauan. Jarak antar pulau dibatasi oleh selat. Goncangan tektonik biasanya terjadi pada lapisan bumi yang saling berhubungan. Kualitas pergesekan itu saling mempengaruhi dan akan bertumpu pada rongga magma (volcano) yang memiliki tarikan paling kuat. Kuantitas panas yang disalurkan kalau sampai pada tempat yang menyumbat mengakibatkan pengoyakan. Lapisan tanah itu pun retak.
Kualitas keretakan terukur dari penyatuan tekanan dan tingkat panas. Jadi subyek keretakan lebih dimungkinkan pada dataran luas karena kualitas pergesekan lebih dimungkinkan oleh jumlah penyatuan tekanan dan kualitas panas. Dan itu dihasilkan oleh getaran pergesekan yang berantai. Susunan lapisan tanah di Indonesia tak terlalu padat, goncangan-goncangan laut dan selat di sekitarnya menjadikan tanah di pulau-pulau Indonesia itu luwes.
Lagipula tanah kepulauan itu tak terikat kuat pada poros bumi. Gempa tektonik yang mungkin terjadi di sekitarnya pun tak akan berpengaruh banyak, karena goncangan itu tersalur ke selat-selat di antara pulau-pulau itu. Susunan tanah yang relatif masih muda tak akan mengalami banyak pemuaian. Gempa tektonik lebih dimungkinkan pada dataran yang luas atau benua terutama pada lapisan tanah yang telah rapuh. Rongga-rongga yang memang telah kehilangan elastisitas mudah mengalami pemuaian dan mudah menyalurkan panas dan getarannya pun lebih keras.
Susunan lapisan tanahnya saling mengikat. Bila terjadi perubahan kualitas lapisan tanah sulit meredakannya. Keterkaitan satu sama lain itu menyalurkan pergesekan dan panas yang cukup panjang sehingga dapat mempertemukannya dengan saluran semacam itu yang lainnya. Penyatuan kekuatan tekanan dan panas itu akan menambah kualitas tekanan peledakan. Getaran-getaran yang terkumpul itu dan kemudian meledak menjadi gempa atau gunung meletus. Saluran getaran yang terkumpul itu akan menjadi gempa tektonik bila menemui tempat yang menyumbat.
Garis kerangka bumi itu dikabarkan melintang dari gugus selatan ke utara menempati gugus Lautan Pasifik Selatan menuju Lautan Antartik melalui benua Amerika. Itulah tulang rusuk bumi. Belahan kutub utara dan selatan adalah lautan yang beku. Kalau tempat itu mengalami perubahan suhu tak dapat dihindarkan es itu akan meleleh. Pergesekan panas yang sempat menjangkau tempat itu ditambah perubahan suhu sangat dimungkinkan pegunungan es itu akan mengalami peretakan dan meleleh. Tentu dapat diperhitungkan betapa bencana-bencana yang akan terjadi. Kelebihan rangsangan getaran akibat gempa-gempa itu akan membuat lubuk-lubuk yang dalam di tempat-tempat tertentu di sekitar saluran keretakan.
Hal inilah yang mengakibatkan kedalaman yang tiba-tiba terjadi itu akan menghisap arus laut. Dan kelebihan daya putaran arus laut akan juga memutar arah angin. Sehingga di atas tempat itu akan terjadi angin yang berputar dan akan menimbulkan badai. Badai itu juga akan mengakibatkan air laut pasang.
Tanah dataran sepanjang saluran panas tektonik itu pun dapat berpengaruh pada hubungan gravitasi. Kedudukan garis rusuk bumi yang mengalami gangguan itu akan mengurangi daya gravitasi bumi. Sehingga kekuatan padat bumi yang dulu menyekat poros bumi itu bisa berubah menjadi renggang. Poros bumi berfungsi menjaga keseimbangan perputaran bumi. Kalau rusuk bumi itu banyak mengalami kerusakan tentu hal itu dapat mempengaruhi keseimbangan perputaran bumi. Sehingga tentu juga akan mengakibatkan gangguan pada gravitasi bumi.
Kalau gravitasi bumi terganggu, kehidupan manusia pun akan mengalami kehilangan keseimbangan. Sudahkah dipikirkan seandainya pengikat kita agar tetap berdiri itu menjadi berkurang? Seluruh isi bumi itu akan menjadi mudah melayang. Penggunaan satelit pun akan terganggu dan mengalami miss-link dan tak saling berkoordinasi. Tatanan komunikasi dan informasi bagaikan benang kusut. Radiogram dan faksimil tak saling bersahutan. Sumber informasi menjadi hanya lisan.
Sungguh penjelasan ini tak kumiliki. Aku hanya menerimanya. Antisipasi apa yang bisa kita lakukan untuk suatu keadaan yang sesulit dan seberat itu. Tak satu pun manusia di permukaan bumi ini yang mampu menghentikan keadaan itu kalau Allah sudah ingin menurunkan Takdir itu. Allah-lah yang satu-satunya dapat menghentikan Takdir itu. Aku kini tak ingin memantang diriku dipertanyakan atau dihujat, sungguh pun aku sendiri sangat takut menyambungkan penjelasan ini. Kebenaran berita ini tentu harus dibuktikan secara ilmiah. Mungkin aku dijadikan perantara untuk memberi peringatan. Sungguh pemberitaan ini kuanggap sebagai amanah yang harus kusampaikan.
Turunnya kuantitas salju ke kutub es itu saat ini mulai berkurang. Dataran salju pun semakin menipis dan pemanasan global telah menyebabkan salju-salju itu mencair. Tentu ini akan mengakibatkan pasangnya air laut. Apabila gempa tektonik itu sempat sampai ke sana, keretakan dataran salju itu akan menjadi bongkahan-bongkahan es yang akan menerjang dataran lain di sekitarnya.
Dikatakannya bahwa pegunungan dan dataran kutub (Kutub Utara dan Kutub Selatan), keduanya adalah pengikat penampang bumi yang dapat dikatakan sebagai paku bumi. Kedua kutub itulah yang menguatkan penampang bumi hingga ke poros. Maka seandainya dataran kutub itu semakin berkurang maka akan sulit dipertahankan dapat menyekat dan menjaga keseimbangan bumi. Dan kepingan es itu akan terbawa oleh badai-badai ke tempat yang lebih jauh. Untuk kesulitan ini saja, akan terjadi banyak sekali bencana bagi umat manusia.
Makhluk hunian dataran es itu berpindah ke tempat yang mungkin tak sesuai dengan habitat mereka. Kemalangan ini dapat mengakibatkan makhluk es itu sulit hidup. Kepunahan apa pun dapat mengurangi kesinambungan ras. Sedangkan lingkungan hidup sangat berkaitan dengan penyilangan wahana kehidupan di antara seluruh makhluk. Seekor dua ekor kutu sangat tak dipentingkan, tapi seribu ekor kutu dapat menguraikan pembusukan. Kalau tak ada pembusukan, dunia ini akan penuh dengan barang bekas. Kerangka acuan mengingat lingkungan hidup masa depan mengharuskan kita memikirkan kelestarian lingkungan.
Masalah-masalah lingkungan tak dianggap penting. Di mana-mana terjadi pencemaran. Kebutuhan hidup manusia menjadikan manusia lupa sehingga kita banyak yang tak mengindahkan perjalanan akhir sebuah produk. Yang diperhatikan hanyalah pemenuhan kebutuhannya. Misalkan penggunaan bahan-bahan yang sangat kuat bertahan, tak dapat lapuk, memang sangat efisien bagi kebutuhan umat manusia. Tapi tak baik bagi kelanjutan lingkungan hidup.
Hidup bersama plastik menjadikan bumi akan sesak oleh sampah plastik. Tak terkira jumlah sampah plastik itu kini. Hampir segala kebutuhan mempergunakan plastik. Bayangkan sampah plastik akan menggunung di mana-mana. Dan kalau dibuang ke laut, ganggang-ganggang laut akan mempertarungkan hidupnya melawan timbunan plastik yang menghalangi mereka untuk bersarang. Dan tumbuhan laut pun mengalami kesulitan untuk tumbuh. Binatang air yang tertutup lingkungannya oleh plastik tak dapat merasakan kehidupan simbiose mutualistis dengan ganggang dan tumbuhan laut secara leluasa lagi. Kehidupan itu pun akan merubah sistem ekologi laut.
Pertanyaannya sekarang, keseimbangan kehidupan yang sangat dipengaruhi oleh sistem simbiose mutualistis itu mungkinkah dipertahankan? Sebaiknya kita berusaha memikirkan kembali penggunaan bahan-bahan yang tak bisa lapuk itu. Kemunculan produk-produk lain yang juga anti pembusukan seperti barang-barang elektronik, otomotif, persenjataan, belum lagi gelombang- gelombang pengacu suara audio visual (satelit-satelit) itu mengurangi kualitas ruang magnetik, pengantar gelombang antar satelit menyerap magnetik perdana.
Susunan awan akan mengalami kerawanan magnetik sehingga kualitas penyerapannya pun berkurang dan kualitas kepadatannya tak memadai sehingga awan mudah berpindah dan lebih tinggi. Awan yang menggantung turun mudah dicapai oleh titik-titik penguapan air. Penebalan awan adalah penyimpanan air hujan. Kalau awan selalu tertunda menyerap penguapan titik-titik air, hujan pun menjadi jarang. Akibatnya, siklus musim pun terganggu. Musim yang terganggu juga akan mengganggu pertumbuhan tanaman khususnya pengadaan pangan.
Ilmu dan teknologi sulit dibatasi. Kalau semua orang lebih banyak mengejar ilmu tanpa mau menghitung kelayakannya dengan instrumen kehidupan dan perimbangannya, apalagi banyak orang yang tak perduli dengan olahan akhir yang dicapainya itu, maka perimbangan kehidupan pun menjadi tak layak. Misalkan penggunaan alat komunikasi seluler. Bukankah kini pengurangan kualitas ruang magnetik itu tak lagi hanya terjadi di atas melainkan juga telah menguapkan ruang magnetik yang hanya sejengkal di atas bumi.
Mata rantai pengrusakan lingkungan hidup itu telah terjadi mulai dari dasar bumi, laut, dan udara, maka akan sampai juga kita pada tingkat kejenuhan nantinya. Dapatkah itu dibayangkan oleh kita semua? Sangat sulit menjelaskan ini tanpa menggunakan dasar pemikiran ilmiah. Dengan penjelasan yang sangat sederhana ini, kuharap kita ini mau melihat kemungkinan itu. Sulitnya keadaan kita ini juga bertumpang tindih dengan kerusakan moral umat manusia. Dosa-dosa yang dilakukan umat manusia juga tak terhingga. Kejahatan sudah melampaui batas. Pengingkaran terhadap Allah dan ajaran-Nya sudah sulit dilihat ujung dan pangkalnya, dari kejahatankah atau dari ilmu?
Ketidakpercayaan terhadap kekuasaan Allah beralih dari sifat jahat kepada pencarian hakekat ilmu. Para ilmuwan yang dengan mengikuti alur logikanya telah menganggap ilmulah sebagai penjelasan terhadap pengahayatannya terhadap kepercayaan. Mereka percaya bahwa dengan kedalaman ilmu, mereka dapat sampai pada segala penjelasan hakekat kehidupan dan alam semesta. Bahkan ada yang menganggapnya sama dengan sebuah kelahiran yang terjamin kelangsungannya dengan sendirinya. Bagi mereka, alamlah yang mengatur itu semua. Sunnatullah atau sistem alam itu dipercaya terikat pada ketentuan subyektif sehingga sistem alam itu dapat dirubah dengan ilmu.
Pemisahan gen, kloning, dan bayi tabung adalah percobaan manusia untuk mengalahkan sistem alam pada kelahiran. Peluncuran satelit, sistem komunikasi dan informasi global dan kunjungan ke planet-planet lain menghubungkan manusia dengan ilmu visi. Melalui penemuan-penemuan ini manusia telah sampai pada hubungan tanpa jarak dan waktu. Jangkauan ilmu pengetahuan manusia semakin jauh.
Kenyataan ini menjadikan manusia ingin saling memamerkan ilmunya. Salahkah kalau dikatakan bahwa dari sinilah perambah-perambah ilmu itu menyuburkan teknologi yang pada akhirnya kembali merugikan kehidupan umat manusia. Penjabaran ini tak mengandung nilai ilimiah. Penyampaian hanya sebatas kelaikan penangkapanku untuk dapat memahami penjelasan berita itu. Penjelasan ini dibayangkan secara visual dan terus terang saja aku hanya dapat menguraikan sebatas kemampuanku yang sangat terbatas.
Kemudian padaku pun dijelaskan bahwa pada suatu tingkat pemadatan masalah, kemajuan teknologi itu akan berbalik menjajah manusia. Umat manusia tak berdaya tanpa teknologi. Seluruh kebutuhan manusia dilalui oleh sistem komputerisasi dan teknologi. Seluruh sarana komunikasi, sarana pelayanan, sarana kesehatan, sarana pertahanan, dan semua aspek kehidupan, tak ada yang tak terjangkau oleh komputerisasi dan teknologi. Pengembalian keseimbangan lingkungan tak dimungkinkan lagi.
Pengembangan teknologi telah menjadi obyek pengembangan ekonomi. Perpacuan minat pengembangan ekonomi selaras dengan minat pengembangan politik yang pada akhirnya bermuara pada minat pengembangan kekuasaan. Tumpukan sampah teknologi mau dibuang ke mana? Setiap temuan mutakhir akan menghilangkan selera memakai produk yang terlampaui.
Selera konsumerisme dan keinginan meningkatkan kedudukan sosial menjadikan banyak orang telah menjadi obyek sasaran pasar. Tukang mie bakso mungkin tak mengharuskan dirinya menggunakan komputer. Akan tetapi setidaknya mendambakan memiliki televisi dan kulkas, walaupun hanya sekedar lungsuran. Masyarakat menjadi sangat tergantung pada produk-produk teknologi. Peningkatan kemampuan ekonomi juga meningkatkan konsumerisme. Demand problem ini membuat para teknisi dan para ilmuwan berpacu menciptakan pertambahan fungsi dan keunggulan produknya.
Tak dipertentangkan kondisi ini. Semua orang tak mengacuhkan kelanjutan perjalanan lomba cipta keunggulan teknologi itu. Perhatian hanya ditujukan kepada ketakjuban dan pemasaran hasil perekaan mutakhir. Kepuasan menggunakan produk-produk unggul yang semakin memudahkan langkah dan jangkauan itu lebih ditanggapi. Tuntutan itu pada akhirnya menjadi obyek pasar. Kualitas produk lebih diarahkan pada pertambahan fungsi dan kemasan. Mengapa tak didahulukan kualitas ketahanan produk? Bahkan pertumbuhan produk-produk baru dibiarkan tak berjarak lagi. Produk yang belum lama dipakai dan masih berfungsi baik serta belum ketinggalan zaman, dan produk baru sudah dimunculkan.
Keserakahan menguasai pasar mengakibatkan orang berlomba selalu menciptakan produk-produk baru yang lebih unggul itu sangat dimungkinkan terjadi penyesatan sistem perakitan agar cepat membeli gantinya. Tak dibuatkan garansi ketahanan produk. Sumber uang memang selalu menjadi incaran.
Penyediaan fasilitas untuk produk incaran pasar semakin dilengkapi dan disempurnakan. Satelit -satelit pemancar setiap saat terus bertambah. Jumlah rakitan satelit sekarang saja sudah mencapai 1400 buah, dan diperkirakan pada tahun 2000 akan mencapai jumlah 2000. Lambat laun seluruh permukaan bumi akan dipenuhi rakitan satelit pemancar. Andaikata terjadi pengurangan daya gravitasi bumi, sungguh sulit dibayangkan keadaan itu. Tayangan televisi kacau, komunikasi jarak jauh tak mungkin dilakukan, hubungan faksimil, teleks, radiogram dan radio tak terkendali. Sungguh banyak sekali kekacauan. Seluruh hubungan jarak jauh tak dapat berfungsi dengan baik. Kekacauan lalu lintas komunikasi dan informasi dapat mengacaukan semua sistem termasuk sistem penerbangan.
Ketergantungan orang terhadap teknologi khususnya dalam hubungan komunikasi dan informasi menurutku akan sampai pada titik balik dan akan menjadikan kita tak berdaya. Sambungan jarak jauh mengikat kita pada hubungan global. Amerika yang banyak berkepentingan dengan globalisasi banyak melakukan ketergantungan teknis dan meratakan penyuluhan politiknya ke seluruh dunia. Kepentingannya disalurkan melalui sistem informasi global. Berita yang dipentingkan olehnya dibesar-besarkan. Dan berita yang tak sesuai dengan kepentingannya dihindarkan. Dan berita yang tak diingininya dibuat sumbang. Penggelapan data dan pemutar balikan fakta dan pemaksaan informasi sangat dimungkinkan terjadi bila stasiun pemancar satelit menjadi sebuah kekuasaan.
Penyelamatan lingkungan hidup tak dapat ditunda lagi. Penyuburan lahan diwajibkan pada semua orang. Sistem penyuluhan pelestarian lingkungan hidup selayaknya lebih ditujukan kepada para pengusaha, para produsen dan para peneliti, dan para konsumen produk perusak lingkungan. Penyuluhan ke masyarakat disebarkan secara merata. Pemilik pabrik poduk yang telah dianggap merusak lingkungan (plastik, styrofoam, karet busa, pita, produk kemasan, benda-benda elektronik, pesawat seluler, dan lain-lainnya), dibekali kesadaran cinta lingkungan. Undang-undang penjagaan dan pelestarian lingkungan diterapkan lebih tegas dan berkekuatan hukum. Tantangan lingkungan hidup ini jangan diabaikan. Kita wajib mengingatkan semua orang akan hal ini.
Di tempat ini juga kemarin aku sempat melihat lagi masa akhir zaman. Aku lihat es di kutub itu mencair dan seluruh wilayah di sekitarnya tertimbun banjir gumpalan es. Tempat itu menjadi perluasan daerah kutub. Seluruh penghuni daerah itu tenggelam dalam timbunan es. Kenyataan itu sangat tak diharapkan terjadi. Tak dapat kubayangkan penderitaan itu. Perubahan keadaan yang tiba-tiba itu mengharuskan penghuni tempat itu melawan keadaan itu dan terpaksa harus bisa menyesuaikan diri pada keadaan dan iklim suhu yang sangat dingin itu.
Keadaan lingkungan itu telah berubah dan mengharuskan penyesuaian total. Dan hal itu akan banyak menimbulkan penderitaan. Tak kuasa aku membayangkan hal itu lebih lama lagi. Kemudian aku berada lagi pada suatu tempat penderitaan yang lain. Akibat kerusakan sistem informasi global itu tak ada kegiatan yang dapat difungsikan. Misalkan aku sempat melihat tak ada penerbangan yang melintas, dan ketika aku sempat melihat keadaan di rumah sakit, aku lihat rumah sakit lengang. Seluruh instalasi kesehatan itu tak dapat difungsikan. Pasien-pasien dan para dokter, semuanya tak berdaya melawan virus kebal dan kerusakan sistem pengendalian peralatan rumah sakit. Sementara itu di jalan-jalan kulihat gedung-gedung tinggi juga sepi dan lengang.
Semuanya tak ada yang berfungsi dan banyak orang mati. Yang sempat kulihat hanyalah lalu lalang belalang yang beterbangan dan tikus-tikus yang berlari-lari. Aku pun sempat melihat kerusakan lingkungan itu pada lapisan tanah. Kelangkaan hujan telah menyebabkan tanah-tanah menjadi kering dan menyerupai kerak. Kapasitas air dalam tanah menjadi berkurang dan tak lagi dapat mencukupi kebutuhan umat manusia.
Tanah berkerak itu pun sulit ditumbuhi tanaman. Di mana-mana lengang, seluruh aktivitas terhenti dan sangat sulit menumbuhkan kehidupan.Termangu aku memikirkan kejadian itu. Adakah cara untuk menghindari semua itu? Yang perlu diutamakan adalah gerakan penjagaan dan pelestarian lingkungan hidup.
Seluruh aktivitas yang berkaitan dengan pengrusakan lingkungan hidup jangan diteruskan. Undang-undang lingkungan hidup diutarakan secara tegas dan konsisten. Kualitas kesadaran cinta lingkungan ditingkatkan. Masyarakat diingatkan untuk tidak menggunakan produk perusak lingkungan dan menumbuhkan minat terhadap penghijauan lingkungan.
Pengebalan kuman dan hama dapat diantisipasi dengan pengemasan yang lebih baik dan perlindungan terhadap peralatan persenjataan peledak seperti bom, khususnya nuklir. Seluruh penjagaan itu terutama ditujukan kepada pengantisipasian terhadap peristiwa semacam itu. Kebocoran nuklirlah yang dikuatirkan menjadi penyebab pengebalan virus dan hama itu. Pembelahan sel virus pun menjadi aktif karena radiasi, sehingga virus kebal ini juga sangat mudah untuk berkembang biak. Belalang akan menghancurkan ladang pertanian dan segala tumbuhan. Tikus mengerat segala benda-benda.
Sebaiknya para pecinta lingkungan hidup mengupayakan penghentian pengadaan senjata nuklir. Keretakan bumi yang saat ini sedang terjadi bila ditambahkan pemuaiannya oleh getaran-getaran percobaan nuklir lagi, terlebih apabila terjadi kekuatan ledakan yang dimungkinkan terjadi akibat pemaksaan kehendak (peperangan), maka tak dimungkinkan lagi bertahan dari keadaan itu. Maka itulah kiamat. Peneliti di bidang kesehatan dan sarana kesehatan, juga perlu diajak memikirkan tantangan itu. Para peneliti diajak memfokuskan penelitiannya terhadap penelitian itu. Seluruh objek penelitian diarahkan ke sana. Penyatuan visi para pakar dan peneliti dapat menghasilkan konklusi pengantisipasian yang saling mendukung. Kebersamaan tujuan dapat menghindarkan kemubaziran hasil penelitian dan dapat menghindarkan pencemaran-pencemaran baru. Sungguh kepedulian menjaga dan melestarikan lingkungan adalah kewajiban yang mendesak. Kewajiban kita semua dan seluruh umat manusia.
Kerusakan lingkungan, bencana-bencana badai, banjir, El-Nino dan penyakit-penyakit yang sulit disembuhkan, semuanya adalah tanda-tanda yang telah diperlihatkan. Sungguh semua tanda-tanda akhir zaman itu telah sampai dan telah dirasakan. Takutlah kita pada ancaman itu. Perencanaan menghadapi akhir zaman itu sebaiknya kita jadikan kepedulian. Takdir apa pun yang telah ditentukan Allah, semoga kita termasuk yang selamat dan dilindungi Allah.
QS. Huud: 20-21Umat manusia tak dapat melepaskan diri dari azab Allah, sekiranya Allah menghendakinya, penyebab kemungkaran itu akan dilenyapkan Allah. Sungguh apa saja yang dapat menyebabkan umat manusia itu menjadi mungkar, sarana itu akan dimusnahkan Allah.Berupa apakah tantangan umat manusia pada akhir zaman ini? Kehidupan umat manusia sarat dengan penderitaan. Dari manakah datangnya awal seluruh masalah yang menimpa umat manusia? Pengaruh dajjal. Dajjal-lah yang sebenarnya menjadikan segala kerusakan itu.Yang artinya:
20. Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah. Siksaan itu dilipatgandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat (nya).21. Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan.
Dajjal itu pun berupa nuklir. Alat pemusnah kehidupan manusia itu dapat membawa kita mendekati kiamat. Alat pembunuh manusia itu dicipta untuk memenuhi kehendak dajjal. Dajjal membimbing pikiran manusia menemukan dan menciptakan alat itu. Sungguh dajjal itu mampu memasuki pikiran manusia. Sungguh hanya melalui tuntunan keimanan yang dapat menghindarkan kita menuju kehancuran kehidupan itu. Keteguhan imanlah yang dapat menyelamatkan kita.
Sesungguhnya kita telah melihat bahwa kelangsungan hidup umat manusia kini terancam musnah. Percobaan nuklir telah membuat bumi bergoncang. Perubahan gerakan rotasi bumi telah menyebabkan seluruh planet menyesuaikan diri. Perubahan tata letak galaksi telah mengakibatkan penyempitan jarak matahari dan bumi. Keadaan ini pun menyebabkan kebocoran lapisan ozon sehingga mengancam kelanjutan kehidupan umat manusia. Dunia semakin panas, bumi retak, banyak bencana, bumi dipenuhi kuman. Bumi telah kehilangan keseimbangan alamnya. Demikian perjalanan kehidupan menuju kiamat.
Keadaan ini telah kutuliskan, saudara-saudaraku, temanku, bangsaku, dan wahai sesama umat Allah, aku bersumpah di hadapan Allah, untuk menyampaikan berita ini. Betapa beratnya hatiku untuk menyampaikannya. Bencana yang tiada taranya, yang masih belum terlihat oleh kita. Tiadalah aku berani mengemukakan ini kalau bukan karena takutku kepada Allah dan cintaku pada sesama. Ya Allah, ampunilah hamba sekiranya hamba melakukan kesalahan dan tak sempurna menyampaikan amanah-Mu. Ya Allah, kulakukan semua ini demi rida-Mu dan demi keselamatan bangsaku dan keselamatan umat manusia.
Bismillahirrahmanirrahim.
Al-Fatihah.
Alif Laam Miim ( 7 kali).
Ya Allah, ya Al Waalii, Yang Maha Memerintah.
Beritahukan kepada seluruh umat manusia, ya Allah, bahwa Engkau-lah Yang Maha Memerintah dan Maha Melindungi.
Tiada penentuan keselamatan umat manusia selain yang datangnya dari Engkau, wahai Al Jabbar, Yang Maha Perkasa. Tiada kekuasaan dan tiada kekuatan seperkasa Engkau.
Ya Al-Khalik, Engkau-lah Maha Pencipta, yang menciptakan seluruh alam semesta. Dari mana sebenarnya, berawalnya seluruh penderitaan kami ini? Buktikanlah ya Allah, Engkau Yang Maha Melihat, ya Al Basir. Siapakah yang menentukan hukum ini, ya Allah, selain hukum-Mu? Perbaikilah hukum-hukum yang diciptakan umat manusia, ya Allah, agar hukum itu menjadi adil dan tak menyengsarakan bagi orang-orang yang lemah.
Ya Allah, Yang selalu Memenangkan Kebenaran. Tunjukkanlah kami kebenaran yang sebenar-benarnya kebenaran. Yang selalu dapat membawa kami kepada kebenaran-Mu dan kesucian kepada-Mu, ya Al Hakam, Yang Maha Menetapkan Hukum.
Ya Allah, ya As Syakur, Yang Maha Memberikan Balasan yang banyak. Berikanlah balasan yang banyak kepada mereka yang mau menerima dan yang menyertai kami.
Ya Al Hafiz, Yang Maha Memelihara, peliharalah kami semua dalam Takdir-Mu ini. Bukakanlah hati mereka yang tak mau mempercayai kami. Tunjukkanlah keluhuran Takdir-Mu ini. Tuntunlah mereka menelitinya. Engkaulah Yang Maha Bijaksana, ya Al Hakim. Bagikanlah kebijaksanaan-Mu kepada mereka.
Ya Al Wadud, Yang Maha Pecinta, sampaikanlah cinta kami kepada mereka. Ya Al Batin, Yang Maha Gaib, Engkau-lah yang memberiahukan kepada kami kegaiban-Mu ini. Tak kami miliki kegaiban, bila Engkau tak melibatkan kami. Engkaulah yang meninggikan kami. Engkaulah yang mempunyai kerajaan, masukkanlah kami di dalam kerajaan-Mu.
Ya Malikul Mulk, jadikanlah segala kehendak-Mu, di atas kami, yang Engkau sedekahkan kepada kami. Wahai Al Barr, Yang Maha Dermawan, kedermawaan-Mu-lah yang menjadikan kami terpelihara di dalam Takdir-Mu ini.
Ya Allah, ya Al Malik, Raja Yang Memerintah seluruh alam, perbaikilah lingkungan alam kami. Sungguh kini kami ini sedang sedih dan menderita. Sedang bingung dan bersusah hati. Tak kami rasakan lagi kesuburan tanah kami. Kini kami kekurangan kesuburan di atas tanah kami.
Serukanlah alam-Mu agar bersahabat dengan kami dan menyertai kami menyuburkannya kembali. Kini kami kehilangan rasa keamanan, ya Al Mukmin, Yang Maha Pemelihara keamanan. Damaikanlah bangsa kami. Satukanlah bangsa kami. Janganlah Engkau membiarkan bangsa kami dipenjarakan hak-haknya oleh mereka yang menyatakan keadilannya.
Ya Allah, Yang Maha Mengadili, Engkau-lah yang sewajarnya mengadili kami. Bukan mereka yang tak menempatkan keadilan bagi keinginan mereka sendiri.
Ya Allah, ya Al 'Adl, balikkanlah keadilan itu kepada mereka. Karena sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Adil dan Maha Melihat Keadilan.
Ya Allah, ya Al Basit, Yang Maha Luas, luaskanlah penyantunan-Mu kepada kami. Tolonglah kami menghindarkan kami dari bencana-bencana ini. Ampunilah kami. Ampunilah segenap dosa-dosa bangsa kami. Terimalah taubat kami, ya Al Ghaffar, Yang Maha Pengampun.
Ya Allah, ya Ar-Rahim, Yang Maha Penyayang. Sayangilah bangsa kami dari tersesatnya iman, dari kekufuran dan kemusyrikan. Dari kejahatannya hati orang-orang yang sesat dan penuh dosa. Sayangilah kami dari tersiksanya diri kami dari orang-orang yang telah disesatkan iblis. Dari mereka yang menguatkan dirinya melalui janji-janji mereka dengan iblis. Ya Allah, bebaskanlah bangsa kami dari kemusyrikan itu, dari tangan-tangan dajjal yang ingin menguasai kami dan bangsa kami.
Ya Allah, ya Muhaymin, Yang Maha Menjaga, Maha Memerintah dan Maha Melindungi. Sungguh kami mohon dijaga, ya Allah, dari kekuatan dajjal, yang menamakan dirinya keselamatan dunia. Yang berlindung di dalam baju kekuasaan. Yang selalu menyertakan ketinggian ilmunya dan kepandaiannya mengelabui umat manusia. Yang telah menjerumuskan manusia, hingga banyak di antara kami telah terbujuk oleh bisa rayuannya sehingga menjadikan bangsa kami terpuruk dan tersungkur.
Ya Allah, ya Al Hadii, Yang Maha Pemberi Petunjuk, berikanlah kami dan bangsa kami petunjuk-Mu bahwa sebenarnya saat ini Engkau sedang menurunkan Nur-Mu, cahaya-Mu.
Ya Allah, ya An- Nuur, tunjukkanlah kepada umat manusia, cahaya-Mu itu. Ya Allah, kami ini tak berkemampuan apa-apa, tak ada kemampuan kami yang menjadi bekal kami. Bagikanlah kemampuan-Mu, ya Al Rasyid, Yang Maha Pandai, agar kami dapat menjabarkan petunjuk-petunjuk-Mu, peringatan-peringatan-Mu dan kedermawanan-Mu.
Ya Allah, ya Al Awwal, Yang Maha Permulaan. Engkau menempatkan kami pada permulaan Takdir-Mu ini. Berikanlah kami kekuatan, berikanlah kami kemandirian, berikanlah segala yang kami butuhkan, yang nyata maupun yang gaib.
Yang akan mengumpulkan segala yang dapat mencukupi, dan yang dapat mencegah kami dari penderitaan, agar kami dapat menyampaikan manfaat dari apa-apa yang Engkau berikan, dari apa-apa yang Engkau tunjukkan, dari apa-apa yang Engkau ciptakan. Ya Allah, kekalkanlah kami pada kekekalan Takdir-Mu ini.
Wariskanlah kepada kami ketawakalan dan kesabaran para Nabi-Mu dahulu, para wali-Mu, dan semua orang yang telah Engkau masukkan dalam golongan orang-orang yang Engkau beri petunjuk dan telah Engkau sucikan. Berikanlah kami kesabaran, kesabaran yang tiada batasnya, karena Engkau-lah Yang Maha Sabar, ya As Sabur.
Ya Allah, ya Al Aziz, Yang Maha Mulia, Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Dalam kekuasaan-Mu ini, sertakanlah kami. Bukakanlah kepada kami dan semua orang yang mendengar dan melihat Takdir-Mu ini. Sertakanlah tanda-tanda kekuasaan-Mu yang Maha Agung dan Yang Maha Luas.
Angkatlah kami dari apa-apa yang akan menyengsarakan kami. Engkau-lah Yang Maha Pemberi Kemuliaan, ya Al Mu'izz, Engkaulah Yang memberikan kemuliaan ini kepada kami dan kepada bangsa kami. Janganlah Engkau membiarkan kami dihina dan disengsarakan oleh mereka yang tertutup hatinya, yang berkata kasar dan akan berbuat jahat kepada kami.
Ya Allah, ya Al Qabid, Yang Maha Pencabut, janganlah Engkau pernah mencabut kembali karunia-Mu ini melainkan luaskanlah ya Allah, karunia yang Engkau berikan kepada kami ini.
Ya Allah, ya Al Basit, Yang Maha Luas, kuatkanlah kami dalam tempaan-Mu ini, dalam ujian-Mu ini. Betapapun kami ini semua ingin menyembah Engkau. Pertahankanlah kami yang telah menerima Engkau sebagai Tuhan kami. Jagalah iman kami ini.
Ya Allah, Yang Maha Penerima Taubat, ya At Tawwab, terimalah taubat kami. Ampunilah kami ya Allah, ampunilah.
Ya Al Mubdi, Yang Maha Memulai, Engkau memulaikan kami pada Takdir ini. Dan Engkau pulalah yang akan mengembalikan kami. Berikanlah kami kesanggupan dan kecukupan penjelasan untuk menyampaikan kebesaran makrifat-Mu di dalam Takdir ini.
Ya Allah, ya Al Muakhkhir, Yang Maha Mengakhirkan. Akhirkanlah segala penderitaan kami ini. Akhirkanlah segala kesalahan dan dosa kami. Dan akhirkanlah segala bencana-bencana yang Kauujikan kepada kami. Ya Allah, Engkau Yang Maha Mengakhiri segala hal, akhirilah segala keburukan dan segala penderitaan kami dan bangsa kami.
Jauhkanlah kami dari pengakhiran yang pedih. Ya Allah, janganlah Engkau segera mengakhiri kehidupan ini sebelum Engkau menjernihkan iman kami dan iman bangsa kami. Panjangkanlah kehidupan kami dan kehidupan anak cucu dan keturunan kami. Jagalah kami dari segala yang menyiksa, dari segala yang menyakitkan, dari segala yang menghisab kami.
Ya Allah, Yang Maha Memerintah. Perintahkanlah alam semesta-Mu tak segera mengakhiri kehidupan kami. Jagalah kami dari bencana-bencana yang dimungkinkan terjadi dan dari bencana-bencana, dari permulaan sampai Engkau mengakhiri Takdir ini.
Ya Allah, ya Al Muqaddim, Yang Maha Mendahulukan. Dahulukanlah iman kami. Dahulukanlah kebenaran yang kami bawakan. Dan dahulukanlah kesucian Takdir ini. Dan dahulukanlah amanah-amanah yang Engkau turunkan dalam Takdir ini sebelum Engkau mengakhiri kehidupan kami, sebelum Engkau mendatangkan hari kiamat, sebelum Engkau mengangkat kami kepada-Mu. Angkatlah kami dengan kasih-Mu.
Ya Allah, ya Ar-Rauf, Yang Maha Pengasih, simpanlah kami di kerajaan-Mu, wahai Malikul Mulk, yang mempunyai kerajaan. Muliakanlah kami dalam kebesaran Takdir-Mu ini, wahai Zul - Jalal - wal Ikram, Yang Maha Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan, Yang Maha Bercahaya dan Yang Maha Kekal.
Ya Allah, kabulkanlah doa kami. Amin ya Rabbal 'alamin.
Armansyah.,