| Mengenal Jemaah Salamullah |
Persepsi
56. Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-
orang yang kafir): "Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan
Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu, akan tetapi kamu selalu tidak
meyakini(nya)".
Allah telah menjanjikan hari kebangkitan. Mereka yang ingkar tak dapat menerima itu,
karena mereka tak mau mendengarkan apa-apa yang telah disampaikan. Pada hari kebangkitan
kelak, sesungguhnya mereka berada di tempat yang nista. Allah telah menyampaikan seluruh
penjelasan tentang perjalanan kehidupan di dunia maupun kehidupan sesudah mati yang
termaktub dalam Al-Quran.
Sesungguhnya Allah menjadikan Al-Quran sebagai penuntun bagi mereka yang ingin
selamat. Siapa-siapa yang menjadikan Al-Quran sebagai kitab tuntunannya, maka merekalah yang
selamat. Allah telah menyampaikan apa-apa yang diperintahkan-Nya dan apa-apa yang dilarang-
Nya. Dan Allah telah menyampaikan jalan keselamatan itu.
Sesungguhnya penjelasan Allah tentang segala kejadian kehidupan, kehidupan setelah
kematian, dan hari kiamat serta janji surga, itulah jalan keselamatan. Karena yang demikian itu tak
dapat diupayakan oleh siapa pun melainkan hanya Allah Subhanahu wa Taala.
Segala firman Allah dalam Al-Quran adalah tuntunan. Dan tuntunan itu diturunkan
langsung oleh Allah kepada Rasulullah, untuk disampaikan kepada umat manusia. Ajaran Islam
adalah tuntunan yang diturunkan langsung dari Allah dan bukanlah sesuatu yang diupayakan oleh
umat manusia itu sendiri. Sesungguhnya ayat-ayat Allah diturunkan melalui utusan-Nya, yaitu
Jibril, dengan nyata. Sesungguhnya wahyu-wahyu itu diturunkan Allah untuk menyelamatkan
umat manusia.
Ayat-ayat Allah dalam Al-Quran akan tetap dijaga kesuciannya sampai hari kiamat. Oleh
karena itu siapa-siapa yang selalu berpegang pada Al-Quran, maka merekalah yang melihat
kebenaran dan merekalah yang melihat jalan keselamatan.
57. Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) bagi orang-orang yang zalim permintaan uzur
mereka, dan tidak pula diberi kesempatan bertaubat lagi.
Orang-orang yang zalim yang menyekutukan Allah dan orang-orang yang tidak mau
mendengarkan, merekalah orang-orang yang merugi. Karena sesungguhnya pada saat Allah
menurunkan azab-Nya dan pada hari kiamat, Allah tak akan mendengar doa mereka. Merekalah
golongan orang-orang yang berputus asa, karena ketika mereka berdoa tak ada perubahan yang
mereka alami. Mereka tetap dalam siksaan, mereka menangis dan berkeluh kesah. Tetapi mereka
tak mendapatkan apa-apa. Karena sesungguhnya Allah telah memberi peringatan dan
kesempatan. Akan tetapi mereka tetap ingkar dan tetap zalim.
Allah memperlihatkan siapa-siapa yang diputuskannya dari pengabulan doanya. Banyak
orang yang ketika mereka berdoa, tak ada kelapangan apa-apa yang ditemuinya. Sungguh saat ini
banyak umat manusia yang tak didengarkan Allah doanya, ketika batu-batu berjatuhan di atas
tempat tinggal mereka, ketika badai dan banjir menimpa mereka, ketika mereka berteriak dan
menangis, memohon pertolongan Allah, tetapi mereka tetap merasakannya. Sedangkan mereka
yang diselamatkan Allah, berduyun-duyun mereka diarahkan ke tempat yang selamat.
Bangsa ini adalah bangsa yang telah dijanjikan Allah menerima syafaat-Nya. Wahai
bangsa Indonesia, berjalanlah di jalan Allah agar Allah melapangkan hidupmu. Berkaitan dengan
bencana-bencana yang sedang diturunkan Allah, kelak akan sampai di sini cobaan Allah yang
lainnya, yaitu banjir. Wahai bangsa Indonesia, persiapkanlah diri kalian dari datangnya bencana itu
di pertengahan bulan Agustus ini.
Selamatkanlah diri kalian menjauhi. Inilah penjelasan sebuah ketentuan Allah yang akan
diturunkan di sini. Ketahuilah wahai umat manusia bahwa ketentuan Allah ini telah sampai.
Perlindungan Allah, pertolongan Allah adalah melalui penjelasan ini. Maha Suci Allah yang selalu
menurunkan pertolongannya.
Sesungguhnya inilah pertolongan Allah, mengingatkan umat manusia sebelum
kejadiannya. Sesungguhnya banjir itu akan menyengsarakan bangsa ini. Berduyun-duyunlah
mencari tempat yang lebih tinggi. Wahai umat manusia, sesungguhnya Allah tak hanya
menurunkan azab kepada bangsa Indonesia ini melainkan sebuah rahmat yang sangat tinggi dan
mulia adalah kebangkitan Nabi Isa ditentukan Allah untuk bangsa Indonesia.
Sesungguhnya sebelum menerima rahmat itu, Allah ingin menjadikan bangsa Indonesia
ini bersih dari segala dosa-dosanya. Sesungguhnya dengan penderitaan yang pedih, umat
manusia itu tak berani lagi melakukan dosa. Wahai umat manusia, jadikanlah penderitaan ini
sebagai peringatan agar kalian semua tak lagi berani melakukan dosa. Sesungguhnya bencana
banjir itu akan merendam sebagian besar wilayah Indonesia. Persiapkanlah diri kalian sebaik-
baiknya karena di dalam mempersiapkannya, itulah jalan keselamatan bagimu.
58. Dan sesungguhnya telah Kami buat dalam Al-Quran ini segala macam perumpamaan
untuk manusia. Dan sesungguhnya jika kamu membawa kepada mereka suatu ayat,
pastilah orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Kamu tidak lain hanyalah orang-orang
yang membuat kepalsuan belaka".
Ketika ada orang yang menyerukan untuk kembali, dan ketika ada orang yang
menyampaikan peringatan Allah, mereka menyatakan, itu adalah palsu. Sebenarnya mereka
orang-orang yang ketakutan. Karena sesungguhnya Allah telah memberikan peringatan melalui
segala kejadian di muka bumi ini, yaitu bencana-bencana alam.
Allah menurunkan peringatan melalui berbagai kesengsaraan. Sesungguhnya peringatan
itu telah sampai dan sesungguhnya peringatan itu telah kita saksikan. Adakah keraguan pada
ayat-ayat Allah? Adakah keraguan pada apa-apa yang kita saksikan?
Sesungguhnya apa-apa yang terjadi saat ini adalah peringatan. Sesungguhnya surah Ar
Ruum ini adalah peringatan Allah, dan juga janji Allah akan rahmat-Nya. Sesungguhnya rahmat
Allah akan diturunkan apabila peringatan ini didengarkan. Sesungguhnya rahmat Allah telah
sampai. Sesungguhnya surah Ar Ruum adalah peringatan sekaligus rahmat Allah.
Bagaimanakah selanjutnya setelah surah Ar Ruum ini disampaikan. Sesungguhnya
apabila peringatan-peringatan Allah ini didengarkan, adakah keragu-raguan akan
ketidakbenarannya peringatan ini? Malaikat Jibril-lah yang menyampaikan peringatan-peringatan
ini. Tulisan-tulisan ini dapat dihadirkan karena penjelasan-penjelasan itu darinya.
Penjelasan hikmah surah Ar Ruum ini akan disampaikan kepada pemimpin-pemimpin
negeri ini yang sebelumnya telah mendahului penjelasan ini. Telah disampaikan usulan agar
bangsa ini menyadari dosa-dosanya dan memohon ampunan kepada Allah. Sesungguhnya usulan
yang telah disampaikan itu adalah pendahuluan dan penjelasan dari peringatan-peringatan ini.
Sesungguhnya rahmat Allah akan diturunkan terkhusus kepada bangsa Indonesia yang
telah dipilih Allah demi kebangkitan agama Islam yang seharusnya dijunjung oleh umat manusia
karena agama Islam-lah agama yang dibenarkan Allah dan yang sempurna. Berjamaahlah
menerima rahmat Allah ini dan jangan sekali-kali tak mempedulikan peringatan-peringatan-Nya.
Sesungguhnya apabila peringatan-peringatan Allah itu didengarkan, bencana-bencana
yang lain akan berkurang sedangkan masalah-masalah dan kesulitan yang sedang membelit
bangsa ini akan dibebaskan Allah sehingga seluruh masalah itu akan terurai. Sesungguhnya
rahmat Allah itu benar-benar telah sampai. Dan sesungguhnyalah surah Ar Ruum peringatan
sekaligus rahmat Allah.
59. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang-orang yang tidak (mau) memahami.
Surah Ar Ruum tak akan dapat diterima oleh mereka yang hatinya telah terkunci. Siapa-
siapa yang mendengarkan peringatan ini, janganlah mengunci hatinya, karena sesungguhnya
peringatan ini benar. Dan sesungguhnya surah Ar Ruum diturunkan Allah untuk bangsa Indonesia.
Sesungguhnya bangsa Indonesia adalah bangsa yang dilindungi Allah. Oleh karenanya kalimat
mutasyabihat Ar Ruum, Alif Laam Miim diturunkan di sini. Maka bersujudlah kepada Allah. Hanya
orang-orang yang bersujud dan bertaubat kepada Allah adalah orang-orang yang selamat. Dan
sesungguhnya peringatan itu telah datang. Dan sesungguhnya surah Ar Ruum, menjelaskan
peringatan Allah kepada bangsa ini.
Tahukah bangsa Indonesia bahwa mereka adalah bangsa yang terpilih? Di pertengahan
abad ini Allah telah menyerukan bahwa Allah akan mengundang Imam Mahdi yaitu Nabi Isa,
menyelesaikan segala persoalan dan kerusakan yang telah menimpa umat manusia.
Sesungguhnya Imam Mahdi itu adalah Nabi Isa. Janganlah kalian bersujud kepada Imam
Mahdi melainkan bersujudlah kepada Allah. Kalian hanya boleh bertanya kepadanya. Karena apa-
apa yang disampaikannya adalah petunjuk-petunjuk dari Tuhannya. Sesungguhnya Imam Mahdi
itu adalah orang Indonesia. Berjayalah bangsa ini karena bersama Imam Mahdi bangsa ini akan
menundukkan dajjal dan meluruskan kembali ajaran-ajaran Allah sedangkan dia tak
berkemampuan apa-apa. Sesudah Ar Ruum ini disampaikan, dia belum memperoleh
kemukjizatan. Sebelum manusia menyaksikan bahwa dia adalah manusia biasa. Sebelum
manusia mendengarkan apa-apa yang diketahuinya, sebelum dia dibaiatkan Allah sebagai Imam
Mahdi, tunjukkanlah dirimu!
Wahai Ahmad, perlihatkan siapa sebenarnya dirimu! Adakah engkau itu anak Tuhan?
Adakah engkau Imam Mahdi? Sesunggguhnya dia bukan siapa-siapa. Berdosalah orang yang
menyekutukannya dengan Allah. Dan berdosalah orang yang memuliakan dia di samping Allah.
Dia tak sejajar dengan Allah. Dia pun tak pula anak Allah. Malaikat Jibril bersamanya, menyatu
dengannya, sehingga perjalanan Takdirnya sebagai Imam Mahdi dikenal umat manusia.
Berjuanglah bersamanya wahai umat Islam. Berjuanglah mengingatkan umat Nasrani
agar mereka meyakini kembali ajaran-ajaran Injil yang dibawa Nabi Isa dahulu. Sesungguhnya
dilayakkan umat Nasrani tetap pada agamanya sebaik mereka meninggalkan keyakinan,
menyekutukan Allah dengan Nabi Isa dan Ruhul Kudus. Sesungguhnya agama Nasrani itu tak
menyalahi ajaran Allah sekiranya tetap pada ajaran Nabi Isa yang sebenarnya dibawa Nabi Isa
dahulu.
Maka dari ketentuan penjelasan ini, sebaiknyalah umat Islam menempatkan dirinya
sebagai saudara dengan umat Nasrani. Bertamulah kepada mereka. Ajaklah mereka dengan baik-
baik. Dan janganlah mereka dipaksakan. Sesungguhnya menyadarkan mereka itu dapat dengan
kata-kata yang baik. Sesungguhnya dengan menyabarkan mereka dengan kata-kata sanjungan
yang mengingatkan mereka bahwa Nabi Isa adalah Nabi Allah, yang telah menyebutkan bahwa
ajaran Allah itu akan disempurnakan oleh Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam. Dan
sebagai takdirnya dia akan dibangkitkan Allah untuk menjalin kembali ajaran-ajaran Allah.
Sesungguhnya pada zaman Nabi Isa itu pendekatan terhadap ajaran-ajaran Allah belum
dicukupkan. Dikarenakan pengaruh agama Yahudi yang mendesak Nabi Isa sehingga ajaran-
ajarannya dibekukan oleh orang Yahudi ketika itu. Perjuangannya terbentur-bentur. Sungguh
kaum Yahudi waktu itu tak berbelas kasihan. Sedangkan Nabi Isa tak dimungkinkan menjalankan
tugasnya lebih lama lagi. Kebiadaban kaum Yahudi menempatkan Nabi Isa terkungkung oleh
kejahatan-kejahatan mereka.
Sedangkan umat Yahudi sungguh sangat banyak. Perjalanan Nabi Isa waktu itu menjadi
perantara. Di antara ajaran Allah melalui Taurat dan sifat kaum Yahudi yang penzalim. Di
Yerusalem, umat Nasrani dibunuh. Berjanjilah wahai umat Islam, janganlah menjadi penzalim
seperti kaum Yahudi.
Berikanlah kesempatan kepada Nabi Isa untuk menyesuaikan dirinya dengan agama
Allah ini. Berikanlah pengertianmu kepadanya sampai dia mampu membuktikannya. Berjuanglah
wahai umat Islam, merangkul sesama umat Allah. Perhatikanlah sebagian besar ayat-ayat suci
mereka, adakah itu tak sama dengan ayat-ayat suci Al-Quran? Umat Nasrani pun diberkahi Allah
sebagaimana Allah memberkahi umat Islam.
Berjuanglah wahai umat Islam, sesungguhnya melalui Takdir inilah perjuangan itu,
sesungguh-sungguhnya perjuangan, sebenar-benarnya perjuangan, adalah sebenar-benar
kesucian. Yakinlah bahwa sesungguhnya Takdir ini telah sampai.
60. Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan sekali-kali
janganlah orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan
kamu.
Peringatan itu akan diterima oleh orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Karena
mereka tahu bahwa Allah Maha Melindungi dan Maha Menunjuki. Dan mereka yakin Allah akan
melindungi mereka dan orang-orang yang beriman. Sesungguhnya merekalah yang selamat.
Dan merekalah yang akan mendengarkan.
Ketika peringatan ini sampai, banyak orang yang tak mempercayainya. Sesungguhnya
mereka adalah orang-orang yang ditutup hatinya oleh iblis. Janganlah meragukan apa-apa yang
disampaikan, karena ayat-ayat Allah adalah benar. Dan ayat-ayat Allah akan membuktikan
kebenaran itu. Sesungguhnya saat peringatan ini sampai, Allah akan membuktikan kebenaran
peringatan ini.
Sebaik-baiknya penjelasan adalah menjelaskan segala sesuatunya dengan ayat-ayat
Allah. Sesungguhnya penjelasan ini adalah dari kandungan ayat-ayat Allah yang telah diturunkan
sebelumnya, yaitu surah Ar Ruum. Segala penjelasan ini telah dijamin kebenarannya. Karena
sesungguhnya Allah akan membuktikan-Nya secara nyata.
Saksi dan Pencatat Hikmah mutasyabihat Surah Ar Ruum, tanggal 16 - 25 Juni 1998:
Lia Aminuddin, Landung Wahana, Abdul Rachman, Siti Zainab Luxfiati, Wowiek Prasantyo, Rinta
Prasantyo, Sri Murdiningsih Irawan, Marike Sukayanti, Tri Sudiati, Umar Iskandar, Hendrawati
Umar, Martini.
Armansyah.,