APAKAH             FESTIVAL           OWLERY

 

CHAPTER XV : GODRIC HOLLOW DAN GOMARY'S HOLLOW

" Nah, sekarang, katakan padaku, apa yang belum kuketahui tentang keluargaku... ? " kata Cassandra.

Memang, toilet wanita adalah tempat yang paling aman, dengan mengunci rapat pintunya dan memastikan tidak ada orang lain, mereka benar - benar tersembunyi, kecuali Mrytle Merana, dia melihat Cassandra dan Louisya dan langsung penasaran, mengikuti mereka tapi, Cassandra keburu tahu dan, memantrai pintu penolak segala gangguan, Mrytle marah besar.

" ...Rika Anastasya Birdbluer adalah walimu, Cassandra.. " gumam Louisya.

" Wali ?! waliku?! lalu kenapa tak pernah mencariku ?! " tanya Cassandra.

" Itu... karena dirimu yang dikunci sihir, sampai tiba saatnya nanti kau boleh bersentuhan dengan sihir, dan, saat kau masuk Hogwarts, bibiku...berada di Kanada, dia sedang pindah tugas dari kementrian dan auror... dan saat kau berkeliling dunia, bibiku kembali ke Inggris dan dia tahu kau sekolah di Hogwarts dan bermaksud mencarimu, tapi...tugas dari kementrian sihir Kanada dan juga pencarian Voldemort, membuatnya melupakanmu, bibiku benar - benar minta maaf... "

" Oh, ya?! lalu sekarang, apa yang ditinggalkan oleh waliku ? "

" Rumah di Gomary's Hollow, itu milikmu, bibi... berteman dengan ayahmu sejak mereka kecil, dan karena itu, bibi seperti saudara sendiri, saat kau lahir, ayah dan ibumu berhenti sebagai auror dan tinggal di Godric Hollow sedangkan bibi yang telah ditunjuk sebagai walimu, tinggal di Gomary' s Hollow, seharusnya... tapi, pekerjaan auror yang sangat sibuk membuatnya lebih banyak tinggal di kementrian daripada pulang ke rumah, tumpukan harta galleon di Gringotts juga milikmu... dia tak menyisakan yang lain selain itu, dan benda - benda muggle di rumahnya.... "

Cassandra menghela napas, sadar bahwa dia tak bisa menyalahkan siapapun atas tidak tahunya dia soal siapa walinya. " ...Baiklah, tidak apa, aku mengerti, sekarang, bisa kita langsung bahas tentang Horcrux.. ? "

Louisya dan Cassandra keluar dari kamar mandi sepuluh menit kemudian, di langit - langit lorong, Peeves dan Mrytle Merana sedang bertengkar hebat.

" Lain kali jangan curhat diruanganku.... " bentak Mrytle merana.

" Maaf, lain kali aku akan ajak kau... " jawab Cassandra dan meninggalkan Peeves yang memanggil Mrytle dengan sebutan ' kamar mandi berjalan '.

Cassandra telah meninggalkan tiga pelajaran pagi itu, Arithmancy, Transfigurasi dan sejarah sihir, dan langsung menuju aula untuk makan siang, Louisya makan siang sendirian diruang Mc Gonagall. Cassandra bertemu Harry, Hermione dan Ron di ruang rekreasi setelah makan siang.

" Kau akan ikut pelajaran setelah ini ? " tanya Hermione.

" Banyak tugas, Cassandra... " kata Ron lalu mencatat semua yang dipelajari hari ini dan juga PR hari ini yang memang cukup lumayan.

" Dimana Louisya ? " tanya Harry.

" Di ruang Mc Gonagall, setelah ini pelajaran apa ? "

" Ramuan dan pertahanan terhadap ilmu hitam... " jawab Harry.

" Aku bolos lagi... katakan pada profesor Londrehan, aku akan menyerahkan ramuan yang dipraktekkan hari ini nanti sore, dan Profesor Slughorn, berikan aku PR ekstra atau detensi saja, aku harus bicara penting dengan Louisya.. "

" Bicara penting apa ? kau seharian bolos, luar biasa, apa sepenting itu ? " tanya Harry, nadanya terdengar keras.

" Ya, dan juga, aku tidak ingin kau pergi ke Godric Hollow, nanti saja, sekarang, Horcrux dan Voldemort semakin dekat dan kita, akan bertindak lebih cepat, kau mau menunda kepergianmu ? "

Hermione dan Ron terdengar kaget, suara Cassandra agak dalam dan berat. Harry sekarang menatapnya serius.

" ...Siapa dirimu ? " gumam Harry. sekarang Hermione dan Ron menatapnya, bingung.

Cassandra menatap Harry dan diam sebentar lalu berdeham dengan suara berat, " Kau memang hebat, Cassandra juga mengira mungkin kau akan tahu diriku, aku Listrane, kabut perubah-bentuk, Cassandra tahu aku pemalu, tapi dia memaksaku, dan sekarang dia bersama Louisya di danau hitam, tapi, yang kukatakan tadi memang pesan untuk kalian, dia minta kau jangan mencari, mengikuti, ataupun bertanya tentang dirinya lima hari ini atau kalau tidak, semua orang akan menyadari dia tak ada di Hogwarts, Cassandra telah meminta surat ijin meninggalkan Hogwarts dari Mc Gonagall, Hermione, Ron, Hagrid dan seluruh kastil telah dimantrai Cassandra untuk menjagamu, Harry, dia... ada sebuah tugas rahasia, dia akan menemui kalian tiga hari setelah hari ini di tempat rapat bulan Maret... " dan si kabut-perubah-bentuk menghilang.

Harry tak bicara sampai pelajaran terakhir, Hermione dan Ron berpikir keras apa misi yang dilakukan Cassandra selama lima hari.

" Mungkin, dia akan mencari tahu siapa R.A.B. dan juga cara menghancurkan Horcrux... " kata Ron saat mereka mengerjakan tugas dari semua guru hari itu di ruang rekreasi dan semua murid telah bermimpi di ranjang masing - masing, dan saat berjalan ke aula untuk makan malam tadi, mereka melihat Profesor Londrehan membawa satu kuali ramuan yang berlabel nama 'Lee Cassandra S.' dan Profesor Slughorn tidak memberikan PR lebih ataupun detensi pada Cassandra, dia mangut - mangut mengerti saat Hermione memberi tahu pesan Cassandra.

" Dan tanpa aku? " tanya Harry tak percaya.

" Oh... ayolah, Harry, Cassandra pasti tak ada maksud untuk tidak mengajakmu, dia pasti punya alasan yang kuat, seperti... " kata Hermione.

" ...keselamatanmu... " jawab Ron, wajahnya serius dan tampaknya, baru kali ini dia terlihat serius dan pesonanya membuat Hermione merah padam dan membunyikan wajah di balik buku tebal.

" Baiklah, untuk keselamatanku, tapi, kuharap dia mau mengatakannya untukku... " gumam Harry terhenti saat dia menatap keluar melalui jendela dan matanya terbelalak. " ...Mungkin, dia ingin mencari Voldemort sendirian... "

" Tidak mungkin, dia pasti mengajakmu, anggota orde dan yang lainnya... " jawab Ron.

" Pasti Ron, apalagi yang membuatnya harus meninggalkanku ? "

" Mungkin misi seperti Dumbledore, maaf, Harry, bukankah rofesor Dumbledore tahun lalu mencari tahu Horcrux dengan sembunyi - sembunyi ? "

" Berarti dia mencari Horcrux, dan... oh, tidak... " gumam Harry wajahnya takut.

" Kenapa ? "

" Dia pasti tahu siapa R.A.B. sebenarnya, dan dia adalah Rika, dia pasti ke Gomary's Hollow, mencari tahu bagaimana Rika bisa menghancurkan Horcrux " jawab Harry.

Hermione dan Ron menatapnya, mereka terlihat setuju tapi...

" Harry, bagaimana kalau kita tidur saja, tugas kita selesai sudah, dan, lebih baik kau dengarkan pesannya, jangan mencarinya selama lima hari ini, kumohon, Harry... "

Harry dan Ron menatapnya, Hermione seperti mau menangis. Ron memeluknya, Harry berdiri lalu merapikan bukunya.

" Baiklah, tapi, kita beritahu Hagrid soal ini, atau bahkan dia sudah tahu... " gumam Harry lalu meninggalkan Hermione yang tersenyum lega di pelukan Ron.


Gomary's Hollow no. 22...

" Apa ada yang kau temukan, Louisya ? " tanya Cassandra.

" Tak ada, hanya debu tebal dan... sarang laba - laba... " jawab Louisya.

" Tenanglah, ini baru di ruang tamu, kita belum memriksa kamarnya dan yang lain... "

Cassandra naik ke lantai atas, keadaan di atas jauh lebih buruk daripada dibawah, gelap dan sangat kotor, Cassandra membuka pintu pertama di depan tangga dan ternyata kamar mandi, lalu sebelahnya yang ternya lemari sapu, dan berikutnya adalah perpustakaan, Louisya memeriksanya, sedangkan Cassandra terus membuka ruangan lainnya, kamar tidur tua dan jebol, kamar tidur dengan warna pastel dan kamar tidur dengan model kuno... Cassandra tertarik dengan lukisan wanita muda yang dipajang di kamar kuno itu dan masuk kedalam. kamar itu memang kuno, mulai dari tempat tidur, lemari pakaian dan yang lain. Cassandra mengangkat lukisan wanita muda dan membersihkannya, lukisan itu lukisan muggle, tak bisa bergerak, tapi diruangan itu ada dua lukisna sihir, sebuah pemandangan yang tampaknya adalah Leaky Cauldron dan juga pemandangan London di dekat Big Ben. orang - orang dilukisan itu bergerak, Cassandra melihat buku - buku tua terjatuh di sisi ranjang, buku - buku tua yang sepertinya mulai menguning. Cassandra memunggutnya dan berjalan keluar ke perpustakaan dimana Louisya mulai membaca gunungan buku - buku yang dia temukan.

" Ada yang kau temukan ? " tanya Cassandra.

Louisya menggeleng tanpa menatap Cassandra sementara matanya meneliti setiap baris di halaman yang dibaca.

" Mungkin, kita bisa menemukannya disini... " jawab Cassandra lalu duduk di depan Louisya dan membuka buku - buku yang dia temukan.

" Apa itu ? " tanya Louisya.

" Sepertinya, buku harian... " jawab Cassandra lalu membuka satu - persatu halaman di buku.

" Ada yang menarik ? "

" Ehm... sejauh ini tidak ada, tapi... ini dia, tanggal ini menunjukkan tanggal saat Dumbeldore dan Harry mencari kalung itu.... disini, bibi Rika menuliskan tentang rencananya, jadwalnya, dan... ada surat... " Cassandra membaca pelan surat itu dan terkejut lalu memberikannya pada Louisya yang juga ikut terkejut setelah membacanya.

" Berarti, kemungkinan... " gumam Cassandra menatap tajam Louisya.

" 'Benda' itu masih ada disana... " jawab Louisya.


Cassandra dan Louisya mengganti pakaian mereka dengan pakaian muggle, jalan setapak menurun yang mereka lalui sangat terjal, Godric Hollow terlihat di kejauhan.

" Ayo... " kata Cassandra pada Louisya yang mengangguk.

Mereka menuruni tangga ke bawah bukit, lalu berjalan lagi sampai ke sebuah desa kecil yang dipagari dengan bambu yang disihir.

" Daerah terlarang " gumam Louisya memandang Cassandra.

" Mungkin harus menggunakan sedikit mantra... " jawab Cassandra yang mengeluarkan tongkat dan bersama - sama dengan Louisya mereka membuka mantra pelindung.

" Rumah keluarga Potter ada di ujung sana sedangkan keluarga Sainsgreen ada di blok delapan paling belakang... " kata Louisya lalu berpisah dengan Cassandra yang menuju rumahnya sedangkan dia sendiri berjaga di luar.

Cassandra menendang pintu tua rumahnya, masuk lalu menggumamkan mantra cahaya dan menelusuri bangunan tua itu. rumah itu cukup lama, dan amat sangat kotor. banyak sarang laba - laba, kotoran dan tumpukan debu. Cassandra keluar masuk satu persatu kamar di rumah itu. dan terakhir dia nyaris menendang pintu gudang di lantai bawah tanah, yang sudah jatuh duluan sebelum kaki Cassandra menyentuhnya. dan dia menemukan kotak yang dia duga sebagai tempat menyimpan 'benda' berbahaya itu, tempatnya memang sangat tersembunyi tapi, kotaknya masih tergolong baru. Cassandra keluar rumah dan menuju rumah keluarga Potter yang cukup hancur. dua menara0-nya roboh dan hancur. pagar dan pintu depan juga remuk, Cassandra tak menyangka orangtuanya akan duduk dibangku depan rumah itu dan ikut terbunuh oleh Voldemort. Cassandra berpaling dan segera mengejar Louisya. Louisya membantu Cassandra mengangkat kotak itu lalu ber-disapparate.

Kembali      Next        Previous

Hosted by www.Geocities.ws

1